Penting! Ini Tips Membeli Tanah Kavling dengan Aman dan Murah

Tips Membeli Tanah Kavling

Foto: Unsplash

 

Tanah telah lama dikenal sebagai salah satu alat investasi yang menjanjikan, mengingat harganya yang selalu naik setiap tahun.

 

Dari sekian banyak jenis properti tanah, yang sering dibeli untuk investasi adalah tanah kavling. Jadi, apa itu tanah kavling?

 

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, tanah kavling adalah tanah yang sudah dipetak-petak dengan ukuran tertentu dan dapat dijadikan bangunan atau tempat tinggal.

 

Selain dijadikan tempat tinggal, tanah kavling juga dapat digunakan indekos atau kontrakan, ruko, bahkan disewakan sebagai lahan pertanian atau lahan parkir.

 

Sama seperti jenis properti lainnya, ada beberapa tips membeli tanah kavling yang aman agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan. 

 

Namun sebelumnya, ketahui dulu cara menghitung ukuran tanah kavling di bawah ini.

 

Cara Menghitung Ukuran Tanah Kavling?

Menghitung Ukuran Tanah Kavling

Foto: Unsplash

 

Sebenarnya, tidak ada ukuran baku yang bisa dijadikan patokan untuk menghitung ukuran tanah kavling. Hal ini bergantung pada hitungan yang dibuat oleh pemilik lahan.

 

Namun supaya Anda semakin paham, ada sedikit gambaran tentang ukuran tanah kavling. Misalnya seorang penjual memiliki tanah di Bandung seluas 8.000 m², lalu membaginya menjadi 1 kavling, 2 kavling, 4 kavling, dan seterusnya. 

 

Jika dia hanya menjual 1 kavling tanahnya, maka hitungannya adalah: 

 

Luas tanah : 1 = ukuran tanah kavling

((8.000 m² : 1 = 8.000 m²))

 

Namun, jika dia menjual tanahnya sebanyak 2 kavling, maka hitungannya menjadi:

 

((8.000 m² : 2 = 4000 m²))

 

Kembali lagi, ukuran tanah kavling sangat bergantung pada keputusan pemiliknya. Bisa saja total tanah dibagi menjadi 5-10 kavling dengan ukuran yang berbeda.

 

Setelah mengetahui cara menghitung ukuran tanah kavling di atas, mari kita simak empat tips membeli tanah kavling di bawah ini.

 

4 Tips Membeli Tanah Kavling yang Harus Diketahui

1. Cari Informasi Tanah Kavling di Situs Properti Terpercaya

Informasi Tanah Kavling

 

Tips membeli tanah kavling yang pertama adalah mencari informasi tentang lahan yang ingin dibeli lewat situs properti terpercaya.

 

Kehadiran berbagai situs properti seperti Rumah123.com, yang menyediakan informasi properti terbaru dan terpercaya sangat membantu Anda untuk menemukan tanah di berbagai lokasi strategis.

 

Sehingga sebelum melakukan survei lapangan, Anda bisa mencari informasi mengenai tanah kavling terlebih dahulu. 

 

Kemudian Anda bisa membuat list tanah kavling yang diminati, mulai dari harga tanah, lokasi hingga besaran angsuran menggunakan KPT.

 

Jika ingin mendapatkan informasi lanjutan, Anda bisa menghubungi agen sales yang menjual tanah tersebut.

 

Caranya pun mudah tanpa harus memakan banyak waktu. Cukup ketik kata kunci yang diinginkan pada halaman utama Rumah123.com, pilih jenis properti, harga, lalu lokasinya.

 

2. Cek Keaslian Dokumen

Cek Dokumen Tanah Kavling

Foto: Unsplash

 

Jika Anda ingin memiliki tanah kavling, sudah jelas kalau Anda juga harus memiliki bukti kepemilikan yang kuat atas properti tersebut.

 

Salah satunya adalah Sertifikat Hak Milik atau SHM, yang menjadi bukti atas kepemilikan properti dengan status terkuat.

 

Dengan adanya SHM, tidak akan ada pihak lain yang bisa mengklaim properti Anda.

 

Jika tanah yang dijual belum memiliki SHM, Anda berhak menanyakan sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas tanah tersebut.

 

Selalu pastikan juga kalau penjual benar-benar memegang hak atas lahan yang diperjualbelikan.

 

Jangan lupa untuk mengecek kartu identitas milik penjual, lalu lihat apakah nama yang tertera dalam sertifikat tanah sesuai dengan kartu identitasnya. 

 

Supaya lebih aman, Anda juga bisa mengecek keabsahan sertifikat tanah ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat dengan membawa fotokopi sertifikat tersebut.

 

Hal ini akan membantu kita terhindar dari masalah sengketa tanah, tanah sitaan, maupun tanah kavling fiktif.

 

Setelah selesai mengecek kelengkapan seluruh dokumen, barulah Anda bisa mempertimbangkan untuk membeli tanah kavling itu.

 

3. Perhatikan Lokasi dan Kondisi Tanah Kavling

Kondisi Tanah Kavling

Foto: Unsplash

 

Tips membeli tanah kavling selanjutnya adalah mengecek akses jalan ke lokasi tanah kavling. Apakah mudah untuk dijangkau atau justru sebaliknya?

 

Sebisa mungkin, pilihlah tanah kavling dengan akses jalan yang setidaknya dapat dilintasi oleh dua mobil dari arah yang berlawanan.

 

Selanjutnya, Anda juga harus jeli untuk melihat perkembangan lingkungan di sekitar tanah kavling. Tentunya, lokasi yang strategis akan menambah harga jual tanah di kemudian harinya.

 

Hindari membeli tanah kavling yang dekat dengan jalur sutet atau jalur listrik tegangan tinggi, jalur pipa gas, jalur kereta api, tepi sungai dan wilayah rawan bencana.

 

4. Sesuaikan dengan Bujet

Bujet Membeli Tanah Kavling

Foto: Unsplash

 

Sebelum memutuskan untuk membeli, ada baiknya untuk menyesuaikan bujet atau kemampuan finansial Anda dengan tanah kavling yang ingin dibeli. 

 

Jika ingin membayarnya secara kredit, perkirakan juga seberapa lama estimasinya. Jangan sampai salah menghitung dan membuat kredit Anda macet di tengah jalan. 

 

Tentunya, tips ini akan membantu untuk menjaga kestabilan finansial Anda.

 

Itu dia informasi dan tips membeli tanah kavling yang wajib Anda ketahui. 

 

Semoga artikel ini membantu, ya!

 

 

 

Penulis:

Shandy Pradana

Tambahkan Komentar