Panduan Lengkap Perjanjian Sewa Apartemen?

perjanjian sewa apartemenFoto: Cozy

 

Dewasa ini, tren sewa apartemen bulanan atau tahunan mulai diminati di kota-kota besar.

 

Di Jakarta sendiri, ada beberapa apartemen dengan konsep TOD yang digandrungi kawula muda seperti LRT City Tebet, Apartemen Teluk Intan, dan Vittoria Residence Daan Mogot.

 

Hal ini pun cukup menarik, khususnya bagi Anda yang ingin mencoba bisnis apartemen dengan cara menyewakannya.

 

Sebagai investasi untuk pemula, keuntungan yang didapatkan dari menyewakan properti seperti apartemen pun terbilang lebih stabil dari jenis investasi lain.

 

Namun, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan terlebih dahulu. Salah satunya adalah membuat surat perjanjian sewa apartemen.

 

Tentunya, membuat surat perjanjian sewa apartemen tidak boleh asal sehingga harus mengikuti tata hukum dan peraturan yang berlaku di Indonesia.

 

Untuk lebih jelasnya, mari simak panduan perjanjian sewa apartemen di bawah ini.

Mengenal Surat Perjanjian Sewa

peraturan sewa meyewa

Foto: Freepik 

 

Dalam dunia sewa menyewa properti, surat perjanjian sangat diperlukan oleh kedua belah pihak agar tidak ada yang dirugikan kemudian hari.

 

Perjanjian sewa biasanya dibuat dalam bentuk tertulis dan dibubuhi materai serta tanda tangan diatasnya.

 

Kenapa seperti itu?

 

Hal ini dilakukan untuk mengikat kedua belah pihak agar patuh terhadap hukum dan tidak sewenang-wenang melanggar dan membuat kerugian ke salah satu pihak.

 

Untuk rujukan peraturan sewa menyewa dapat dilihat di Peraturan Pemerintah No. 44/1994 mengenai tata cara menyewa dengan perjanjian tertulis antara pemilik dan penyewa.

 

Peraturan ini juga memberikan pelindungan hukum kepada kedua belah pihak.

 

Di dalam surat perjanjian sewa, terdapat beberapa ketentuan yakni hak dan kewajiban, jangka waktu sewa, dan besarnya harga sewa.

 

Lalu, apa saja syarat yang ada di dalam surat perjanjian sewa apartemen?

Syarat -Syarat dan Isi Surat Perjanjian Sewa Menyewa Apartemen

syarat perjanjian sewa apartemen

Foto: Forbes

 

Setelah membaca penjelasan di atas, dapat disimpulkan kalau pembuatan surat perjanjian sewa apartemen tidak boleh asal.

 

Oleh karena itu, ada beberapa syarat yang dibutuhkan dalam membuat surat perjanjian sewa apartemen yang sah di mata hukum, yakni:

Catat Identitas Pemilik dan Penyewa

 

Dalam membuat isi surat perjanjian, hal pertama yang dibutuhkan adalah identitas diri berupa nama, tempat tanggal lahir, umur, pekerjaan, NIK, alamat, dan nomor telepon.

 

Identitas seperti KTP harus dibuat salinannya dan disimpan oleh pihak yang menyewakan apartemen.

Spesifikasi Apartemen yang Lengkap dan Benar

Spesifikasi Apartemen

Foto: Unsplash

 

Sebagai pemilik apartemen, sudah seharusnya Anda bersikap transparan mengenai gambaran unit apartemen yang akan disewakan.

 

Objek unit apartemen harus diinformasikan mulai dari alamat, gedung apartemen, lantai unit, tipe unit, luas unit, jumlah kamar hingga fasilitas yang diberikan.

 

Jelaskan juga apakah apartemen tersebut fully furnished, semi furnished, atau unfurnished.

 

Bicara soal kelengkapan furnitur, The Loggia Apartemen, The Newton 2, dan The Double View Mansions menawarkan unit apartemen dalam kondisi sudah fully furnished.

Harga Sewa dan Biaya Lainnya

 

Sebagai pemilik, Anda harus menetapkan harga sewa berdasarkan durasi, seperti sewa apartemen bulanan per 6 bulan atau tahunan.

 

Umumnya, ada juga pemilik apartemen yang membebankan biaya maintenance, tagihan listrik, air, dan lainnya kepada penyewa.

 

Jika penyewa merasa keberatan dengan biaya tersebut, Anda bisa mendiskusikan kembali sampai menemukan kesepakatan yang cocok.

Tetapkan Sanksi atau Denda

Ilustrasi Sanksi atau DendaFoto: Unsplash

 

Di dalam perjanjian sewa apartemen, buat beberapa aturan yang harus ditaati oleh kedua belah pihak.

 

Buat juga sanksi yang akan diterima jika sewaktu-waktu penyewa melakukan perusakan unit apartemen atau melanggar perjanjian yang tertulis.

 

Selain itu, kedua belah pihak harus tahu apa saja dibutuhkan selama periode sewa berlangsung.

 

Catat poin-poin penting untuk dimasukkan ke dalam hak dan kewajiban pemilik dan penyewa.

Hadirkan Saksi dari Kedua Belah Pihak

 

Dalam pembacaan dan penandatangan perjanjian sewa menyewa apartemen, pemilik dan penyewa harus menghadirkan saksi.

 

Saksi sangat diperlukan untuk memperkuat hukum dan peraturan yang sah serta dijadikan mediator ketika kedua pihak mengalami konflik di kemudian hari.

Tanda Tangan di Atas Materai

Penandatanganan di Atas Materai

Foto: Unsplash

 

Ketika semua poin-poin di atas telah dicapai, pihak terkait harus melakukan tanda tangan kontrak di atas materai.

 

Jangan lupakan saksi yang hadir, minimal dua orang dan ikut dalam penandatangan perjanjian sewa apartemen tersebut.

 

Proses ini harus dilakukan tanpa paksaan dari pihak manapun dan dilandasi rasa saling percaya.

 

Jikapun ada masalah nantinya, kedua belah pihak dapat menyelesaikannya secara kekeluargaan terlebih dahulu sebelum menempuh jalur hukum.

Contoh Surat Perjanjian Sewa Apartemen

 

Membuat surat perjanjian sewa apartemen memang tidak mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan secara saksama sebelum membuatnya.

 

Agar tidak kebingungan ketika membuat surat perjanjian sewa menyewa apartemen, Anda bisa melihat contohnya di bawah ini:

dokumen pasal 1

dokumen pasal 2

dokumen pasal 4-6

dokumen pasal 7-9

dokumen pasal 10-12

dokumen pasal 13-15

dokumen pasal 16

 

Nah, itu dia informasi lengkap mengenai perjanjian sewa apartemen, mulai dari landasan hukum, isi perjanjian, syarat-syarat, serta contoh surat perjanjian berdasarkan hukum yang berlaku.

 

Referensi surat perjanjian dewa apartemen ini bisa Anda gunakanjika sewaktu-waktu ingin menyewakan unit apartemen milik Anda kepada orang lain.

 

Bagi Anda yang ingin mengetahui informasi lebih dalam mengenai seluk beluk properti seperti apartemen, bisa langsung kunjungi laman Panduan Rumah123.

 

Selain itu, Rumah123 juga juga menyediakan berbagai pilihan properti favorit mulai dari jual rumah di Bandung, sewa apartemen, sewa ruko dan masih banyak lagi.

 

 

Author:
Dyah Siwi Tridya 

Best Online HTML Editor Copyright 2021 .