OK

4 Langkah Menata Beranda Belakang Rumah Perkotaan secara Mudah

Beranda Belakang Rumah

Foto: Houzz

Tinggal di kota besar mungkin menjadi keinginan tersendiri bagi sebagian orang.

Namun, tidak banyak yang menyadari kalau wilayah perkotaan yang padat hanya menyisakan sedikit ruang untuk tinggal.

Ini berarti hanya ada sedikit ruang yang tersisa untuk lingkungan rumah, baik dalam maupun luar ruangan.

Untuk alasan ini, memiliki beranda belakang rumah mungkin bisa menjadi opsi yang tepat bagi kamu yang ingin memiliki rumah di daerah perkotaan.

Dengan menata beranda belakang rumah bergaya minimalis, kamu dapat mewujudkan tempat yang tenang untuk beristirahat dari rutinitas sehari-hari.

Agar benar-benar nyaman, penting untuk membuat perencanaan beranda rumah dan mempersiapkan setiap detailnya.

Ada beberapa langkah menata beranda belakang rumah minimalis yang bisa diterapkan ke dalam hunian.

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjabaran berikut ini.

4 Langkah Menata Beranda Belakang Rumah Minimalis

Tren arsitektur go green mulai digandrungi oleh para pengembang properti di kota-kota besar.

Saat ini, tidak sulit rasanya untuk menemukan kawasan hunian dengan taman terbuka hijau di dalamnya.

Untungnya, konsep reconnect with nature juga bisa diterapkan ke dalam rumah minimalis di perkotaan.

Salah satu opsi paling populer adalah dengan menata teras rumah atau beranda belakang rumah menjadi ruang terbuka yang nyaman.

Bagi kamu yang berminat untuk menata beranda belakang rumah agar lebih luas dan nyaman, berikut beberapa tipsnya:

1. Kenali Desain dan Orientasi Rumah

Kenali Desain dan Orientasi Rumah

Foto: Houzz

Langkah pertama untuk menata beranda belakang rumah adalah dengan mempelajari desain dan orientasi rumah.

Hal ini akan menentukan bagaimana kamu membagi dan menggunakan setiap ruang di dalam rumah, termasuk beranda belakang rumah.

Misalnya, kamu dapat menerapkan ilmu feng shui untuk memilih rumah dengan beranda belakang yang mendapatkan lebih banyak sinar matahari.

Dengan begitu, cahaya alami yang masuk dari arah timur akan masuk ke dalam rumah lewat beranda belakang rumah.

Jika kamu lebih suka menikmati cahaya matahari di sore hari, maka kamu bisa mencari rumah dengan beranda yang mengarah ke selatan atau barat.

Di sisi lain jika beranda atau teras belakang menghadap ke utara atau timur laut, kamu bisa mendapatkan suasana yang teduh hampir sepanjang hari, sehingga lebih cocok untuk merancang beranda belakang secara outdoor.

2. Pilih Lantai yang Tepat

Pilih Lantai yang Tepat

Foto: Grespania Blog

Langkah berikutnya yang perlu dipertimbangkan ketika akan menata beranda belakang rumah adalah lantai.

Untuk menguatkan kesan minimalis, perlu diingat kalau kamu harus memikirkan estetika sekaligus fungsionalitas.

Secara umum, pilihlah bahan yang tahan cuaca dan tidak licin, seperti batu alam, beton, porselen, atau kayu olahan.

Pemilihan lantai yang tepat juga bertujuan untuk menciptakan suasana yang aman dan nyaman, sekaligus yang mencerminkan gaya rumah tersebut.

3. Tambahkan Tanaman Hijau

Tambahkan-Tanaman-Hijau

Foto: Focused Collection

Berniat untuk menerapkan konsep oasis di tengah perkotaan? Jika iya, konsep ini bisa diterapkan ke dalam beranda belakang rumah juga, lho.

Namun sebelum memasukkan tanaman atau bunga ke dalamnya, kamu harus mempelajari setiap tanaman dan penataannya dengan cermat.

Pertimbangkan juga seberapa cerah sinar yang masuk ke teras belakang rumah, suhu dan kadar polusi di sekitarnya.

Tentunya, karena beberapa kondisi tersebut dapat memengaruhi kelangsungan hidup tanaman.

Kamu dapat memprioritaskan beberapa tanaman seperti camelia, bambu, maple Jepang, rempah-rempah aromatik, dan tanaman merambat untuk menambah kesan rimbun.

Terakhir, kamu juga memerlukan sumber air untuk mengairi tanaman selama musim kemarau. Setelah jadi, kamupun akan merasa seperti di dalam oasis pribadi.

4. Beri Pencahayaan Khusus

Beri Pencahayaan Khusus

Foto: Houzz

Apakah ada hal yang lebih menyenangkan daripada menghabiskan malam yang hangat di teras belakang rumah?

Untuk menikmati kehidupan perkotaan pada waktu malam hari, kamu harus menerapkan sistem pencahayaan luar ruangan yang tepat.

Namun perlu diingat, penggunaan cahaya di beranda belakang rumah sebaiknya tidak terlalu terang, apalagi sampai menerangi seluruh area di sekitar rumah.

Selalu pilih pencahayaan dengan intensitas rendah dan tidak terlalu menyorot.

Pilihan yang sangat efektif adalah pencahayaan LED yang terintegrasi ke dalam struktur di belakang rumah, untuk menciptakan efek pencahayaan yang apik.

Jika kamu ingin mengesankan tamu dengan suasana Asia yang oriental, boleh juga menambahkan lentera-lentera yang disesuaikan dengan konsep rumah.

Nah itu tadi beberapa langkah untuk menata beranda belakang rumah, khususnya rumah minimalis yang terletak di tengah perkotaan.

Jadi, tertarik untuk menerapkannya?

Jika kamu sedang mencari rumah yang memiliki beranda belakang atau taman yang bisa dioptimalkan, coba dulu cek beberapa rekomendasi dari Rumah123 seperti Puri Lembana, Vivaldi Residence, atau Azalea Residence.

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Author:

Shandy Pradana

Rekomendasi Properti