Kredit Rumah Tanpa DP, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Kredit Rumah Tanpa DPFoto: Housfy

 

Rumah merupakan aset berharga, di mana kita harus mengeluarkan uang dalam jumlah tak sedikit untuk memilikinya. 

 

Saat ini, jarang sekali rumah nyaman yang harganya di angka puluhan juta. Bahkan rumah subsidi seperti Griya Bukit Intan di Serang pun dibanderol di kisaran harga Rp140 juta. 

 

Mengingat tingginya harga rumah, membeli rumah dengan cara kredit melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) menjadi semakin diminati. 

 

Namun tetap saja, beli rumah adalah hal yang sulit bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Penawaran program KPR saja tak cukup untuk meningkatkan daya beli rumah.

 

Pasalnya, pembeli harus membayar uang muka alias down payment (DP) yang jumlahnya bisa mencapai puluhan juta, belum lagi biaya tambahan lainnya.

 

Total biaya yang harus dikeluarkan untuk DP dan lainnya merupakan angka yang fantastis bagi masyarakat dengan penghasilan pas-pasan. 

 

Sebagai solusinya, pihak perbankan mencetuskan program kredit rumah tanpa DP.

 

Program ini langsung disambut dengan baik, karena membawa angin segar dan harapan baru bagi masyarakat, khususnya MBR.  

 

Apabila Anda tertarik untuk mengikuti program kredit rumah tanpa DP jangan lupa mempertimbangkan beberapa hal terlebih dahulu, yang akan dibahas di bawah ini.

Kebijakan Bank Indonesia (BI) tentang Kredit Rumah Tanpa DP

Bank IndonesiaFoto: koranindonesia.id

 

Merujuk pada aturan Bank Indonesia sejak 2018, kredit rumah tanpa DP adalah kredit tanpa uang muka alias DP 0 persen yang berlaku untuk membeli rumah pertama.

 

Pada awalnya, program kredit rumah tanpa DP bertentangan dengan peraturan Bank Indonesia (BI). 

 

Berdasarkan peraturan tersebut, ditetapkan kalau minimal pembayaran DP untuk rumah pertama adalah 15 persen dari harga rumah.

 

Wacana program kredit rumah tanpa uang muka ini sempat menuai polemik, karena dinilai berisiko bagi pihak perbankan dan harga properti di pasaran. 

 

Namun akhirnya, BI memberi kelonggaran aturan per 1 Agustus 2018.  

 

BI pun membebaskan masing-masing bank untuk menentukan besaran maksimum nilai kredit pembelian rumah pertama. 

 

Artinya perbankan tak lagi terikat aturan tentang besaran DP, sehingga program kredit rumah murah tersebut bisa diwujudkan. 

 

Setelah melakukan beberapa kajian hingga akhirnya memberi kelonggaran, pihak BI sendiri meyakini bahwa kebijakan ini tak akan membuat harga sektor properti menggelembung dan membahayakan perekonomian di sektor perbankan.

 

Bahkan, aturan rumah bebas PPN dan rumah DP 0 persen telah memberi angin segar bagi sektor properti yang sempat tumbang di awal pandemi.

 

Namun tentu saja, hanya beberapa bank yang telah memenuhi syarat lah yang berhak menikmati kelonggaran aturan di atas.  

 

Syaratnya adalah rasio kredit bermasalah dari total kredit kurang dari 5 persen secara bersih, termasuk untuk sektor properti.

 

Nah, karena tak semua bank berhak menikmati kelonggaran aturan yang diberikan BI, yuk cari tahu bank mana saja yang menawarkan program kredit semacam ini.  

Penyedia Kredit Rumah Tanpa DP

Penyedia Kredit Rumah Tanpa DPFoto: Unsplash

Lembaga Perbankan 

Bank Mandiri

?Foto: CNN Indonesia

 

Tak dapat dipungkiri kalau program KPR dari lembaga perbankan tak meringankan beban masyarakat menengah ke bawah yang ingin beli rumah.  

 

Sebagian orang masih sangat kesulitan untuk membelinya sampai dicetuskan program kredit rumah tanpa DP oleh Bank Indonesia. 

 

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, tak semua bank bisa menawarkan program kredit rumah DP nol persen.

 

Namun hanya bank-bank tertentu yang sesuai persyaratan BI lah yang bisa menawarkan program tersebut. 

 

Adapun daftar bank yang menawarkan program kredit KPR ini, yaitu: 

 

- Bank Mandiri

- Bank BNI

- Bank BCA

- Bank CIMB Niaga

- Bank BRI

Lembaga Non Bank 

Ilustrasi Lembaga Non Bank

Foto: Unsplash

 

Sebelum ikut program kredit rumah tanpa DP dari lembaga non-bank, pastikan terlebih dulu lembaga tersebut memiliki izin resmi dari lembaga keuangan seperti BI, BEI, atau Kementerian Keuangan supaya hak Anda lebih terjamin. 

 

Biasanya, suku bunga kredit rumah yang ditawarkan oleh lembaga non-bank sama dengan yang ditawarkan bank, bahkan ada juga yang lebih rendah.

