Tinggal di Daerah Rawan Banjir? Baca 5 Tips Rumah Anti Banjir Ini!

rumah anti banjir


Memiliki lokasi rumah yang strategis, dekat dengan berbagai fasilitas publik sekaligus terhindar dari macet memang merupakan idaman banyak orang.


Namun, bagaimana jika kenyataannya ternyata rumah Anda malah memiliki lokasi yang dekat dengan kawasan banjir bahkan daerah yang sering sekali didatangi banjir ketika musim penghujan tiba?


Tenang, meski merupakan suatu permasalahan yang rumit, Anda tetap bisa mengatasi hal tersebut dengan beberapa tips rumah anti banjir kok.


Musim hujan yang sering diprediksi bertahan lama membuat Anda harus memikirkan secara matang mengenai struktur rumah yang hendak dibangun.


Tak hanya penampilan, tentunya struktur yang kuat dan kokoh menjadi faktor utama yang harus dipikirkan dengan cermat sebagai langkah antisipasi.


Lalu, apa sajakah tips rumah anti banjir? Simak selengkapnya di bawah ini yuk!


Rumah Anti Banjir Desain Eropa


desain rumah eropa


Jika Anda sedang ingin membangun rumah namun memiliki lokasi yang rawan banjir, sebaiknya Anda pikirkan desain rumah secara matang terlebih dahulu.


Salah satu desain yang bisa Anda usung adalah rumah desain Eropa. Tak hanya memiliki desain yang khas dan eye catching, rumah gaya Eropa pun ternyata sangat paten untuk menjadi solusi rumah anti banjir, lho.


Selain desain, rumah Eropa memiliki material berkualitas sekaligus fungsional. Jika Anda banyak menonton film bergaya Eropa, rata-rata perumahan yang ditampilkan memiliki kesan mewah namun juga strukturnya yang baik.


Hal tersebut dapat dilihat dari segi pondasi yang biasanya tinggi menjulang ke atas. 


Rumah bergaya Eropa pun biasanya memiliki fasad bangunan dengan tangga di tengah rumah sehingga strukturnya dapat menahan air masuk ke dalam rumah.


Rumah Anti Banjir Desain Panggung


Jika Anda kurang menyukai desain Eropa, Anda tetap masih bisa mencoba rumah anti banjir dengan desain rumah panggung untuk tampilan tradisional.


Yup
, selain desainnya yang menarik dan khas, rumah panggung kuat menahan arus banjir tanpa kerusakan.


Rumah panggung yang biasanya ditopang dengan berbagai jenis pondasi pilar seperti kayu atau beton, memiliki desain rumah yang dibuat tinggi.


Jika Anda tinggal di kawasan dengan intensitas banjir yang tinggi, Anda bisa memanfaatkan material beton sebagai pondasi untuk membuat rumah semakin kuat dan tahan melawan arus banjir.


Selain itu dengan menerapkan desain rumah panggung, rumah Anda akan dijamin lebih estetis sekaligus memiliki ciri khas yang indah dilihat.


Rumah Logam


rumah logam anti banjir


Rumah logam menjadi tips rumah anti banjir yang selanjutnya dapat Anda terapkan. 


Desain rumah logam yang familiar di perumahan masyarakat Jepang dapat Anda jadikan referensi rumah yang dirancang dalam mengatasi banjir.


Pasalnya, rumah logam yang dibangun menggunakan material beton ternyata memiliki lapisan logam solid yang mampu menahan arus banjir hingga pergerakan tanah.


Selain itu karena materialnya yang kuat dan solid, ketika terjadi banjir, air pun tidak akan bisa merembes masuk ke dalam rumah sehingga akan sangat aman.


Sedikit tips bagi yang ingin membangun rumah logam yaitu jangan terlalu banyak memberi desain jendela terutama pada bagian bawah rumah, terutama jendela yang fungsional karena dapat pecah dengan mudah saat diterjang banjir.


Rumah logam pun dapat Anda jadikan referensi jika menyukai desain rumah minimalis modern karena desainnya yang sederhana.


Rumah Anti Banjir Pilar Beton


rumah beton anti banjir


Tips yang keempat adalah menjadikan rumah Anda memiliki desain pilar beton atau tonggak beton.


Jika Anda ingin menggabungkan bentuk rumah dengan model minimalis namun tetap tradisional dan sederhana, desain rumah ini adalah solusinya.


Rumah pilar beton memiliki desain pilar persegi panjang sebagai penyangga rumah yang terbuat dari material beton.


Namun yang membedakannya dengan rumah tradisional lainnya adalah memiliki rumah pilar beton memiliki desain rumah minimalis dan modern.


Selain itu karena didirikan di atas sejumlah tonggak beton, maka rumah pun akan kuat menahan arus dan tidak mudah tersapu banjir sehingga Anda pun bisa tetap berdiam diri di rumah meski banjir datang.


Anda bisa membangun rumah pilar beton dengan ketinggian mulai dari 20 cm hingga 60 cm untuk pondasi yang kokoh.


Rumah Anti Banjir
Float House


float house


Nah,
desain rumah anti banjir terakhir yang bisa Anda jadikan referensi adalah float house


Rumah flat house pada umumnya memiliki desain sederhana seperti kebanyakan rumah lainnya.


Namun  yang membedakannya adalah rumah ini memiliki bentuk tapak yang bisa mengapung apabila terjadi banjir. 


Rumah dengan desain float house pun kerap kali ditemui di daerah yang banyak memilki perairan seperti danau, pantai dan sungai.


Sistem modular yang digunakan pada float house terbuat dari kubus dengan memakai bahan plastik yang kemudian dirakit.


Tentunya jenis plastik digunakan pun berbeda, yaitu jenis HDPE atau High Density Polyethylene yang merupakan plastik ramah lingkungan dan tidak merusak alam.


Meskipun hanya berbentuk plastik namun material ini memiliki daya tahan yang kuat dan jika digabungkan secara keseluruhan maka akan berbentuk seperti tanah.


Anda bisa menggunakan konstruksi bangunan yang terbuat dari baja ringan yang digabungkan dengan HDPE untuk rumah anti banjir yang kuat namun sekaligus hemat dalam segi pembiayaan.


Nah
, menarik bukan? Itulah 5 tips rumah anti banjir yang dapat menjadi referensi bagi Anda yang memiliki lokasi rumah rawan banjir.


Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, ya!


Kunjungi situs properti Rumah 123 untuk informasi properti terlengkap dan terbesar di Indonesia ya!


Author:
Rachmi Arin Timomor

Tambahkan Komentar