6 Wilayah Prospektif untuk Bisnis Properti Jogja

Bisnis Properti Jogja

Foto: Unsplash

 

Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta—atau populer disebut Jogja—adalah salah satu provinsi di Indonesia yang dianugerahi oleh sejuta pesona.

 

Pesona tersebut membuat Jogja menjadi salah satu wilayah tujuan wisata favorit masyarakat Tanah Air.

 

Banyak pilihan tempat wisata di sana, mulai dari wisata candi, pantai, gua, alam, budaya dan masih banyak lagi.

 

Ditambah lagi, Jogja adalah “rumah” bagi sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia.

 

Sehingga, tidak mengherankan apabila minat masyarakat untuk datang ke Jogja untuk wisata maupun studi terbilang tinggi.

 

Ya betul, banyaknya pendatang ke wilayah provinsi satu ini tentu saja membuat peluang bisnis properti Jogja cerah.

 

Jika Anda membeli rumah dijual di Jogja sebagai aset investasi properti jangka panjang, maka siap-siap saja menerima return tinggi.

 

Dan kalau ingin memulai bisnis properti Jogja, jangan lupa untuk memperhatikan lokasi properti yang hendak dibeli.

 

Pasalnya, lokasi sangat menentukan nilai jual properti dan nilai tambah investasi yang bakal didapat nanti.

 

Untuk membantu Anda memulai bisnis properti Jogja, rumah123.com kali ingi akan mengulas beberapa wilayah prospektif.

 

Wilayah Prospektif untuk Bisnis Properti di Jogja

Secara geografis, Jogja terletak di bagian selatan Pulau Jawa dan berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah dan Samudera Hindia.

 

Jogja sendiri terbagi menjadi lima wilayah, yang terdiri dari satu kota dan empat kabupaten besar.

 

Wilayah kotanya adalah Yogyakarta, sedangkan empat kabupaten di sana antara lain Bantul, Gunung Kidul, Kulon Progo dan Sleman.

 

Nah wilayah prospektif untuk bisnis properti di Jogja tersebar di lima wilayah tersebut, beberapa di antaranya sebagai berikut.

 

Wates dan Temon, Kulon Progo

Wates adalah jantung Kabupaten Kulon Progo, sehingga pusat administratif kabupaten ada di sana.

 

Karena itu, rumah dijual di Wates bisa Anda pertimbangkan. Selain itu, Anda bisa mempertimbangkan properti di Temon.

 

Temon merupakan salah satu kelurahan di Kulon Progo, di sini terdapat bandara baru, yaitu Bandar Udara Internasional Yogyakarta.

 

Kehadiran sarana dan prasarana transportasi tersebut tentu saja membuat prospek bisnis properti Jogja, khususnya di Temon semakin prospektif.

 

Anda bisa menyulap rumah dijual di Temon yang sudah dibeli sebagai alternatif penginapan dekat bandara.

 

Depok, Sleman

Depok, Sleman

Foto: iStock

 

Wilayah prospektif berikutnya untuk mengembangkan bisnis properti Jogja adalah Depok, Sleman.

 

Kabupaten Sleman sendiri secara geografis berbatasan langsung dengan sejumlah kabupaten di Provinsi Jawa Tengah.

 

Lalu, apa alasan Depok dinilai prospektif? Seperti diketahui, di kecamatan ini eksis sejumlah PTN ternama.

 

Sebut saja Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta dan Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta.

 

Oleh sebab itu, jika Anda membeli rumah dijual di Depok, Sleman, maka bisa menyulapnya menjadi indekos dengan target pelajar. 

 

Kraton, Yogyakarta

Wilayah satu ini prospektif untuk bisnis properti Jogja lantaran merupakan pusat pemerintah DI Yogyakarta.

 

Di Kraton terdapat istana resmi Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat yang didirikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwana I pada tahun 1755.

 

Selain menjadi tempat pemerintahan provinsi, istana tersebut juga sering menjadi objek wisata.

 

Banyak wisatawan luar kota datang ke sana, sehingga Anda bisa menyulap properti yang Anda miliki menjadi homestay.

 

Karena letaknya di kota, tentu saja rumah dijual di Kraton, Yogyakarta juga akan menawarkan capital gain besar di kemudian hari.

 

Gondomanan, Yogyakarta

Selain Kraton, wilayah prospektif lainnya untuk bisnis properti Jogja adalah Gondomanan.

 

Kecamatan satu ini merupakan titik 0 kilometer Kota Yogyakarta, yang mana di dalamnya ada dua kelurahan, yaitu Ngupasan dan Prawirodirjan.

 

Ada banyak tempat penting di sini, sehingga rumah dijual di Gondomanan bisa menawarkan return tinggi.

 

Sebut saja Pasar Beringharjo, Istana Kepresidenan Yogyakarta, Masjid Gedhe Kauman, Museum Benteng Vredeburg, alun-alun kota dan lain sebagainya.

 

Jadi, apabila Anda ingin berinvestasi di wilayah kota, properti di Kraton dan Gondomanan bisa menjadi pilihan tepat.

 

Mlati, Sleman

Tidak hanya wilayah Depok yang menjadi wilayah favorit untuk indekos, karena juga ada Mlati.

 

Salah satu kecamatan di Kabupaten Sleman ini disukai oleh para pelajar Universitas Gadjah Mada.

 

Pasalnya, jarak tempuh dari Mlati ke perguruan tinggi ternama tersebut cukup singkat, bahkan hanya beberapa menit.

 

Ditambah lagi, fasilitas publik di Mlati sangat lengkap mulai dari pusat perbelanjaan, ATM centre, kafe dan restoran dan lain sebagainya.

 

Nah bagi Anda yang tertarik untuk membangun indekos di wilayah satu ini, bisa melirik rumah dijual di kawasan Pogung.

 

Tepus, Gunung Kidul

Tepus, Gunung Kidul

Foto: iStock

 

Ya betul, wilayah Gunung Kidul kedengarannya memang tidak “se-kota” Yogyakarta atau Sleman.

 

Namun, bukan berarti bisnis properti di wilayah satu ini tidak prospektif. Rumah dijual di Gunung Kidul tentu layak Anda pertimbangkan.

 

Khususnya rumah-rumah di Kecamatan Tepus, karena di wilayah ini terdapat “surga tersembunyi”.

 

Tepus dianugerahi oleh sejumlah pantai dengan panorama yang sangat indah yang kerap didatangi oleh wisatawan.

 

Jadi, jika Anda mempunyai properti di wilayah ini, maka bisa disulap menjadi homestay atau penginapan yang mendatangkan passive income.

 

 

Itu dia enam wilayah prospektif untuk bisnis properti Jogja. Selain itu, harga rumahnya pun tentu tidak semahal rumah dijual di Jabodetabek.

 

Jadi, cocok untuk memulai bisnis properti, karena modal yang dikeluarkan lebih minim. Selamat berburu properti!

 

 

 

 

Author: 

Miyanti

Tambahkan Komentar