Inilah 7 Tips dan Desain Rumah dengan Basement, Unik dan Minimalis

Rumah dengan Basement

Foto: The Spruce

 

Basement atau ruang bawah tanah adalah sebuah ruangan di bawah permukaan tanah yang ada di dalam gedung atau rumah.

 

Saat ini basement biasa dijumpai pada mal dan gedung perkantoran, yang umumnya digunakan sebagai tempat parkir. 

 

Sedangkan basement dalam rumah sendiri seringkali digunakan sebagai ruang penyimpanan atau ruangan tambahan. 

 

Biasanya, rumah minimalis dengan basement adalah rumah dengan lahan yang terbatas. Alih-alih menambah lantai ke atas, rumah jenis ini justru membuat basement di bawahnya.

 

Meski jarang ditemui di dalam hunian pribadi, tidak ada salahnya untuk membangun rumah dengan basement.

 

Sama seperti rumah dua lantai atau tiga lantai, rumah dengan basement juga memiliki kelebihannya sendiri.

 

Kelebihan Rumah dengan Basement

Kelebihan Rumah dengan Basement

Foto: HGTV Canada

 

Hampir sama seperti lantai tambahan pada umumnya, rumah dengan basement juga memiliki beberapa kelebihan yang patut diperhitungkan.

 

Pertama, basement akan tetap dingin di tengah cuaca panas karena berada di bawah permukaan tanah. 

 

Berbeda dengan tembok di atas permukaan tanah yang selalu mendapatkan radiasi langsung dari matahari, temperatur di basement cenderung stabil.

 

Sebagian besar energi panas di dalam basement justru berasal dari dalam basement itu sendiri, terutama dari para penghuni dan perabotan yang ada di dalamnya.

 

7 Tips Mengubah Basement menjadi Ruang Terbuka

Selama ini, basement selalu lekat dengan stereotip penjara bawah tanah atau tempat yang lembab dan pengap.

 

Nyatanya, basement juga bisa menjadi ruang terbuka serbaguna yang bisa dipakai untuk bercengkrama dengan keluarga, bersantai dan lain sebagainya.

 

Namun, mengubah basement menjadi ruang terbuka membutuhkan perencanaan yang cermat dan pilihan perbaikan yang tepat. 

 

Karena itu, jangan terburu-buru untuk membuat rumah dengan basement minimalis. Mari simak tips-tips berikut ini untuk lebih jelasnya.

 

1. Ukur Basement

Sebelum membuat rumah dengan basement, hal pertama yang harus dilakukan adalah mengukur luas basement yang akan dibuat.

 

Anda juga bisa mengukur ketinggian basement yang akan dibuat, yang tentunya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

 

Setelahnya, periksa saluran pipa dan kabel yang akan terhubung dengan basement. Tentunya, Anda bisa meminta bantuan teknisi professional untuk mengatasi hal ini.

 

2. Perhatikan Kelembaban Basement

Tips selanjutnya adalah mengisolasi dinding basement untuk menjaganya dari suara bising dan suhu rendah.

 

Jangan lupa juga untuk menambahkan penghalang uap demi mencegah kelembaban menyebar ke luar dinding basement.

 

3. Buat Jendela

Salah satu bagian terpenting dari pembuatan basement adalah jendela untuk menjaga sirkulasi udara tetap lancar, sekaligus memungkinkan cahaya agar masuk ke dalam ruangan.

 

Hal ini berhubungan pada penjelasan sebelumnya, untuk menghilangkan citra basement yang mengerikan menjadi lebih minimalis dan modern.

 

Selain itu memperhatikan ventilasi juga penting, hal dimaksudkan agar udara di dalam basement tetap segar.

 

4. Selalu Lakukan Pengecekan Hama

Periksa perabotan yang terbuat dari kayu, kondisi tanah di sekitar basement dan lantai basement sendiri, apakah ada tanda-tanda hama atau kerusakan akibat kelembaban.

 

Akses hama harus diblokir dan perabotan yang mulai membusuk harus diganti sebelum Anda mulai merombak ulang basement.

 

5. Modifikasi Tangga Basement

Tangga basement cenderung sempit dan gelap. Jadi, pastikan ada pegangan yang kokoh dan pencahayaan yang baik.

 

6. Pilih Pencahayaan yang Tepat

Sertakan cahaya alami sebanyak mungkin di dalam basement. Jika memungkinkan, pasang jendela yang agak besar

 

Saat memilih pencahayaan buatan, gunakan lampu hangat untuk menghilangkan suasana basement yang suram.

 

7. Bangun Ruang Penyimpanan Serbaguna

Setelah selesai membangun rumah dengan basement, Anda bisa berfokus pada pembuatan tempat penyimpanan serbaguna.

