Kredit Rumah Tanpa DP Kekurangan dan Kelebihannya, Yuk Kenali Lebih Jauh!

Kredit Rumah Tanpa DP

 

Rumah merupakan aset berharga, dimana untuk bisa memilikinya kita harus mengeluarkan uang dalam jumlah tak sedikit. 

 

Saat ini saja, jarang sekali rumah nyaman yang harganya di angka puluhan juta, paling murah dibanderol ratusan juta rupiah. Mengingat tingginya harga rumah, beli rumah dengan cara kredit melalui program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pun kian diminati. 

 

Namun tetap saja, bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) beli rumah adalah hal yang sulit. Penawaran program KPR saja tak cukup untuk meningkatkan daya beli rumah.

 

Pasalnya, pembeli harus membayar uang muka alias down payment (DP) yang jumlahnya bisa mencapai puluhan juta, ditambah lagi biaya lainnya.

 

Total biaya yang harus dikeluarkan untuk DP dan lainnya merupakan angka yang fantastis bagi masyarakat dengan penghasilan pas-pasan.  Sebagai solusinya, pihak perbankan mencetuskan program kredit rumah tanpa DP.

 

Program ini disambut dengan baik, karena membawa angin segar dan harapan baru bagi masyarakat, khususnya MBR.  

 

Apabila Anda tertarik untuk mengikuti program kredit rumah tanpa DP jangan lupa mempertimbangkan beberapa hal ya.

 

Kebijakan Bank Indonesia (BI) tentang Kredit Rumah Tanpa DP

Pada awalnya, program kredit rumah tanpa DP bertentangan dengan peraturan Bank Indonesia (BI). Berdasarkan peraturan tersebut, ditetapkan minimal pembayaran DP untuk rumah pertama adalah 15 persen dari harga rumah.

 

Wacana program kredit rumah tanpa uang muka ini sempat menuai polemik, karena dinilai berisiko bagi pihak perbankan dan harga properti di pasaran. 

 

Namun akhirnya, BI memberi kelonggaran aturan per 1 Agustus 2018.  BI membebaskan masing-masing bank untuk menentukan besaran maksimum nilai kredit pembelian rumah pertama. 

 

Artinya, perbankan tak lagi terikat aturan tentang besaran DP sehingga program kredit rumah tanpa DP bisa diwujudkan. 

 

Setelah melakukan beberapa kajian hingga akhirnya memberi kelonggaran, pihak BI sendiri meyakini bahwa kebijakan ini tak akan membuat harga sektor properti menggelembung dan tak akan membahayakan perekonomian di sektor perbankan.

 

Namun dengan catatan, hanya bank-bank yang memenuhi syarat lah yang berhak menikmati kelonggaran aturan tersebut.  Syaratnya, yaitu rasio kredit bermasalah dari total kredit kurang dari 5 persen secara bersih, termasuk untuk sektor properti.

 

Nah, karena tak semua bank berhak menikmati kelonggaran aturan yang diberikan BI, yuk cari tahu bank mana saja yang menawarkan program kredit semacam ini.  Lalu, apa untung ruginya mengikuti program ini?

 

Penyedia Kredit Rumah Tanpa DP

Penyedia Kredit Rumah Tanpa DP

Foto: Unsplash

 

Lembaga Perbankan 

Tak dapat dipungkiri, program KPR dari lembaga perbankan tak meringankan beban semua orang yang ingin beli rumah.  Sebagian masih sangat kesulitan, sehingga dicetuskan program kredit rumah tanpa DP oleh lembaga perbankan. 

 

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya, tak semua bank bisa menawarkan program kredit rumah DP nol persen.

 

Namun hanya bank-bank tertentu yang sesuai persyaratan BI lah yang bisa menawarkan program tersebut. Adapun daftar bank yang menawarkan program kredit KPR ini, yaitu sebagai berikut. 

 

- Bank Mandiri

- Bank BNI

- Bank BCA

- Bank CIMB Niaga

- Bank BRI

 

Lembaga Non Bank 

Jika ikut program kredit rumah tanpa DP dari lembaga non-bank, maka pastikan lembaga non bank tersebut memiliki izin resmi dari lembaga keuangan seperti BI, BEI, atau Kementerian Keuangan supaya hak Anda lebih terjamin. 

 

Biasanya suku bunga kredit rumah yang ditawarkan oleh lembaga non-bank sama dengan yang ditawarkan bank, bahkan ada juga yang lebih rendah.

