Penjelasan Ukuran Tanah Kavling dan Keunggulannya untuk Investasi Properti

Ukuran Tanah Kavling

 

Kavling merupakan salah satu jenis properti yang banyak diminati karena bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan, salah satunya membangun sebuah bangunan dan infrastruktur. 

 

Pembangunan hunian maupun properti lainnya yang kian marak terjadi pun membutuhkan lahan sehingga tak jarang developer melirik kavling sebagai lokasi untuk projeknya.

 

Tanah kavling sendiri memiliki ukuran dan harga yang beragam.

 

Lalu, berapa sih ukuran tanah kavling itu? Apa saja keunggulan tanah kavling untuk dijadikan investasi? 

 

Simak informasi berikut ini untuk referensi menarik bagi Anda.

 

Berapa Ukuran Tanah Kavling?

Kita mungkin selalu bertanya, tanah 1 kavling itu berapa meter persegi? Berapa harga tanah 1 kavling? Apa itu tanah kavling? Dan sebagainya.

 

Tanah Kavling adalah tanah yang sudah dipetak-petakan dengan ukuran tertentu yang dapat didirikan bangunan.

 

Tanah kavling sendiri memiliki ukuran yang berbeda-beda. Tanah 1 kavling, bisa jadi memiliki luas tanah 45 m², 60 m², 100 m², 200 m² dan sebagainya. 

 

Tentunya harga tanah kavling pun berbeda-beda tergantung dengan luas, lokasi hingga pasaran harga jual tanah.

 

Ada pula yang sering menanyakan tanah 1 hektar mendapatkan berapa kavling?

 

Hal tersebut lagi-lagi tergantung keputusan pemilik tanah. Bisa jadi dalam 1 hektare terbagi menjadi 10 hingga 20 kavling dengan berbagai ukuran.

 

Lalu, apakah tanah kavling memiliki jenis? Apa sih keunggulan dari tanah kavling? 

 

Jenis Kavling Berdasarkan Bentuknya

Jenis Tanah Kavling

 

Tanah kavling memiliki beberapa jenis berdasarkan posisi juga bentukannya. 

 

Mengenal jenis tanah kavling dapat mempermudah Anda membuat denah bangunan. 

 

Standard Lot

Standard lot merupakan jenis tanah kavling paling umum. Bentuk tanah kavling ini berupa bentuk persegi atau persegi panjang.

 

Kedua bagian depan dan belakangnya biasanya memiliki ukuran sama panjang. 

 

Tanah kavling standard lot dapat didirikan rumah berukuran 350 – 400 m².

 

Corner

Jika mencari ukuran tanah kavling yang luas, jenis corner lot dapat dijadikan pilihan. 

 

Biasanya jenis tanah kavling corner berada di dua jalan yang bersimpangan. 

 

Oleh sebab itu, jenis corner berukuran cukup besar dan bisa menampung rumah berukuran dengan luas 500 m².

 

Rear Loaded

Rear loaded memiliki bentuk yang panjang. Jenis tanah kavling ini cocok untuk rumah dengan luas 240 m² atau tipe rumah 45.

 

Rear loaded dapat menjadi pilihan tanah kavling bagi Anda yang ingin mendirikan properti dengan bentuk memanjang.

 

Flute

Flute memiliki bentuk tanah kavling memanjang yang hampir sama dengan rear-loaded. 

 

Namun, tipe flute tidak selebar rear loaded. Meskipun cukup sempit, luas kaling ini cocok untuk membangun rumah seukuran 180 m².

 

Bagi Anda yang ingin mendirikan properti di jenis kavling flute, bisa menyiasatinya dengan membangun rumah dua lantai untuk memaksimalkan area rumah.

 

Squat

Selanjutnya terdapat jenis tanah kavling squat yang memiliki lebar dan panjang cukup ideal. Jenis squat bisa menampung rumah berukuran 295 m².

 

Irregular

Jenis tanah irregular adalah jenis tanah kavling yang tidak beraturan, dalam artian tanah kavling ini tidak terpaku pada bentuk geometris yang pada umumnya ditemui.

