Begini Cara Membuat Sertifikat Tanah Mudah dan Cepat

cara membuat sertifikat tanah

 

Sertifikat tanah merupakan bukti otentik atas hak tanah yang dimiliki.Memiliki sertifikat tanah berarti Anda memiliki bukti terkuat atas penguasaan lahan.

 

Tentu saja kepemilikan sertifikat tanah harus dibuktikan dengan benar, maka dari itu pembuatan sertifikat tanah sangatlah penting.

 

Pengurusan sertifikat tanah dilakukan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). Anda bisa mendapatkannya secara mandiri atau pun meminta bantuan PPAT.

 

Adapun panduan rinci mengenai cara membuat sertifikat tanah secara mudah dan cepat akan dibahas dalam urasain di bawah ini.

 

Syarat Membuat Sertifikat Tanah

syarat membuat sertifikat tanah

 

Sebelum membuat sertifikat tanah, Anda memerlukan sejumlah dokumen persyaratan yang wajib dipenuhi. Persyaratan tersebut adalah:

 

1. Identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga (KK)

2. Fotokopi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)

3. Surat Pelunasan Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Tahunan (SPPT PBB)

4. Sertifikat Asli Hak Guna Bangunan (SHGB)

5. Akta Jual Beli (AJB)

6. Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

7. Surat Pernyataan Kepemilikan Lahan

 

Adapun syarat bagi masyarakat yang ingin membuat sertifikat tanah atau girik dengan beberapa dokumen seperti:

 

1. Fotokopi Girik atau Letter C yang dimiliki

2. Akta Jual Beli Tanah

3. Surat Riwayat Tanah

4. Surat Pernyataan Tidak Sengketa

 

Baca juga:

Penting! Ketahui 5 Jenis Sertifikat Tanah sebelum Membeli Lahan

 

Membuat Sertifikat Tanah Secara Mandiri

Membuat Sertifikat Tanah Secara Mandiri

 

Setelah melengkapi sejumlah syarat di atas, saatnya  membuat sertifikat tanah yang bisa dilakukan secara mandiri (perorangan). 

 

Adapun tahap yang harus dilakukan untuk membuat sertifikat tanah seperti berikut ini.

 

Mendatangi BPN

mendatangi kantor bpn

 

Tahap awal untuk membuat sertifikat tanah adalah mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN). 

 

Anda bisa membawa seluruh dokumen dan syarat yang berlaku lalu mendatangi loket pelayanan sertifikat tanah.

 

Biasanya Anda akan diminta mengisi formulir dan melakukan verifikasi dokumen. Anda pun akan mendapatkan Surat Tanda Terima Dokumen (STT) dan Surat Perintah Setor (SPS) yang kemudian harus dibayarkan. 

 

Melakukan Pengukuran & Pendaftaran Sertifikat Tanah

pengukuran tanah

 

Tahap selanjutnya adalah membayar biaya pengukuran tanah dan pendaftaran sertifikat tanah.

 

Ketika sudah mendapat permohonan membuat sertifikat, petugas ukur dari BPN akan melakukan pengukuran tanah dan memasang tanda batas tanah.

 

Dalam proses ini Anda diwajibkan hadir sebagai saksi. Hasil dari pengukuran pun akan diproses dan dilanjutkan untuk membuat surat keputusan sertifikat tanah dari kantor BPN.

 

Mendapatkan Surat Keputusan Hak Tanah

mendapatkan surat keputusan sertifikat tanah

 

Setelah keseluruhan tahap dilakukan, Anda pun akan menunggu proses pemeriksaan tanah dari BPN serta diperlukan untuk mengecek kembali pemasangan tanda batas tanah.

 

Setelah semuanya jelas, Anda pun diharuskan melunasi pembayaran dan mendapatkan sertifikat tanah dari BPN.

 

Membuat Sertifikat Tanah dengan Bantuan PPAT

Membuat Sertifikat Tanah dengan Bantuan PPAT

 

Selain membuat sertifikat tanah secara mandiri, Anda pun bisa membuat sertifikat dengan menggunakan bantuan jasa Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

 

PPAT adalah pejabat yang diberi kewenangan untuk membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu tentang hak atas tanah.

 

Untuk meminta bantuan PPAT pun cukup mudah, Anda cukup mendatangi kantor pertanahan dan berikan bukti permohonan kepada PPAT.

 

PPAT pun akan menerima tanda permohonan balik nama untuk membuat sertifikat tanah yang nantinya akan diserahkan ke pembeli.

 

PPAT akan mengganti nama penjual dengan pembeli yang baru di dalam buku tanah dan sertifikat pun akan dicoret dengan tinta hitam, dan diparaf oleh kepala kantor pertanahan atau petugas BPN.

 

Nama pemilik hak tanah yang baru pun akan ditulis pada buku tanah dan sertifikat. 

 

Melalui bantuan PPAT, pembeli yang baru pun telah terbukti keabsahannya menjadi pemilik lahan berdasarkan hukum.

 

Adapun jangka waktu pembuatan sertifikat tanah yang berbeda-beda di setiap kawasan. Namun, biasanya membuat sertifikat tanah memakan waktu 60 hingga 97 hari.

 

Jangka waktu ini biasanya tergantung pembuatan sertifikat tanah yang beragam serta luas tanah yang dimiliki.

 

Nah itulah sejumlah panduan cara membuat sertifikat tanah yang dapat Anda jadikan referensi.

 

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat ya.

 

Kunjungi situs properti Rumah123 dan temukan hunian idamanmu dengan sejumlah penawaran menarik.

 

Baca juga:

Panduan Lengkap Cara Cek Sertifikat Tanah Online & Offline

 

 

Author:
Rachmi Arin Timomor

Tambahkan Komentar