Ini Untung Rugi Beli Tanah Kavling yang Perlu Diperhatikan

untung rugi beli tanah kavling

 

Properti merupakan salah satu instrumen investasi menarik yang menjanjikan keuntungan besar. 

 

Dari sekian banyak jenis properti, beli tanah kavling adalah kegiatan investasi yang paling digemari masyarakat.

 

Mengapa tanah kavling? 

 

Pasalnya, tanah kavling merupakan salah satu jenis properti yang banyak dicari orang-orang. 

 

Properti ini bisa digunakan sebagai tempat tinggal, bangunan komersial, hingga perkebunan.

 

Saking banyaknya orang yang mencari lahan tersebut, harga tanah kavling tak pernah mengalami penurunan. 

 

Bahkan, setiap tahunnya harga jenis tanah ini terus meningkat dan semakin mahal.

 

Nah untuk kamu yang tertarik beli tanah kavling, penting mengetahui untung ruginya. Agar tidak menyesal, simak ulasannya berikut ini.

Keuntungan Beli Tanah Kavling

Capital Gain Tanah Kavling Cukup Besar

 keuntungan jual tanah kavling

 

Keuntungan pertama yang bisa kamu nikmati jika beli tanah kavling adalah capital gain atau timbal balik keuntungan yang besar. 

 

Seperti yang telah disebutkan, harga tanah kavling tak pernah turun di pasaran.

 

Bahkan, kenaikan harga lahan tersebut bisa mencapai 20 persen hingga 30 persen setiap tahunnya. 

 

Meski keuntungan baru bisa dirasakan setelah 5 tahun, namun penantian tersebut agaknya cukup sepadan.

Permintaan Masyarakat yang Tinggi

Keuntungan Jual Tanah Kavling Permintaan Masyarakat yang Tinggi

 

Ketersediaan lahan kosong di kota-kota sudah semakin menipis, sedang angka permintaannya tak pernah turun setiap tahunnya. 

 

Jika kamu beli tanah kavling dan nantinya akan dijual tentu kegiatan bisnis ini akan sangat menguntungkan.

 

Perlu diketahui, pembeli tanah kavling tidak hanya datang dari individu saja, para developer perumahan pun membutuhkan tanah tersebut untuk membuka lahan pemukiman baru.

Biaya Perawatan Tanah Kavling Minim

Keuntungan Jual Tanah Kavling Biaya Perawatan Tanah Kavling Minim

 

?Keuntungan berikutnya yang bisa kamu nikmati adalah biaya perawatan tanah kavling yang murah. 

 

Dalam beberapa kasus, biaya tersebut bahkan tidak diperlukan karena bisa kamu lakukan sendiri.

 

Misalnya saja seperti memotong rumput dan membersihkan lahan. Jika tidak mau menyewa jasa tukang kebun, maka kamu bisa melakukannya seorang diri menggunakan peralatan pribadi.

Cocok sebagai Aset Jangka Panjang

Keuntungan Jual Tanah Kavling Cocok sebagai Aset Jangka Panjang

 

?Berbeda dengan rumah, semakin lama waktu tanah kavling maka semakin tinggi harga lahan tersebut. 

 

Harga rumah mungkin akan meningkat tiap tahun, namun kamu harus terus merawatnya agar tidak rusak.

 

Sekali bangunan rumah terlihat usang dan rapuh, maka harga jualnya akan jatuh. 

 

Sedangkan tanah kavling, tidak ada orang yang melihat tampilan tanah, jika ukurannya cocok maka orang akan membelinya. 

Bisa Dimanfaatkan untuk Berbagai Keperluan

Keuntungan Jual Tanah Kavling Bisa Dimanfaatkan untuk Berbagai Keperluan

 

?Bukan cuma membangun hunian, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tanah kavling juga diburu orang-orang yang ingin membangun properti komersial, lahan perkebunan dan lain sebagainya.

 

Apabila kamu belum tertarik jual tanah kavling tersebut, kamu bisa memanfaatkannya sebagai kebun buah dan sayuran. 

 

Hasil dari kebun tersebut bisa kamu jual atau dikonsumsi secara pribadi.

Kompetisi yang Minim

 

Jika menjual rumah atau jual apartemen dan jual ruko biasanya memerlukan waktu yang cukup lama, lain halnya dengan properti berupa tanah.

