Tips Rumah Anti Banjir & Model Huniannya

rumah anti banjir

 

Memiliki lokasi rumah yang strategis, dekat dengan berbagai fasilitas publik memang merupakan idaman banyak orang.

 

Namun, bagaimana jika kenyataannya rumah Anda malah memiliki lokasi yang rawan banjir?

 

Tenang, meski merupakan suatu permasalahan yang rumit, Anda tetap bisa mengatasi hal tersebut dengan beberapa tips rumah anti banjir ini.

 

Musim hujan yang sering diprediksi bertahan lama membuat Anda harus memikirkan secara matang mengenai struktur rumah.

 

Tak hanya penampilan, tentunya struktur yang kuat dan kokoh menjadi faktor utama yang harus dipikirkan.

 

Lalu, apa sajakah tips rumah anti banjir?

 

Simak selengkapnya di bawah ini, yuk!

Tips Rumah Anti Banjir

Tips Rumah Anti Banjir

 

Banjir menjadi sebuah masalah yang dihadapi banyak perumahan, tak hanya perkotaan namun juga di desa. 

 

Nah untuk mengantisipasi hal tersebut, simak beberapa cara bangun rumah anti banjir berikut ini.

Bangun Rumah dengan Material Tahan Banjir

 

Material tahan banjir biasanya dapat bertahan hingga 72 jam tanpa kerusakan.

 

Anda bisa membangun rumah dengan material seperti beton, bata berlapis kaca, perangkat keras baja, kayu, ubin keramik, hingga cat epoksi.

Gunakan Pelapis Sealant dan Veneer Tahan Air

 

Dilansir dari Kompas.com, terdapat dua jenis pelapis tahan banjir yakni kering dan basah. 

 

Pelapis tahan banjir kering mencegah masuknya air, sedangkan yang basah memungkinkan air masuk ke dalam rumah.

 

Karena itu pelapis sealant dan veneer kedap air perlu digunakan, sebab veneer dapat menahan dinding luar dari penetrasi air.

Bangun Penghalang Khusus Penghambat Banjir

 

Anda bisa meminta bantuan arsitek untuk menempatkan penghalang permanen di sekitar bangunan rumah.

 

Penghalang bisa menggunakan material yang kokoh, misalnya beton, bata, dan sebagainya.

Tinggikan Bangunan 

 

Anda sebaiknya mengetahui tinggi rata-rata permukaan banjir di sekitar lokasi hunian.

 

Dengan informasi tersebut, maka kita akan mengetahui seberapa tinggi rumah harus dibangun.

 

Salah satu cara pengangkatan yang umum dilakukan, ialah membangun struktur di atas kolom atau panggung.

 

Baca juga:

Tips dan Rekomendasi Rumah Bebas Banjir di Jakarta

5 Model Rumah Anti Banjir

Rumah Anti Banjir Desain Eropa

desain rumah eropa

 

Jika Anda sedang ingin membangun rumah namun memiliki lokasi yang rawan banjir, sebaiknya pikirkan desain rumah secara matang.

 


Salah satu desain yang bisa Anda usung adalah rumah desain Eropa. 

 

Tak hanya memiliki desain yang khas dan eye catching, rumah gaya Eropa sangat baik untuk menjadi solusi rumah anti banjir, lho.


Selain desain, rumah Eropa memiliki material berkualitas sekaligus fungsional. 

 

Jika Anda banyak menonton film bergaya Eropa, rata-rata perumahan yang ditampilkan memiliki kesan mewah.


Hal tersebut dapat dilihat dari segi pondasi yang biasanya tinggi menjulang ke atas. 


Rumah bergaya Eropa pun biasanya memiliki fasad bangunan dengan tangga di tengah rumah, sehingga strukturnya dapat menahan air masuk ke dalam rumah.

Rumah Anti Banjir Desain Panggung

Rumah Anti Banjir Desain Panggung

?Foto: desain.id


Jika Anda kurang menyukai desain Eropa, Anda tetap masih bisa mencoba rumah anti banjir dengan desain rumah panggung untuk tampilan tradisional.


Yup, selain desainnya yang menarik dan khas, rumah panggung kuat menahan arus banjir tanpa kerusakan.


