OK
logo rumah123
logo rumah123
Pasang Iklan
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Cara Balik Nama Sertifikat Rumah Tanpa Notaris, Prosesnya Gak Ribet!

Terakhir diperbarui 24 Juli 2023 · 5 min read · by Septian Nugraha

cara balik nama sertifikat rumah tanpa notaris

Cara balik nama sertifikat rumah tanpa notaris adalah hal yang perlu diketahui, bila ingin memangkas biaya dalam proses pengajuan balik nama sertifikat.

Sederhananya, balik nama sertifikat adalah pemindahan status kepemilikan hak atas tanah dan bangunan dari penjual ke pembeli.

Ini merupakan tahapan yang harus dilakukan dalam proses jual-beli properti.

Terdapat sejumlah cara mengajukan balik nama sertifikat rumah, salah satunya dengan jasa notaris.

Cara ini menjadi opsi populer yang dipilih banyak orang, lantaran dianggap aman, mudah dan praktis.

Namun, hal tersebut juga mengharuskan pemohon merogoh kocek lebih untuk membayar jasa notaris.

Bila enggan mengeluarkan biaya lebih dalam pengurusan balik nama sertifikat, kamu bisa mengurus secara mandiri ke kantor pertanahan setempat.

Cara balik nama sertifikat rumah tanpa notaris itu cukup mudah, prosesnya bahkan tidak memakan waktu lama. Agar lebih jelas, berikut adalah ulasannya.

Tata Cara Balik Nama Sertifikat Rumah Tanpa Notaris

tata cara balik nama sertifikat rumah tanpa notaris

Sebelum mengurus balik nama sertifikat rumah ke kantor pertanahan, pemohon harus terlebih dahulu mengurus pembuatan Akta Jual Beli (AJB).

Jadi, jika ada pertanyaan soal bisakah membuat sertifikat tanah atau rumah tanpa AJB, maka jawabannya adalah tidak bisa. 

Karena tanpa AJB, permohonan balik nama sertifikat muskil bakal diproses.

AJB adalah dokumen yang membuktikan terjadinya peralihan kepemilikan tanah dan/atau bangunan melalui jual-beli.

AJB dibuat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), hal ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No.37 tahun 1998 pasal 2 ayat 1, yakni:

Akta Jual Beli (AJB) dibuat oleh PPAT (Pejabat Pembuat Akta Tanah) bukan notaris ataupun BPN.

Proses pembuatan AJB umumnya memerlukan waktu sekitar 1–3 bulan.

Setelah terbitnya AJB, Anda dapat melakukan balik nama sertifikat tanpa penjual. 

Paslanya, AJB merupakan bukti konkret telah terjadinya peralihan hak atas tanah dan bangunan yang menjadi objek jual-beli. 

Sehingga dalam proses pengurusan balik nama sertifikat, Anda tidak perlu mengajak serta penjual atau pemilik tanah atau rumah sebelumnya dalam proses tersebut. 

Anda bisa langsung datang ke BPN atau kantor pertanahan setempat untuk melakukan balik nama sertifikat secara mandiri. 

Persyaratan Mengurus Balik Nama Sertifikat Mandiri

Pemohon harus terlebih dahulu mempersiapkan sejumlah berkas demi keperluan administrasi, berikut di antaranya:

  • Formulir permohonan yang sudah diisi dan ditandatangani pemohon atau kuasanya di atas materai cukup
  • Surat Kuasa apabila dikuasakan
  • Fotokopi identitas pemohon/pemegang dan penerima hak (KTP, KK) serta kuasa apabila dikuasakan, yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  • Surat pernyataan perubahan nama dari yang bersangkutan, diketahui kepala desa/lurah dan camat setempat
  • Fotokopi akta pendirian dan pengesahan badan hukum yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket kantor BPN (khusus bagi badan hukum)
  • Sertifikat Tanah Asli dan AJB dari PPAT
  • Izin pemindahan hak (apabila di dalam sertifikat/keputusannya dicantumkan tanda yang menyatakan, bahwa hak itu hanya boleh dipindahtangankan jika telah diperoleh izin dari instansi yang berwenang)
  • Fotokopi SPPT PBB tahun berjalan yang telah dicocokkan dengan aslinya oleh petugas loket
  • Bukti SSB (BPHTB) dan bukti bayar uang pemasukan (saat pendaftaran hak).

