Untung Rugi Kredit Rumah Langsung ke Pengembang dan Tips Amannya

Kredit Rumah Langsung ke Pengembang

 

Sekarang banyak cara yang bisa kita lakukan untuk mendapatkan rumah idaman, mulai dari beli cash hingga kredit.

 

Jika kamu tidak punya bujet untuk beli rumah secara cash, maka beli rumah dengan sistem kredit bisa menjadi opsi terbaik.

 

Beli rumah dengan sistem kredit tidak melulu harus lewat program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan oleh lembaga perbankan.

 

Selain itu, ada pilihan lainnya, yaitu kamu bisa beli rumah dengan sistem kredit in house atau kredit rumah langsung ke pengembang.

 

Sama halnya dengan kredit rumah lewat program KPR, sistem kredit in-house juga ada plus minusnya yang perlu kamu pahami.

 

Lantas, apa saja plus minus kredit rumah langsung ke pengembang, dan bagaimana tips aman saat memilih sistem kredit ini?

 

Sebelum menjawab dua pertanyaan di atas, sebaiknya simak dahulu penjabaran singkat mengenai apa itu kredit in house.

 

Sekilas tentang Kredit In House

tentang Kredit In House

 

Kredit rumah langsung ke pengembang atau kredit in house adalah sistem kredit yang tidak melibatkan lembaga perbankan mana pun.

 

Pada sistem kredit yang satu ini, hanya pihak pengembang proyek hunian dan pembeli rumah saja yang terlibat dalam transaksi.

 

Sehingga, proses pengajuan kredit pun menjadi lebih cepat dan ringkas, berbeda dengan sistem kredit lewat program KPR.

 

Prosedur pembelian rumah lewat kredit in house sangat tergantung kepada kebijakan dan sistem yang diterapkan oleh pengembang.

 

Sejumlah pengembang bahkan menawarkan kredit rumah dengan lama angsuran yang bisa dinegosiasikan.

 

Plus Minus Kredit Rumah Langsung ke Pengembang

Kredit rumah lewat program KPR maupun kredit in house pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

 

Sehingga, kamu harus benar-benar memahami keuntungan dan risikonya sebelum memutuskan sistem kredit mana yang bakal digunakan.

 

Nah sebagai bahan pertimbangan untuk kamu, berikut plus minus kredit rumah langsung ke pengembang yang harus dipahami. 

 

Keuntungan

Keuntungan Kredit Rumah Langsung ke Pengembang

Tidak Ada Uang Muka atau Down Payment (DP)

Jumlah uang muka alias down payment yang dipersyaratkan dalam program KPR sering kali memberatkan.

 

Sehingga, banyak yang menunda untuk kredit rumah lewat program tersebut, lantaran tidak memiliki dana untuk membayar uang muka.

 

Menunda seperti itu memang tidak salah, tetapi jika terlalu lama ditunda, maka harga rumah akan semakin naik, bukan?

 

Oleh sebab itu, kredit rumah langsung ke pengembang bisa menjadi alternatif, karena ada lho kredit in house tanpa uang muka!

 

Biasanya pengembang hanya akan meminta booking fee terlebih dahulu, sebagai penanda bahwa calon pembelinya serius.

 

Proses Administrasi Cepat dan Ringkas

Ketika mengajukan kredit rumah lewat program KPR, banyak sekali prosedur yang harus dilalui oleh pemohon kredit.

 

Mulai dari menyiapkan persyaratan administrasi, verifikasi data administrasi, survei, hingga Bank Indonesia (BI) checking.

 

Setelah menunggu lama, tidak ada kepastian apakah permohonan kredit diterima atau ditolak, nah hal ini sangat berbeda dengan kredit in house.

 

Pasalnya, hanya pihak pengembang dan pembeli rumah saja yang terlibat, sehingga proses administrasi pun cepat dan ringkas.

 

Menariknya lagi, rumah akan langsung menjadi hak milik ketika pelunasan kredit sudah mencapai 80% angsuran.

 

Bisa Nego

Hal menarik lainnya dari kredit rumah langsung ke pengembang adalah kamu bisa melakukan negosiasi mengenai lama angsuran.

 

Pasalnya, hanya dua pihak yang terlibat sehingga proses kredit rumah in house pun terasa lebih fleksibel.

 

Skema pembayaran kredit in house biasanya bermacam-macam, ada yang 10 kali bayar, 20 kali bayar, hingga 36 kali bayar.

 

Namun semuanya kembali kepada hasil negosiasi atau kesepakatan bersama antara pengembang dan pembeli rumah 

 

Hal ini jelas sangat berbeda dengan kredit rumah lewat program KPR bank, di mana lama waktu angsuran sudah ditentukan oleh sistem.

 

Tidak Ada Bunga

Banyak orang membatalkan niat untuk kredit rumah lewat program KPR, karena takut dengan suku bunga yang tidak tetap.

 

Ya jika kamu kredit rumah lewat program tersebut, angsuran dan suku bunganya memang harus dipertimbangkan dengan matang.

