Tips Over Kredit Rumah 50 Jutaan dan Pilihan Lokasinya

over-kredit-rumah-50-jutaan

 

Mencari rumah murah di masa pandemi bisa dibilang tak sesulit yang dibayangkan, karena ada banyak cara yang bisa kamu lakukan mulai dari beli rumah lelang,  pengajuan KPR hingga over kredit rumah.

 

Pembelian rumah melalui over kredit bisa jadi alternatif, karena kamu hanya melanjutkan masa cicilan dari pemilik sebelumnya, tanpa harus terlibat dengan rumitnya pengajuan KPR pertama kali.

 

Biasanya hunian over kredit KPR yang dipasarkan di situs properti online cukup bervariasi, mulai dari Rp20 juta hingga Rp100 juta lebih.

 

Untuk cara mendapatkannya bisa melalui bank dan notaris, dimana keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan.

 

Tapi, jika kamu ingin proses yang lebih aman, bisa melalui pengambilalihan kredit rumah di hadapan bank dengan mengikuti beberapa prosesnya.

 

Nah, sebelum membeli hunian, sebaiknya simak dulu ya  beberapa tips dan pilihan lokasi untuk beli over kredit rumah 50 jutaan di bawah ini! 

 

5 Tips Beli Rumah melalui Over Kredit

Temukan Harga Rumah yang Sesuai

temukan-harga-rumah-yang-sesuai

 

Ada banyak alasan mengapa orang lebih memilih rumah over kredit, salah satunya biaya DP yang ditawarkan cukup rendah dibandingkan harus membeli rumah baru.

 

Meskipun harganya yang dijual di bawah harga pasaran rumah, sebaiknya jangan langsung percaya ya!

 

Agar tak tertipu, kamu harus ekstra hati-hati dan lakukan pengecekan detail.

 

Misalnya alasan hunian tersebut dijual, media yang digunakan untuk promosi, kelengkapan legalitas dokumen dan lainnya.

 

Jika dirasa sudah yakin, barulah kamu bisa membuat daftar hunian berdasarkan lokasi, tipe rumah dan bujet yang kamu miliki.

 

Apabila kamu memilih rumah berdasarkan harga, perhatikan untuk menghitung besaran biaya dan lamanya tenor.

 

Perhatikan Kondisi Fisik Rumah

perhatikan-kondisi-fisik-rumah

Foto: forbes

 

Setelah menemukan harga yang tepat, misalnya kamu tertarik dengan info over kredit rumah 50 jutaan di Bogor, maka langsung hubungi pemilik rumah untuk mendapatkan informasi lebih rinci.

 

Setelah itu, tentunya adalah survey rumah yang tujuan utamanya adalah memastikan kondisi hunian sama dengan informasi yang disampaikan penjual.

 

Selain itu kamu juga bisa mendapat gambaran mengenai perlu tidaknya melakukan renovasi rumah, serta estimasi biaya yang dibutuhkan.

 

Jangan lupa pula untuk memperhatikan kondisi lingkungan, serta jarak tempuh menuju fasilitas umum.

 

Selidiki Riwayat Cicilan Pemilik Lama

Selama survey, jangan lupa untuk gali informasi mengenai alasan pemilik rumah menjual huniannya.

 

Apakah karena butuh uang cepat atau ternyata pemilik lama tidak mampu membayar kredit rumah karena suatu hal.

 

Sebaiknya pertimbangkan kembali jika ternyata pemilik lama memiliki masalah kredit macet dan belum menyelesaikannya dengan pihak developer dan bank terkait.

 

Kamu juga bisa cek riwayat angsuran pemilik lama melalui bank, sehingga bisa menghitung nilai transaksi yang akan dibayarkan setiap bulan nantinya.

 

Cek Legalitas Dokumen dan Peruntukkan Tanah

cek-legalitas-dokumen-dan-peruntukkan-tanah

 

Selain mengetahui latar belakang pemilik lama, jangan lupa untuk mengecek kelengkapan dokumen mulai dari surat Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), dokumen KPR, bukti angsuran dan sertifikat rumah yang dipegang oleh bank.

 

Lalu, cari tahu juga peruntukkan tanah. Jangan sampai hunian yang kamu beli berdiri di tanah sengketa.

