Syarat IMB untuk Bangunan Baru, dari Dokumen hingga Alur Pengajuan

syarat imb untuk bangunan baru


Jika anda berencana akan membangun rumah baru, salah satu dokumen yang harus dipenuhi adalah Izin Membangun Bangunan atau IMB. 


Ada syarat IMB yang perlu dipenuhi oleh Anda sebelum dapat membangun rumah. 


Syarat IMB sendiri tidak terlalu rumit, ada beberapa kelengkapan dokumentasi yang perlu dipenuhi. 


Tak hanya itu, IMB juga merupakan produk hukum yang berisi persetujuan atau perizinan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah (Pemkab/Pemkot). 


Surat ini wajib dimiliki jika Anda ingin membangun, merobohkan, menambah, mengurangi, ataupun merenovasi bangunan. 


Ini juga penting untuk menciptakan tata letak bangunan yang aman dan untuk kebutuhan transaksi jual beli rumah ke depannya. 


Jika tidak memiliki IMB, pemilik rumah bisa dikenakan denda sebesar 10 persen dari nilai bangunan. Atau bahkan hingga dibongkar oleh otoritas setempat.


Lalu apa saja syarat IMB untuk Anda yang akan membuat rumah baru? Berikut adalah persyaratannya.


Dokumen Syarat IMB


dokumen imb


Untuk mengajukan IMB, ada beberapa dokumen syarat IMB yang harus dipenuhi. Berikut adalah dokumen tersebut:


1. Formulir Permohonan Izin IA untuk IMB rumah tinggal yang sudah diisi dan ditandatangani di atas materai Rp 6.000

2. Fotokopi bukti kepemilikan tanah tanah

3. Untuk surat tanah, perlu dilampirkan juga surat pernyataan bahwa tanah yang dikuasai dan/atau dimiliki tidak dalam sengketa

4. Fotokopi KTP pemilik rumah (1 lembar)

5. Gambar konstruksi bangunan minimal 7 set (denah, tampak muka, samping, belakang, rencana utilitas)

6. Persetujuan tetangga (untuk bangunan berimpit dengan batas persil)

7. Bukti pelunasan PBB terakhir

8. Surat perjanjian penggunaan lahan (jika tanah bukan milik pemohon IMB)

9. Formulir dilegalisir kelurahan dan kecamatan tempat bangunan akan didirikan


10. Surat Perintah Kerja (SPK) apabila pembangunan dikerjakan dengan sistem ‘borongan’

11. Data hasil penyelidikan tanah bagi yang disyaratkan

Prosedur pengurusan IMB sebelumnya dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B).


Namun, sejak akhir Desember 2014 lalu, pengurusan IMB kini dialihkan ke Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Sementara, lama pembuatan IMB adalah sekitar 20-21 hari.


Alur Mengurus IMB

cara mengurus imb


Ketika dokumen syarat IMB sudah dipenuhi, maka Anda tinggal mengurus ke otoritas setempat. Dari sana Anda akan dibantu mengenai alur pembuatan IMB oleh petugasnya. 


Sebagai informasi, jika rumah yang hendak dibangun berukuran di bawah 500 meter persegi, maka pengurusannya bisa langsung ke kantor kecamatan. 


Anda bisa menuju loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kantor kecamatan setempat. Di sana Anda akan diminta mengisi formulir pengajuan pengukuran tanah. 


Sekitar satu minggu kemudian petugas akan datang untuk mengukur tanah sekaligus membuat gambar denah rumah Anda.


Setelah itu gambar denah yang sudah berupa blueprint akan dijadikan untuk IMB. Barulah setelah itu dokumen akan diurus oleh pihak Pemda dan Anda tinggal menunggu IMB selesai.


Biaya Mengurus IMB

biaya mengurus imb


Untuk mengurus IMB, ada juga beberapa biaya yang harus dikeluarkan. Biaya untuk mengurus IMB akan berbeda di tiap daerah. 


Di Jakarta misalnya, biaya pembuatan IMB bisa terbilang mahal karena area Jakarta sudah penuh dengan bangunan dan sulit untuk mendapatkan tanah kosong.


Secara garis besar, perhitungan biaya IMB memperhatikan beberapa poin, yaitu

1. Luas Bangunan

2. Indeks Kontruksi

3. Indeks Fungsi

4. Indeks Lokasi

5. Tarif Dasar

Untuk penjelasannya, indeks fungsi digunakan untuk membedakan fungsi bangunan apakah untuk hunian, usaha atau keagamaan. 


Jadi untuk Anda berarti difungsikan untuk rumah tinggal.


Setiap fungsi bangunan akan mempunyai perhitungan dan indeksnya masing-masing. Untuk menghitungnya ada rumus menentukan biaya IMB.


Rumusnya yakni:


tarif dasar daerah x indeks fungsi x indeks lokasi x indeks konstruksi x luas bangunan
 


Sebagai gambaran, tarif dasar pembuatan IMB saat ini sekitar Rp2.500 per meter persegi dan dihitung berdasarkan luas rumah tersebut. 


Nah,
semoga penjelasan tentang syarat IMB hingga alur dan biaya mengurus IMB di atas bisa menjawab pertanyaan Anda seputar IMB ya!


IMB juga harus dipastikan kalau Anda membeli rumah ya. Untuk yang sedang mencari-cari rumah idaman, bisa langsung mengunjungi situs jual beli properti rumah123


Terdapat ratusan rumah yang siap huni dan bisa Anda beli. Semoga bermanfaat!



Author:
Ferry Fadhlurrahman

Tambahkan Komentar