4 Cara Mudah agar Pengajuan KPR Cepat Disetujui

pengajuan kpr


Kredit Pemilikan Rumah atau KPR makin diburu oleh banyak orang untuk mendapatkan bantuan dana membeli rumah yang diinginkan.


Tanpa pinjaman dari KPR, kamu akan terasa sulit untuk membeli rumah meskipun sudah bertahun-tahun menabung.


Tapi tahukah kamu, banyak orang yang sudah memenuhi syarat KPR tapi masih ditolak oleh bank.


Kira-kira apa penyebabnya ya?


6 Kesalahan Umum Penyebab Pengajuan KPR Ditolak


penyebab kpr ditolak foto: medium

 

  • Status kerja tidak jelas

 

Dalam pengajuan KPR rumah baru atau bekas, pihak bank akan melakukan pengecekan data-data debitur, salah satunya riwayat pekerjaan.


Jika kamu memiliki riwayat kerja yang bagus saat pengajuan KPR, kamu berpeluang besar untuk diterima.


Tapi jika dalam proses pengecekan data, kamu sedang dalam keadaan menganggur atau hanya kerja serabutan, pihak bank otomatik akan mencoret nama kamu dalam daftar pengaju KPR.

 

  • Gaji tidak stabil

pengajuan kpr foto: kompas


Usahakan kamu memiliki gaji yang stabil atau akan mendapatkan kenaikan gaji.


Karena di dalam peminjaman KPR, tertera masa tenor yang panjang.


Hal ini untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kredit macet di tengah masa cicilan rumah.

 

  • Menyepelekan syarat dokumen

 

Kelengkapan dokumen adalah syarat KPR yang utama agar kamu lolos dalam pengajuan kredit.


Jangan pernah menyepelakan hal kecil dalam syarat-syarat yang sudah ditetapkan. Seperti masa berlaku KTP, bukti buku tabungan dan bukti lainnya.

 

  • Tidak ada rekam jejak penggunaan kartu kredit

 

Siapa bilang tidak memiliki kartu kredit bisa membuat pengajuan KPR bisa diterima?


Nyatanya pihak bank lebih menyukai debitur yang memiliki riwayat transaksi melalui kartu kredit.


Hal ini membuktikan bahwa kamu mampu membayar dengan tepat waktu dan menyelesaikan tanggung jawab dengan baik.

 

  • Perhatikan Usia

 

Dalam syarat pengajuan, tertulis usia minimal pengajuan KPR adalah umur 21 tahun dan maksimal 55 tahun.


Ada juga di atas usia 55 tahun, tergantung kebijakan bank masing-masing.


Tapi untuk antisipasi jangan mengajukan KPR saat umur melebihi 40 atau 45 tahun dan memilih masa tenor 20 tahun.


Karena pihak bank akan berpikir dua kali untuk meloloskan pengajuan KPR.

 

  • Developer tidak bekerjasama dengan bank

 

Saat memilih rumah sebaiknya main aman saja.


Pilihlah developer yang bekerjasama dengan pihak bank, karena pihak bank sudah mengetahui latar belakang developer tersebut.


Jangan asal pilih, karena bisa saja developer tersebut memiliki riwayat yang buruk dan masuk blacklist pihak bank.


Bagaimana? Sudah tahu kan kesalahan umum yang sering tidak disadari?


Jadi, sebelum mengajukan KPR perhatikan kembali syarat-syaratnya secara teliti ya!


Tips Jitu Lolos Pengajuan KPR oleh Bank


Nah,
kini saatnya kamu mengetahui tips agar bisa lolos KPR. Berikut panduan KPR agar kamu bisa membeli rumah dengan sukses.


Pilih rumah yang akan dibeli


Sebelum pengajuan ada baiknya untuk mencari dan memilih rumah yang kamu inginkan.


Cek semua informasi mengenai rumah, mulai dari developer, lamanya penyelesaian, harga rumah, skema cicilan dan besaran DP.


Atau kamu bisa gunakan simulasi KPR di website Rumah123.


Jika sudah mendapatkan pilihan rumah yang sesuai, langkah selanjutnya adalah melakukan pembayaran uang muka ke pihak developer.


Uang muka akan dikembalikan jika pengajuan KPR ditolak oleh pihak bank.


Lengkapi syarat dan dokumen pengajuan KPR


syarat pengajuan kpr foto: Pexels


Ada pun syarat KPR secara umum yang perlu kamu persiapkan, yakni:

1. WNI berusia 21 tahun atau sudah menikah

2. Usia tidak melebihi 50 tahun saat mengajukan permohonan

3. Menjadi karyawan tetap dengan pengalam kerja minimal 2 tahun

4. Untuk wiraswasta, usaha minimal 3 tahun

5. Memiliki tabungan dari bank yang bersangkutan

6. Melampirkan e-KTP, akta nikah atau cerai, Kartu Keluarga (KK)

7. Melengkapi surat keterangan dari tempat kerja, slip gaji, NPWP, bukti bebas hutang, buku rekening tabungan, dan bukti penggunaan kartu kredit


Lalu berikut dokumen yang perlu kamu perhatikan:


1. Fotocopy e-KTP/Paspor/KK/Akte kelahiran

2. Fotocopy NPWP

3. Fotocopy akte nikah atau cerai

4. Slip gaji satu bulan terakhir

5. Fotocopy rekening koran

6. SPT tahunan

7. Fotocopy surat pernyataan karyawan tetap dari perusahaan

8. Fotocopy kartu kredit

9. Fotocopy bukti penggunaan kartu kredit

10. Mengisi form FLPP dan aplikasi KPR


Waktu yang tepat untuk pengajuan

pengajuan kpr foto: Jdate


Jangan asal untuk mengajukan KPR. Karena ada waktu-waktu tertentu untuk mengajukan pinjaman KPR agar cepat disetujui.


Hindari mengajukan pinjaman saat akhir tahun.


Dari beberapa sumber, bank lebih gencar mengejar target dimulai pada minggu ketiga dan keempat.


Jadi, jangan sampai dilewatkan, ya!


BI
checking atau slick checking wajib bersih


BI Checking foto: Pexels


Jika masih memiliki tanggungan cicilan lain, sebaiknya lunasi sebelum pengajuan.


Pihak bank lebih menyukai cara kamu melunasi semua cicilan tepat waktu, daripada memiliki banyak cicilan tapi pembayarannya tersendat-sendat.


Jika ditemukan ada kredit macet atau menunggak, pihak bank akan langsung menolak pengajuan KPR.


Nah!
Itu dia cara-cara lolos proses KPR dari pihak bank yang sudah Rumah123 rangkum.


Tapi jika ingin lebih pasti, kamu juga perlu berkonsultasi langsung ke pihak bank bersangkutan.


Semoga bermanfaat!


Author:
Dyah Siwi Tridya

Tambahkan Komentar