Beli Rumah Inden? Ketahui Dulu Untung Ruginya!

Beli Rumah Inden

foto: pt-kam


Sedang berburu rumah dan bingung menentukan pilihan? Saat mencari informasi rumah dijual, mungkin Anda mengumpulkan banyak brosur hingga informasi dari situs properti, untuk melihat berbagai penawaran.

 

Mungkin Anda pernah melihat tawaran sebuah komplek perumahan yang belum dibangun. Sebenarnya ada dua pilihan hunian yang umum dipakai dalam pembangunan dan pemasaran, yakni ready stock dan inden. 

 

Dua pilihan ini pasti memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

 

Untuk Anda yang memiliki dana lebih dalam membeli rumah sebaiknya pilih hunian ready stock.

 

Tapi bagaimana kalau memiliki dana pas-pasan? Tak perlu khawatir, Anda bisa memilih rumah inden sebagai alternatif. 

 

Nah, kali ini Rumah123 akan bahas lebih spesifik mengenai rumah inden.

 

Apa Itu Rumah Inden?

Rumah inden adalah hunian yang masih berupa rancangan dan belum siap dibangun jika belum memenuhi kuota pembelian. Jadi Anda bisa membeli rumah indent meskipun belum ada wujud fisik dan belum siap huni.

 

Untuk masa pembangunan hunian inden rata-rata 12 sampai 24 bulan untuk siap dihuni oleh pembeli.

 

Dalam skema pembelian rumah inden, Anda bisa menggunakan beberapa cara yaitu:

 

1. Pembelian via

2. KPR Pembelian langsung ke developer

3. Cicilan KPR Syariah

 

Alasan developer menjual rumah indent yakni karena hanya mengandalkan kucuran dana dari KPR untuk membangun sebuah rumah.

 

Biasanya, para pengembang akan bekerja sama dengan bank untuk menyediakan fasilitas pinjaman. Pembayaran KPR bagi rumah inden pun biasanya diterima pengembang sejak akad kredit rumah ditandatangani. 

 

Pengembang pun dapat melakukan pembangunan setelah proses KPR rumah inden selesai karena akan mendapatkan pembayaran meski pembangunan belum dilaksanakan.


Keuntungan Rumah Inden

Untuk yang ingin tahu apa saja sih kelebihan yang ditawarkan ketika ingin membeli hunian inden, berikut ini uraian lengkapnya!

 

Harga Lebih Murah

Harga Rumah Inden

foto: propertikompas

 

Karena belum memiliki fisik/bangunan, harga yang ditawarkan masih relatif murah dibandingkan dengan rumah ready stock.

 

Selain itu faktor lokasi pembangunan dan infrastruktur juga menjadi patokan dalam penawaran hunian.

 

Perbandingan harga yang ditawarkan pun biasanya cukup besar, tergantung dari lokasi dan tipe rumah yang akan dibangun.

 

Bebas Pilih Posisi Rumah

Berbeda dengan rumah siap huni yang sudah ditentukan posisinya, di rumah inden Anda bisa bebas memilih posisi hunian yang diinginkan.

 

Jadi tak perlu risau jika ingin memilih letak rumah paling pojok, rumah hook, dekat pintu masuk atau di tengah-tengah.

 

Banyak Promo Menarik

Promo yang ditawarkan di sini dapat berupa diskon, cicilan hunian, hingga hadiah dari pihak developer. Jangan lewatkan promonya untuk mengurangi biaya uang muka ya!

 

Dapat Dicicil

Siapa bilang rumah inden tak bisa dicicil? Banyak pilihan cicilan dengan masa tenor maksimal 24 bulan jika mengambil rumah dengan KPR syariah.

 

Pembangunan Dapat Dipantau

Ingin tahu progres pembangunan rumah? Anda bisa datang langsung ke lokasi untuk melihat progres pembangunan.  

 

Hal ini dapat membuat Anda semakin percaya dan dapat menghitung berapa lama hunian akan selesai dibangun dan siap dihuni.

 

Request Desain Rumah

Desain Rumah Inden

foto: mediakonsumen

 

Karena masih dalam tahap pembangunan, Anda dapat mengubah atau menambahkan tampilan desain rumah yang diinginkan.

