OK

Cara Membuat Sertifikat Tanah yang Mudah dan Cepat

21 Oktober 2022 · 5 min read · by Rachmi Arin Timomor

Cara Membuat Sertifikat Tanah (Cover)

Sertifikat tanah merupakan bukti otentik atas hak tanah yang dimiliki.

Membuat sertifikat tanah tentu menjadi tahapan yang harus kamu lakukan setelah membeli sebidang tanah.

Pengurusan sertifikat tanah bisa dilakukan di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) maupun meminta bantuan notaris atau PPAT.

Adapun panduan rinci mengenai cara membuat sertifikat tanah secara mudah dan cepat akan dibahas dalam uraian di bawah ini.

Membuat Sertifikat Tanah Secara Mandiri

Membuat Sertifikat Tanah Secara Mandiri

Sebelum membuat sertifikat tanah, ada sejumlah dokumen persyaratan yang wajib dipenuhi, di antaranya:

Selain itu, bila Anda ingin konversi dari surat girik atau letter C ke SHM, maka inilah sejumlah dokumen yang perlu disiapkan:

  • Fotokopi Girik atau Letter C yang dimiliki
  • Akta Jual Beli Tanah
  • Surat Riwayat Tanah
  • Surat Pernyataan Tidak Sengketa.

Setelah melengkapi syarat membuat sertifikat tanah di atas, saatnya membuat sertifikat yang bisa dilakukan secara mandiri (perorangan).

Berikut adalah tahapan dan rincian biaya pembuatan sertifikat tanah.

Mendatangi BPN

Mendatangi Kantor BPN

Tahap awal membuat sertifikat tanah adalah mendatangi kantor BPN atau Kantor Tanah (Kantah) setempat.

Anda bisa membawa seluruh dokumen yang telah disebutkan di atas, lalu mendatangi loket pelayanan sertifikat tanah.

Biasanya, Anda akan diminta mengisi formulir dan melakukan verifikasi kelayakan dokumen.

Setelah itu, Anda akan mendapatkan Surat Tanda Terima Dokumen (STT) dan Surat Perintah Setor (SPS) yang selanjutnya harus dibayarkan.

Biaya pendaftaran yang harus dikeluarkan sekitar Rp50.000.

Baca juga:

Cara Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah di Tahun 2021

Melakukan Pengukuran & Pendaftaran Sertifikat Tanah

Melakukan Pengukuran _ Pendaftaran Sertifikat Tanah

Tahap selanjutnya adalah membayar biaya pengukuran tanah dan pendaftaran sertifikat tanah.

Ketika sudah mendapat permohonan membuat sertifikat, petugas ukur BPN akan melakukan pengukuran tanah dan memasang tanda batas.

Dalam proses ini Anda diwajibkan hadir sebagai saksi.

Hasil dari pengukuran akan diproses dan dilanjutkan untuk membuat surat keputusan sertifikat tanah dari BPN.

Adapun tarif untuk pengukuran tanah bisa diketahui dengan menghubungi langsung ke BPN via SMS.

Selain itu, Anda juga bisa menghitung dengan rumus berikut ini:

Biaya pengukuran tanah = Luas tanah sampai dengan 10 Ha: Tarik Ulur = (L/500 x Harga Satuan Biaya Khusus Kegiatan Pengukuran (HSBKU) ) + Rp100.000

Supaya lebih paham, berikut kami jabarkan pula contoh kasus beserta perhitungannya:

Misalnya Anda berencana membeli tanah dijual di Medan non-pertanian dengan luas 500 m2 seharga Rp350 juta.

Maka, biaya pengukuran tanahnya adalah:

(500/500 x Rp100.000) + Rp100.000 = Rp200.000

Mendapatkan Surat Keputusan Hak Tanah

Mendapatkan Surat Keputusan Hak Tanah

Setelah keseluruhan tahap dilakukan, tunggu proses pemeriksaan tanah dari BPN.

Jangan lupa, cek kembali pemasangan tanda batas tanah yang telah dilakukan sebelumnya.

