OK
logo rumah123
logo rumah123
Pasang Iklan
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Syarat KPR Rumah Komersial dan Subsidi Terbaru, Wajib Tahu!

Terakhir diperbarui 06 Mei 2024 · 4 min read · by Insan Fazrul

Syarat KPR

Apakah syarat KPR rumah biasa atau komersial dan subsidi berbeda? Jika iya, di mana letak perbedaannya?

Pertanyaan di atas kerap kali dilontarkan oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang berencana membeli hunian dengan cara kredit.

Persyaratan KPR rumah tidak hanya melingkupi berkas atau dokumen saja, tetapi ada pula ketentuan lain seperti batas usia pengaju.

Hal ini penting untuk diketahui oleh masyarakat, agar proses pengajuan KPR berjalan lancar dan diterima oleh pihak bank.

Karena itu, baik komersial maupun subsidi, berikut beberapa syarat yang harus dipenuhi saat mengajukan KPR ke bank.

Begini Syarat KPR Rumah Terbaru

1. Syarat KPR Rumah Komersial

Syarat KPR Rumah Subsidi

KPR rumah komersial adalah jenis kredit yang pembiayaannya tidak mendapatkan bantuan subsidi dari pemerintah.

Meski begitu, syarat kpr rumah komersial sebenarnya tidaklah sulit, bahkan dianggap lebih gampang daripada subsidi.

Perlu dicatat, syarat KPR yang diberikan masing-masing bank mungkin berbeda-beda.

Namun, ada sejumlah persyaratan yang umum diminta oleh perbankan, seperti:

Syarat KPR untuk Pegawai:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimum 21 tahun atau sudah menikah, serta maksimum 55/65 tahun saat cicilan lunas.
  • Telah bekerja lebih dari 2 tahun 
  • Menyertakan fotokopi KTP
  •  Menyertakan Kartu Keluarga (KK)
  • Menyertakan Buku nikah
  • Menyertakan fotokopi rekening koran
  • Menyertakan slip gaji bagi karyawan atau laporan keuangan bagi pengusaha
  • Menyertakan pas foto
  • Membawa dokumen berupa sertifikat rumah yang akan digunakan sebagai jaminan
  • Menyertakan Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Simulasi KPR Bank OCBC

Hitung pembiayaan KPR Bank OCBC dengan bunga terbaik di Rumah123

Rp
%
Rp
Angsuran/bulan mulai dari
Tahun ke-1
Bunga 4.75%
Rp. 1.368.282
Tahun ke-2 dan Seterusnya
Estimasi Bunga 12%
Rp. 2.490.518

Syarat KPR untuk Pengusaha atau Wiraswasta

  • Usia minimum 21 tahun atau sudah menikah, serta maksimum 55/65 tahun saat cicilan lunas.
  • Usaha yang dirintis sudah berjalan lebih dari 3 tahun
  • Menyertakan fotokopi  Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Menyertakan fotokopi SIUP, TDP, atau NIB
  • Menyertakan akta pendirian usaha
  • Menyertakan buku nikah
  • Menyertakan fotokopi KTP
  • Menyertakan kartu Keluarga (KK)
  • Membawa laporan keuangan terakhir dari perusahaan atau bisnis yang sedang dikelola
  • Menyertakan pas foto
  • Menyertakan fotokopi rekening koran.

2. Syarat KPR Rumah Subsidi

Berbeda dengan rumah komersial, KPR rumah subsidi adalah jenis kredit yang pembiayaannya dibantu oleh pemerintah.

Karena itu, harga rumah subsidi umumnya lebih murah ketimbang rumah komersial.

Membeli rumah subsidi bisa jadi opsi apabila Anda mempunyai penghasilan yang tidak terlalu besar.

Pasalnya, cicilan untuk membeli rumah subsidi umumnya sangat ringan dan terjangkau oleh masyarakat luas.

Simulasi Kemampuan KPR

Cari tahu kemampuan cicilan KPR berdasarkan penghasilan.

Rp /bulan
Tahun
Hasil Simulasi
Harga Properti Maksimal Rp. 7.737.079.883
Angsuran maksimal yang disarankan Rp. 30.000.000
Uang muka yang harus disiapkan Rp. 1.547.415.977
*Hasil berdasarkan suku bunga terendah di Rumah123, dan asumsi kamu tidak memiliki cicilan bulanan lain yang berjalan saat ini.

Adapun ketentuan dan syarat KPR rumah subsidi adalah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah, serta usia maksimal KPR subsidi 65 tahun saat kredit rumah subsidi lunas
  • Pemohon dan pasangan (bila sudah menikah) belum pernah mempunyai rumah serta menerima bantuan dari pemerintah untuk pemilikan rumah
  • Gaji pokok KPR subsidi tidak lebih dari Rp 8 juta
  • Pemohon minimal sudah bekerja minimal 1 tahun
  • Mempunyai NPWP atau SPT PPh 21
  • Menyertakan fotokopi KTP
  • Menyertakan fotokopi KK
  • Menyertakan fotokopi buku nikah/cerai
  • Menyertakan rekening koran 3 bulan terakhir
  • Menyertakan fotokopi NPWP/SPT PPh 21
  • Mempunyai surat pernyataan tidak mempunyai rumah dari instansi tempat bekerja atau dari lurah KTP diterbitkan.