 

Namun, ada beberapa kekurangan yang patut diperhitungkan. Salah satunya adalah tenor cicilan relatif cepat biasanya hanya lima tahun. 

 

Selain itu, lembaga ini juga tidak dijamin oleh pemerintah pusat melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

 

Tak hanya sampai situ, risiko lain yang harus Anda perhitungkan apabila ikut program kredit rumah nol DP dari lembaga non-bank, yaitu rumah yang dibeli tak bisa take over kredit ke bank manapun juga.

Pengembang In House 

In House Pengembang

Foto: Adekvat News

 

Dengan mengikuti program kredit rumah tanpa DP yang disediakan oleh in house pengembang, maka urusan cicilan rumah akan sepenuhnya menjadi transaksi pihak pembeli rumah dan pihak developer saja. 

 

Pengembang yang menyediakan program kredit semacam ini biasanya sudah menaruh sejumlah uang ke pihak bank. 

 

Namun, sama seperti lembaga non-bank, tenor cicilan yang diberikan relatif singkat. 

 

Selain itu, hal yang harus dipertimbangkan saat mengikuti program kredit rumah DP nol persen dari in house pengembang adalah risiko tertipu lebih rawan.  

 

Pasalnya banyak developer nakal yang menawarkan program ini dengan kondisi proyek belum rampung.

 

Karena itu, penting untuk mengecek legalitas developer terlebih dulu sebelum melakukan akad jual-beli rumah.

 

Lalu, apa saja untung ruginya mengikuti program kredit rumah tanpa DP?

Kelebihan Kredit Rumah Tanpa DP

Kelebihan dan Kekurangan Kredit Rumah Tanpa DPFoto: Unsplash

 

Memudahkan Akses Memiliki Rumah dengan KPR

 

Kebijakan tanpa DP menarik minat masyarakat untuk membeli rumah idaman. Program tanpa DP juga meningkatkan daya beli masyarakat.

 

Alhasil, akses MBR untuk memiliki rumah dengan KPR pun semakin terbuka lebar. 

 

Nah, karena mendapatkan kredit rumah 100 persen alias tanpa DP, maka pembeli rumah bisa fokus untuk mengumpulkan biaya cicilan yang tenornya bisa sangat beragam, mulai dari 5, 10, 15, 20, sampai 25 tahun.

Bisa Kredit Semua Tipe Rumah

Ilustrasi Ruang Tamu Minimalis

Foto: Unsplash

 

Tahukah Anda, kalau semua tipe rumah mulai dari rumah tapak, ruko, rusun, hingga rukan bisa dibeli secara kredit dengan program kredit rumah tanpa DP? 

 

Namun, hanya untuk kredit properti pertama saja, ya

 

Sementara untuk kredit properti kedua dan seterusnya, tetap diberlakukan aturan pembayaran uang muka, kecuali rumah tipe 21 atau rumah dengan luas di bawah 21 meter persegi. 

 

Pasalnya, tipe properti tersebut dianggap sebagai bentuk investasi alih-alih hunian kedua.

Kekurangan Kredit Rumah Tanpa DP

 

Program kredit rumah tanpa DP memang menawarkan keringanan beban biaya beli rumah di awal. 

 

Namun tetap saja, di mana ada keuntungan pasti ada kerugian yang harus dipertimbangkan. 

 

Untuk lebih jelasnya, yuk simak ulasan tentang beberapa hal minus dari program kredit di bawah ini:

Cicilan Lebih Tinggi

Ilustrasi Cicilan Rumah tanpa DP

Foto: Unsplash

 

Program rumah tanpa DP memang ringan di awal, tetapi rumah secara utuh akan menjadi hutang. 

 

Nah, jika nilai utang tinggi otomatis tempo cicilan pun semakin panjang dan berat, jadi pertimbangkan kesiapan Anda ya

 

Bayangkan pembeli rumah akan dibebani oleh jumlah cicilan yang tinggi setiap bulannya. 

 

Tak bisa dipungkiri, persoalan semacam ini akan menjadi beban keuangan di masa depan, terutama bagi MBR akan sangat menyulitkan.

Kenaikan Tingkat Bunga KPR Tinggi di Tahun Berikutnya

Bunga KPR Tinggi

Foto: Unsplash

 

Lalu yang harus Anda dipertimbangkan selanjutnya adalah kenaikan tingkat bunga KPR.

 

Biasanya untuk program kredit rumah, bank menetapkan fixed rate (bunga tetap) hanya di tahun pertama. 

 

Selanjutnya kreditur dikenakan floating rate (bunga mengambang) di tahun kedua dan seterusnya. 

 

Hal ini berpotensi membuat beban cicilan semakin berat sehingga harus dipertimbangkan dengan saksama.

Kiat-kiat Kredit Rumah Tanpa DP melalui KPR

Kredit Rumah Tanpa DP melalui KPRFoto: Unsplash

 

BI sudah memberi kelonggaran aturan kepada lembaga perbankan sehingga program kredit rumah tanpa DP bisa terwujud. 

