Syarat IMB untuk Bangunan Baru, dari Dokumen hingga Alur Pengajuan

Syarat-IMB


Foto: Unsplash

 

Jika Anda berencana untuk membangun rumah baru, salah satu dokumen yang harus dipenuhi adalah Izin Membangun Bangunan atau IMB.  

 

IMB merupakan produk hukum yang berisi persetujuan atau perizinan yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah (Pemkab/Pemkot). 

 

Surat ini wajib dimiliki jika Anda ingin membangun, merobohkan, menambah, mengurangi, ataupun merenovasi bangunan. 

 

Sama seperti produk hukum lainnya, ada beberapa syarat IMB yang perlu dipenuhi sebelum Anda membangun rumah. 

 

Syarat pembuatan IMB sendiri tidak terlalu rumit, hanya beberapa kelengkapan dokumentasi yang perlu dipenuhi. 

 

IMB berguna untuk menciptakan tata letak bangunan yang aman dan untuk melancarkan kebutuhan transaksi jual beli rumah ke depannya. 

 

Jika tidak memiliki IMB, pemilik rumah bisa dikenakan denda sebesar 10 persen dari nilai bangunan, atau bahkan dibongkar oleh otoritas setempat. 

 

Lalu, apa saja syarat IMB? Untuk lebih jelasnya, mari simak beberapa syarat membuat IMB di bawah ini.

 

Dokumen Syarat IMB

Dokumen Syarat IMB

Foto: Pexels

 

Sebelum mengajukan IMB, ada beberapa dokumen syarat IMB yang harus dipenuhi. Berikut adalah dokumen tersebut:

 

-. Formulir Permohonan Izin IA untuk IMB rumah tinggal yang sudah diisi dan ditandatangani di atas materai Rp6.000,00.

 

-. Fotokopi bukti kepemilikan tanah tanah.

 

-. Untuk surat tanah, perlu dilampirkan juga surat pernyataan bahwa tanah yang dikuasai dan/atau dimiliki tidak dalam sengketa.

 

-. Fotokopi KTP pemilik rumah (1 lembar).

 

-. Gambar konstruksi bangunan minimal 7 set (denah, tampak muka, samping, belakang, rencana utilitas)

 

-. Persetujuan tetangga (untuk bangunan berimpit dengan batas persil)

 

-. Bukti pelunasan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) terakhir

 

-. Surat perjanjian penggunaan lahan (jika tanah bukan milik pemohon IMB)

 

-. Formulir dilegalisir kelurahan dan kecamatan tempat bangunan akan didirikan

 

-. Surat Perintah Kerja (SPK) apabila pembangunan dikerjakan dengan sistem “borongan”

 

-. Data hasil penyelidikan tanah bagi yang disyaratkan

 

Sebelumnya, prosedur pengurusan IMB dilakukan oleh Dinas Tata Ruang dan Dinas Pengawasan dan Penertiban Bangunan (P2B).

 

Namun, sejak akhir Desember 2014 lalu, pengurusan IMB kini dialihkan ke Badan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Sementara itu, lama pembuatan IMB adalah sekitar 20-21 hari.

 

Alur Pengajuan IMB

Alur Pengajuan IMB

Foto: Pexels

 

Ketika semua dokumen syarat IMB sudah dipenuhi, langkah selanjutnya yang harus Anda lakukan adalah membawanya ke otoritas setempat. Dari sana, Anda akan diarahkan mengenai alur pembuatan IMB oleh petugas. 

 

Sebagai informasi, jika rumah yang hendak dibangun berukuran di bawah 500 meter persegi, maka pengurusannya bisa langsung ke kantor kecamatan. 

 

Untuk hal ini, Anda bisa langsung menuju loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di kantor kecamatan setempat. Di sana Anda akan diminta mengisi formulir pengajuan pengukuran tanah. 

 

Sekitar satu minggu kemudian, petugas akan datang untuk mengukur tanah sekaligus membuat gambar denah rumah Anda.

 

Setelah itu, gambar denah yang sudah berupa blueprint akan dijadikan IMB. Barulah setelah itu, beberapa dokumen tambahan akan diurus oleh pihak Pemda dan Anda tinggal menunggu pembuatan IMB selesai.

 

Biaya Pembuatan IMB

Biaya Membuat IMB

Foto: Pexels

 

Untuk membuat IMB, ada juga beberapa biaya yang harus dikeluarkan. Biaya untuk mengurus IMB akan berbeda di setiap daerahnya. 

 

Di Jakarta misalnya, biaya pembuatan IMB bisa terbilang mahal karena area Jakarta sudah dipenuhi oleh bangunan sehingga sulit untuk mendapatkan tanah kosong di sana.

 

Secara garis besar, perhitungan biaya IMB berfokus pada beberapa poin utama, yaitu

 

-. Luas bangunan

-. Indeks konstruksi

-. Indeks fungsi

-. Indeks lokasi

-. Tarif dasar
 

Untuk lebih jelasnya, indeks fungsi digunakan untuk membedakan fungsi bangunan, entah itu untuk dijadikan hunian, tempat usaha atau untuk kebutuhan keagamaan. 

 

Jadi untuk Anda, indeks fungsi yang diajukan adalah untuk tempat hunian.

 

Tentunya, setiap fungsi bangunan akan mempunyai perhitungan dan indeksnya masing-masing. 

 

Rumusnya adalah:

Tarif dasar daerah x indeks fungsi x indeks lokasi x indeks konstruksi x luas bangunan 

 

Sebagai gambaran, tarif dasar pembuatan IMB saat ini adalah sekitar Rp2.500,00 per meter persegi dan dihitung berdasarkan luas bangunan tersebut. 

 

Itu tadi beberapa syarat IMB untuk bangunan baru, dari dokumen hingga alur pengajuan. 

 

Semoga penjelasan di atas bisa menjawab pertanyaan Anda seputar IMB, ya!

 

Sekali lagi, perlu diingat kalau IMB harus dipastikan sebelum Anda membangun atau membeli rumah. Bagi yang sedang mencari-cari rumah idaman, bisa langsung mengunjungi situs jual beli properti rumah123.com.

 

Di sini ada banyak pilihan hunian dengan penawaran menarik, seperti Ciomas River View dengan promosi berupa DP yang sudah termasuk biaya lain-lain, salah satunya pengurusan IMB. Tentunya masih banyak daftar perumahan lainnya yang bisa Anda cek di Rumah123. Selamat mencari!

Tambahkan Komentar