 

Tanah menjadi salah satu properti yang memiliki kompetisi minim, karena sebagian masyarakat cenderung berinvestasi pada bangunan.

Tanah Bisa Dijual Utuh atau Kavling

 

Jika kamu memiliki tanah berukuran besar yang susah untuk dijual, kamu bisa menawarkannya dengan cara per kavling.

 

Cara ini dapat membantu meningkatkan keuntungan yang didapat.

 

Kamu pun bisa mengiklankan tanah kavling tersebut di berbagai situs properti, seperti Rumah123.

 

Baca juga:

7 Tips Jual Properti Biar Gampang Dapat Pembeli!

Kerugian Jual Tanah Kavling

Butuh Waktu Lama untuk Jual Tanah Kavling

 kerugian tanah kavling

 

Permintaan tanah kavling memang tinggi, namun jika berniat untuk menjual tanah tersebut maka tidak bisa dilakukan sekejap mata. 

 

Pasalnya, tanah kavling sendiri tergolong aset non-likuid yang sulit diperjualbelikan.

 

Ketika orang ingin membeli tanah kavling, maka banyak pertimbangan yang harus diambil sebelum memutuskan membeli lahan tersebut. 

 

Sehingga, harus ekstra sabar dalam ketika jual tanah kavling, ya.

Harganya akan Turun Jika Dijual Cepat

 Kerugian Jual Tanah Kavling Harganya akan Turun Jika Dijual Cepat

 

?Salah satu keunggulan beli tanah kavling adalah capital gain-nya yang besar jika dijual dalam waktu lama.

 

Lantas, bagaimana jika lahan tersebut kita jual dalam waktu singkat? 

 

Sayangnya hal tersebut membuat harga tanah kavling menjadi turun drastis. Itu sebabnya, properti ini tidak cocok jadi aset dana darurat. 

Lokasi Tanah Kavling Kadang Kurang Strategis

 

Di kota-kota besar, sulit sekali mencari sebidang tanah kavling. 

 

Kalaupun ada, bisa dipastikan harga lahan tersebut melonjak berkali-kali lipat. Jika ingin murah, maka kamu harus mencari hingga ke pinggiran kota.

 

Sayangnya, lokasi pinggiran kota terkadang dianggap kurang strategis.

 

Salah satu tips yang bisa dilakukan, tanah kavling di pinggiran kota yang lokasinya dekat akses jalan tol atau moda transportasi umum.

Rawan Disalahgunakan Orang Lain

 

Tanah kavling yang kosong kerap kali dimanfaatkan oleh orang lain untuk kepentingan pribadi. 

 

Tak jarang kita temui, konflik yang terjadi akibat kegiatan pemanfaatan lahan ilegal tersebut.

 

Jika ingin aman, maka kamu harus menyewa penjaga atau memagari lahan tersebut agar tidak dimasuki orang lain. 

 

Namun, hal tersebut tentu membutuhkan dana lebih yang jumlah tidak sedikit.

Tak Bisa Jadi Sumber Pemasukan Tetap

 

Investasi properti seperti rumah, ruko dan apartemen bisa dijadikan sebagai sumber penghasilan tetap karena bisa disewakan.

 

Berbeda dengan tanah yang tidak bisa dijadikan sebagai passive income.

 

Meski begitu kamu tetap bisa menyewakannya sebagai lahan parkir, usaha kaki lima, lapangan olah raga, atau lokasi pernikahan.

Pilihan Kredit Tanah Masih Sedikit

 

Berbeda dengan rumah dan apartemen, kamu bisa memanfaatkan Kredit Pemilikan Tanah (KPT) untuk membeli tanah kavling.

 

Kendati demikian, tidak semua perbankan menyediakan fasilitas KPT. 

 

Karena itu, perhatikan ketersediaan pembiayaan ini sebelum memilih bank yang tepat, ya.

 

 

Itu tadi beberapa untung rugi beli tanah kavling yang perlu kamu pertimbangkan. 

 

Jika tertarik membeli tanah kavling? Berikut beberapa listing tanah dijual terpopuler yang bisa didapatkan melalui situs properti Rumah123:

 

Tanah kavling Malang

Tanah kavling Surabaya

Tanah kavling Bekasi

Tanah kavling Bandung

Tanah kavling Depok.

 

Semoga artikel ini bermanfaat!

 

 

Author:

Yuhan Al Khairi