Tips Jual Beli Properti agar Bisnis Berjalan Lancar

Tips Jual Beli Properti

 

Mengetahui tips jual beli properti memang sangat penting. Ibarat mencari jodoh, hal ini terdengar mudah dilakukan namun sulit untuk dijalankan.

 

Begitulah orang awam sering menganalogikannya. Jual atau beli properti memang tak semudah jual kendaraan atau aset bergerak lainnya.

 

Maka itu, kami akan merangkum beberapa tips jual beli properti yang ampuh untuk Anda. Penasaran? Yuk, ketahui bersama!

Inilah 7 Tips Jual Properti

Tips Jual Properti

Yakin untuk Melepasnya

 

Rumah, apartemen dan properti lainnya, merupakan aset yang nilainya terus meningkat dari waktu ke waktu.

 

Sehingga jika Anda berniat untuk menjualnya, maka perlu mempertimbangkan dan keyakinan yang sangat matang.

 

Nah agar makin yakin, Anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

 

-. Riset harga properti saat ini

-. Mencari tahu potensi kenaikan nilai properti di masa depan

-. Tanyakan pada diri Anda, apakah jual properti adalah satu-satunya cara untuk memecahkan persoalan finansial Anda.

 

Setelah mempertimbangkan tiga poin di atas dan Anda tetap yakin untuk menjualnya, langkah berikutnya ialah cek kondisi properti.

Lakukan Renovasi

 

Misalnya Anda memiliki properti berupa rumah di Grand Wisata, maka penting untuk mengecek kondisi landed house tersebut.

 

Apabila diperlukan, lakukan renovasi rumah agar tampilannya lebih menarik. Tak perlu besar-besaran.

 

Cobalah perbaiki dan percantik rumah dengan perubahan kecil. Berikut ini hal-hal yang dapat Anda lakukan.

-. Bersihkan semua sudut

-. Pastikan tidak ada bau yang tak sedap

-. Rapikan semua bagian

-. Cat tembok dengan warna netral

-. Hindari dekorasi berlebihan

-. Singkirkan barang-barang personal Anda

-. Ganti keran, engsel, dan penyusun lainnya yang sudah usang

-. Bersihkan dan rapikan halaman (jika properti tersebut adalah rumah).

 

Nah untuk melakukan hal ini, Anda pun dapat dibantu oleh penyedia jasa renovasi rumah.

 

Jika properti yang akan Anda jual sudah tampil menarik, maka langkah selanjutnya adalah survei harga.

Survei Harga

 

Melihat-lihat harga properti di pasaran penting, untuk semakin memantapkan niat Anda dalam menjual properti tersebut. 

 

Survei ini juga berguna untuk mengetahui prospek kenaikan nilai atau harga properti di wilayah itu kedepannya.

 

Survei harga dapat Anda lakukan dengan bertanya kepada agen properti atau cek harga properti sejenis pada proyek-proyek baru.

 

Untuk mendapatkan informasi detail mengenai proyek rumah dan apartemen, kunjungi halaman perumahan baru Rumah123, ya.

 

Dengan kemajuan teknologi, Anda juga dapat mengecek harga pasar tanpa harus terjun ke lapangan.

Menetapkan Harga Jual

Menetapkan Harga Jual

 

Pastikan harga properti Anda sesuai harga pasar. Tentukan tingkat harga terbaik untuk jual properti Anda. 

 

Bila Anda kesulitan menentukan harga, Anda boleh meminta bantuan appraiser atau perusahaan penilai untuk menaksir harga properti.

 

Jika ingin proses jual beli properti cepat laku, maka jangan pasang harga terlalu tinggi dari harga pasar ya.

Jual Sendiri atau Lewat Agen

 

Ketika ingin jual sendiri properti tersebut, berikut hal yang harus Anda tentukan.

 

-. Cara terbaik untuk memasarkan properti Anda.

-. Kepada siapa Anda ingin menjualnya.

-. Putuskan berapa harga properti yang dijual.

 

Setelahnya, Anda mungkin hanya memerlukan jasa seorang notaris untuk mengurus dokumen-dokumen rumah dijual.

 

Sedangkan jika jual melalui agen properti, maka harus ada komisi yang harus dibayarkan sebagai uang jasa. 

 

Namun, ada keuntungan jual properti lewat agen yaitu Anda tidak perlu repot mengurus ini-itu. 

 

Agen properti yang andal telah mengetahui proses jual beli rumah atau apartemen dengan lebih mudah.

Pasarkan Properti dengan Baik

 

Apabila menggunakan jasa agen properti, Anda akan sangat terbantu dalam hal pemasaran.

 

Namun, jika jual sendiri dan ingin properti Anda diketahui banyak orang, gunakan di situs jual properti seperti rumah123.com

 

Siapa pun dapat memasang iklan rumah atau apartemen dijual untuk menjangkau khalayak.

 

Kendati demikian, jangan lupakan cara konvensional. Pasang keterangan properti dijual depan rumah (signage), lalu sertakan nomor kontaknya.

 

Dengan begitu, Anda mengoptimalkan media yang ada. Sehingga properti dijual pun lebih mudah diketahui.