 

Salah satu tips terbaik adalah dengan menggunakan compact furniture atau perabot serbaguna.

 

Misalnya, Anda dapat memakai tempat tidur dinding atau tempat tidur tarik untuk membantu menghemat banyak ruang di dalam basement yang sempit.

 

Tempat tidur itu juga bisa dijadikan lemari serba guna dengan rak buku di sampingnya. Jadilah perabot multifungsi kasur-lemari-rak buku!

 

7 Desain Rumah dengan Basement Minimalis

Setelah Anda membaca tips-tips membuat basement di atas, inilah saatnya untuk memaksimalkan ruangan tersebut. 

 

Berikut beberapa rekomendasi desain rumah dengan basement minimalis.

 

Kamar ala Apartemen Studio

Desain Apartemen Studio

Foto: HS Design Build

 

Apartemen studio merupakan jenis hunian yang biasanya hanya terdiri dari satu ruangan tanpa pembatas. 

 

Uniknya, desain apartemen yang satu ini bisa diterapkan ke dalam basement.

 

Desain ini memiliki karakter, pesona, dan cahaya alami yang menambah kesan estetik di dalamnya.

 

Tentunya, ini sangat sesuai bagi Anda yang ingin membuat kamar ala apartemen mewah dengan budget terbatas di rumah Anda.

 

Kamar Tidur Mewah untuk Tamu

Kamar Tidur untuk Tamu

Foto: wealthkingdom.co.uk

 

Basement bisa menjadi tempat yang tepat untuk tamu yang bermalam saat Anda kekurangan kamar tidur cadangan. 

 

Dengan kamar mewah seperti foto di atas, sudah pasti kalau tamu akan senang untuk bermalam di basement Anda. 

 

Kamar Tidur Anak yang Nyentrik

Kamar Tidur Anak yang Nyentrik

Foto: Homediy

 

Ingin memberi anak Anda sedikit lebih banyak privasi? Coba desain yang satu ini.

 

Desain interior satu ini adalah cara yang menarik untuk menambah privasi anak remaja, sekaligus menciptakan ruang yang dapat menampung teman-teman mereka yang ingin melakukan kerja kelompok atau marathon film bersama.

 

Bar Basement Modern

Bar Basement Modern

Foto: Toll Brothers

 

Desain ini sangat cocok bagi Anda yang menginginkan ruangan ala bar di dalam rumah.

 

Gaya art deco sendiri kembali populer akhir-akhir ini. Jadi, mengapa tidak menerapkan desain bar di rumah yang terinspirasi dari film The Great Gatsby tersebut?

 

Dapur di dalam Basement

Dapur Basement yang Menyenangkan

Foto: HGTV

 

Entah itu untuk dapur utama atau dapur kedua dalam hunian, dapur basement yang satu ini justru terlihat lebih bagus daripada kebanyakan, bukan? 

 

Selain terlihat sejuk, dapur terbuka ini menawarkan ruang yang cukup luas untuk semua anggota keluarga Anda.

 

Ruangan Kerja di Basement

Ruangan Kerja di Basement

Foto: matchness.com

 

Mengingat pekerjaan jarak jauh atau work from home (WFH) menjadi semakin populer akhir-akhir ini, kebutuhan akan ruang kerja yang produktif di rumah pun turut meningkat. 

 

Pertimbangkan untuk mengubah basement Anda menjadi tempat kerja yang unik layaknya ruangan kantor pribadi. 

 

Desain megah dan warna-warna gelap menawarkan ketenangan yang sempurna untuk menambah fokus kita saat sedang bekerja dari rumah.

 

Ruang Tamu Basement dengan Desain Skandinavia

Rumah dengan Basement

Foto: The Spruce

 

Inilah rekomendasi desain rumah dengan basement terakhir, sebuah ruang tamu sederhana yang nyaman serta kaya akan nuansa Nordik di dalamnya.

 

Ruangan ini menggunakan cahaya alami dan palet warna netral yang santai untuk mempertahankan nuansa modern dan minimalis.

 

Nah, itu tadi tujuh tips dan desain rumah dengan basement.

 

Semoga informasi di atas dapat membantu Anda yang ingin membuat atau berencana mencari rumah dengan basement, ya.

 

Jika masih belum menemukan rumah yang tepat, mungkin Anda bisa mencoba mencari berbagai pilihan menarik di situs properti Rumah123.com.

 

Tersedia listing-listing terbaik di dalam situs properti ini lho, seperti rumah dijual di Jakarta Utara, rumah dijual di Tangerang Selatan, dan sebagainya.

 

Selamat berburu rumah impian!

 

 

 

Author:
Shandy Pradana

Tambahkan Komentar