Mau Punya Rumah Ramah Lingkungan, Ini 7 Cirinya

rumah ramah lingkungan

 

Istilah rumah ramah lingkungan mungkin cukup familiar di telinga kita. Namun, mungkin masih ada yang bingung, apa itu rumah ramah lingkungan?

 

Rumah ramah lingkungan atau eco-house merujuk pada konsep rumah yang dibangun dengan memanfaatkan potensi alam secara maksimal, sekaligus menerapkan gaya hidup yang berkelanjutan di dalamnya. 

 

Beberapa ahli juga berpendapat, sebuah rumah bisa dikatakan ramah lingkungan atau eco-friendly jika hunian tersebut mampu beradaptasi dengan kondisi serta lingkungan sekitarnya.

 

Dengan kata lain, rumah yang mengusung konsep ramah lingkungan tidak bersifat “merusak” karena dibangun dengan material yang mampu bersinergi dengan alam.

 

Karena itu, konsep eco-house tidak boleh diaplikasikan secara sembarangan.Bukan cuma tampilan rumah, konsep ini juga menuntut pemiliknya untuk menerapkan gaya hidup serupa.

 

Lantas, apakah kamu siap untuk memiliki rumah ramah lingkungan? Jika iya, mari simak beberapa ciri eco-house dan eco-living di bawah ini.

Inilah 7 Ciri Rumah Ramah Lingkungan yang Benar

Desain Rumah Dibuat Mengikuti Lingkungan Sekitarnya

desain mengikuti lingkungan

 

Banyak orang mengira jika desain rumah minimalis atau modern kontemporer adalah representasi dari rumah ramah lingkungan, padahal hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

 

Banyak sekali rumah berdesain minimalis dibangun dengan kaca besar, yang ditempatkan di berbagai sudut rumah.

 

Perlu diketahui kalau desain tersebut justru tidak cocok dengan iklim Indonesia yang panas, serta berpotensi menimbulkan efek rumah kaca.

 

Jika ingin memiliki rumah yang ramah lingkungan, sebaiknya pilih desain hunian dengan bukaan yang lebar. 

 

Konsep ini lebih cocok dengan iklim negara kita, serta membuat sirkulasi udara lebih sehat.

 

Contoh terbaiknya dapat dilihat pada rumah di Jatiasih Central City dan Cendana Parc di Tangerang.

Rumah Dibangun dengan Material Ramah Lingkungan

dibangun dengan material ramah lingkungan

 

Tentu saja, tidak ada ‘rumah hijau’ yang dibangun dengan material yang dapat menghasilkan limbah. 

 

Maka itu, ciri-ciri eco-house yang satu ini sangat penting diperhatikan sebelum membeli atau membangun hunian ramah lingkungan.

 

Beberapa material ramah lingkungan yang biasa digunakan adalah batu bata (pengganti tembok semen), bambu, dan kayu sebagai alternatif struktur bangunan rumah.

Memiliki Pengelolaan Sampah dan Drainase yang Baik

pengelolaan sampah yang baik

 

Dewasa ini, banyak pengembang perumahan yang mengklaim bahwa produk yang mereka jual tergolong ramah lingkungan. 

 

Tapi tunggu dulu, coba perhatikan sistem pengelolaan sampah dan drainasenya!

 

Apabila perumahan tersebut memiliki sistem pengolahan sampah yang baik, misalnya tersedia tempat penguraian sampah organik dan non-organik, maka klaim tersebut bukan cuma promosi semata.

 

Begitu pula dengan drainase, di mana kita harus memperhatikan alur pembuangan air di kompleks perumahan tersebut.

 

Jika limbah rumah tangga tersalur langsung ke sungai, maka perumahan itu tidak tergolong sebagai eco-environment.

 

Bicara soal drainase, beberapa perumahan telah memiliki sistem drainase yang baik di dalamnya, misalnya saja Citra Raya di Tangerang dan Citraland Cibubur.

 

Baca juga:

Syarat Rumah Hijau untuk Hidup Lebih Sehat

Banyak Memanfaatkan Energi Alternatif

energi alternatif panel surya

 

Salah perbedaan rumah ramah lingkungan yang paling terlihat dari hunian biasa, ialah pemanfaatan sumber energinya. 

 

Eco-house biasanya memanfaatkan energi alternatif sebagai pendukung hunian. Beberapa sumber energi alternatif yang umum ditemukan di rumah tersebut adalah panel surya. 

 

Selain lebih “hijau,” aplikasi panel surya terbukti dapat menghemat konsumsi listrik sehari-hari.

Mempunyai Ruang Terbuka Hijau

ruang terbuka hijau

 

Tidak perlu luas, ruang terbuka hijau pada hunian bisa dibangun mengikuti besar lahan yang tersedia.  

 

Enggak masalah kok, jika kita hanya memiliki sebuah taman kecil di pekarangan rumah.

 

Kuncinya, tumbuhi area tersebut dengan berbagai tanaman hijau yang dapat meningkatkan kualitas udara. 

 

Jangan lupa, buatlah beberapa lubang biopori di halaman rumah agar resapan air lebih baik.

 

Selain ruang hijau di depan atau belakang hunian, terdapat juga kawasan terbuka hijau yang berada di sekeliling hunian.

 

Biasanya, perumahan-perumahan besar memiliki ruang terbuka hijau yang cukup besar. Bahkan, ada pula yang mencapai 40% dari keseluruhan luas area hunian.

 

Jika kamu sedang mencari perumahan semacam itu, mungkin bisa cek Orchard Village di Bekasi atau Jakarta Garden City.

Menggunakan Alat Elektronik Seefisien Mungkin

hemat energi

 

Ciri rumah ramah lingkungan yang satu ini juga erat hubungannya dengan kebiasaan pemilik hunian. 

 

Saat membeli alat elektronik sebaiknya pilihlah alat-alat dengan watt rendah atau hemat energi, misalnya saja pendingin ruangan atau AC.

 

Jika kamu tidak bisa menghindari penggunaannya, paling tidak pilih AC ber-PK rendah atau perhatikan volume ruangan.

 

Semakin luas ruang yang tersedia, maka semakin banyak konsumsi listrik yang diserap oleh AC untuk menyejukkan ruangan. Tempatkan ia di ruangan penting bervolume kecil saja, ya.

Konsep Eco-Living Tercermin di Kehidupan Sehari-hari

menerapkan gaya hidup hijau

 

Seperti yang disebutkan, ide hunian hijau semacam ini tidak cuma terlihat dari desain rumah tapi juga gaya hidup pemiliknya. 

 

Biasanya, konsep eco-living akan tercermin dari aktivitas sehari-hari pemilik rumah.

 

Misalnya orang tersebut lebih senang menggunakan moda transportasi publik dibanding kendaraan pribadi, untuk mengurangi emisi gas dari kendaraan bermotor.

 

Faktor lokasi agaknya tidak terlalu vital. sebab di mana pun lokasi rumah, tidak akan berpengaruh jika mental kita belum siap untuk menjalankan konsep ramah lingkungan.

 

 

Itulah sebabnya sebelum memiliki rumah ramah lingkungan, sebaiknya bulatkan dulu niat dan tekad kita. 

 

Jika sudah mantap, yuk aplikasikan konsep hunian ini di tempat tinggal kamu!

 

Bagi kamu yang sedang mencari hunian nyaman, bisa juga pertimbangkan Cimanggis Golf Estate, Jade Park Serpong 2, atau pilihan perumahan lainnya di Rumah123.

 

Baca juga:

Ini Rekomendasi Rumah yang Ada Kolam Renang dan Taman

 

 

Author:

Yuhan Al Khairi