 

Kemudian pelajari isi perjanjian PPJB mengenai spesifikasi bangunan dan waktu serah terima hunian. Apabila waktu penyerahan melewati batas waktu yang disepakati, sebaiknya berhati-hati.

 

Pastikan juga dalam proses pelimpahan dan pergantian kepemilikan rumah diketahui oleh pihak developer.

 

Membuat Akta Pengikat Jual Beli

membuat-akta-pengikat-jual-beli

 

Setelah proses survei lapangan, melakukan negosiasi, pertemuan dengan pihak bank dan developer, hingga perhitungan nilai transaksi, saatnya kamu mengalihkan hak kuasa atas tanah dan bangunan melalui pembuatan Akta Pengikat Jual Beli (APJB).

 

Selain bank, kamu juga bisa meminta bantuan notaris untuk mengurus dokumen pengalihan dengan menyiapkan beberapa dokumen pendukung, seperti:

 

-. Fotokopi data diri penjual dan pembeli (KTP, KK, buku nikah, NPWP, dan slip gaji)

-. Fotokopi sertifikat rumah yang dibubuhi stempel dari bank

-. Fotokopi perjanjian kredit KPR

-. Fotokopi PBB berjalan

-. Fotokopi IMB

-. Fotokopi bukti pembayaran angsuran

-. Buku asli tabungan yang sama dengan bank pemilik lama

-. Surat keterangan kerja dan penghasilan

 

Daftar Lokasi Beli Over Kredit Rumah 50 Jutaan

Setelah mengetahui tips-tips sebelum membeli hunian over kredit, selanjutnya Panduan Rumah123 akan rangkum beberapa lokasi yang menyediakan over kredit rumah 50 jutaan. Beberapa pilihannya adalah:

 

Depok

Kawasan Depok memang sudah dikenal sebagai surganya hunian murah dan banyak diminati oleh para pekerja.

 

Salah satunya karena akses prima yang menunjang mobilitas, mulai dari ruas jalan tol, jalur busway pengumpan hingga pusat transportasi seperti stasiun KRL.

 

Lalu tak kalah penting adalah fasilitas umumnya yang lengkap, ditambah lagi banyaknya tempat rekreasi yang disediakan.

 

Tidak hanya menawarkan perumahan baru atau apartemen, beberapa wilayah di Depok juga menyediakan rumah over kredit untuk berbagai kriteria.

 

Bagi kamu yang sedang mencari rumah dijual di Citayam yang dekat dengan stasiun KRL melalui rumah123.com, maka akan menemukan penawaran over kredit rumah 50 jutaan dengan luas bangunan 36 m2 dan luas tanah 78 m2.

 

Masa tenor hunian ini telah berjalan dengan sisa tenor selama 18 tahun, terhitung Maret 2021-Maret 2040.

 

Untuk besaran cicilan per bulannya mulai dari Rp3.070.000 dan bisa kamu cicil setelah akad kredit rumah disetujui.

 

Bogor

Tidak hanya Depok, kamu juga bisa mendapatkan rumah dijual di Bogor dengan sistem take over.

 

Seperti halnya rumah dijual di Bojong Gede yang dikenal memiliki beragam pilihan rumah yang aman di kantong.

 

Misalnya ada hunian dengan type 38/88 yang menawarkan over kredit rumah 50 jutaan dengan cicilan per bulan Rp3.300.000. Untuk masa tenornya mulai dari September 2021-September 2040 atau 18 tahun.

 

Masih dengan masa tenor yang sama, ada rumah dijual di Ciseeng dengan type 36/50 yang memiliki cicilan per bulan hanya Rp882 ribu.

 

Bandung

Beralih ke Bandung Selatan, kamu bisa over kredit rumah 50 jutaan di dekat akses Tol Soreang dengan luas bangunan 27 m2 dan luas tanah 108 m2. 

 

Sebagai informasi, rumah dijual di Soreang ini memiliki sisa tenor 23 tahun dengan cicilan Rp2 juta per bulan.

 

Itu dia informasi mengenai tips mendapatkan over kredit rumah 50 jutaan serta beberapa rekomendasi lokasinya.

 

Semoga artikel ini membantu ya!

 

 

 

Author:

Dyah Siwi Tridya

Tambahkan Komentar