OK
logo rumah123
logo rumah123
download-app-hamburgerAdvertise Here
KPR
Panduan

Proses Jual Beli Rumah Second dari Awal hingga Balik Nama
r123-share-title

Terakhir diperbarui 09 Oktober 2026 · 5 min read · by Ilham Budhiman

proses jual beli rumah second

Ringkasan Artikel:

  • Proses jual beli rumah second meliputi survei lokasi, pengecekan legalitas, negosiasi harga, pembuatan PPJB jika diperlukan, pembayaran, pembuatan AJB, hingga balik nama sertifikat.
  • Dokumen jual beli rumah second meliputi sertifikat tanah, KTP, KK, SPPT PBB, dan dokumen bangunan yang diperlukan dari pihak penjual maupun pembeli.
  • Biaya jual beli rumah second mencakup BPHTB, PPh, jasa notaris atau PPAT, dan biaya pengecekan sertifikat.

Proses jual beli rumah second adalah tahapan pembelian rumah bekas dari pemilik lama yang dilakukan secara legal, mulai dari pengecekan dokumen, kesepakatan harga, hingga pembuatan Akta Jual Beli (AJB) dan balik nama sertifikat.

Sebagai pembeli, kamu perlu memastikan legalitas rumah, memeriksa kondisi bangunan, menyepakati harga, serta menyiapkan biaya transaksi seperti pajak dan jasa notaris atau PPAT.

Sementara itu, penjual perlu memastikan dokumen kepemilikan lengkap dan kewajiban terkait properti telah diselesaikan.

Jika seluruh persyaratan terpenuhi, proses jual beli dapat dilanjutkan melalui PPAT hingga sertifikat rumah resmi berganti nama menjadi milik pembeli.

Bagaimana Proses Jual Beli Rumah Second?

jual beli rumah second

Unsplash/Amina Atar

1. Survei Lokasi dan Memeriksa Kondisi Bangunan

Langkah pertama dalam proses jual beli rumah second adalah melakukan survei langsung ke lokasi.

Bagi pembeli, kamu wajib memeriksa kondisi bangunan, mulai dari atap, dinding, lantai, instalasi listrik, saluran air, hingga kondisi kamar mandi.

Selain kondisi bangunan, perhatikan juga akses jalan, ketersediaan transportasi umum, fasilitas di sekitar rumah, serta potensi banjir di kawasan tersebut.

Kamu juga bisa bertanya kepada tetangga mengenai kondisi lingkungan dan keamanan sekitar.

Jika ditemukan kerusakan, gunakan informasi tersebut sebagai bahan pertimbangan sebelum menyepakati harga dengan penjual.

2. Cek Legalitas Rumah

Langkah selanjutnya adalah memastikan status hukum rumah benar-benar aman.

Hal yang harus dicek antara lain:

  • Sertifikat asli (SHM atau HGB)
  • Nama pemilik sesuai dengan penjual
  • Tidak dalam sengketa atau sita
  • Tidak dijadikan jaminan bank (atau sudah lunas)

Pengecekan bisa dilakukan melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ini penting untuk menghindari penipuan atau konflik kepemilikan.

Baca juga:

6 Tips Membeli Rumah Bekas yang Layak & Untung Dijual Kembali

3. Negosiasi Harga

Web-Banner-Campaign-Mudah-CARI-Official-Developer-1280x305px

Setelah cocok, pembeli dan penjual melakukan negosiasi harga.

Ada hal-hal yang dapat disepakati, di antaranya:

  • Besaran uang muka atau DP rumah
  • Harga final rumah
  • Cara pembayaran (tunai atau KPR)
  • Jadwal transaksi
  • Pembagian biaya (pajak dan notaris)

Kesepakatan ini sebaiknya ditulis agar jelas dan menghindari konflik.

4. Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB)

Jika sudah ada kata sepakat, dilanjutkan dengan pembuatan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB).

PPJB dibuat jika pembayaran belum lunas atau masih proses KPR.

Isi PPJB adalah sebagai berikut:

  • Identitas lengkap penjual dan pembeli
  • Harga rumah
  • Skema pembayaran
  • Waktu pelunasan
  • Sanksi jika salah satu pihak melanggar

PPJB berfungsi sebagai pengikat sebelum transaksi final dilakukan.

5. Pembayaran dan Pelunasan

Proses jual beli rumah second selanjutnya adalah pembayaran.

Pembayaran dilakukan sesuai kesepakatan, misalnya:

  • Tunai → langsung lunas sebelum AJB
  • Bertahap → sesuai jadwal di PPJB
  • KPR → melalui bank dengan proses persetujuan kredit

Pastikan semua pembayaran memiliki bukti tertulis.

Baca juga:

Cara Mengajukan KPR Rumah Second: Syarat, Dokumen, dan Tahapannya

6. Pembuatan Akta Jual Beli (AJB)

AJB adalah dokumen paling penting dalam transaksi jual beli properti.

Nah, AJB dibuat oleh PPAT dan berisi:

  • Data penjual dan pembeli
  • Data tanah/rumah
  • Nilai transaksi

Tanpa AJB, transaksi tidak memiliki kekuatan hukum yang kuat.

7. Balik Nama Sertifikat

Setelah AJB selesai, proses beli rumah second bagi pembeli adalah melakukan proses balik nama sertifikat.

Proses ini dilakukan di BPN dengan melampirkan dokumen sebagai berikut:

  • AJB
  • Sertifikat asli
  • Identitas pembeli

Setelah selesai, nama di sertifikat berubah menjadi milik pembeli secara sah.

