Makin Banyak Diincar, Ini 6 Alasan Tinggal di Parung Panjang

Tinggal di Parung Panjang

Foto: foresthills

 

Bicara soal lokasi untuk tempat tinggal di sekitar ibu kota, BSD City masih jadi pilihan banyak orang.

 

Padahal tak jauh dari BSD City, ada satu kawasan yang menawarkan banyak sekali pilihan hunian dengan harga terjangkau, yakni Parung Panjang.

 

Ya, salah satu kecamatan di Bogor Barat ini mengalami banyak perubahan cukup signifikan termasuk percepatan pembangunan infrastruktur jalan tol.

 

Perkembangan tersebut membuat Parung Panjang tidak bisa dipandang sebelah mata, belum lagi masuknya developer ternama ke kawasan ini menghadirkan berbagai proyek menarik, sehingga membuatnya layak untuk dipertimbangkan.

 

Buat Anda yang berencana tinggal di Parung Panjang, agar semakin yakin, simak dulu beberapa alasan menarik untuk beli rumah di kawasan ini.

Banyaknya Pembangunan Infrastruktur Berskala Nasional

Banyaknya Pembangunan Infrastruktur Berskala Nasional

?Foto: ilustrasi jalan tol

 

Laju pembangunan infrastruktur di Parung Panjang bisa dikatakan sangat pesat. Belum lagi rencana proyek lainnya tengah dipersiapkan saat ini.

 

Adapun infrastruktur yang saat ini tengah dikerjakan adalah Tol Serpong-Balaraja yang akan melewati Parung Panjang.

 

Berdasarkan keterangan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), konstruksinya dijadwalkan rampung pada 2024. Tol Serpong-Balaraja terdiri dari tiga seksi yakni BSD-Legok, Legok-Tigaraksa Selatan dan Tigaraksa Selatan-Balaraja.

 

Tol ini akan terkoneksi dengan tol lainnya yaitu Tol Serpong-Ulujami yang juga terkoneksi dengan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 1 dan JORR 2.

 

Sementara itu, untuk mengatasi masalah jalan raya Parung Panjang yang rusak parah akibat banyaknya truk tambang yang melintasi daerah ini, Pemerintah Jawa Barat akan membanguna jalan tol khusus tambang, mulai Maret 2022.

 

Rencana proyek tol tambang ini merupakan bagian dari Tol Bogor-Serpong via Parung sepanjang  +31,117 km.

 

Tentu saja, kehadiran semua jalan tol ini akan membuat kawasan Parung Panjang naik pamor dengan nilai investasi yang menguntungkan.

KRL jadi Akses Utama

KRL jadi Akses UtamaFoto: foresthill

 

Dari dulu keberada Stasiun Parung Panjang bisa dibilang cukup penting karena berada di pertengahan antara Jakarta dan Merak.

 

Dan sekarang pun stasiun ini jadi transportasi andalan bagi warga Parung Panjang untuk menjangkau pusat Jakarta atau ke kawasan Maja.

 

Untuk rutenya sendiri, Stasiun Parung Panjang hingga menuju ke Stasiun Tanah Abang, melewati beberapa pusat kota, seperti BSD - Serpong, Bintaro, Cipulir, Kebayoran, Palmerah, hingga ke Jakarta Pusat.

 

Waktu tempuh Stasiun Tanah Abang ke Parung Panjang ataupun sebaliknya membutuhkan waktu sekitar 40 menit. 

 

Setelah dilakukan renovasi besar-besaran, stasiun ini memiliki 4 peron aktif yang di dalamnya disediakan lift.

Fasilitas Publik yang Terus Berkembang

Fasilitas Publik yang Terus Berkembang

?Foto: unsplash-ilustrasi pasar parung panjang

 

Meskipun belum memiliki fasilitas tempat belanja modern seperti mall, bukan berarti Anda akan kesulitan mendapatkan kebutuhan sehari-hari.

