7 Tips KPR untuk Wiraswasta dan Karyawan Kontrak agar Diterima

KPR untuk Wiraswasta

 

Sudah jadi rahasia umum, mengajukan KPR untuk wiraswasta dan karyawan kontrak lebih sulit dibandingkan pegawai biasa yang bekerja di dalam sebuah perusahaan.

 

Hal ini disebabkan oleh ketidakpastian penghasilan dan pendapatan per bulan dari kedua profesi tersebut.

 

Meskipun begitu, bukan berarti wiraswasta dan karyawan kontrak tidak bisa mengajukan KPR.

 

Saat ini, beberapa bank bahkan mengeluarkan produk khusus KPR untuk wiraswasta dan karyawan kontrak, dengan syarat dan ketentuan yang berbeda. 

 

Oleh karena itu, agar pengajuan kredit pemilikan rumah disetujui, berikut beberapa tips mengajukan KPR bagi wiraswasta dan karyawan kontrak yang bisa diikuti.

 

Inilah 7 Tips KPR untuk Wiraswasta dan Karyawan Kontrak

Penuhi Persyaratan Kredit Rumah yang Diminta

Persyaratan Kredit Rumah

 

Sama halnya seperti pegawai biasa, mengajukan KPR untuk wiraswasta dan karyawan kontrak juga membutuhkan dokumentasi dan syarat-syarat, yang harus dipenuhi oleh calon debitur.

 

Seperti yang telah disebutkan, khusus karyawan kontrak dan wiraswasta syarat dan dokumen yang dibutuhkan saat pengajuan KPR relatif berbeda.

 

Umumnya, dokumen yang diperlukan guna memenuhi syarat pengajuan KPR untuk wiraswasta di antaranya sebagai berikut.

 

1. Siapkan mutasi rekening bank yang berguna sebagai bukti penghasilan per bulan (minimal 3 bulan terakhir).

 

2. Buatlah laporan keuangan minimal selama 1 sampai 2 tahun terakhir.

 

3. Menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

 

4. Menyertakan izin usaha (SIUP dan TDP).

 

5. Menyertakan akta pendirian perusahaan.

 

6. Dokumen identitas pribadi, seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), dan lain-lain.

 

Sebagai catatan, bukti penghasilan sendiri sebenarnya bisa dibuat secara pribadi, tetapi penyertaan buku tabungan dirasa lebih valid dan dipercaya oleh pihak bank.

 

Lalu untuk laporan keuangan agar lebih meyakinkan, kamu juga bisa menyertakan catatan rekening tabungan tersebut.

 

Hitung Penghasilan per Bulannya

syarat KPR rumah untuk wiraswasta

 

Usai mengumpulkan syarat KPR rumah untuk wiraswasta secara umum, hal penting yang harus kamu lakukan di awal adalah menghitung penghasilan per bulan.

 

Hal tersebut dimaksudkan agar cicilan tersebut tidak menjadi beban keuangan di masa depan.

 

Selain itu, jika perhitunganmu sudah matang, tentu pihak bank lebih percaya dan yakin memberi kredit tersebut.

 

Pastikan Kamu Tidak Memiliki Utang

KPR untuk wiraswasta

 

Alangkah lebih baiknya, sebelum mengajukan KPR untuk wiraswasta pastikan kamu tidak memiliki utang di luar kredit tersebut.

 

Hal ini dikarenakan pihak bank akan menghitung rasio utang yang harus kamu lunasi.

 

Jika rasio utang melebihi 30 hingga 40% dari total penghasilan, maka besar kemungkinan pengajuan KPR akan ditolak karena sangat berisiko bagi pihak bank.

 

Pastikan Kamu Tidak Memiliki Riwayat Kredit Macet

Riwayat Kredit Macet

 

Riwayat kredit macet sangat fatal bagi orang yang ingin mengajukan KPR untuk wiraswasta dan karyawan kontrak.

 

Sebab, dengan begitu pihak bank penyedia KPR akan menilai jika kondisi finansialmu tidak sehat.

 

Nantinya, pihak bank akan melakukan Bank Indonesia (BI) Checking saat proses pengajuan kredit rumah.

 

Jika dilihat ada riwayat kredit macet, maka hal tersebut sangat mempengaruhi keputusan dari bank.

 

Ajukan Uang Muka yang Besar

Uang muka KPR untuk Wiraswasta

 

Jangan salah, besaran uang muka juga memengaruhi hasil dari pengajuan KPR untuk wiraswasta, lho.

 

Sebab pekerja di luar perusahaan, kemampuan uang muka yang besar bisa jadi jaminan bagi bank.

 

Namun, jangan memaksakan diri untuk mencari uang talangan, bila dirasa memberatkan ajukan saja uang muka sesuai harga rumah.

 

Umumnya, persentase uang muka sendiri sebesar 5 hingga 10% dari total harga unit yang ingin kamu beli.

 

Upgrade Tampilan Tempat Usaha

Upgrade Tampilan Tempat Usaha

 

Khusus KPR untuk wiraswasta, tampilan tempat usaha turut menentukan keputusan pihak bank.

 

Jika dilihat usahamu berkembang, maka tentu pihak bank akan lebih percaya akan kemampuan finansial mu.

 

Perlu diketahui, bila pengajuan dan syarat diterima pihak bank akan melakukan survei ke lokasi usaha.

 

Itulah sebabnya, enggak ada salahnya melakukan upgrade kecil-kecilan tampilan tempat usaha.

 

Pilih Waktu Pengajuan yang Tepat

Waktu Pengajuan KPR untuk Wiraswasta

 

Banyak yang tidak mengetahui, pengajuan KPR untuk wiraswasta dan karyawan kontrak juga memiliki momennya tersendiri.

 

Menurut beberapa pengamat, waktu yang pas mengajukan KPR adalah pada minggu ketiga dan keempat setiap bulannya.

 

Sebab, pada periode ini bank sedang kejar target untuk penyaluran kredit sehingga besar kemungkinan pengajuan diterima.

 

Selain itu, hindari mengajukan KPR di akhir tahun, pasalnya pada periode ini perbankan sedang sibuk mengurus proses tutup buku.

 

Lalu, pada akhir tahun waktu penyaluran kredit pun biasanya sudah selesai, jadi lebih besar peluang ditolak dibanding diterima.

 

 

Nah, itu tadi beberapa tips mengajukan KPR untuk wiraswasta dan karyawan kontrak yang bisa diikuti.

 

Pilihan hunian menariknya bisa dicek di Rumah123. Contohnya ada Griya Mulia Cisauk, Jade Park Serpong 2 dan masih banyak lagi.

 

Semoga ulasan di atas dapat membantu kita saat mengajukan kredit rumah, ya!