OK
logo rumah123
logo rumah123
Pasang Iklan
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

7 Rekomendasi Lampu Teras Minimalis yang Memikat dan Aesthetic

Dipublikasikan 09 April 2024 · 3 min read · by Insan Fazrul

Lampu Teras Minimalis

Selain menerangi area depan rumah, lampu teras minimalis dapat meningkatkan tampilan fasad menjadi lebih memikat.

Bahkan, dengan kondisi rumah yang terang, maka kehadiran pencuri dapat meminimalisasi.

Saat ini, ada banyak jenis dan model lampu teras minimalis yang dijual di pasaran.

Beberapa di antaranya dijual dengan harga yang murah, tetapi memiliki tampilan yang cantik serta berkualitas tinggi.

Bila tertarik untuk menggunakannya, berikut beberapa rekomendasi lampu teras minimalis yang bisa dijadikan referensi.

Rekomendasi Lampu Teras Minimalis Terbaru

1. Lampu Teras Dinding

Lampu Teras Dinding

Rekomendasi pertama, ada lampu teras dinding dengan tampilan yang cukup aesthetic.

Bentuknya yang tidak besar, sangat cocok dijadikan sebagai hiasan dengan konsep minimalis.

Tidak hanya di teras, kamu bisa menggunakan jenis lampu ini di dalam ruangan.

Di e-commerce, lampu ini dijual dengan nama Outdoor Wall Lamp Waterproof.

Harganya dibanderol mulai dari Rp150 ribu-an saja.

2. Lampu Teras Sinar 2 Arah

Lampu Teras Sinar 2 Arah

Apakah teras di rumahmu memiliki beberapa pilar? Jika iya, cobalah pasang lampu ini pada permukaan pilar tersebut.

Lampu dengan sinar dua arah akan melahirkan fasad rumah yang cantik.

Arah cahayanya pun tidak akan menyorot ke depan, sehingga tidak membuat silau.

Di pasaran, lampu sinar dua arah dijual dengan bentuk dan model yang beragam.

Kamu hanya perlu menyesuaikan dengan preferensi dan kebutuhan.

Harganya murah, mulai dari Rp30 ribu-an saja per buah.

3. Lampu Teras yang Mungil

Lampu Teras Mungil

Lampu teras minimalis ini berukuran cukup kecil, dimensinya hanya 8 x 6 x 7,5 cm.

Selain bisa disimpan di teras, lampu dengan arah cahaya ke bawah ini cocok disimpan di taman hingga pagar rumah.

Bila tertarik, kamu bisa memilih beberapa warna seperti putih atau hitam.

Harganya pun murah, mulai dari Rp50 ribu-an saja.

4. Lampu Teras Klasik

Lampu Teras Klasik

Bagi yang gandrung dengan gaya retro, lampu teras bergaya klasik ini harus menjadi opsi terdepan.

Gayanya yang klasik mengingatkan kita pada hunian-hunian ala Eropa.

Meski begitu, lampu teras dapat diterapkan di rumah yang menggunakan berbagai desain, termasuk hunian berkonsep minimalis.

Selain warna emas, ada beberapa pilihan warna lain, seperti hitam dan putih.

Kamu bisa mendapatkan lampu cantik tersebut dengan harga mulai dari harga Rp75 ribu.

5. Lampu Teras LED Strip

Lampu Teras LED Strip

Rekomendasi lampu teras selanjutnya berjenis LED dengan bentuk strip.

Dengan karakteristik tersebut, lampu ini bisa dipakai untuk rumah-rumah bergaya modern.

Keberadaan lampu ini di depan rumah, akan membuat tampilannya lebih menawan.

Kamu pun bisa menggunakan lampu LED strip di area indoor, seperti di kamar tidur atau toilet.

Sayangnya, harga lampu ini terbilang cukup mahal, yakni mulai dari Rp300 ribu-an per batang.

6. Lampu Teras di Plafon

Lampu Teras di Plafon

Banyak jenis lampu teras plafon tersedia di e-commerce.

Umumnya, lampu ini bisa dipasang untuk berbagai macam atap, seperti cor dan gypsum.

Dengan ukuran yang tidak besar dan cahaya yang tidak terlalu terang, lampu ini akan membuat teras tampak lebih cantik dengan sentuhan yang dramatis.

Harganya pun cukup terjangkau, mulai dari Rp100 ribu-an.

7. Lampu Teras Gantung

Lampu Teras Gantung

Terakhir, ada jenis lampu teras minimalis gantung.

Lampu teras gantung tepat diaplikasikan jika area fasad rumah cukup besar dan luas.

Pasalnya, lampu ini akan memberi kesan mewah dan berkelas.

Selain lampu dengan bentuk di atas, kamu bisa menemukan lampu gantung dengan model lain.

Harga lampu gantung untuk teras bisa didapatkan mulai dari Rp200 ribu-an.

Itulah rekomendasi lampu teras minimalis yang akan membuat tampilan rumah lebih baik.

Punya pertanyaan seputar properti? Yuk, langsung diskusikan di Teras123!

Semoga bermanfaat.

 

Sumber gambar: Tokopedia