Ada pula sejumlah dokumen tambahan untuk Anda yang berstatus pegawai, yakni:

  • Slip gaji terakhir atau surat keterangan penghasilan
  • Fotokopi surat keterangan pengangkatan pegawai tetap atau surat keterangan kerja

Sedangkan dokumen tambahan untuk Anda yang berstatus wiraswasta adalah: 

  • Surat izin usaha (SIUP atau TDP)
  • Fotokopi izin praktik

Syarat KPR Rumah Second

Syarat KPR Rumah Second

Selain rumah subsidi, Anda juga bisa mengajukan KPR rumah second

Pada dasarnya, syarat kredit rumah second tidak jauh berbeda dengan jenis KPR lain.

Pengajuannya juga tidak sesulit yang dibayangkan, tetapi ada beberapa langkah berbeda untuk membeli rumah bekas melalui KPR, seperti:

1. Kunjungi Bank

Setelah menemukan hunian incaran, Anda tinggal mendatangi bank penyedia KPR dengan beberapa sejumlah dokumen yang telah disebutkan di atas.

Dalam prosesnya, Anda juga perlu melampirkan bukti pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta surat kesepakatan jual beli antara pembeli dan penjual.

2. Appraisal 

Tahap ini dilakukan oleh pihak bank dengan mensurvei dan menaksir nilai properti yang akan dibeli.

Perlu diingat , proses ini sangat penting karena sangat berpengaruh pada plafon kredit yang akan dicairkan oleh bank.

Simulasi Take Over KPR

Isi detail KPR awalmu, dapatkan rekomendasi program KPR yang lebih hemat

KPR Kamu Saat Ini

Rp
Tahun
Bulan
%
Tahun
Sudah masuk masa floating, estimasi bunga 12%

Take Over KPR

Tahun
1 tahun 30 tahun

Plafon Awal KPR

Total pinjaman yang disepakati saat akad KPR. Kamu bisa cek di aplikasi bank atau hubungi langsung bank KPR kamu saat ini.

Biaya Lain KPR Take Over

Terdapat beberapa biaya yang dikenakan saat mengajukan KPR Take Over bank lama ke baru. Beberapa biaya yang dikenakan bisa berbeda-beda dan tergantung dari kebijakan bank masing-masing. Biaya tersebut antara lain:

Biaya Penalti

Biaya penalti merupakan sanksi denda yang dikenakan jika melunasi KPR lebih cepat dari tenor yang seharusnya. Biaya penalti bisa diketahui dari perjanjian awal pada saat akad dilakukan.

Biaya Appraisal

Biaya apprasial yang dikenakan saat mengajukan KPR Take Over untuk menaksirkan harga properti.

Biaya Administrasi/Proses

Biaya administrasi/proses yang dikenakan bank saat memindahkan KPR bank lama ke baru

Biaya Provisi

Biaya yang harus dibayarkan di awal dan dipotong otomatis di awal saat mengajukan KPR Take Over

Biaya Notaris

Biaya untuk notaris memproses pengalihan pinjaman KPR dari bank lama ke bank baru

Biaya Cek dan Validasi Sertifikat

Biaya pengecekan dan validasi sertifikat properti

3. Penerbitan SPK

Sebelum akad, bank akan memberikan Surat Perjanjian Kredit (SPK) yang berisi rincian mengenai biaya kredit, bunga, pinalti, penunjukan notaris, dan sebagainya.

Karena itu, penting bagi Anda untuk membaca dengan saksama rincian yang tertera di SPK tersebut.

4. Penandatanganan akad

Setelah urusan SPK selesai, Anda akan diminta melunasi biaya-biaya lain selama proses pengajuan KPR, misalnya administrasi, asuransi, pajak dan biaya notaris.

Kemudian, di hadapan notaris, Anda, pihak bank dan penjual akan melakukan proses tanda tangan.

Selanjutnya, notaris akan membacakan hak dan kewajiban masing-masing pihak. 

Setelah itu, barulah Anda menerima kunci atas rumah tersebut.

Demikianlah syarat KPR rumah komersial, subsidi, dan rumah bekas yang perlu diketahui.

Punya pertanyaan lain seputar KPR? Yuk, langsung diskusikan di Teras123!

Semoga bermanfaat.

{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2020\/09\/02173422\/floating-tebus-rumah.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/properti-penawaran-khusus\/?utm_source=panduan123&utm_medium=floatingbanner&utm_campaign=penawarankhusus","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}