Cara Menghitung NJOP Tanah dan Bangunan dengan Mudah Disertai Simulasi
Terakhir diperbarui 28 Juli 2026 · 6 min read · by alya
Ringkasan Artikel:
- NJOP adalah nilai yang ditetapkan pemerintah daerah sebagai dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta acuan dalam berbagai transaksi properti.
- Cara menghitung NJOP dilakukan dengan menjumlahkan nilai tanah dan nilai bangunan menggunakan rumus: (Luas Tanah × NJOP per m² Tanah) + (Luas Bangunan × NJOP per m² Bangunan).
- Besaran NJOP ditentukan berdasarkan perbandingan harga properti sejenis, NJOP pengganti, dan nilai perolehan baru, serta dievaluasi secara berkala oleh pemerintah.
- Selain menjadi dasar penghitungan PBB dan BPHTB, NJOP juga berfungsi sebagai acuan menilai kewajaran harga properti dan referensi dalam proses pengajuan KPR.
Cara menghitung NJOP dilakukan dengan menjumlahkan total nilai tanah dan total nilai bangunan menggunakan rumus: (luas tanah × NJOP per m² tanah) + (luas bangunan × NJOP per m² bangunan).
NJOP ditetapkan pemerintah daerah berdasarkan UU No. 28 Tahun 2009 dan menjadi dasar pengenaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Perhitungan NJOP penting diketahui oleh pemilik properti maupun calon pembeli rumah.
Selain digunakan sebagai dasar pengenaan PBB, NJOP juga sering menjadi referensi dalam menentukan nilai transaksi properti.
Dengan memahami cara menghitung NJOP, Anda dapat menilai apakah harga rumah atau tanah yang ditawarkan masih tergolong wajar di wilayah tersebut.
Daftar Isi:
Apa Itu NJOP?

Nilai Jual Objek Pajak atau NJOP adalah harga rata-rata yang diperoleh dari transaksi jual beli tanah dan bangunan yang terjadi secara wajar, sebagaimana diatur dalam UU No. 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pasal 1 Ayat 40.
Sementara itu, NJOP per meter adalah nilai jual objek pajak yang ditetapkan per meter persegi luas tanah atau bangunan.
Nilai ini menjadi komponen utama dalam menghitung total NJOP suatu properti.
Penentuan NJOP tidak membedakan lokasi secara spesifik, baik properti berada di kompleks perumahan, tepi jalan raya, maupun masuk gang.
Namun pada umumnya, NJOP per meter di perkotaan cenderung lebih tinggi daripada di pinggiran atau perdesaan.
Apa Penentu Besaran NJOP?
1. Perbandingan Harga Objek Sejenis
Membandingkan dengan properti yang berdekatan secara lokasi dan memiliki spesifikasi serupa.
Ini adalah metode utama yang digunakan aparat pajak.
2. NJOP Pengganti
Jika tidak ada objek sejenis, digunakan hasil pendapatan atau pemasukan objek pajak yang dinilai sebagai pengganti.
3. Nilai Perolehan Baru
Menghitung total biaya yang dikeluarkan untuk memperoleh objek pajak, termasuk biaya konstruksi dan material.
Baca juga:
Perbedaan PPJB dan AJB: Pengertian, Fungsi, hingga Cara Membuatnya
Apa Fungsi NJOP dalam Transaksi Properti?
| Fungsi | Keterangan |
|---|---|
| Dasar Pengenaan PBB | PBB P2 (perkotaan/perdesaan) dan PBB P3 (perkebunan, kehutanan, pertambangan) |
| Dasar Penghitungan BPHTB | NJOP digunakan sebagai dasar pengenaan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) saat terjadi peralihan hak |
| Acuan Harga Wajar Penjual | Membantu menentukan harga jual yang tidak terlalu di bawah atau di atas kewajaran pasar |
| Acuan Harga Wajar Pembeli | Menghindari pembelian properti yang overpriced. Jika harga di atas NJOP, properti terbilang mahal |
| Referensi Pengajuan KPR | Bank dapat mempertimbangkan nilai NJOP saat menilai agunan dalam pengajuan KPR |
Penting: Besarnya NJOP bersifat tidak tetap. Berdasarkan ketentuan Kementerian Keuangan, pemerintah melakukan evaluasi NJOP setiap 3 tahun sekali atau bisa 1 tahun sekali jika terjadi perkembangan pesat di suatu wilayah, misalnya, akibat pembangunan infrastruktur transportasi masif seperti yang terjadi di kawasan Bekasi.