Perlu Anda ketahui, dalam rentan pemeriksaan tanah ada biaya yang perlu disiapkan. Rumus perhitungan pemeriksaan tanah, yakni:

Pemeriksaan tanah TPA = (L : 500 X HSBKPA) + Rp350.000

Agar lebih jelas kita ambil contoh kasus sebelumnya, yang mana Anda membeli tanah di Medan dengan luas 500 m2, maka hitungannya.

TPA= (500/500 x Rp67.000) + Rp350.000 = Rp417.000.

Jadi, biaya pemeriksaan tanah yang harus dibayar Rp417.000.

Setelah semuanya jelas, Anda pun diharuskan melunasi pembayaran dan mendapatkan sertifikat tanah dari BPN.

Cara Membuat Sertifikat Tanah Lewat Notaris

Cara Membuat Sertifikat Tanah Lewat Notaris atau PPAT

Selain secara mandiri, Anda bisa membuat sertifikat dengan bantuan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) atau notaris.

PPAT adalah pejabat yang diberi kewenangan, untuk membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu tentang hak atas tanah.

Meminta bantuan PPAT pun terbilang mudah, Anda cukup mendatangi kantor pertanahan dan berikan bukti permohonan kepada PPAT.

PPAT akan menerima tanda permohonan balik nama untuk membuat sertifikat tanah, yang nantinya akan diserahkan ke pembeli.

PPAT akan mengganti nama penjual dengan pembeli yang baru di dalam buku tanah, lalu sertifikat pun akan dicoret dengan tinta hitam dan diparaf oleh kepala kantor pertanahan.

Melalui bantuan PPAT, pembeli yang baru telah terbukti keabsahannya menjadi pemilik lahan berdasarkan hukum.

Jangka waktu pembuatan sertifikat tanah di berbagai daerah berbeda-beda, namun biasanya memakan waktu 60 hingga 97 hari.

Jangka waktu ini biasanya tergantung pembuatan sertifikat tanah yang beragam, serta luas tanah yang dimiliki.

Bila menggunakan jasa notaris, Anda tinggal mendatangi kantor notaris sambil membawa dokumen persyaratan yang telah disebutkan di atas.

Setelah itu, notaris dan tim akan mengurus pembuatan surat tanah tersebut.

Hanya saja, Anda perlu menyiapkan bujet untuk jasa notaris. Kisarannya antara Rp750 ribu hingga Rp2,5 juta.

Baca juga:

Penting! Ketahui 5 Jenis Sertifikat Tanah sebelum Membeli Lahan

Cara Membuat Sertifikat Tanah Online

Cara Membuat Sertifikat Tanah Online

Selain itu, Anda juga sebenarnya bisa membuat sertifikat tanah secara online melalui aplikasi “Sentuh Tanahku.”

Patut diketahui, beberapa tahapan dalam proses pembuatan sertifikat tanah ini tetap harus ditempuh melalui jalur offline dengan mendatangi kantor BPN.

Namun, sebagai tambahan informasi, inilah tahapan membuat sertifikat online:

Tahapan pertama, mengunduh aplikasi tersebut di App Store atau Google Play Store. Kemudian, daftar akun dan melakukan aktivasi di kantor BPN.

Kemudian membeli formulir pendaftaran pengajuan penerbitan sertifikat.

Langkah selanjutnya, menyerahkan dokumen persyaratan dan membuat janji dengan petugas untuk pengukuran tanah.

Setelah proses pengukuran tanah, Anda tinggal menunggu penerbitan sertifikat. Bila sertifikat sudah terbit, Anda tinggal membayar BPHTB.

 

Itulah panduan cara membuat sertifikat tanah. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya.

Buat Anda yang sedang cari hunian idaman, Rumah123 menawarkan banyak pilihan menarik seperti Mustika Park Place, Seminyak Residence, hingga Apartemen Southgate.

Yuk, kunjungi situs properti rumah123.com dan temukan properti idamanmu sekarang!