5 Keuntungan Investasi Properti di Daerah Pedesaan, Bisa Datangkan Cuan?
Terakhir diperbarui 16 Maret 2026 · 5 min read · by Yongky Yulius

Investasi properti di daerah pedesaan menawarkan keuntungan menarik. Itu karena harga lahan yang lebih terjangkau, potensi kenaikan nilai tinggi seiring pembangunan infrastruktur, beban pajak rendah, serta adanya peluang pengembangan usaha seperti agrowisata atau homestay.
Namun tetap, investasi tersebut memerlukan riset lokasi dan kepastian legalitas karena likuiditasnya relatif lebih rendah dibanding properti perkotaan.
Sebagai panduan untukmu, berikut adalah penjelasan lebih lanjut beberapa keuntungan investasi properti di kawasan pedesaan.
1. Harga Properti Lebih Terjangkau
Dibandingkan dengan harga properti di perkotaan, harga properti di pedesaan lebih terjangkau.
Harga tanah di daerah pedesaan berkisar ratusan ribu hingga jutaan rupiah per meter persegi.
Sebagai contoh, harga tanah di daerah Pandeglang dan Lebak, Banten, berkisar antara Rp300-700 ribu per meter persegi.
Lalu harga tanah di kawasan Banjaran, Kabupaten Bandung mulai dari Rp175 ribu per meter persegi.
Sementara di kota-kota besar seperti Jakarta atau Surabaya, harga tanah bisa mencapai puluhan juta rupiah per meter persegi.
Artinya, dengan modal yang sama, kamu bisa mendapatkan lahan yang jauh lebih luas di pedesaan.
Hal tersebut bisa memberikan fleksibilitas lebih besar untuk mengembangkan properti produktif.

2. Potensi Kenaikan Nilai Properti yang Bisa Signifikan
Meski di pedesaan, potensi apresiasi nilai atau capital gain-nya masih bisa tetap tinggi.
Hal tersebut bisa terjadi di daerah yang sedang atau akan segera mendapat pengembangan infrastruktur.
Salah satu contoh nyata potensi ini terjadi di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Penajam Paser Utara yang dikutip Tempo.co (September 2024), harga tanah di sekitar kawasan IKN melonjak dari Rp 5.000 per meter persegi menjadi Rp 350.000 per meter persegi.
Kenaikan hingga 70 kali lipat itu merupakan dampak langsung pembangunan ibu kota negara baru.
Sementara itu, khusus di zona strategis seperti kawasan sekitar Bandara Nusantara, harga tanah ditetapkan mencapai Rp 300.000 per meter persegi.
Berikut beberapa faktor pendorong kenaikan nilai properti di pedesaan:
- Pembangunan jalan tol baru yang menghubungkan daerah pedesaan ke kota
- Perluasan jaringan internet dan listrik ke pelosok daerah
- Penetapan kawasan wisata oleh pemerintah daerah
- Relokasi industri atau kawasan ekonomi khusus (KEK) ke luar kota
- Tren kerja jarak jauh (remote working) yang mendorong minat tinggal di pedesaan
3. Peluang Pengembangan Usaha Beragam
Agrowisata dan Ekowisata
Untuk lahan yang berada di kawasan pertanian atau perkebunan, bisa diubah jadi agrowisata.
Nantinya, lahan tersebut bisa menghasilkan pendapatan dari kunjungan wisatawan.
Konsep tersebut bisa diterapkan di beberapa wilayah, yakni di Ciwidey Bandung dengan kawasan kebun stroberi, di Kemuning Solo dengan perkebunan teh, dan Lembang dengan ladang bunga.
Homestay dan Villa
Homestay adalah akomodasi di mana wisatawan menginap di rumah penduduk lokal atau pemilik rumah.
Properti yang berada di kawasan pedesaan dengan pemandangan alam biasanya diminati wisatawan ketika dijadikan homestay.
Kos-kosan atau Kontrakan
Di daerah pedesaan yang dekat dengan kampus, pabrik, atau kawasan industri, kos-kosan menjadi investasi dengan return yang stabil.
Biaya pembangunan lebih rendah, namun permintaan tetap tinggi.
Pertanian atau Perkebunan Produktif
Berikutnya, properti di pedesaan, khususnya tanah, bisa digunakan sebagai lahan pertanian dan perkebunan produktif.
Hal tersebut membuat propertinya tidak hanya menjadi aset pasif, tapi juga penghasil pendapatan aktif.