 

Maka tanggung jawab terhadap kredit pun sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing bank. 

 

Mengingat hal tersebut dan risiko yang harus dipertimbangkan, pihak bank pun menjadi lebih selektif dalam memproses pengajuan KPR tanpa DP 

 

Nah agar pengajuan Anda diterima, simak trik mengajukan KPR tanpa DP di bawah ini.

Hindari Ada Kredit Macet 

 

Kredit macet jelas harus Anda hindari untuk memudahkan pengajuan kredit berikutnya, termasuk kredit rumah DP nol persen. 

 

Pastikan Anda tak memiliki kredit macet ke pihak bank maupun lembaga keuangan lain yang bukan bank. 

 

Pengecekan kredit dilakukan melalui proses BI checking, di mana semua riwayat kredit seorang nasabah yang lancar maupun macet akan diketahui di sini. 

 

Riwayat kredit nasabah sendiri tercatat dalam Sistem Informasi Debitur (SID).

Buat Perhitungan yang Matang 

Buat Perhitungan yang Matang

Foto: Unsplash

 

Jangan mengikuti nafsu saat memutuskan ikut program kredit semacam ini melalui KPR hanya karena iming-iming DP nol persen. 

 

Sebelum memutuskan, Anda harus membuat perhitungan yang matang karena program ini menuntut tanggung jawab selama bertahun-tahun setelahnya.

 

Buat perhitungan yang matang dengan cara mengkalkulasikan rasio cicilan dan penghasilan per bulan. 

 

Jumlah seluruh cicilan yang harus dibayar sebaiknya jangan lebih dari 30 persen total penghasilan atau total penghasilan harus lebih besar 3 kali lipat dari jumlah cicilan. 

Ajukan KPR ke Beberapa Bank Berbeda

Bank BCAFoto: CNBC Indonesia

 

Akibat rumitnya syarat administrasi dan dokumen-dokumen yang diperlukan, banyak orang yang mengajukan kredit rumah melalui KPR hanya ke satu bank saja. 

 

Padahal, hal ini sangat tidak disarankan karena kemungkinan diterima semakin kecil.

 

Sebaiknya lawan rasa malas Anda dalam menyiapkan syarat KPR dan dokumen-dokumen yang diperlukan. 

 

Lalu ajukan KPR ke beberapa bank agar saat ditolak dari bank yang satu masih ada kesempatan diterima oleh bank lainnya. 

Lengkapi Syarat Administrasi  

Syarat Administrasi

Foto: Unsplash

 

Sebelum mengajukan permohonan kredit rumah tanpa DP melalui KPR, Anda harus meneliti dulu syarat-syarat administrasinya dengan saksama. 

 

Berkaitan dengan syarat administrasi, biasanya banyak dokumen yang harus disiapkan.

 

Jangan sampai ada persyaratan KPR atau dokumen yang tertinggal saat Anda submit pengajuan kredit ke bank, karena apabila satu syarat tak terpenuhi otomatis pengajuan akan langsung ditolak. 

 

Adapun daftar dokumen yang biasanya harus disiapkan, yaitu catatan rekening tabungan, rekening tabungan rutin, serta slip gaji bulanan dan surat keterangan dari tempat kerja bagi karyawan. 

 

Sedangkan bagi pengusaha, siapkan dokumen laporan keuangan selama minimal 2 tahun.

 

Selain itu, jangan lupa siapkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau SPT PPH 21, serta kartu identitas pribadi seperti KTP dan kartu keluarga. 

Pilih Waktu yang Tepat 

Waktu yang Tepat

Foto: Unsplash

 

Dalam mengajukan kredit rumah tanpa DP atau fasilitas kredit lainnya, Anda harus mempertimbangkan waktu yang tepat untuk pengajuannya.

 

Namun sayang, banyak orang yang belum tahu soal hal ini. 

 

Lalu kapan waktu yang tepat tersebut? Sebaiknya, ajukan kredit pada minggu ketiga dan keempat dalam bulan tertentu.  

 

Alasannya karena lembaga perbankan pada periode ini biasanya sedang mengejar target penyaluran kredit kepada nasabah.

Cari Pengembang yang Menawarkan Diskon atau Harga Terjangkau

Sumamrecon Bandung

Foto: Summarecon Bandung

 

Sebelum mengajukan kredit rumah tanpa DP melalui KPR, sebaiknya lakukan survei untuk mencari pengembang yang menawarkan diskon dan harga rumah terjangkau.  

 

Pilih rumah dijual yang harganya paling sesuai dengan kondisi bujet Anda. Semakin terjangkau harga rumah, maka akan semakin ringan pula beban cicilan. 

 

Nah, untuk melakukan survei Anda bisa menggunakan laman jual beli rumah seperti rumah 123.com, di mana tersedia banyak sekali hunian terjangkau, 

 

Misalnya Citra Swarna GrandeKartika Residence Karawang dan masih banyak lagi. 

 

Semoga informasi ini bermanfaat ya!

 

Author:

Miyanti Rahman