Panduan Simulasi KPA, Begini Syarat dan Ketentuannya

Simulasi KPA Terbaru 2022

 

Dewasa ini, membeli apartemen idaman makin mudah dengan adanya Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dari lembaga perbankan.

 

Bahkan, ada apartemen dijual khusus untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), di mana syarat uang mukanya hanya 0%.

 

Ya, tidak dapat dipungkiri bahwa kredit apapun, termasuk kredit apartemen mampu memberi kemudahan di awal pembayarannya. 

 

Namun setelah kemudahan tersebut, Anda harus memenuhi kewajiban membayar angsuran selama jangka waktu pinjaman.

 

Sehingga agar kondisi keuangan selama jangka waktu tersebut tetap sehat, Anda perlu membuat simulasi KPA sebelum mengajukan kredit.

 

Simulasi KPA akan sangat membantu Anda dalam membuat perencanaan keuangan secara lebih matang.

 

Dengan begitu, kolaps keuangan selama jangka waktu pinjaman bisa dihindari. Lantas, bagaimana caranya membuat simulasi KPA?

 

Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, sebaiknya ketahui dulu keuntungannya berikut ini.

Keuntungan Mengajukan KPA

Keuntungan Mengajukan KPAFoto: Unsplash

 

Popularitas apartemen sebagai tempat tinggal masyarakat modern memang sedang di atas angin.

 

Sekarang ini, hunian vertikal tidak hanya menyasar kalangan menengah atas, tetapi juga kalangan MBR.

 

Nah rupanya, membeli apartemen secara kredit lewat KPA lebih menguntungkan daripada membeli apartemen secara tunai.

 

Apalagi jika Anda membelinya saat ini juga, sebab makin ditunda maka makin naik pula harga unit dan uang mukanya.

 

Sejumlah keuntungan kredit apartemen lewat KPA yang bisa Anda nikmati, di antaranya:

 

KPA bisa digunakan untuk membeli unit apartemen baru maupun bekas dan/atau over kredit dari pemilik sebelumnya

KPA bisa membuat Anda punya apartemen sendiri, meskipun dana yang dimiliki terbatas

KPA bisa membuat Anda terhindar dari risiko kerugian, karena bujet yang perlu dikeluarkan di awal tidak begitu besar

KPA dengan tenor panjang tidak akan membuat Anda rugi, sebab nilai jual properti cenderung naik dari tahun ke tahun

KPA bisa memberikan jaminan atau asuransi dari bank.

 

Ada keuntungan, tentu ada juga risiko yang harus Anda ketahui jika ingin melakukan pengajuan KPA ke bank.

 

Biasanya, pihak bank akan memberlakukan syarat dan ketentuan serta proses seleksi yang cukup ketat, sehingga memakan waktu yang lama.

 

Syarat dan ketentuan KPA di setiap bank pun berbeda-beda. Nah, berikut beberapa bank penyedia KPA yang perlu diketahui.

 

KPA Bank Tabungan Negara (BTN)

KPA Bank Central Asia (BCA)

KPA Bank Negara Indonesia (BNI)

KPA CIMB Nigara

KPA Maybank

KPA Bank Mandiri

 

Baca juga:

Ingin Beli Properti? Begini Cara Over Kredit Apartemen yang Aman

Syarat dan Ketentuan Umum Pengajuan serta Simulasi KPA 

Syarat dan Ketentuan Umum Pengajuan KPAFoto: Unsplash 

Syarat dan Ketentuan Umum

 

Telah disinggung sebelumnya bahwa syarat dan ketentuan pengajuan KPA di setiap bank berbeda-beda, tetapi secara umum yaitu sebagai berikut.

 

Warga negara Indonesia (WNI) dengan usia minimal 21 tahun atau telah menikah.

Memiliki status karyawan tetap/wiraswasta/profesional.

Lama bekerja karyawan minimal satu tahun, lama usaha/profesi minimal satu tahun.

Usia pemohon tidak lebih dari 65 tahun.

 

Itulah empat syarat dan ketentuan yang umum dipersyaratkan oleh bank untuk pengajuan KPA.

 

Adapun kelengkapan dokumen yang harus dipersiapkan oleh calon nasabah, yaitu:

 

Karyawan:

 

Form aplikasi kredit.

Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami/istri.

Fotokopi Kartu Keluarga (KK).

Fotokopi surat nikah/cerai.

Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)/SPT tahunan.

Fotokopi surat pengangkatan pegawai tetap.

Slip gaji/surat keterangan penghasilan.

Fotokopi rekening koran.

Pas foto pemohon dan pasangan (jika telah menikah)

 

Wiraswasta:

 

Form aplikasi kredit.

Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) suami/istri.

Fotokopi Kartu Keluarga (KK).

Fotokopi surat nikah/cerai.

Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)/SPT tahunan.

Fotokopi SIUP

Fotokopi akta pendirian perusahaan.

Fotokopi rekening koran.

Pas foto pemohon dan pasangan (jika telah menikah).

 

Nah untuk pengajuannya, Anda bisa datang ke kantor cabang bank penyedia KPA terdekat, lalu mengisi formulir pengajuan.

 

Jika pengajuan Anda disetujui, maka segera siapkan biaya-biaya KPA lainnya. Lalu, bagaimana menghitung simulasi KPA?

Simulasi KPA

Panduan Simulasi KPA

 

Sekarang ini membuat simulasi KPA sangat mudah! Sebab, banyak kalkulator kredit yang bisa Anda gunakan.

 

Salah satunya kalkulator rumah123.com, yang menawarkan fitur perhitungan otomatis.

 

Misalnya, Anda ingin kredit apartemen Upper West yang dibanderol dengan harga Rp1,3 miliar.

 

Nah, untuk kredit apartemen dijual di Tangerang itu, Anda akan menggunakan KPR Mandiri dengan benefit sebagai berikut.

 

Angsuran berjenjang selama lima tahun pertama, jenjang kenaikan angsuran 10% per tahun mengikuti kenaikan penghasilan calon nasabah, sehingga angsuran akan tetap ringan

Terdapat empat pilihan tenor kredit; 10, 15, 20, dan 25 tahun

Uang muka mulai dari 0%

Suku bunga kompetitif.

 

Adapun pilihan suku bunganya yaitu 7,99% fixed lima tahun, sedangkan suku bunga floating-nya mencapai 12,50%.

 

Jika Anda memilih tenor 15 tahun dengan uang muka 20% dari harga apartemen, maka simulasi KPA berdasarkan kalkulator yakni:

Contoh Simulasi KPA

 

Berdasarkan simulasi KPA di atas, diketahui angsuran per bulan yang wajib dibayar adalah sebesar Rp9.938.782,00.

 

Lantas, apakah estimasi angsuran dengan suku bunga fixed rate di atas tidak berdampak buruk pada kondisi keuangan Anda? 

 

Untuk menjawabnya, Anda wajib memastikan apakah total angsuran KPA dan angsuran lainnya tidak lebih dari 30% pendapatan per bulan.

 

Jika tidak lebih dari 30% pendapatan per bulan, maka masih bisa dikategorikan aman untuk dompet.

 

Nah itulah informasi mengenai syarat dan ketentuan pengajuan KPA, serta simulasi perhitungannya.

 

Semoga bermanfaat!

 

Baca juga:

Ingin Beli Hunian? Lakukan dengan Cara Kredit Apartemen Syariah

 

 

Author:

Miyanti Rahman