 

Namun, ada beberapa hal minus yang patut diperhitungkan. Beberapa hal minus tersebut di antaranya tenor cicilan relatif cepat biasanya hanya lima tahun. Selain itu, lembaga ini juga tidak dijamin oleh pemerintah pusat melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

 

Tak hanya sampai di situ, risiko lain yang harus Anda perhitungkan apabila ikut program kredit rumah nol DP dari lembaga non-bank, yaitu rumah yang dibeli tak bisa take over kredit ke bank manapun juga.

 

In House Pengembang 

Dengan mengikuti program kredit rumah tanpa DP yang disediakan oleh in house pengembang, maka urusan cicilan rumah akan sepenuhnya menjadi transaksi pihak pembeli rumah dan pihak developer. 

 

Pengembang yang menyediakan program kredit semacam ini biasanya sudah menaruh sejumlah uang kepada pihak bank. 

 

Namun, sama seperti lembaga non-bank, tenor cicilan yang diberikan relatif singkat. Selain itu, hal yang harus dipertimbangkan saat mengikuti program kredit rumah DP nol persen dari in house pengembang adalah risiko tertipu lebih rawan.  

 

Pasalnya banyak developer yang menawarkan program ini dengan kondisi proyek belum rampung.

 

Kelebihan dan Kekurangan Kredit Rumah Tanpa DP

Kelebihan dan Kekurangan Kredit Rumah Tanpa DP

Foto: Unsplash

 

Program kredit rumah tanpa DP memang menawarkan keringanan beban biaya beli rumah di awal. Namun tetap saja, di mana ada keuntungan pasti ada kerugian yang harus dipertimbangkan. Yuk, simak ulasan tentang untung rugi program kredit semacam ini di bawah.

 

Keuntungan

Memudahkan Akses Memiliki Rumah dengan KPR

Kebijakan tanpa DP menarik minat masyarakat untuk beli rumah. Program tanpa DP juga meningkatkan daya beli masyarakat, alhasil akses MBR untuk memiliki rumah dengan KPR pun terbuka lebar. 

 

Nah, karena mendapatkan kredit rumah 100 persen alias tanpa DP, maka pembeli rumah bisa fokus untuk mengumpulkan biaya cicilan yang tenornya bisa sangat beragam, mulai dari 5, 10, 15, 20, sampai 25 tahun.

 

Bisa Kredit Semua Tipe Rumah

Tahukah Anda, semua tipe rumah mulai dari rumah tapak, ruko, rusun, hingga rukan bisa dibeli secara kredit dengan program kredit rumah tanpa DP lho

 

Namun, hanya untuk kredit properti pertama saja ya. Sementara untuk kredit properti kedua dan seterusnya tetap diberlakukan aturan pembayaran uang muka, kecuali rumah dengan luas di bawah 21 meter persegi. Pasalnya properti kedua dianggap sebagai bentuk investasi.

 

Kekurangan

Cicilan Lebih Tinggi

Program rumah tanpa DP memang ringan di awal, tetapi rumah secara utuh akan menjadi hutang. 

 

Nah, jika nilai utang tinggi otomatis tempo cicilan pun semakin panjang dan berat, jadi pertimbangkan kesiapan Anda ya. Bayangkan pembeli rumah akan dibebani oleh jumlah cicilan yang tinggi setiap bulannya. 

 

Tak bisa dipungkiri, persoalan semacam ini akan menjadi beban keuangan di masa depan, terutama bagi MBR akan sangat menyulitkan.

 

Kenaikan Tingkat Bunga KPR Tinggi di Tahun Berikutnya

Lalu yang harus Anda dipertimbangkan selanjutnya adalah kenaikan tingkat bunga KPR. Biasanya untuk program kredit rumah, bank menetapkan fixed rate (bunga tetap) hanya di tahun pertama. Selanjutnya kreditur dikenakan floating rate (bunga mengambang) di tahun kedua dan seterusnya. 

 

Hal ini berpotensi membuat beban cicilan semakin berat sehingga harus dipertimbangkan dengan seksama.

 

Kiat-kiat Kredit Rumah Tanpa DP melalui KPR

Kredit Rumah Tanpa DP melalui KPR

Foto: Unsplash

 

BI sudah memberi kelonggaran aturan kepada lembaga perbankan sehingga program kredit rumah tanpa DP bisa terwujud. Maka tanggung jawab terhadap kredit pun sepenuhnya diserahkan kepada masing-masing bank. 

