Begini Cara Jual Tanah ke Bank yang Jarang Diketahui Orang

cara jual tanah ke bank


Cara jual tanah ke bank mungkin belum sepopuler fasilitas pembiayaan rumah seperti KPR. 


Namun, cara ini agaknya patut untuk dicoba jika kita ingin menjual lahan dalam waktu singkat dan menguntungkan.


Bagi kamu yang pernah melakukan transaksi jual-beli lahan, nampaknya kamu sudah mengerti bagaimana sulitnya menjual, serta memasarkan sebidang tanah kepada masyarakat.


Pangsa pasar tanah yang lebih sedikit membuat properti ini lebih sukar untuk dijual. 


Karakter pembeli tanah pun tidak sama dengan pembeli properti lainnya, contohnya saja rumah tapak.


Tempat tinggal merupakan kebutuhan dasar manusia sehingga orang-orang lebih tertarik membeli rumah dibanding membeli sebidang lahan, yang notabene lebih sering dijadikan instrumen investasi saja.


Baca juga: 
Mau Investasi Tanah? Simak Dulu Hal-Hal Penting Berikut Ini!


Oleh sebab itu, agar lahan bisa terjual dalam waktu singkat, enggak ada salahnya untuk mencoba cara jual tanah ke bank. 


Jangan bingung, caranya cukup mudah kok. Supaya lebih jelas, simak ulasannya berikut ini.


Prosedur dan Cara Jual Tanah ke Bank


cara jual tanah ke bank


Sebelum membahas cara jual tanah ke bank, perlu diketahui bahwa bank tidak bertindak sebagai pembeli tanah. 


Sebaliknya, pihak bank akan membantumu mencarikan calon pembeli atas tanah tersebut.


Mengapa bank mau membantu kita mencarikan calon pembeli? 


Hal ini berhubungan dengan layanan atau produk bantuan kepemilikan lahan yang dimiliki oleh perbankan, yakni Kredit Pemilikan Tanah (KPT).


Secara umum, prosedur dan tata cara pengajuan KPT sama saja seperti KPR (Kredit Pemilikan Rumah). 


Bedanya, jika KPR diberikan kepada pembeli rumah, KPT khusus diperuntukan bagi pembeli tanah.


Dengan membantumu menjual tanah, bank berkesempatan menawarkan produk kredit tersebut kepada calon pembeli. 


Sehingga, proses ini jadi semacam simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan.


Bagaimana, apakah kamu tertarik mengetahui cara jual tanah ke bank? 


Jika iya, kamu bisa memulainya dengan cara mencari bank, yang menyediakan fasilitas bantuan penjualan tanah tersebut.


Peraturan dan ketentuan masing-masing bank tentu berbeda-beda. 


Meski begitu, ada beberapa syarat yang umumnya harus dipenuhi calon penjual tanah saat melakukan pengajuan ke bank, seperti:

1. Menyertakan fotokopi Kartu Keluarga (KK)

2. Membawa Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

3. Membawa fotokopi Surat Nikah (jika sudah menikah)

4. Menyertakan Sertifikat Hak Milik (SHM)/Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB)/Sertifikat Hak Guna Usaha (SGHU)/Akta Notaris atas lahan tersebut.


Keuntungan Cara Jual Tanah ke Bank


jual tanah ke bank

 

  • Tanah Berpotensi Terjual Lebih Cepat

 

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, cara jual tanah ke bank dapat dilakukan juga kamu ingin menjual lahan dalam waktu singkat. 


Pasalnya, bank sendiri memiliki jaringan yang cukup luas dan banyak.


Bukan cuma kepada nasabah, pihak bank juga bisa menawarkan tanah tersebut kepada masyarakat luas. 


Ditambah lagi, adanya fasilitas KPT menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang membeli tanah di bank.

 

  • Terjamin Keamanannya

 

Sebagai lembaga keuangan yang terpercaya, bank akan menyeleksi betul-betul calon pembeli atas tanah. 


Sebab, orang tersebut nantinya akan menerima fasilitas KPT dari bank yang bersangkutan.


Pihak bank tentu enggak mau dong, mencari calon debitur yang bermasalah. 


Oleh karena itu, melakukan cara jual tanah ke bank dirasa lebih aman dibanding kita menjual sendiri tanah tersebut.

 

  • Proses Jual-Beli Dibantu Pihak Bank

 

Keunggulan lain jika kamu mengaplikasikan cara jual tanah ke bank adalah pihak bank akan membantu proses jual-beli tanah tersebut mulai dari awal hingga akhir.


Proses akhir jual-beli tanah melalui bank ini maksudnya ketika pembeli tanah sudah melunasi cicilan KPT-nya, ya. 


Meski begitu, jangan khawatir sebab uang yang kamu terima tetap full di awal pembayaran.


Calon pembeli memang menerima skema kredit untuk melunasi tanah tersebut. 


Namun, sebagai penjual kamu akan menerima pembayaran secara penuh senilai harga jual tanah dari pihak bank.

 

  • Serah Terima Tanah Dilakukan Setelah Kredit Lunas

 

Menyambung soal keamanan, nantinya pihak bank lah yang akan menyimpan sertifikat tanah tersebut. 


Serah terima tanah baru dilakukan jika cicilan KPT sudah lunas sesuai jangka waktu yang telah ditetapkan.


Hal ini jadi semacam proteksi bagi penjual, pembeli dan pihak perbankan. Dengan adanya peraturan tersebut, diharapkan proses jual-beli lahan berlangsung lebih aman dan adil untuk semua pihak.


Nah,
itu tadi cara jual tanah ke bank yang tidak banyak diketahui masyarakat. Semoga ulasan di atas bisa membantumu untuk menjual lahan dalam waktu singkat dan menguntungkan, ya.


Selamat mencoba!


Author:
Yuhan Al Khairi

Tambahkan Komentar