Bagaimana Cara Menghitung NJOP?
Rumus NJOP adalah mengalikan luas dengan nilai per meter, lalu jumlahkan keduanya.
Berikut rumus cara menghitung NJOP:
- Hitung NJOP Tanah: Kalikan luas total tanah (m²) dengan harga NJOP tanah per meter persegi (Luas Tanah × NJOP/m² Tanah).
- Hitung NJOP Bangunan: Kalikan luas total bangunan (m²) dengan harga NJOP bangunan per meter persegi (Total Harga Bangunan= Luas Bangunan × NJOP/m² Bangunan).
- Jumlahkan Keduanya: Tambahkan hasil nilai tanah dan bangunan untuk mendapatkan total NJOP keseluruhan (Nilai Jual Rumah (NJOP)= Total Harga Tanah + Total Harga Bangunan).
Contoh Perhitungan NJOP
Misalnya, Anda memiliki objek pajak di Kabupaten Bekasi dengan rincian sebagai berikut:
- Luas tanah: 60 m²
- Luas bangunan: 73 m²
- NJOP/m² tanah: Rp7.500.000
- NJOP/m² bangunan: Rp8.000.000
Berikut nilai perhitungannya:
| Komponen | Rumus | Hasil |
|---|---|---|
| Total Harga Tanah | 60 m² × Rp7.500.000 | Rp450.000.000 |
| Total Harga Bangunan | 73 m² × Rp8.000.000 | Rp584.000.000 |
| Nilai Jual Rumah (NJOP) | Rp450.000.000 + Rp584.000.000 | Rp1.034.000.000 |
Berdasarkan perhitungan di atas, NJOP rumah tersebut adalah Rp1.034.000.000.
Nilai ini menjadi dasar penghitungan PBB tahunan dan BPHTB jika terjadi pengalihan hak.
Anda bisa menggunakan rumus yang sama untuk menghitung NJOP di wilayah lain.
Pastikan Anda mendapatkan data NJOP/m² yang berlaku di wilayah tersebut dari kantor kecamatan setempat.
Tabel Ringkasan: NJOP vs Harga Pasar

Mengetahui cara menghitung NJOP saja belum cukup jika Anda tidak memahami posisinya terhadap harga pasar.
Keduanya sering disalahpahami sebagai hal yang sama, padahal mekanisme penetapan dan fungsinya berbeda secara mendasar.
Tabel berikut merangkum perbedaannya secara ringkas:
| Aspek | NJOP | Harga Pasar |
|---|---|---|
| Ditetapkan oleh | Pemerintah Daerah (Pemda) | Mekanisme pasar (negosiasi) |
| Dasar hukum | UU No. 28 Tahun 2009 | Tidak ada regulasi khusus |
| Frekuensi pembaruan | 1–3 tahun sekali | Fluktuatif (kapan saja) |
| Fungsi utama | Dasar PBB dan BPHTB | Acuan transaksi jual beli |
| Kecenderungan nilai | Umumnya lebih rendah dari harga pasar properti | Bisa di atas atau di bawah NJOP |
| Transparansi | Publik, bisa dicek di kantor kecamatan | Tidak terpusat, bergantung agen/penjual |
Tips: Jika harga yang ditawarkan penjual di bawah NJOP, jangan langsung senang. Bisa jadi ada faktor tertentu yang mempengaruhi harga, misalnya sengketa lahan, kondisi bangunan yang buruk, atau masalah status sertifikat (HGB atau SHM). Selalu lakukan due diligence sebelum membeli.
Baca juga:
6 Cara Cek NJOP Online di Berbagai Daerah dengan Mudah
***
Itulah cara menghitung NJOP.
Semoga ulasannya bermanfaat.
Temukan rekomendasi properti terbaik hanya di Rumah123, #RumahUntukSemua.




