OK

Tips Menjual Properti untuk Menjaga Kesan Baik dari Calon Pembeli

tips menjual properti

Menjaga kesan baik dari calon pembeli merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pemasar properti.

Apalagi kalau properti yang dipasarkan adalah rumah atau apartemen, karena keduanya dibeli untuk ditinggali.

Jangan sampai calon pembeli mendapatkan kesan buruk saat berkunjung ke rumah atau apartemen yang dijual.

Pastikan rumah atau apartemen tersebut selalu dalam kondisi yang baik dan rapi.

Hal ini dimaksudkan agar calon pembeli mendapatkan kesan baik sehingga animo untuk membeli pun tetap terjaga hingga kemudian hari.

Dengan begitu, pemasar pun akan mempunyai peluang untuk bisa mendapatkan harga yang bagus.


Nah
, apa saja yang harus dilakukan untuk mendapatkan kesan baik dari calon pembeli?


Cara Menjaga Kesan Baik bagi Calon Pembeli

cara menjual properti


Periksa Kebersihan Properti

Sebelum janjian dengan calon pembeli, pemasar harus memeriksa kebersihan properti.

Jika properti yang dijual adalah rumah, maka bersihkan halaman depan hingga bagian paling belakang.

Kemudian jangan lupa bersihkan lantai dalam rumah agar terlihat bersih dan rapi.

Hal tersebut dilakukan untuk menunjukkan properti terawat sehingga calon pembeli mendapatkan kesan baik.

Selain itu, usahakan dan pastikan kaca jendela bebas debu, bersih dan tidak ada yang rusak.


Perhatikan Perlengkapan dalam Properti

Tidak semua properti yang dipasarkan kondisinya sama, setiap pemasar pasti menjual produk dengan kondisi berbeda.

Maksud dari kondisi berbeda di sini, yaitu ada yang menjual properti kosongan atau dengan perlengkapan dan perabotan.


Nah,
jika menjual properti dengan perlengkapan dan perabotan, maka pastikan semua isi properti dalam kondisi baik.

Pastikan semua furniture, mulai dari lemari, kitchen set, rak, meja, kursi, dan sebagainya dalam keadaan bersih.

Perhatian untuk perlengkapan dalam properti tidak boleh dilewatkan, karena bisa meningkatkan minat beli.


Periksa Sistem Elektrikal

Setelah memastikan kebersihan dan perlengkapan dalam properti, langkah selanjutnya, yaitu memeriksa sistem elektrikal.

Hal ini memang tampak sepele, tetapi sangat penting. Pasalnya sistem elektrikal menunjang kebutuhan calon pembeli.

Periksa lampu, AC, pemanas air, kipas angin, dan semua stop kontak dalam rumah.

Pastikan semuanya berfungsi dengan baik. Lakukan reparasi atau ganti dengan yang baru apabila diperlukan.

Namun apabila pemeriksaan sistem elektrikal ini tidak sengaja terlewatkan, sebaiknya jangan diperlihatkan dulu kepada calon pembeli.


Periksa Sistem Pencahayaan

Cahaya bisa menjadi faktor yang sangat menentukan kenyamanan penghuni properti.

Properti dengan sistem pencahayaan yang buruk berpotensi akan mempunyai kelembapan tinggi.

Jadi, pastikan properti yang dijual mendapatkan cahaya cukup agar calon pembeli tertarik.

Sebelum calon pembeli berkunjung, kunjungan, atur sinar matahari yang masuk dengan membuka tirai dan jendela.

Selain itu, jangan lupa nyalakan lampu dalam ruangan agar terlihat segar dan tidak sumpek.


Periksa Kebersihan Kamar Mandi

fasilitas properti

Ada sebuah nasihat yang menganjurkan apabila berkunjung ke hunian seseorang perhatikan kamar mandinya.

Jika kamar mandi bersih, maka bisa dipastikan juga bahwa penghuni adalah orang yang sama bersihnya.

Jadi, jangan lupa periksa kebersihan kamar mandi, karena hal yang satu ini bisa menjadi faktor yang sangat menentukan.

Sebagian calon pembeli akan memeriksa kamar mandi dalam properti yang dijual pada kesempatan pertama.

Ingat, kamar mandi kotor bisa menyebabkan calon pembeli mengurungkan niatnya.


Periksa Kebersihan dan Kerapian Dinding

Kebersihan dan kerapian dinding wajib diperiksa, karena bagian ini terlihat paling dominan dibanding bagian properti lainnya.


Nah,
untuk memastikannya, sangat disarankan untuk mengecat ulang properti yang dijual.

Selain untuk menghilangkan kesan kusam, mengecat ulang juga bisa menutupi lubang atau cacat pada dinding dan plafon properti.

Jika dinding menggunakan wallpaper, maka sebaiknya semua dicopot, karena tidak semua calon pembeli menyukainya.

Sebagai informasi, mengecat ulang juga bisa memberikan efek pencahayaan yang bagus.


Periksa Bau Ruangan

Setelah kebersihan dan kerapian seluruh bagian properti diperiksa, langkah selanjutnya yaitu memeriksa bau ruangan.

Jangan ada sampai bau yang tidak sedap dan hewan peliharaan saat calon pembeli properti berkunjung.

Bau tidak sedap akibat hewan peliharaan maupun hal lainnya, seperti bau bekas rokok sebisa mungkin dihilangkan.

Semprot ruangan dengan pengharum atau buka ventilasi dan jendela agar sirkulasi udara lancar.

Lalu, periksa apakah ada serangga atau hama yang bersarang di kusen pintu maupun jendela dan plafon.


Perhatikan Cara Menerima Kunjungan

Tips terakhir untuk menjaga kesan baik bagi calon pembeli, yaitu memperhatikan waktu kunjungan dan cara menerimanya.

Pemasar properti sebaiknya bersikap lebih fleksibel, tetapi dengan catatan tetap waspada.

Pasalnya, ada beberapa calon pembeli yang mungkin saja berkunjung pada waktu yang tidak umum.

Sebisa mungkin, upayakan kunjungan para calon pembeli menjadi pengalaman yang baik.

Ingat, semakin banyak kunjungan, semakin banyak pula tawaran yang akan didapatkan.


Nah
itulah delapan tips menjual properti untuk menjaga kesan baik dari calon pembeli.

Selamat mencoba dan semoga sukses!

 

Rekomendasi Properti