Namun, dewasa ini rumah panggung sudah banyak dilakukan variasi sehingga lebih modern yang biasanya ditopang dengan berbagai jenis pondasi pilar seperti kayu atau beton, memiliki desain rumah yang dibuat tinggi.


Jika Anda tinggal di kawasan dengan intensitas banjir yang tinggi, Anda bisa memanfaatkan material beton sebagai pondasi untuk membuat rumah semakin kuat dan tahan melawan arus banjir.


Selain itu dengan menerapkan desain rumah panggung, rumah Anda akan dijamin lebih estetis sekaligus memiliki ciri khas yang indah dilihat.

Rumah Logam

rumah logam anti banjir

 

Rumah logam menjadi tips rumah anti banjir yang selanjutnya dapat Anda terapkan. 


Desain rumah logam yang familiar di perumahan masyarakat Jepang dapat Anda jadikan referensi rumah yang dirancang dalam mengatasi banjir.


Pasalnya, rumah logam yang dibangun menggunakan material beton ternyata memiliki lapisan logam solid yang mampu menahan arus banjir hingga pergerakan tanah.


Selain itu karena materialnya yang kuat dan solid, ketika terjadi banjir, air pun tidak akan bisa merembes masuk ke dalam rumah sehingga akan sangat aman.


Sedikit tips bagi yang ingin membangun rumah logam yaitu jangan terlalu banyak memberi desain jendela terutama pada bagian bawah rumah, terutama jendela yang fungsional karena dapat pecah dengan mudah saat diterjang banjir.


Rumah logam pun dapat Anda jadikan referensi jika menyukai desain rumah minimalis modern karena desainnya yang sederhana.

Rumah Anti Banjir Pilar Beton

rumah beton anti banjir

 

Tips yang keempat adalah menjadikan rumah Anda memiliki desain pilar beton atau tonggak beton.


Jika Anda ingin menggabungkan bentuk rumah dengan model minimalis namun tetap tradisional dan sederhana, desain rumah ini adalah solusinya.


Rumah pilar beton memiliki desain pilar persegi panjang sebagai penyangga rumah yang terbuat dari material beton.


Namun yang membedakannya dengan rumah tradisional lainnya adalah memiliki rumah pilar beton memiliki desain rumah minimalis dan modern.


Selain itu karena didirikan di atas sejumlah tonggak beton, maka rumah pun akan kuat menahan arus dan tidak mudah tersapu banjir sehingga Anda pun bisa tetap berdiam diri di rumah meski banjir datang.


Anda bisa membangun rumah pilar beton dengan ketinggian mulai dari 20 cm hingga 60 cm untuk pondasi yang kokoh.

Rumah Anti Banjir Float House

float house

 

Nah, desain rumah anti banjir terakhir yang bisa Anda jadikan referensi adalah float house


Rumah flat house pada umumnya memiliki desain sederhana seperti kebanyakan rumah lainnya.


Namun  yang membedakannya adalah rumah ini memiliki bentuk tapak yang bisa mengapung apabila terjadi banjir. 


Rumah dengan desain float house pun kerap kali ditemui di daerah yang banyak memiliki perairan seperti danau, pantai dan sungai.


Sistem modular yang digunakan pada float house terbuat dari kubus dengan memakai bahan plastik yang kemudian dirakit.


Tentunya jenis plastik yang digunakan pun berbeda yaitu jenis HDPE atau High Density Polyethylene, yang merupakan plastik ramah lingkungan dan tidak merusak alam.


Meskipun hanya berbentuk plastik, namun material ini memiliki daya tahan yang kuat. Jika digabungkan secara keseluruhan, maka akan berbentuk seperti tanah.

 

Nah, menarik bukan? Itulah lima model rumah anti banjir yang dapat menjadi referensi.


Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, ya!

 

Sedang mencari rumah dijual di Bekasi? Terdapat banyak pilihan menarik untuk Anda lirik, beberapa di antaranya:

 

Olive Residence

Savasa Residence Bekasi

Botanica Bekasi

 

Semoga bermanfaat!

 

 

Author:

Rachmi Arin Timomor