4. Persaingan Investor Masih Rendah
Mayoritas investor properti masih terfokus pada kota besar.
Jadi, persaingan di pasar properti pedesaan jauh lebih rendah.
Ini berarti kamu bisa mendapatkan properti dengan harga negosiasi yang lebih baik, memiliki lebih banyak pilihan lokasi strategis.
Selain itu, kamu bisa menjadi ‘pemain awal’ (first mover) yang akan diuntungkan saat kawasan berkembang.
5. Mendukung Diversifikasi Portofolio Investasi
Properti pedesaan merupakan instrumen diversifikasi yang baik.
Itu karena pergerakannya cenderung tidak berkorelasi langsung dengan fluktuasi pasar saham atau properti perkotaan.
Dengan menambahkan properti pedesaan ke dalam portofolio, investor dapat mengurangi risiko keseluruhan sambil tetap mempertahankan potensi imbal hasil yang menarik.
***
Itulah beberapa keuntungan investasi properti di pedesaan.
Investasi properti di daerah pedesaan menawarkan kombinasi harga yang terjangkau, potensi apresiasi nilai yang tinggi, beban pajak rendah, dan peluang pengembangan usaha yang beragam.
| Keuntungan Investasi Properti Pedesaan | Ringkasan Penjelasan |
|---|---|
| Harga Properti Lebih Terjangkau | Harga tanah di pedesaan lebih murah dibanding kota besar sehingga investor dapat membeli lahan lebih luas dengan modal yang sama |
| Potensi Kenaikan Nilai Tinggi | Nilai properti di pedesaan dapat meningkat signifikan karena pembangunan infrastruktur kawasan wisata atau proyek ekonomi baru |
| Peluang Pengembangan Usaha Beragam | Lahan di pedesaan dapat dimanfaatkan untuk agrowisata homestay villa kos kosan atau pertanian produktif |
| Persaingan Investor Masih Rendah | Jumlah investor di pedesaan relatif lebih sedikit sehingga peluang mendapatkan harga lebih baik dan lokasi strategis lebih besar |
| Mendukung Diversifikasi Portofolio | Properti pedesaan dapat menjadi bagian dari diversifikasi investasi karena pergerakannya tidak selalu mengikuti pasar properti perkotaan |
FAQ
1. Apakah investasi properti di pedesaan menguntungkan?
Ya, investasi properti di pedesaan bisa menguntungkan karena harga tanah lebih terjangkau dan memiliki potensi kenaikan nilai seiring pembangunan infrastruktur.
2. Mengapa harga tanah di pedesaan lebih murah?
Harga tanah di pedesaan umumnya lebih rendah karena tingkat permintaan dan aktivitas ekonomi masih lebih kecil dibandingkan kota besar.
3. Apa saja peluang usaha dari properti di pedesaan?
Properti di pedesaan dapat dikembangkan menjadi agrowisata, homestay, villa, kos-kosan, atau lahan pertanian dan perkebunan produktif.
4. Apa risiko investasi properti di pedesaan?
Risiko utamanya adalah likuiditas yang lebih rendah, sehingga properti mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk dijual kembali.
5. Apa yang perlu diperhatikan sebelum membeli tanah di pedesaan?
Investor perlu melakukan riset lokasi, memastikan legalitas tanah, serta mempertimbangkan rencana pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut.