 

Mengingat hal tersebut dan risiko yang harus dipertimbangkan, pihak bank pun menjadi lebih selektif dalam memproses pengajuan KPR tanpa DP.  Nah, agar pengajuan Anda diterima, simak trik mengajukan KPR tanpa DP di bawah ini.

 

Hindari Ada Kredit Macet 

Kredit macet jelas harus Anda hindari untuk memudahkan pengajuan kredit berikutnya, termasuk kredit rumah DP nol persen. 

 

Pastikan Anda tak memiliki kredit macet ke pihak bank maupun lembaga keuangan lain yang bukan bank. Pengecekan kredit dilakukan melalui proses BI checking, di mana semua riwayat kredit seorang nasabah yang lancar maupun macet akan diketahui di sini. 

 

Riwayat kredit nasabah sendiri tercatat dalam Sistem Informasi Debitur (SID).

 

Buat Perhitungan yang Matang 

Jangan diburu nafsu saat memutuskan untuk ikut program kredit semacam ini melalui KPR hanya karena DP nol persen. 

 

Sebelum memutuskannya Anda harus membuat perhitungan yang matang karena program ini menuntut tanggung jawab selama bertahun-tahun.

 

Buat perhitungan yang matang dengan cara mengkalkulasikan rasio cicilan dan penghasilan per bulan. Jumlah seluruh cicilan yang harus dibayar sebaiknya jangan lebih dari 30 persen total penghasilan atau total penghasilan harus lebih besar 3 kali lipat dari jumlah cicilan. 

 

Ajukan KPR ke Beberapa Bank   

Akibat rumitnya syarat administrasi dan dokumen-dokumen yang diperlukan, banyak orang yang mengajukan kredit rumah melalui KPR hanya ke satu bank saja. Padahal ini sangat tidak disarankan, karena kemungkinan diterima semakin kecil.

 

Sebaiknya lawan rasa malas Anda dalam menyiapkan syarat KPR dan dokumen-dokumen yang diperlukan. Lalu ajukan KPR ke beberapa bank agar saat ditolak dari bank yang satu masih ada kesempatan diterima oleh bank lainnya. 

 

Lengkapi Syarat Administrasi  

Sebelum mengajukan permohonan kredit rumah tanpa DP melalui KPR, Anda harus meneliti dulu syarat-syarat administrasinya dengan seksama.  Berkaitan dengan syarat administrasi, biasanya banyak dokumen yang harus disiapkan.

 

Jangan sampai ada persyaratan KPR atau dokumen yang tertinggal saat Anda submit pengajuan kredit ke bank, karena apabila satu syarat tak terpenuhi otomatis pengajuan akan langsung ditolak. 

 

Adapun daftar dokumen yang biasanya harus disiapkan, yaitu catatan rekening tabungan, rekening tabungan rutin, serta slip gaji bulanan dan surat keterangan dari tempat kerja bagi karyawan. Bagi pengusaha, siapkan dokumen laporan keuangan selama minimal 2 tahun.

 

Selain itu, jangan lupa siapkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) atau SPT PPH 21, serta kartu identitas pribadi seperti KTP dan kartu keluarga. 

 

Pilih waktu yang tepat 

Dalam mengajukan kredit rumah tanpa DP atau fasilitas kredit lainnya, Anda harus mempertimbangkan waktu yang tepat untuk pengajuannya.

 

Namun sayang, banyak orang yang belum tahu soal hal ini. Lalu kapan waktu yang tepat tersebut? 

 

Nah, sebaiknya ajukan kredit pada minggu ketiga dan keempat dalam satu bulan.  Alasannya karena lembaga perbankan pada periode ini biasanya sedang mengejar target penyaluran kredit kepada nasabah.

 

Cari pengembang yang menawarkan diskon atau harga terjangkau

Sebelum mengajukan kredit rumah tanpa DP melalui KPR, sebaiknya lakukan survei untuk mencari pengembang yang menawarkan diskon dan harga rumah terjangkau.  

 

Pilih rumah dijual yang harganya paling sesuai dengan kondisi bujet Anda. Semakin terjangkau harga rumah, maka akan semakin ringan pula beban cicilan. 

 

Nah, untuk melakukan survei Anda bisa menggunakan laman jual beli rumah seperti Rumah 123, dimana tersedia banyak sekali hunian terjangkau, misalnya Citra Swarna Grande, Kartika Residence Karawang dan masih banyak lagi. 

 

Semoga informasi ini bermanfaat ya!

Tambahkan Komentar