Ketahui Cara Dapatkan Apartemen Impian dengan Pengajuan KPA

apartemen impian


Pilihan hunian tidak terbatas hanya pada rumah tapak saja. Apartemen juga menjadi primadona di kota-kota besar karena menawarkan banyak kelebihan.


Karena hal tersebut, apartemen menjelma menjadi hunian ekslusif bagi kalangan tertentu dan kehadirannya di tengah kota maupun di pinggir kota bukan lagi sebatas solusi dari kurangnya lahan kosong.


Karena tingginya permintaan membuat harga apartemen semakin meroket dan membuat gelisah banyak orang yang menginginkan hunian terjangkau.


Lalu, bagaimana para calon pembeli menghadapinya? 


Apakah bisa mendapatkan unit apartemen murah dengan gaji pas-pasan?


Jangan khawatir…


Kabar gembira bagi Anda penggemar hunian vertikal. Saat ini ada banyak cara mendapatkan unit apartemen, salah satunya dengan pengajuan KPA.


Sekarang ini banyak bank berlomba menawarkan KPA dengan biaya cicilan yang ringan dan DP yang terjangkau.


Sebelum bahas lebih lanjut tentang pengajuan KPA dan syarat-syarat pengajuannya, Panduan Rumah123 juga akan membahas beberapa jenis apartemen yang tepat untuk Anda dan keluarga agar tidak salah pilih.


Yuk
, simak selengkapnya! 


Jenis Apartemen di Indonesia


jenis apartemen


Apartemen di Indonesia tentu saja memiliki jenis dan tipe yang berbeda. Hal ini berpengaruh pada harga dan fasilitas yang ditawarkan.


Jenis Apartemen dari Segi Pembiayaan


Dilihat dari segi pembiayaan, jenis apartemen ini memiliki perbedaan pada status kepemilikan ketika Anda membeli.


Selain itu, harga yang ditawarkan tentu saja berbeda, berikut jenis pilihannya:

 

  • Apartemen Subsidi

 

Apartemen subsidi atau rusunami adalah apartemen yang dibangun oleh pemerintah. Apartemen subsidi hanya bisa didapatkan bagi orang-orang yang memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi.

 

  • Apartemen komersial

 

Kebalikan dari apartemen subsidi, apartemen komersial dibangun oleh pengembang dengan harga yang sudah ditetapkan oleh pengembang itu sendiri. Apartemen ini memiliki fasilitas yang lebih lengkap dan biasanya berada di kawasan superblok. Untuk harganya tentu saja lebih mahal dan menyasar masyarakat menengah ke atas.


Jenis Apartemen Berdasarkan Tipe Unit


tipe unit apartemen


Pemilihan tipe unit yang tepat dan sesuai kebutuhan dapat menghemat bujet Anda.


Jangan mudah tergiur dengan pilihan unit yang memiliki fasilitas yang lebih mewah dan lengkap. Karena nantinya akan beresiko pada masa cicilan yang panjang dan besar.

 

  • Tipe Studio

 

Apartemen tipe studio memiliki ruangan yang minimalis tanpa sekat, sehingga menghasilkan ruang tunggal yang besar.


Ruangan tersebut terdiri dari area tidur, kamar mandi dengan bilik transparan, area pantry dan ruang makan kecil.


Untuk luas apartemen studio berkisar 18 – 20 meter atau 20 – 30 meter.

 

  • Tipe Alcove

 

Tipe apartemen ini hampir mirip dengan apartemen studio, bedanya area tidur sedikit terpisah dengan ruangan lain.


Hal ini dikarenakan apartemen tipe alcove memiliki denah ruang berbentuk huruf L dan memiliki sekat untuk memisahkan area lainnya.

 

  • Tipe Convertible

 

Apartemen dengan tipe ini hampir mirip dengan 1 BR atau apartemen junior.


Tipe convertible memiliki privasi dan sekat yang memisahkan satu ruangan dengan ruangan lain.

 

  • Apartemen 2 BR 

 

Apartemen dengan tipe dua kamar adalah tipe apartemen yang paling sering dicari untuk orang yang memiliki 2 -3 anak.


Untuk luasnya bisa mencapai 50 meter persegi dan memiliki sekat yang jelas untuk memisahkan berbagai ruangan.


Bukan hanya tersedia di apartemen komersial, apartemen subsidi pun memiliki tipe unit ini, hanya saja masih dibatasi.

 

  • Tipe Duplex dan Triplex

 

Tipe apartemen ini memiliki tingkatan yang berbeda sesuai dengan namanya.


Memiliki luas dan fasilitas yang lengkap, tentu saja harga tipe ini lebih mahal


Selain tipe unit di atas, ada banyak tipe apartemen lain yang bisa dipilih seperti tipe loft, classic six, garden, junior atau 1 BR.


Kisaran Harga Apartemen 2020


harga apartemen 2020


Untuk ragam harga apartemen di Indonesia, biasanya berada di nominal Rp100 juta – Rp5 miliar.


Kisaran harga ini bisa berubah dan terus naik, dilihat dari lokasi, infrastruktur, fasilitas sosial dan fasilitas umum yang disediakan.


Meskipun dilanda pandemi, permintaan apartemen di Indonesia masih cukup tinggi yakni sekitar 50% dibanding Bulan Maret 2020.


Tapi perlu Anda tahu, jika dalam pembelian unit apartemen harus diperhatikan juga biaya PPN dan BPHTB saat ini.


