Panduan Lengkap Cara Perpanjang HGB Apartemen Sebelum Jatuh Tempo

panduan lengkap cara perpanjangan hgb apartemen

Foto: unsplash

 

Ketika kamu ingin memilih tinggal di apartemen, selain memperhatikan fasilitas yang ditawarkan, pahami juga status bangunan apartemen sebelum membeli.

 

Status apartemen ialah hak kepemilikan properti yang terdiri dari HGB Murni, HGB Hak Milik, Strata Title dan HGB HPL.

 

Beberapa hak milik di atas memiliki aturan yang berbeda dalam perpanjangan HGB apartemen. 

 

Untuk lebih jelasnya mari kita pelajari secara rinci kapan kamu harus memperpanjang sertifikat HGB sebelum masa kepemilikan habis.

 

Apa Itu HGB Apartemen?

Apa Itu HGB Apartemen

Foto: brokerbali.com 

 

Hak guna bangunan atau HGB adalah hak yang diberikan pemerintah atau pemilik tertentu untuk mengelola lahan menjadi bangunan atau hal lainnya dalam jangka waktu tertentu.

 

Intinya setiap bangunan apartemen yang didirikan status hak yang diterima adalah bangunanya saja. Untuk tanah masih dimiliki oleh pemberi izin.

 

Berikut ini beberapa pengertian HGB Apartemen, seperti:

 

1. HGB Murni adalah suatu bangunan yang dibangun diatas tanah negara 

2. HGB Hak Milik adalah apartemen yang didirikan di tanah hak milik pengembang dan dikelola langsung oleh pengembang bersangkutan

3. Strata Title adalah hak kepemilikan bersama atas rumah susun secara vertikal atau horizontal

4. HGB HPL adalah apartemen yang dibangun diatas tanah pihak ketiga

 

Waktu Perpanjangan HGB Apartemen

Syarat Perpanjang Sertifikat HGB

 

HGB apartemen memiliki masa kepemilikan dengan durasi tertentu. 

 

Hal ini tercantum dalam UU No. 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok Agraria yang memuat jangka waktu maksimal HGB adalah 30 tahun.

 

Jika ingin memperpanjang kembali akan diberikan waktu maksimal 20 tahun.

 

Jadi, sebelum membeli apartemen sebaiknya perhatikan masa sertifikat sejak apartemen didirikan karena sertifikat HGB bisa berakhir dan mati. 

 

Setelah masa kepemilikan berakhir, maka status tanah kembali ke hak milik awal baik pemerintah atau pemilik aslinya dan bangunan harus dibongkar atau dikosongkan dalam waktu satu tahun.

 

Syarat Perpanjang Sertifikat HGB

Syarat Perpanjang Sertifikat HGB

Foto: docplayer.info

 

Masa perpanjangan HGB apartemen diatur pada PP No. 40 Tahun 1996 Tentang Hak Guna Usaha, Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai Atas Tanah.

 

Pengelola lahan hanya diberikan waktu maksimal 20 tahun untuk perpanjangan HGB apartemen. Dan harus diajukan maksimal 2 tahun sebelum jatuh tempo.

 

Berikut ini beberapa syarat pengajuan untuk perpanjang HGB apartemen, seperti:

 

1. Ambil dan isi formulir permohonan perpanjangan di loket pelayanan kantor BPN

2. Siapkan fotokopi KTP dan KK pemohon

3. Sertakan surat kuasa, jika dikuasakan oleh orang lain

4. Membawa sertifikat HGB asli

5. Fotokopi SPPT PBB tahun berjalan 

6. Fotokopi Akta Pendirian dan Pengesahan Badan Hukum, sudah dicocokan dengan aslinya oleh petugas loket

7. Sertakan bukti pembayaran uang pemasukan

 

Cara Perpanjang Sertifikat HGB

Untuk melakukan perpanjangan sertifikat HGB apartemen, ada beberapa hal yang harus Anda ikuti, seperti:

 

Kunjungi Langsung Kantor Badan Pertanahan Nasional

Kantor BPN

Foto: twitter

 

Siapkan semua persyaratan yang sudah disebutkan di atas dan datang langsung ke kantor BPN yang terdaftar di sertifikat.

 

Lalu, kunjungi loket pelayanan untuk meminta formulir pengajuan dan isi sesuai permintaan dalam formulir. 

 

Pergi ke Loket Pembayaran

Setelah mengisi formulir, langkah selanjutnya adalah melakukan pembayaran biaya pemeriksaan tanah dan pendaftaran hak milik di loket pembayaran. 

 

Proses Pemeriksaan oleh Pihak BPN

Jika pembayaran telah dilakukan, pihak BPN akan melakukan Pemeriksaan tanah dan Penerbitan Surat Keputusan Perpanjangan Jangka Waktu Kantah.

 

Setelah itu Penerbitan Surat Keputusan Perpanjangan Jangka Waktu Kanwil, Penerbitan Surat Keputusan Perpanjangan Jangka Waktu BPN RI, hingga Pendaftaran Hak dan Penerbitan Sertifikat.

 

Biaya Perpanjangan Sertifikat HGB

biaya perpanjangan hgb apartemen

Foto: gettyimages.com

 

Buat yang bingung untuk menghitung biaya perpanjangan, berikut ini beberapa rumus perhitungan yang tercantum di PP No. 46 Tahun 2002, yakni: 

 

Jangka waktu perpanjangan HGB dibagi masa izin awal dikali  dengan 1%. Hasilnya dikali dengan pengurangan Nilai Perolehan Tanah (NPT) dan NPT Tidak Kena Uang Pemasukan (NPTTKUP), lalu dikali 50%.

 

Besaran NPT dan NPTTKUP tertulis di SPPT PBB tanah, contoh untuk perhitungannya adalah:

 

Apartemen yang dibangun ada 1.700 unit dengan NJOP Rp12 juta/m2. Total NPT apartemen 2 hektar adalah Rp350 miliar.

Rumus : (20 tahun : 30 tahun) x 1% = 0,0067

Biaya Perpanjangan : ( 0,0067 x Rp350 miliar) x 50% = Rp1,1 miliar

Hasil tiap unit : Rp1,1 miliar : 1.700 unit = Rp647.000

 

Tenang saja, biaya tersebut tidak akan ditanggung sepenuhnya oleh pemilik unit. 

 

Biasanya pihak pengelola akan mendatangi penghuni sebelum masa HGB habis untuk memberitahukan besaran HGB yang perlu dibayarkan.

 

Nah, itu dia informasi mengenai cara perpanjangan HGB apartemen yang wajib kamu ketahui sebelum memutuskan untuk beli apartemen.

 

Buat kamu yang tertarik dengan update info terbaru tentang properti, baca semua artikel terbarunya di Panduan rumah123.com dan cek juga deretan properti menarik seperti Orange County, Gallery West Residences, Akasa Pure Living - BSD City dan masih banyak lagi.

 

 

 

Author:
Dyah Siwi Tridya