 

Berbeda dengan kredit rumah langsung ke pengembang, di mana tidak ada bunga kredit yang dibebankan kepada pembeli rumah.

 

Pasalnya, kredit in house bukan produk bank, sehingga tidak ada pengenaan bunga di sini, lagi pula pengembang dilarang memungut bunga.

 

Tidak adanya bunga dalam sistem kredit in house, tentunya akan sangat membantu dalam membuat financial planning yang lebih matang.

 

Tidak Ada Biaya Lain

Selain uang muka dan suku bunga, hal lain yang membebani dompet apabila beli rumah lewat program KPR ialah biaya-biaya lainnya.

 

Masalahnya, jumlah dana yang harus dikeluarkan untuk membayar biaya-biaya lain itu tidak sedikit, sehingga cukup membebani.

 

Biaya-biaya lain yang harus disiapkan di antaranya biaya notaris bank, biaya provisi, biaya appraisal dan lain sebagainya.

 

Sementara kredit rumah langsung ke pengembang tidak dipungut biaya tambahan lainnya selain booking fee sebagai tanda jadi.

 

Dengan begitu, kamu bisa menyimpan dana yang tadinya untuk membayar biaya-biaya lain, sehingga lebih hemat.

 

Baca juga:

Prosedur Beli Rumah Cash dari Developer? Simak Caranya Berikut! 

 

Kerugian atau Risiko

Kerugian Rumah Langsung ke Pengembang

Pengembang Nakal dan Tidak Profesional

Dari sekian banyak poin plus yang bisa kamu dapatkan dari kredit rumah langsung ke pengembang, ada risiko yang tidak bisa diabaikan.

 

Risiko yang dimaksud ialah kemungkinan pengembang nakal yang bersikap tidak profesional, bahkan cenderung menipu.

 

Ya memang tidak dapat dipungkiri, ketika bicara mengenai kredit rumah in house banyak kasus buruk yang merugikan konsumen terjadi.

 

Mulai dari spesifikasi rumah tidak sesuai penawaran di awal, hingga pembangunan yang tidak rampung.

 

Oleh sebab itu, saat memutuskan kredit rumah in house, kamu harus sangat berhati-hati dan memilih pengembang terpercaya.

 

Selain itu, ikuti tips aman kredit rumah langsung ke pengembang di bawah ini ya.

 

Tips Aman Kredit Rumah ke Pengembang

Tips Aman Kredit Rumah ke Pengembang

 

Kredit in house atau kredit rumah langsung ke pengembang adalah solusi yang tepat jika kamu tidak ingin melibatkan bank.

 

Namun harus berhati-hati dalam memilih pengembang rumah agar hal-hal yang merugikan tidak terjadi.

 

Nah untuk menghindari hal-hal tersebut ketika kredit rumah in house, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan.

 

Pastikan Kejelasan Serah Terima Rumah

Dalam proses jual beli rumah melalui kredit in house hanya kamu dan pengembang saja yang terlibat.

 

Sehingga, perlu untuk mengkomunikasikan semua kesempatan dan menuangkannya dalam hitam di atas putih.

 

Kamu dan pengembang bisa membuat surat perjanjian jual beli yang memuat sejumlah hal penting.

 

Semua yang telah disepakati harus jelas terutama seputar kejelasan serah terima rumah, lalu disahkan oleh notaris.

 

Buat Dokumen Pra Perjanjian Jual Beli (PPJB)

Dokumen pra perjanjian jual beli (PPJB) merupakan dokumen berisi kesepakatan yang disahkan oleh notaris.

 

Dalam PPJB biasanya dimuat informasi-informasi penting seperti cara angsuran, besar booking fee atau uang muka (jika ada), dan sebagainya.

 

Selain itu, PPJB juga harus memuat sanksi atau denda apabila ada pihak yang melanggar kesepakatan.

 

Lalu, PPJB wajib disahkan dengan penempelan materai, serta ditandatangani oleh saksi.

 

Naikkan Level PPJB Menjadi Akta Jual Beli (AJB)

Jika angsuran rumah sudah diselesaikan, maka PPJB bisa dinaikkan levelnya menjadi akta jual beli (AJB).

 

Mengurus AJB tidak seribet yang dibayangkan, asalkan kamu mau meluangkan waktu untuk mempelajari kepengurusannya.

 

AJB akan menjadi bukti sah bahwa kamu sudah membeli rumah dari pengembang secara lunas.

 

Selain itu, AJB akan menjadi pedoman bagi pembeli rumah dan pengembang supaya memenuhi kewajibannya masing-masing.

 

 

Kira-kira seperti itulah gambaran plus minus kredit rumah langsung ke pengembang dan tips aman melakukannya.

 

Jika bingung pengembang mana yang akan kamu pilih, rumah123.com memiliki sejumlah rekomendasinya.

 

Tidak hanya rekomendasi pengembangnya saja, tetapi juga ada banyak pilihan hunian baru yang patut dimiliki.

 

*Sumber Foto: Pexels

 

 

 

Author:

Miyanti Rahman

Tambahkan Komentar