 

Tapi perlu diingat untuk hal ini Anda menggunakan biaya sendiri seperti biaya jasa arsitek.

 

Investasi yang Menguntungkan

Investasi Rumah Inden

foto: pexels

 

Rumah inden yang awalnya dibeli dengan harga murah akan memiliki nilai yang terus naik sehingga bisa jadi investasi menguntungkan setelah pembangunan terealisasikan. Alasan inilah yang membuat banyak orang memburu rumah inden ketimbang rumah ready stock.

 

Kerugian Rumah Inden

Jika rumah inden memiliki keuntungan yang tak bisa ditolak, berikut ini beberapa kerugian yang juga harus jadi pertimbangan, yakni:

 

Belum Siap Huni

Bagi yang membeli rumah inden mungkin Anda harus bersabar untuk bisa menghuni rumah. Masa pembangunan rumah bervariasi, tergantung pilihan rumah.

 

Untuk rumah 1 tingkat bisa menghabiskan masa pembangunan 12 bulan dan untuk rumah 2 tingkat bisa 18 – 24 bulan.

 

Desain Rumah tidak Sesuai Kesepakatan

Adakalanya membeli rumah inden tidak sesuai dengan yang ada di brosur saat penawaran. Misalnya tidak sesuai ukuran dan spesifikasi bangunan, sehingga mengharuskan Anda melakukan renovasi.

 

Pengembang Gagal Bangun Hunian

Kerugian terakhir yang paling banyak dialami oleh hunian inden adalah pembangunan rumah dihentikan oleh developer.

 

Alasan terhenti dan gagal bangun rumah ini disebabkan oleh beberapa hal seperti:

 

1. Terlibat sengketa tanah

2. Legalitas tidak sah

3. Penipuan dari pihak developer

 

Agar terhindar dari gagal bangun, Anda perlu cek kembali track record pihak developer.

 

Tips Beli Rumah Inden agar Terhindar dari Penipuan

Setelah tahu untung dan rugi membeli rumah inden, di bawah ini akan dibahas tips-tips beli rumah inden dengan aman.

 

Teliti Memilih Hunian

Teliti Memilih Rumah inden

foto: pexels

 

Ketika Anda datang ke pameran sebaiknya cek kembali keterangan yang tertera di dalam brosur. Anda harus memerhatikan developer, lokasi dan fasilitasnya.

 

Jika sudah teliti di awal, Anda bisa terhindar dari kasus penipuan seperti yang disinggung sebelumnya.

 

Cek Track Record dan Legalitas Pengembang

legalitas pengembang rumah inden

foto: samanea hill

 

Jangan asal pilih hunian inden, apalagi jika pengembangnya belum memiliki track record atau bermasalah.

 

Ada baiknya Anda cek kredibilitasnya dengan memastikan pengembang terdaftar di sistem registrasi pengembang. Langkah jitu ini bisa melindungi Anda dari kasus kejahatan properti.

 

Agar lebih aman, Anda bisa cari pilihan rumah inden dari para pengembang terpercaya melalui Rumah123. Salah satu pilihan menariknya adalah Arkatama Townhouse.

 

Pastikan Legalitas Bangunan

Tidak ada salahnya Anda menanyakan legalitas pembangunan ke pihak developer, pastikan apakah bangunan memiliki sertifikat IMB.

 

Cek juga dokumen-dokumen dan sertifikat SHM dan HGB yang dimiliki oleh pihak developer. Karena sertifikat ini juga akan menjadi syarat pengajuan KPR inden ke bank.

 

Jika developer tidak mampu menunjukkan legalitas, sebaiknya Anda pilih developer lain yang lebih terpercaya.

 

Tinjau Langsung Pembangunan

Tips yang terakhir adalah mendatangi lokasi dan memantau langsung proses pembangunan rumah. Lewat cara ini, kita dapat mengantisipasi kecurangan dan hal-hal yang tidak diinginkan pada penggunaan material dan sebagainya.

 

Meninjau langsung pembangunan pun akan memastikan jangka waktu hunian akan selesai pada waktu yang tepat.

 

Itulah segala informasi yang perlu diketahui jika ingin membeli rumah inden. Semoga artikel ini dapat membantu Anda!

Tambahkan Komentar