Baca juga:

Cara Balik Nama Sertifikat Rumah Tanpa Notaris Disertai Syarat dan Biayanya

Apa Saja Dokumen Jual Beli Rumah Second?

Dokumen lengkap menjadi syarat utama agar transaksi berjalan lancar.

Syarat dokumen terdiri dari dokumen pembeli dan penjual.

Dokumen dari penjual:

  • Sertifikat tanah (SHM/HGB)
  • KTP dan KK
  • NPWP
  • SPPT PBB terakhir + bukti bayar
  • IMB/PBG
  • Surat tidak sengketa (opsional)
  • Bukti pelunasan KPR (jika ada)

Dokumen dari pembeli:

  • KTP dan KK
  • NPWP

Semua dokumen harus asli dan valid.

R123_KV Tebus Rumah 1280 x 305

Apa Saja Biaya Jual Beli Rumah Second?

Dalam proses jual beli rumah second, ada beberapa komponen biaya yang mesti diperhatikan.

Komponen biaya dalam jual beli rumah second di antaranya:

  • BPHTB (dibayar pembeli)
  • PPh (dibayar penjual)
  • Biaya notaris/PPAT
  • Biaya cek sertifikat

Biaya ini wajib dipenuhi agar proses legal berjalan lancar.

Baca juga:

13 Daftar Biaya Jual Beli Rumah untuk Pembeli dan Penjual

Apa Tips Jual Beli Rumah Second?

Agar tidak rugi, pembeli maupun penjual harus memastikan seluruh proses jual beli dilakukan secara aman dan sesuai prosedur.

Berikut adalah tips jual beli rumah second:

  • Selalu cek sertifikat ke BPN
  • Gunakan PPAT resmi
  • Jangan bayar sebelum cek dokumen
  • Pastikan rumah tidak bermasalah
  • Simpan semua bukti transaksi

Tabel Ringkasan Proses Jual Beli Rumah Second

TahapanPenjelasan
Survei RumahMengecek kondisi fisik bangunan dan lingkungan
Cek LegalitasMemastikan sertifikat asli dan tidak bermasalah
NegosiasiMenentukan harga dan kesepakatan
PPJBPerjanjian awal sebelum pelunasan
PembayaranProses bayar tunai atau KPR
AJBAkta resmi sebagai bukti transaksi
Balik NamaMengubah kepemilikan di BPN

***

Bagaimana? Sudah tahu proses jual beli rumah second agar transaksi aman dan nyaman?

Semoga ulasannya bermanfaat.

Jika sedang mencari rumah dengan harga terjangkau, cek Rumah123 sekarang.

Tersedia banyak pilihan rumah second maupun baru, #RumahUntukSemua.

FAQ


Apa itu AJB dalam jual beli rumah?

AJB adalah akta yang dibuat oleh PPAT sebagai bukti telah dilakukannya transaksi jual beli tanah atau rumah.

Apakah rumah second bisa dibeli dengan KPR?

Bisa, selama properti dan calon pembeli memenuhi persyaratan kredit dari bank.

Kenapa harus cek sertifikat rumah ke BPN?

Pengecekan sertifikat bertujuan memastikan data dan status tanah serta membantu mengidentifikasi potensi masalah hukum.

Apakah PPJB wajib dalam jual beli rumah second?

PPJB tidak selalu diperlukan. Perjanjian ini dapat digunakan untuk mengikat kesepakatan awal jika transaksi belum dapat diselesaikan melalui AJB.

Apa risiko jual beli rumah tanpa PPAT?

Transaksi berisiko mengalami masalah hukum dan menyulitkan proses balik nama sertifikat jika tidak memenuhi ketentuan yang berlaku.

{"attributes":{"type":"popupbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2026\/04\/Pop-Up-Banner-General-KV-Project-Official-Developer-SML-Rumah123-April-2026-450x600px.png","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/properti-baru\/developer\/sinar-mas-land\/1142\/?utm_source=cmkt&utm_medium=panduan-popup&utm_campaign=sml","first_open":"true","position":"overlay","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}
{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2026\/04\/FLOATING-BANNER-FAB-GENERAL-KV-PROJECT-OFFICIAL-DEVELOPER-SML-RUMAH123-APRIL-2026-450x600px-360x360px.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/properti-baru\/developer\/sinar-mas-land\/1142\/?utm_source=cmkt&utm_medium=panduan-fab&utm_campaign=sml","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}

Simulasi KPR

Hitung pembiayaan kredit rumah dengan bunga KPR terbaik di Rumah123

Rp
%
Rp
Angsuran/bulan mulai dari
Tahun ke-3
Bunga 2.65%
Rp. 967.113
Tahun ke-4 dan seterusnya
Estimasi Bunga 12%
Rp. 2.329.099

Simulasi KPR Syariah

Hitung pembiayaan KPR syariah dengan rekomendasi bank terbaik di Rumah123

Rp
%
Rp
Angsuran/bulan mulai dari
Tahun ke 1 dan seterusnya
Margin 0%
Rp. 0

Bunga KPR Terbaru

Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123

Bank BTN
Bank BTN
Suku bunga mulai dari2.65%
Tenor Max.30 Tahun
Bank Mandiri
Bank Mandiri
Suku bunga mulai dari2.6%
Tenor Max.30 Tahun
Bank CIMB Niaga
Bank CIMB Niaga
Suku bunga mulai dari4.5%
Tenor Max.20 Tahun