Masuk Daftar Hitam BI Checking? Kenali Penyebab dan Solusinya!

Daftar Hitam BI Checking

 

Dalam pengajuan permohonan kredit perumahan rakyat atau KPR, Anda wajib lolos proses BI checking yang memuat riwayat pemakaian kredit seseorang.

 

Apabila dalam proses screening yang dilakukan, ditemukan pembayaran kredit yang tidak lancar, otomatis permohonan tidak lolos dan Anda masuk dalam daftar blacklist BI checking.

 

Hal itulah yang membuat banyak orang gagal dalam mendapatkan bantuan pembiayaan KPR.

 

Lalu, apakah bisa keluar dari daftar hitam BI checking? Tentu saja bisa!

 

Maka dari itu, artikel ini akan membahas mengenai seluk-beluk BI checking yang akan membuat Anda lolos pengajuan KPR.

BI Checking Berganti SLIK Checking

Perlu Anda tahu, pada tahun 2018 BI Checking telah berganti dengan SLIK checking dari OJK.

 

SLIK checking atau sistem layanan informasi keuangan akan mencatat semua transaksi yang pernah dilakukan sampai saat ini.

 

BI Checking Berganti SLIK Checking

foto: cermati.com

 

Selain itu SLIK juga memberikan informasi debitur (iDeb), kualitas kredit, plafon kredit, agunan, cicilan pembayaran hingga rincian penalti pinjaman.

 

Dengan informasi yang didapat dari Sistem Informasi Debitur (SID), bank dapat secara mudah menyelidiki aktivitas kredit Anda secara transparan.

Penyebab Blacklist dan Cara Ceknya di SLIK Online

Penyebab banyaknya orang ditolak dalam proses pengajuan pinjaman baik KPR atau dana pinjaman lainnya, yakni adanya riwayat kredit macet.

 

Penyebab Blacklist dan Cara Ceknya di SLIK Online

foto: finansialku

 

Tapi, dalam kasus di atas, bank masih memberikan kesempatan apabila tidak melewati beberapa level skor yang sudah ditetapkan oleh SLIK OJK, yakni skala 1-5 peringkat utang.

 

Adapun skala peringkat utang yang dikategorikan oleh SLIK OJK, seperti:

 

1. Skala 1-Kredit Lancar (tidak ada tunggakan dalam pembayaran kredit)

 

2. Skala 2-Dalam Perhatian Khusus (DPK) (Terjadi tunggakan dalam pembayaran cicilan kredit dalam kurun waktu 90 hari)

 

3. Skala 3-Kredit Tidak Lancar (Terjadi tunggakan dalam kurun waktu 120 hari) 

 

4. Skala 4-Kredit Diragukan (Terjadi tunggakan dalam kurun waktu 180 hari) 

 

5. Skala 5-Kredit Macet (Terjadi penunggakan dalam pembayaran cicilan kredit lebih dari 180 hari)

 

Buat Anda yang lupa apakah pernah melakukan penunggakan dalam cicilan kredit, atau ingin tahu skala peringkat hutang Anda saat ini, bisa langsung mengunjungi kantor OJK terdekat.

 

Jangan lupa bawa kartu identitas dan mengisi formulir pengajuan di kantor setempat.

 

Selain itu, Anda juga bisa mengakses SLIK checking secara online dengan mengunjungi website OJK, lalu ikuti perintah pendaftaranya, dan tahap terakhir adalah verifikasi data yang tertera di email atau WhatsApp.

 

Setelah verifikasi, saatnya Anda mulai mengecek semua data iDeb mengenai riwayat kredit dan informasi lainnya.

Cara Keluar dari Daftar Hitam BI Checking

Jika Anda memiliki riwayat kredit macet serius, sebaiknya urungkan niat untuk mengajukan pinjaman KPR ke bank dan mulai perbaiki dulu dengan keluar dari status blacklist SLIK OJK atau BI checking.

 

Berikut ini beberapa cara untuk keluar dari daftar hitam yang bisa Anda coba, seperti:

Segera Lunasi Hutang Kredit 

Meskipun masuk dalam daftar hitam, pihak bank tentu saja akan menyelesaikan masalah tersebut dengan cara kekeluargaan.

 

Anda bisa datang ke bank dan bicarakan masalah serta solusi apa yang bisa diambil.

 

Walaupun besarnya cicilan membuat Anda frustasi, sebisa mungkin untuk tetap melunasinya dan jangan kabur ataupun menghindarinya.

 

Baca juga:

Tips Cicilan Rumah untuk Permudah Melunasi KPR

 

Minta Keringanan Cicilan

Minta Keringanan Cicilan

foto: detik.finance

 

Agar bank kembali menaruh kepercayaan pada Anda, mintalah keringanan cicilan meskipun masa tenornya lebih panjang.

 

Biasanya pihak bank akan memberikan keringanan paling tinggi 50% dari total pinjaman yang dibayarkan.

 

Jangan percaya jika ada oknum yang bisa melakukan “pemutihan” kredit macet, karena hal tersebut tidak ada dalam dunia perbankan.

Membuat Laporan Pelunasan Hutang

Setelah melakukan pelunasan, pihak bank akan memberikan pernyataan bahwa Anda telah melunasi semua cicilan kredit.

 

Langkah selanjutnya Anda bisa datang ke OJK dengan membawa bukti pelunasan dan pihak OJK akan memperbarui sistem yang menyatakan Anda bersih dan keluar dari daftar hitam.

 

Untuk penghapusan daftar hitam di SLIK, setidaknya dibutuhkan waktu 24 bulan untuk memulihkan nama Anda dan bisa kembali mengajukan pinjaman ke bank.

 

Jadi, Anda harus terus memantau status peringkat utang secara online. Jika peringkat tidak berubah, maka Anda bisa melayangkan komplain ke lembaga keuangan terkait.

 

Nah, itu dia beberapa informasi mengenai BI checking atau SLIK OJK yang bisa berguna untuk Anda yang sudah terlanjur masuk daftar hitam.

 

Apabila Anda tidak masuk blacklist, sebaiknya pertahankan hal tersebut dan jika ingin mengambil pinjaman kredit usahakan cicilannya hanya 30% dari total pemasukan ya...

 

Semoga artikel ini membantu!

 

Baca juga:

Syarat KPR untuk Anda yang Mau Beli Rumah Baru, Rumah Second dan Rumah Subsidi

 

 

Author:

Dyah Siwi Tridya

Tambahkan Komentar