Penting, Pahami Loan to Value Sebelum Ajukan KPR

Loan to Value

Foto: harmonyaccounting

 

Bagi Anda yang sering melakukan pinjaman, baik itu pinjaman untuk beli rumah ataupun aset lainnya, tentu tidak asing dengan yang namanya loan to value ataupun sering juga disingkat sebagai LTV.

 

Bagi Anda yang belum mengetahui sama sekali tentang loan to value, di sini kami akan membahas mengenai loan to value mulai dari pengertian, fungsi, aturan dan juga rumus perhitungannya

 

Yuk, kenali lebih dekat mengenai loan to value di bawah ini.

Pengertian Loan to Value 

Pengertian Loan to Value

Foto: finanzen

 

Pembahasan yang pertama adalah mengenai pengertian dari loan to value itu sendiri.

 

Jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia, kalimat ini memiliki arti rasio pinjaman terhadap nilai.

 

Rasio pinjaman ini merupakan sebuah matriks yang dapat mengukur jumlah utang yang telah digunakan saat membeli rumah.

 

Kemudian, membandingkan jumlah tersebut dengan nilai rumah yang sudah kita beli.

 

Loan to value sendiri memiliki peran yang sangat penting, karena si pemberi pinjaman akan menggunakannya sebagai pertimbangan, apakah disetujui ataupun tidak saat melakukan pinjaman.

 

Setelah kita mengetahui apa itu pengertian dari loan to value, ada baiknya Anda juga mengetahui fungsinya di bawah ini.

Fungsi Loan to Value 

Fungsi Loan to Value

Foto: mortage

 

Fungsi utama loan to value yang pertama adalah terhadap nasabah, kemudian fungsi yang keduanya terhadap bank.

 

Untuk fungsi dari nasabah sendiri, tentu saja akan memengaruhi apakah disetujui ataupun tidaknya permohonan pinjaman KPR.

 

Biasanya bank akan menetapkan nilai tertinggi ataupun maksimum dari LTV itu sendiri.

 

Sedangkan fungsi dari pihak bank rasio dari LTV akan digunakan untuk memberi sebuah gambaran dari skor kredit nasabah, serta melihat rasio utang saat melakukan permohonan pinjaman.

 

Saat ini pemerintah telah melakukan penurunan rasio loan to value dalam bentuk pembelian rumah dengan DP 0%, yang artinya masyarakat sudah bisa membeli rumah tanpa uang muka.

 

Baca juga:

Ingin Mengajukan Kredit Rumah? Ini Syarat KPR yang Wajib Dipenuhi

Aturan Pada Loan to Value 

Aturan Pada Loan to Value

Foto: loan

 

Setelah kalian mengetahui fungsi dari LTV, ada baiknya kalian juga mengetahui apa saja aturan yang terdapat pada LTV itu sendiri.

 

Seperti yang telah kita ketahui, pemerintah telah memberikan persyaratan mengenai rasio LTV yang sama ke tiap-tiap bank.

 

Sampai saat ini, peraturan pemerintah terhadap LTV telah mengalami beberapa perubahan karena Bank Indonesia terus melakukan penyesuaian terhadap kebijakan dasar mengenai perhitungan LTV.

 

Untuk perhitungannya telah diatur sepenuhnya dalam peraturan Bank Indonesia Nomor 21/13/PBI/2019, aturan ini telah diperbaharui dari peraturan tahun 2018 tentang rasio LTV.

Rumus Pada Loan to Value 

Rumus Pada Loan to Value

Foto: outlook

 

Rumus LTV sendiri adalah kebalikan dari uang muka pinjaman, misalnya ketika si peminjam akan memberikan uang muka sebesar 20%, maka LTV yang didapatkan yaitu sebesar 80%.

 

Caranya, Anda bisa membagi jumlah hipotek dengan harga penilaian rumah ataupun properti yang akan kita beli. Rumusnya sendiri, yaitu:

 

LTV : (jumlah yang terhutang di pinjaman / nilai aset yang dinilai ) x 100

 

Misalnya saja,  Salman membutuhkan uang sebanyak Rp700 juta untuk membeli rumah yang seharga Rp950 juta.

 

Lalu, dia akan melakukan permohonan pinjaman sesuai uang yang dibutuhkan, yaitu sebesar Rp700 juta.

 

Dari pihak bank sendiri, tentu saja hal pertama yang akan dilakukan adalah menganalisis penilaian risiko pinjaman menggunakan rumus dari LTV. Perhitungannya sebagai berikut:

 

Rasio loan to value : jumlah hutang / nilai aset x 100%

 

Rasio loan to value : Rp700 juta / Rp950 juta x 100%

 

Rasio loan to value : 0.722 ataupun 72,22%

 

Melalui perhitungan diatas, maka rasio LTV dari Salman yaitu sebesar 72, 22%.  

 

Kemudian jika nilai tersebut masuk dalam kriteria yang diperbolehkan oleh bank, maka kemungkinan permohonan peminjaman dana Salman akan disetujui oleh bank tersebut.

 

Demikian pembahasan tentang Loan to Value. Semoga bisa bermanfaat!

 

Sedang mencari rumah idaman? Rumah123 memiliki banyak pilihannya, seperti apartemen Samawa Pondok Kelapa hingga berbagai cluster dari BSD City.

 

Baca juga:

Cara Menghitung KPR yang Mudah sebelum Ajukan Kredit Rumah

 

 

Author:

Dyah Siwi Tridya