 

Sama seperti stasiun, Pasar Parung Panjang merupakan pasar besar yang menjual aneka kebutuhan pokok. Namun jika tetap ingin mencari supermarket besar yang lengkap, Anda bisa mendatangi BSD City yang jarak tempuhnya hanya 5-30 menit.

 

Sedangkan untuk layanan kesehatan, Parung Panjang banyak dikelilingi oleh puskesmas, klinik dan layanan kesehatan 24 jam. Rumah sakit besar memang belum tersedia di kawasan ini.

 

Meskipun begitu, pemerintah setempat sedang merencanakan banyak pembangunan fasilitas yang akan mendukung kegiatan masyarakatnya. Ditambah lagi pesatnya pembangunan perumahan akan menarik banyak investor untuk berinvestasi di kawasan ini.

Jadi Incaran Developer Besar

Jadi Incaran Developer Besar

Foto: foresthill

 

Mendengar banyaknya pembangunan jalan tol di Parung Panjang, bisa jadi menjadi salah satu alasan mengapa banyak developer  membangun proyeknya.

 

Beberapa nama developer yang sukses menarik perhatian dan minat beli masyarakat lewat proyek perumahannya, yakni Farpoint dengan Cluster Avilla at Samanea Hills.

 

Perumahan murah bergaya resort ini berjarak 11 menit dari Stasiun Parung Panjang dan lokasinya berada persis Jalan Boulevard utama.

 

Kemudian ada Century Properties yang menghadirkan township di luas lahan 1.300 Ha yang dikenal dengan nama Millennium City.

 

Berbeda dengan Samanea Hills, perumahan Millennium City merupakan rumah mewah dua lantai yang terintegrasi dengan area komersial dan CBD seluas 95 Ha.

 

Selanjutnya ada PT. Mandiri Mega Jaya yang berhasil membangun Citra Maja Raya bersama Ciputra Group, dan kini berekspansi ke Parung Panjang dengan menghadirkan kota mandiri di luas lahan 100 Ha.

 

Melalui proyek Forest Hill, pengembang menghadirkan hunian Transit Oriented Development (TOD) serta konsep ramah lingkungan. Dan pastinya harga yang dipasarkan terbilang cukup terjangkau.

Lingkungan yang Masih Terjaga

Lingkungan yang Masih Terjaga

Foto: theriver

 

Dibandingkan dengan ibu kota yang penuh sesak, kawasan Parung Panjang dinilai masih memiliki lingkungan hijau yang masih terjaga.

 

Selain itu, sudah banyak tempat wisata yang menyuguhkan keindahan alam, salah satunya Wisata Alam Gunung Dago yang memiliki luas lahan 10 Ha.

 

Didukung juga oleh perumahan yang sengaja menyisakan luas lahannya untuk dijadikan area terbuka hijau agar penghuni bisa mendapatkan udara bersih dan sehat.

 

Adapun perumahan dengan ruang terbuka hijau contohnya adalah Serpong Garden Village dan The River. Di dalam kawasan pengembang menciptakan suasana lingkungan yang asri lewat pepohonan rindang yang ditanam di setiap unit rumah.

Harga Properti Relatif Rendah

Harga Properti Relatif Rendah

 

Poin terakhir, mengapa Anda harus tinggal di Parung Panjang adalah harga rumah yang ditawarkan masih relatif murah.

 

Kisaran harga rumah dijual di Parung Panjang masih di angka Rp200 jutaan sampai Rp600 juta.

 

Belum terlalu banyaknya pengembang yang masuk serta banyaknya tanah kosong yang masih tersedia, memengaruhi harga rumah di kawasan ini.

 

Selain itu, ini bisa jadi kesempatan emas buat Anda yang ingin memulai investasi properti. Karena bisa dipastikan setelah selesainya proyek jalan tol, semua harga rumah akan naik secara signifikan.

 

Nah, dari penjelasan di atas apakah Anda tertarik membeli rumah dan tinggal di Parung Panjang? Jika iya, temukan pilihan hunian menariknya di perumahan baru Rumah123 ya!

 

 

 

Author:

Dyah Siwi Tridya