Proses Pengajuan Balik Nama Sertifikat Rumah Mandiri

Setelah mengantongi AJB dan menyiapkan berkas yang dibutuhkan untuk persyaratan administrasi, pemohon bisa langsung mendatangi kantor Badan BPN setempat.

Alur pengajuannya adalah dengan menyerahkan semua dokumen yang dibutuhkan kepada petugas di loket pelayanan.

Selanjutnya, petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen dan berkas persyaratan balik nama sertifikat rumah.

Bila sudah tidak ada masalah, pemohon tinggal mengunjungi loket pembayaran untuk membayar biaya pendaftaran.

Dari sini proses balik nama sertifikat rumah sejatinya sudah selesai, pemohon tinggal menunggu sertifikat diterbitkan ulang.

Proses tersebut memakan waktu selama lebih kurang 5 hari kerja.

Begini Cara Balik Nama Sertifikat Rumah Online

Apakah balik nama sertifikat tanah atau rumah bisa dilakukan secara online? Sejauh ini belum ada informasi mengenai tata cara balik nama sertifikat tanah atau rumah online. 

Karena itu, proses pengurusannya harus dilakukan secara langsung dengan mendatangi BPN atau kantor pertanahan setempat. 

Meski begitu, untuk proses pendaftaran, sejumlah kantor pertanahan sudah memiliki sistem pendaftaran balik nama sertifikat secara online. 

Namun, itu hanya untuk pendaftarannya saja, prosedur pengurusan lainnya tetap harus dilakukan secara langsung. 

Biaya Balik Nama Sertifikat Rumah Tanpa Notaris

biaya balik nama sertifikat rumah tanpa notaris

Lantas, berapa biaya balik nama sertifikat tanah atau rumah tanpa notaris? Terdapat sejumlah komponen biaya yang harus dibayarkan pemohon, meliputi:

Pembuatan AJB dikenai biaya sebesar 1% dari nilai transaksi.

Misalnya Iwan membeli rumah di Samira Regency Bekasi dengan harga Rp 800 juta.

Maka, total biaya pembuatan AJB rumah tersebut adalah Rp8 juta, yang merupakan 1% dari Rp800 juta.

Jumlah tersebut bisa dipangkas karena harga pembuatan AJB masih bisa ditawar.

Sementara biaya cek sertifikat dikenakan tarif Rp50 ribu per sertifikat hak atas tanah.

Selain itu, ada pula biaya administrasi balik nama sertifikat.

Biaya yang dikenakan berbeda untuk setiap pemohon, tergantung nilai jual rumahnya.

Adapun rumus perhitungannya adalah;

Nilai tanah (per meter persegi) x luas tanah (per meter persegi) / 1.000.

Agar lebih jelas, mari kita kembali pada contoh kasus Iwan.

Asumsikan bila rumah yang dibeli memiliki Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebesar Rp 1 juta, dengan luas tanah 100 meter persegi.

Maka, biaya balik nama sertifikat yang harus dibayarkan Iwan adalah Rp100 ribu, yang merupakan hasil perhitungan 1,000,000 x 100 : 1000 = 100

Ditambah dengan biaya penerbitan sertifikat sebesar Rp25 ribu, maka total biaya balik nama sertifikat rumah Iwan adalah Rp125 ribu.

Itulah pembahasan mengenai cara balik nama sertifikat rumah tanpa notaris.

Punya pertanyaan seputar properti? Yuk, Tanya Rumah123 di sini!

Semoga informasi ini bermanfaat.