Mengenal Bisnis Real Estate serta Bentuk-bentuknya

Bisnis Real Estate

Foto : usnews.com

 

Begitu mendengar istilah real estate, mungkin yang terlintas di benak sebagian orang adalah residensial dengan harga mahal dan elit.

 

Meski begitu, sejatinya istilah real estate sendiri tidaklah sesederhana kedengarannya.

 

Real estate mencakup area lahan beserta objek yang berada di atasnya, dapat berupa bangunan bersifat permanen yang meliputi residensial, perkantoran, ritel atau toko, dan lain-lain. 

 

Real estate saat ini memegang peranan yang cukup penting, karena dinilai mampu menjadi tombak perekonomian negara seiring berkembangnya zaman.

 

Karena itu, tak heran jika saat ini bisnis real estate makin diminati karena prospeknya yang bagus dan menjanjikan.

Perbedaan Real Estate dan Properti

Perbedaan Real Estate dan Properti

Foto : triplemint.com

 

Meski sudah ada pengertian mengenai apa itu real estate, namun tetap saja sedikit sulit untuk membedakannya dengan istilah properti.

 

Real estate lebih mengacu pada fisik dari lahan dan bangunan, sementara properti merupakan kepemilikan fisik pada lahan dan bangunan.

 

Singkatnya, real estate merupakan bagian dari properti itu sendiri.

 

Mari kita lihat perbedaan keduanya melalui contoh kasus berikut ini:

 

- Seseorang memiliki tanah namun tanpa bangunan di atasnya, atau memiliki lahan dengan bangunan diatasnya maka disebut real properti.

- Seseorang memiliki unit apartemen, tentunya dia hanya memiliki unit apartemennya saja tidak dengan lahannya, maka dia disebut dengan pemilik real estate.

 

Sudah terbayang perbedaannya?

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Real Estate

 

Setelah memahami makna real estate, sekarang mari kita bahas berbagai kelebihan dan kekurangan bisnis real estate itu sendiri.

Kelebihan Bisnis Real Estate

Kelebihan Bisnis Real EstateFoto : emeraldgrouppublishing.com

Tidak Terpengaruh Inflasi

 

Salah satu kelebihan bisnis real estate adalah tidak terpengaruh dengan inflasi. Ini dikarenakan properti merupakan aset yang aman dari inflasi dan harganya tetap sama.

 

Meskipun situasi negara berubah, harga properti biasanya akan tetap stabil.

Nilai Investasi Menjanjikan

 

Tujuan utama dari sebuah bisnis tentu untuk meraup keuntungan sebanyak mungkin. Nah, bisnis real estate mampu mendukung tujuan itu.

 

Pasalnya investasi di bidang real estate sangat kuat dan stabil, nilainya pun berpotensi untuk terus meningkat dari waktu ke waktu.

 

Baca juga:

Sewa Jasa Agen Real Estat, Ini Keuntungan yang Kita Dapat

Kekurangan Bisnis Real Estate

Modal Awal yang Tidak Sedikit

 

Kita tentu tak ingin setengah-setengah ketika berbisnis, apalagi dalam dunia real estate. Karena itu, modal menjadi salah satu hal wajib yang perlu  dipersiapkan dengan matang.

 

Setiap bisnis tentu membutuhkan modal yang besar, apalagi jika Anda terjun ke bisnis properti. Tak hanya modal yang besar, biaya transaksi di bisnis ini pun tinggi.

Biaya Maintenance yang Tinggi

 

Biaya perawatan bangunan jadi salah satu kekurangan dari bisnis real estate. Mau tak mau, Anda harus siap menggelontorkan uang untuk maintenance bangunan.

 

Tentu, uang yang dikeluarkan pun tidak sedikit. Namun agar bisnis tetap berjalan dengan maksimal,  tentunya perawatan tetap harus dilakukan.

Resiko Hancur Jika Terjadi Bencana

 

Setelah modal yang dikeluarkan cukup besar, para pebisnis yang berkecimpung di dunia real estate juga harus siap dengan risiko bangunan hancur karena bencana alam.

 

Kita tentu tidak bisa mengesampingkan risiko ini. Apalagi di Indonesia, di mana bencana alam sangat sering terjadi.

Bentuk Bisnis Real Estate

 

Selain mempersiapkan modal, Anda harus tahu apa saja bentuk bisnis di bidang ini. Agar makin paham, simak ulasan berikut ini.

Perumahan

Perumahan

?Foto : hec.edu

 

Ini merupakan salah satu bentuk bisnis real estate yang paling umum.

 

Mengingat kebutuhan akan hunian makin hari makin tinggi, tentu membuat peluang berbisnis residensial juga makin besar.

 

Jika tertarik dengan bisnis real estate, tentu perumahan bisa jadi pilihan tepat. Mulai bidik lokasi yang tepat dan bidik pula target pasarnya.

Industrial

 

Tidak hanya berpusat pada hunian tinggal, bentuk real estate di kawasan industri juga bisa jadi ladang bisnis yang tak kalah menjanjikan.

 

Pembangunan pabrik-pabrik manufaktur, pusat penelitian, hingga gudang bisa jadi pilihan bisnis yang dapat Anda ciptakan.

Area Komersial

 

Tempat berbelanja, toko kelontong, mal, toko ritel, bisa menjadi salah satu dari banyak pilihan area komersial yang bisa dijadikan ladang bisnis.

 

Anda bisa menyewakan tipe properti tersebut untuk kebutuhan bisnis masyarakat. Lalu, jangan lupa untuk mencari lokasi yang juga tepat, ya.

Perkantoran

 

Sekarang sedang marak tempat-tempat bekerja seperti coworking space, bahkan gedung perkantoran biasa juga bisa menjadi salah satu bentuk bisnis real estate yang menjanjikan.

 

Sudah banyak juga konsep residensial yang menyatu dengan kantor atau coworking space, misalnya The Smith di Tangerang. 

 

Itulah penjelasan mengenai kelebihan dan kekurangan bisnis real estate, beserta bentuk-bentuknya. 

 

Semoga artikel ini bermanfaat!

 

Baca juga:

Cara Bisnis Properti Tanpa Modal untuk Pemula

 

Author:

Citra Purnamasari