 

Tanah kavling jenis irregular pun biasanya memiliki harga yang lebih murah karena bentuknya yang seperti kepingan puzzle.

 

Keunggulan Tanah Kavling dan Tips yang Perlu Diperhatikan

Keunggulan Tanah Kavling

 

Jika Anda berniat membeli tanah kavling sebagai investasi properti, mungkin itu adalah pilihan yang tepat. 

 

Sebab, tanah kavling memiliki beberapa keunggulan yang layak dijadikan investasi berjangka.

 

Kelebihan tanah kavling, adalah:

- Tidak memerlukan perawatan yang rumit dan rutin karena hanya berupa sebidang tanah kosong 

- Memiliki prospek kenaikan harga yang menjanjikan di masa depan

- Risiko kehilangan properti kecil

- Memiliki capital gain yang tinggi dan signifikan setiap tahunnya

 

Selain itu, jika Anda tertarik membeli tanah kavling berikut ini adalah sejumlah tips yang dapat menjadi referensi.

 

Lakukan Pengecekan Sertifikat 

Hal pertama yang perlu diperhatikan saat hendak membeli tanah kavling adalah perlunya melakukan pengecekan sertifikat tanah.

 

Apakah tanah tersebut sudah sah dan legal di mata hukum? Apakah memiliki surat-surat dan dokumen atas nama yang bersangkutan? 

 

Dan yang terpenting, pastikan tanah tersebut bukanlah sitaan bank atau tanah sengketa lainnya.

 

Anda perlu memperhatikan apakah tanah tersebut masih berupa Hak Guna Bangunan (HGB) atau sudah Sertifikat Hak Milik (SHM).

 

Jika tanah yang hendak dibeli masih berupa HGB, Anda perlu menjadikannya SHM dengan biaya yang perlu dibayarkan.

 

Baca juga:

Langkah Ubah HGB ke SHM ke Kantor BPN 

 

Batas Tanah Kavling

Tips yang selanjutnya, pastikan sebelum membeli tanah kavling Anda mengetahui batas-batas tanah kavling.

 

Anda bisa memeriksa batas tanah kavling dengan mendatanginya langsung ke lapangan. 

 

Biasanya, tanah kavling sudah memiliki patokan tersendiri yang dijamin pada dokumen SHM.

 

Periksa Asal Usul Tanah

Tak ada salahnya memeriksa asal usul tanah kavling yang hendak dibeli. 

 

Anda bisa menanyakan hal tersebut kepada pemilik tanah kavling atau warga sekitar. 

 

Apakah tanah tersebut bekas rumah ibadah, pembuangan sampah atau sebuah kebun. 

 

Jika belum memiliki jawaban yang lebih jelas, Anda bisa menanyakannya ke kantor kelurahan setempat.

 

Periksa Lingkungan Sekitar

Memeriksa lingkungan sekitar adalah hal yang tak boleh luput dari perhatian Anda. 

 

Anda bisa memeriksa apakah lokasi tanah yang akan dibeli rawan bencana alam seperti longsor dan banjir atau tidak.

 

Pastikan juga perkembangan lingkungan, apakah memiliki lokasi yang terpencil? Apakah di dekat lokasi tanah kavling terdapat tanda-tanda akan ada perkembangan properti atau tidak? 

 

Cukup menarik, bukan?

 

Jika Anda sudah cukup berminat untuk membeli tanah kavling, mungkin ada pertanyaan yang terbesit di benak Anda, sebenarnya ukuran tanah kavling yang paling laris ukuran berapa, sih?

 

Ukuran tanah kavling yang hingga saat ini banyak dicari memiliki ukuran tipe 7x16 meter dan 8x16 meter. 

 

Namun, ada beberapa ukuran lain dari tanah kavling yang pastinya banyak diminati untuk membangun beragam properti meliputi perumahan, ruko hingga area perkantoran.

 

Nah, itulah sejumlah informasi ukuran tanah kavling hingga tips membeli tanah kavling. Semoga ulasan di atas bermanfaat ya!

 

 

 

Author:
Rachmi Arin Timomor

Tambahkan Komentar