Pilih Penawaran Terbaik

 

Dalam proses jual beli properti, hindari menerima penawaran beli properti yang pertama diajukan oleh calon pembeli. 

 

Beri waktu agar lebih banyak calon pembeli properti mengajukan penawaran lebih banyak. 

 

Lalu, kumpulkan seluruh informasi penawaran yang masuk dan negosiasikan harga terbaik yang diberikan calon pembeli kepada Anda. 

 

Setelah menemukan tawaran yang paling cocok, segera atur perjanjian-perjanjian yang dibutuhkan. 

 

Seperti perjanjian penjualan yang harus ditandatangani oleh Anda dan pembeli properti yang telah menyetujui syarat-syarat penjualan. 

 

Jangan lupa juga untuk menentukan tanggal pembayaran rumah dari pembeli dan tanggal kunci rumah Anda tersebut akan berpindah tangan.

 

Nah, itulah tujuh tips jual properti agar gampang dapat pembeli. Lalu apa saja tips membelinya?

Berikut 5 Tips Beli Properti

Tips Beli Properti

 

Sama seperti jual, beli properti juga tak semudah membalikkan telapak tangan.

 

Apalagi bagi first time buyer dan belinya dengan skema pembayaran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

 

Nah sebelum memilih properti yang diinginkan, pemohon KPR sebaiknya membersihkan rekam jejak Bank Indonesia (BI) checking dahulu.

 

Selain itu, jaga alur rekening agar menjadi bahan pertimbangan positif bagi bank penyedia KPR.

 

Anda pun harus menjaga konsistensi dalam karir, karena akan mempengaruhi penilaian bank.

 

Setidaknya Anda sudah bekerja selama dua tahun. Jadi, jangan terlalu sering berpindah-pindah kerja atau menjadi kutu loncat.

 

Tips beli properti selengkapnya, dapat Anda simak melalui penjabaran di bawah ini ya.

Perhatikan Kebutuhan Keluarga

 

Langkah pertama beli rumah ialah perhatikan kebutuhan keluarga agar tak salah memilih tipe rumah.

 

Bagi keluarga kecil dengan dua anak, mungkin cocok dengan rumah tipe 45 yang bisa Anda temukan di Grand Benua Residence

 

Lain halnya dengan keluarga besar tentu butuh rumah dengan luas lebih lapang, misalnya rumah 72 di Cluster Valencia @ Goldland Karawaci.

 

Jika tipe rumah yang dipilih pas, maka tak akan membuang bujet dengan sia-sia, bukan? Anda bisa menyimpannya untuk kebutuhan lain.

Cek Harga Pasar

 

Selain harus dilakukan oleh penjual properti, langkah ini juga harus dilakukan oleh pembeli.

 

Untuk mengetahui kisaran harga berbagai tipe rumah, Anda pun dapat mengecek halaman perumahan baru kami.

 

Di sana terdapat info harga rumah hingga apartemen baru. Selanjutnya Anda bisa menjadikannya acuan.

 

Jadi tak perlu repot-repot survei ke lapangan, bukan? Situs jual beli properti membuatnya lebih praktis.

Cek Lingkungan dan Akses ke Properti

Cek Lingkungan dan Akses ke Properti

 

Nah jika Anda sudah membidik properti mana yang akan dibeli, langkah berikutnya ialah mengecek lingkungan dan akses.

 

Sebelum benar-benar turun ke lapangan, Anda dapat memperoleh gambarannya di bagian deskripsi proyek.

 

Contohnya proyek residensial Bogor Raya Residence, pada deskripsi dijelaskan bahwa right of way-nya mencapai 8 hingga 14 meter.

 

Dengan begitu, Anda tahu bahwa perumahan tersebut memiliki lingkungan yang nyaman untuk berkendara maupun jalan kaki.

Pilih Proyek Properti dari Developer Kredibel

 

Memilih developer yang kredibel merupakan syarat mutlak jika Anda ingin membeli properti, apalagi beli ruman indent.

 

Tips ini jika dilakukan akan menghindarkan Anda dari risiko penipuan atau modus kejahatan developer nakal lainnya.

 

Untuk mengetahui apakah developer kredibel atau tidak, Anda dapat menelusuri rekam jejaknya di internet.

 

Atau, langsung saja beli properti dari developer besar yang memiliki banyak portofolio seperti Summarecon Agung Tbk atau Ciputra Group.

Perhatikan Legalitas Properti

 

Setelah Anda memilih developer kredibel, selanjutnya teliti kelengkapan legalitas properti.

 

Maka dari itu, Anda harus mempelajari jenis-jenis sertifikat properti mulai dari jenis sertifikat tanah, bangunan, dan lain sebagainya.

 

Sertifikat adalah bukti kepemilikan yang sah. Sifatnya paling kuat di antara dokumen-dokumen lainnya.

 

Selain itu, sertifikat juga membuat nilai properti tinggi. Jika suatu hari Anda ingin menjualnya, properti bersertifikat tak akan sulit dijual kembali.

 

 

Nah itu dia tips jual beli properti yang bisa Anda aplikasikan, baik saat menjual maupun membeli rumah idaman.

 

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.

 

 

Sumber Foto: Canva

 

Author:

Miyanti Rahman