Meskipun ada penambahan biaya dalam pembelian unit, Anda tidak perlu risau karena Anda bisa melakukan pengajuan KPA ke bank.


Lalu bagaimana cara pengajuannya? Untuk lebih jelas, simak penjabarannya di bawah ini.


Pengajuan Kredit Pemilikan Apartemen


pengajuan kredit apartemen


Apa itu KPA?


Kredit Pemilikan Apartemen adalah layanan pembiayaan dari bank atau lembaga pembiayaan yang ingin membeli apartemen.


Biasanya KPA dapat memberikan bantuan pembiayaan mulai dari 70% sampai 80% untuk harga apartemen yang ingin dibeli.


Untuk waktu peminjaman pun kurang lebih 5 sampai 20 tahun pelunasan.


Memilih skema KPA memang sangat cocok bagi Anda yang menginginkan apartemen nyaman, aman dan strategis.


Selain itu Anda juga mendapatkan berbagai keuntungan yakni, suku bunga rendah, angsuran ringan dan bebas penalti.


Bagi Anda yang menginginkan apartemen untuk investasi, skema pembiayaan dengan KPA bisa dijadikan investasi jangka panjang.


Syarat Pengajuan KPA


Seperti yang telah disebut sebelumnya, dalam mengajukan KPA, nantinya Anda akan diminta untuk melengkapi segala persyaratan dan dokumen yang dibutuhkan oleh pihak bank.


Maka dari itu, persiapkan terlebih dahulu dokumen tersebut, agar pengajuan KPA Anda bisa diterima. Beberapa syarat umum yang biasanya diminta oleh bank adalah:


Syarat Bagi Pegawai atau Karyawan

1. Fotokopi KTP suami/istri

2. Fotokopi kartu keluarga dan Surat Nikah

3. Fotokopi NPWP

4. Pas foto Suami/Istri ukuran 3×4 cm

5. Fotokopi SK terakhir/surat keterangan kerja asli

6. Fotokopi buku tabungan 3 bulan terakhir

7. Slip gaji asli dengan stempel perusahaan;

8. Surat keterangan penghasilan (jika diperlukan)

9. Surat keterangan belum punya rumah dari lurah setempat (khusus pengajuan apartemen bersubsidi).


Syarat Bagi Profesional atau Wiraswasta

1. Fotokopi KTP suami/istri (jika sudah menikah)

2. Fotokopi NPWP

4. Fotokopi kartu keluarga (C1) dan surat nikah (jika sudah menikah)

5. Fotokopi izin praktik

6. Fotokopi SIUP

7. Laporan Keuangan

8. Fotokopi buku tabungan selama 3 bulan terakhir

9. Slip gaji asli dengan stempel perusahaan

10. Surat keterangan belum punya rumah dari lurah setempat (khusus pengajuan apartemen bersubsidi).


Persyaratan Tambahan


Selain kedua persyaratan di atas, ada persyaratan lain yang harus Anda perhatikan sebelum mengajukan KPA ke bank, diantaranya:

1. Tidak di-blacklist atau termasuk dalam daftar hitam Bank Indonesia;

2. Memiliki riwayat kredit yang baik;

3. Lebih baik jika mengajukan KPA ke bank tempat Anda biasa menabung. Sebab, kesempatan pengajuan Anda disetujui jadi lebih besar;

4. Bersifat kooperatif terhadap bank tersebut; serta

5. Sayangnya, bank cenderung lebih menyukai nasabah berusia muda, sebab memiliki potensi bahwa penghasilannya akan meningkat dari tahun ke tahun. Meski begitu, tidak ada salahnya kok untuk mengajukan KPA berapapun usia Anda. Lagipula, tidak ada peraturan yang mengatur masalah pembatasan usia tersebut.


Itu tadi beberapa informasi terkait tipe, harga apartemen, hingga cara pengajuan KPR terbaru yang penting untuk Anda ketahui.


Cara Pengajuan KPA


cara pengajuan KPA


Untuk melakukan pengajuan KPA agar langsung lolos dalam proses seleksi yang dilakukan oleh bank, sebaiknya lakukan riset dan tentukan pilihan apartemen sebelum pergi ke bank untuk mengisi formulir pengajuan KPA.

1. Pilih apartemen yang sesuai dengan bujet, lokasi, dan fasilitas yang ditawarkan

2. Cek lokasi apartemen dan unitnya

3. Cek juga developer dan bank yang bekerjasama

4. Konsultasikan kredit yang didapat dan besaran cicilan

5. Pembayaran DP biasanya 15% dari harga apartemen

6. Pengajuan KPA ke bank dengan membawa syarat dan dokumen

7. Persyaratan dan dokumen wajib fotocopy rangkap 2

8. Isi formulir KPA secara offline atau online

9. Tunggu telpon dari pihak bank untuk wawancara mengenai kebenaran data pengajuan KPA

10. Pihak bank akan mengkonfirmasi jika Anda lolos dan menerima layanan KPA sesuai kesepakatan


Untuk pengajuan KPA agar tidak ditolak oleh bank, Anda harus memiliki riwayat keuangan yang bersih.


Seperti tidak tersendat atau menunggak biaya cicilan serta kurang lengkapnya syarat-syarat pengajuan KPA.


Bagaimana? Sudah lebih paham kan mengenai pengajuan KPA.


Selamat mencoba!


Author:
Dyah Siwi Tridya

Tambahkan Komentar