Mengenal Rumah Paviliun yang Cantik dan Multifungsi

Rumah-Paviliun?

Foto: Archello

 

Memiliki rumah tambahan bisa menjadi ide menarik, terutama jika halaman yang tersisa masih cukup luas. Salah satu inspirasinya dengan membuat rumah paviliun.

 

Paviliun adalah bangunan tambahan yang dijadikan sebagai tempat tinggal dan umum ditemukan pada hunian kolonial zaman dulu. Beberapa dirancang masih satu bangunan dengan rumah utama tapi ada juga yang terpisah.

 

Biasanya ini diperuntukkan sebagai tempat tinggal bagi para pengurus rumah atau ART kala itu.

 

Seiring dengan berjalannya waktu, fungsinya kian beragam. Bahkan, dinilai mampu menambah estetika dari hunian secara keseluruhan.

 

Agar lebih mengenal ide hunian yang cantik dan multifungsi ini, mari kita simak penjelasan lengkapnya di bawah.

Fungsi Rumah Paviliun

 

Selain berfungsi sebagai area bersantai, tempat menyalurkan hobi, memasak, bekerja, dan masih banyak lagi, ada beberapa fungsi paviliun yang bisa jadi referensi.

Dapur dan Ruang Makan

dapur dan ruang makan rumah paviliun

Foto: Houzz

 

Siapa yang ingin memiliki rumah dapur terbuka atau dapur outdoor? Jika iya, maka ada konsep paviliun yang dapat mengombinasikan dua fungsi ruang tersebut.

 

Anda bisa menggunakan pergola atau gazebo daripada tembok tertutup sebagai sekat. Konsep satu ini juga bisa menambah keindahan di halaman belakang rumah.

 

Kombinasikan juga dengan material kayu dan bebatuan, agar memberi kesan natural dan menyatu dengan alam.

 

Kehadiran rumah seperti ini juga cocok untuk dijadikan area bersantai atau sebagai ruang makan untuk acara keluarga, lho.

 

Bagaimana, menyenangkan bukan?

Outdoor Pavilion 

outdoor rumah paviliun

Foto: Decoratorist

 

Paviliun juga bisa difungsikan sebagai area santai untuk sekedar duduk-duduk sambil menikmati secangkir teh.

 

Anda bisa membangun paviliun sederhana dan dilengkapi dengan sofa, coffee table, hingga rak buku minimalis sebagai pelengkap. 

 

Agar lebih betah berlama-lama, Anda juga bisa menghubungkan rumah tersebut dengan taman bunga atau kolam renang di rumah.

 

Desain paviliun tidak hanya bisa menjadi area bersantai, namun juga bisa membuat tampilan hunian secara keseluruhan jadi lebih unik dan cantik.

Ruang Serbaguna

Ruang SerbagunaFoto: ArchDaily

 

Paviliun juga bisa menjadi ruang serba guna, di mana Anda bisa melakukan apapun tanpa terasa terganggu.

 

Misalnya bangunan tersebut bisa dijadikan sebagai galeri pribadi, untuk Anda yang suka dengan lukisan atau barang-barang seni lainnya.

 

Bahkan juga bisa menjadi ruang musik, hingga tempat kerja yang nyaman bagi yang suka dengan suasana hening.

 

Kehadiran hunian berkonsep paviliun jelas menjadi media bagi pemilik rumah untuk menyalurkan hobi dengan lebih mudah.

 

Baca juga:

5 Inspirasi Teras Rumah Minimalis yang Elegan dan Memikat

Tempat Penyimpanan atau Gudang

Tempat PenyimpananFoto: Neighbourlist

 

Perlu ruang untuk menyimpan barang-barang yang tidak terpakai? Paviliun bisa menjadi salah satu opsi.

 

Selain membangun basement, kehadiran bangunan terpisah dari rumah utama menjadi sebuah keuntungan. Pasalnya, tempat ini bisa digunakan untuk menyimpan barang-barang lama.

 

Jika Anda memiliki halaman luas, tak ada salahnya untuk membuat gudang rumah minimalis yang terpisah dari bangunan utama. Ini dimaksudkan agar hunian senantiasa tertata rapi.

Tips Menciptakan Rumah Paviliun yang Cantik

membangun rumah paviliun

Foto: Decoratorist.

Tentukan Fungsi Utama

 

Sebelum membangun, Anda tentu harus tahu fungsinya, agar proses pembangunan akan berjalan lebih mudah.

 

Misalnya jika ingin membuat ruang tambahan sebagai dapur atau tempat rekreasi, tentu menentukan luas dan material apa saja yang dibutuhkan dapat dilakukan lebih cepat.

 

Penggunaan paviliun dapat membantu memudahkan proses perancangan dan pembangunan.

Perhatikan Luas Lahan

Luas Lahan untuk Rumah Paviliun

Foto: Houzz

 

Pastikan Anda punya halaman luas karena lokasi lahan sangat penting.

 

Apalagi jika Anda telah menentukan fungsi bangunannya terlebih dahulu, maka pengukuran luas paviliun jelas akan lebih mudah. 

 

Sisakan juga lahan terbuka agar menghindari kesan sempit pada bangunan. Atau, Anda juga dapat memilih hunian dengan sisa tanah yang cukup luas.

 

Sekadar informasi, rumah semacam itu dapat Anda temukan di Rosalie Hills di Cimahi.

Sirkulasi Udara 

Skylight

Foto: Unsplash

 

Jika ingin membangun paviliun tertutup, pastikan bangunan memiliki sirkulasi udara yang baik dan lancar.

 

Meski bukan rumah utama, namun kenyamanan merupakan hal penting. Oleh karena itu beri jendela yang cukup agar rumah senantiasa terasa sejuk.

 

Anda juga bisa menambahkan skylight rumah agar aliran udara semakin lancar, yang juga terdapat di Clarity House.

Hindari Sekat

Rumah Paviliun tanpa Sekat

Foto: Trendir

 

Paviliun lebih kecil ketimbang rumah utama, oleh sebab itu meminimalisir penggunaan sekat adalah tips yang wajib Anda perhatikan.

 

Jika memungkinkan, gunakan sekat rumah minimalis dengan bahan yang sesuai desainnya.

 

Selain sekat, tata ruang juga penting. Gunakan perabotan minimalis agar tidak membuat ruangan terasa penuh dan sempit.

Perhatikan Estetika Bangunan

Estetika Bangunan

?Foto: Robson Rak

 

Keindahan paviliun akan memengaruhi estetika hunian Anda secara keseluruhan. 

 

Berikan jalan penghubung yang cantik dengan material batu atau kayu dari rumah induk.  

 

Tambahkan juga tanaman hias di sekitar hunian tambahan atau penerangan agar memberi kesan hangat.

 

Itulah tadi ulasan serta tips membangun rumah paviliun, semoga artikel ini memberi Anda inspirasi. 

 

Jika Anda sedang mencari hunian yang bisa dikembangkan di kemudian hari sesuai kebutuhan, ada banyak pilihannya di Rumah123. 

 

Salah satunya adalah Cluster Chelsea dan Cherry Summarecon yang dibuat dengan desain rumah tumbuh.

 

Baca juga:

5 Dekorasi Teras Rumah Kecil yang Fungsional dan Menawan

 

 

Author:

Citra Purnamasari