Biar Makin Untung, Coba Tips Bisnis Villa di Bali Ini!

Bisnis Villa di Bali

Foto : duravillasbali.com

 

Bisnis villa masih menjadi salah satu bentuk bisnis properti yang menguntungkan karena dapat menambah passive income yang cukup besar. Apalagi jika bisnis villa yang Anda kembangkan berlokasi di daerah wisata terkenal misalnya saja Bali.

 

Benar sekali, Bali masih menjadi tujuan wisata nomor 1 di dunia, popularitas Pulau Dewata ini memang tak perlu diragukan. Oleh karena itu membuka usaha mulai dari membangun tempat wisata, restoran, hingga bisnis properti seperti sewa villa sangat potensial dengan keuntungan besar.

 

Namun, tetap saja ada hal yang harus diperhatikan sebelum membangun bisnis villa di Bali. Nah, jika Anda tertarik simak beberapa tips berikut ini! 

 

Lokasi yang Dekat Tujuan Wisata

Survei lokasi villa adalah hal yang sangat penting, coba posisikan Anda sebagai wisatawan yang tengah mencari tempat menginap, tentu lokasi yang dekat dengan berbagai area wisata merupakan opsi yang sering dipilih.

 

Misalnya saja daerah Ubud, Seminyak dan lainnya. Memilih villa yang dekat dengan jalan protokol atau fasilitas publik lain juga bisa menjadi pertimbangan, ada juga yang memilih villa dengan suasana tenang misalnya saja di dataran tinggi atau tepi pantai, namun perlu diingat, pastikan jarak menuju jalan utama tak begitu jauh.

 

Survei Harga

Survei harga juga menjadi salah satu hal penting sebelum memulai bisnis villa di Bali. Harga villa di Bali memang tergolong tinggi hingga mencapai miliaran rupiah, oleh karena itu carilah villa dengan harga yang sesuai dengan budget Anda.

 

Siapkan beberapa opsi villa, cobalah pertimbangkan pilihan mana yang paling tepat dan coba tinjau juga dari aspek lain seperti lokasi, kondisi bangunan dan lain-lain.

 

Jika Anda memiliki rancangan villa sendiri maka Anda juga bisa membeli tanah di Bali dan membangun dari nol. Namun, cara satu ini bisa dilakukan jika Anda memiliki dana yang cukup bahkan lebih, perencanaan matang dan waktu yang lebih banyak.

 

Kondisi Bangunan

 Bangunan Villa di Bali

Foto : livelikeitstheweekend.com

 

Mengecek kondisi bangunan juga menjadi hal penting sebelum Anda memulai bisnis villa di Bali. Hal ini bisa memberi Anda gambaran seperti apa konsep yang tepat dan furnitur apa saja yang cocok untuk ditaruh di villa.

 

Selain itu mengecek kondisi bangunan juga membantu Anda dalam memutuskan apakah villa harus direnovasi atau tidak.

 

Fasilitas Villa

Fasilitas Bisnis Villa di Bali

Foto : ministryofvillas.com

 

Fasilitas penunjang juga merupakan hal penting yang wajib diperhatikan jika Anda ingin memulai bisnis villa di Bali. 

 

Biasanya, orang mencari villa dengan harapan tempat mereka menginap tersebut memiliki fasilitas menarik. Nah, jika Anda memiliki budget lebih maka berinvestasi pada fasilitas merupakan langkah yang baik.

 

Misalnya, lengkapi villa dengan kolam renang, jacuzzi, tempat spa dan fasilitas hiburan lain sebagai daya tarik. 

 

Anda juga bisa mendekor atau merenovasi ulang villa dengan menambahkan spot-spot menarik yang estetik. 

 

Perlu diingat bahwa wisatawan kadang tak menyewa villa sebagai tempat menginap semata, namun juga menjadi tempat berkumpul untuk menghabiskan waktu luang dengan nyaman. Jadi, tak ada salahnya untuk menambah beberapa fasilitas menarik.

 

Izin Penginapan

Jangan lupa untuk mengajukan izin usaha jika Anda ingin membuka bisnis penginapan di Bali. Lengkapi juga dokumen berikut ini agar usaha villa Anda kian lancar:

 

- Surat Keterangan Diri dari Pemohon

- Salinan Akta Pendirian Perusahaan

- Surat Izin Tempat Usaha

- Surat Rekomendasi dari Instansi (IMB, Usaha Pariwisata)

- Hasil Pengecekan Hygiene dan Sanitasi

- Uraian Singkat Perusahaan & Struktur Organisasi

- Denah / Peta Lokasi

 

Dokumen di atas ditujukan kepada Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. 

 

Pastikan aset yang Anda miliki tetap aman di mata hukum dan bisnis yang dijalani juga senantiasa tetap lancar.

 

Promosikan Villa

Percuma jika kondisi bangunan sangat baik dengan fasilitas menarik namun tidak dipromosikan dengan layak.

 

Cobalah untuk lebih gencar mempromosikan properti Anda, misalnya saja menggunakan media sosial hingga website liburan dan properti.

 

Jika Anda mempromosikan bisnis dengan baik, tentu villa akan lebih dikenal di mata publik.

 

Itulah tadi beberapa tips untuk Anda yang ingin membangun bisnis villa di Bali. Sebagai pebisnis tentu Anda harus mempertimbangkan berbagai faktor dan bisa melihat peluang pasar yang ada.

 

Untuk Anda yang sedang mencari hunian nyaman seperti vila, banyak pilihannya di Rumah123 yang bisa dipertimbangkan, misalnya saja Vimala Hills dan Opus Bay.

 

Semoga artikel ini dapat memberi Anda informasi serta inspirasi yang bermanfaat. Semoga sukses!

 

 

 

Author :

Citra Purnamasari

Tambahkan Komentar