Biophilic Design Adalah: Pengertian, Prinsip, Ciri-ciri dan Contoh Desainnya
Terakhir diperbarui 19 Mei 2026 · 7 min read · by Septian Nugraha

Ringkasan Artikel:
- Biophilic design adalah konsep arsitektur yang menghubungkan manusia dengan alam melalui elemen alami seperti tanaman, cahaya matahari, sirkulasi udara, air, dan material alami di dalam bangunan.
- Penerapan desain biofilik pada rumah dipercaya mampu meningkatkan kenyamanan, kualitas udara, kesehatan mental, serta menciptakan hunian yang lebih ramah lingkungan.
- Ciri utama rumah berkonsep biophilic meliputi penggunaan tanaman hias, jendela besar untuk pencahayaan alami, material kayu atau batu alami, serta elemen air seperti kolam atau air mancur kecil.
Biophilic design adalah istilah dalam dunia arsitektur yang masih terdengar asing bagi sebagian masyarakat Indonesia.
Meski begitu, bangunan berkonsep biophilic sejatinya sudah banyak dikembangkan di tanah air, seperti pada rumah, apartemen, kantor dan mal.
Biophilic dianggap sebagai perwujudan desain arsitektur masa depan karena mampu menyeimbangkan kebutuhan manusia dan alam.
Jika diaplikasikan pada hunian, konsep ini tidak hanya mampu memberi kenyamanan, tetapi juga ramah bagi lingkungan di sekitarnya.
Lantas, apa itu biophilic design? Berikut pengertian, ciri-ciri, dan contoh desainnya.
Pengertian Biophilic Design

Biophilic atau biofilik dalam bahasa Indonesia, merupakan teori desain yang diawali dari mengkaji fenomena bahwa pada hakikatnya manusia mencintai lingkungan sekitar.
Karena itu, kata “biophilic design” dapat diartikan sebagai konsep arsitektur yang berlandaskan pada aspek biophilia atau hubungan antara manusia dan alam.
Sederhananya, konsep desain ini berfokus untuk memberi stimulus kepada manusia, agar dapat merasakan kehadiran alam di suatu bangunan.
Pasalnya, beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa manusia berada pada kemampuan optimalnya ketika berada di dalam lingkungan yang alami.
Dalam buku “14 Patterns of Biophilic Design” terbitan Terrapin Bright Green, terdapat 14 prinsip arsitektur biofilik, yaitu:
Nature in Space Patterns
- Visual Connection with Nature (koneksi visual dengan alam)
- Nonvisual connection with nature (koneksi nonvisual dengan alam)
- Nonrhythmic sensory stimuli (stimuli sensor tidak berirama)
- Thermal and airflow variability (perbedaan panas dan aliran udara)
- Presence of water (kehadiran air)
- Dynamic and diffuse light (cahaya dinamis dan menyebar)
- Connection with natural systems (koneksi dengan sistem alam)
Natural Analogues Patterns
- Biomorphic forms and patterns (bentuk dan pola biomorfik)
- Material connection with nature (material alami)
- Complexity and order (kompleksitas dan aturan)
Nature of The Space Patterns
- Prospect (prospek)
- Refuge (perlindungan)
- Mystery (misteri)
- Peril/risk (ancaman).
Dalam penerapannya, tidak ada aturan terkait seberapa banyak prinsip yang harus diaplikasikan pada sebuah bangunan gedung.
Namun, sebaiknya gedung tersebut menerapkan cukup banyak prinsip arsitektur biofilik, khususnya kategori nature in space patterns.
Ciri-Ciri Desain Biophilic di Rumah
Seperti yang telah disebutkan, penerapan konsep biofilik sebenarnya sudah cukup umum kita temukan pada bangunan rumah.
Secara tidak sadar, banyak orang yang telah menerapkan konsep ini, meski intensinya hanya untuk mempercantik dan mempernyaman hunian.
Berdasarkan 14 prinsip di atas, setidaknya ada beberapa ciri-ciri desain biophilic yang dapat kita temukan pada bangunan rumah, seperti:
- Penerapan tanaman dan vegetasi di dalam maupun luar rumah untuk meningkatkan kualitas udara dan menyerap polutan.
- Mengutamakan pencahayaan alami dengan memaksimalkan masuknya cahaya matahari ke dalam ruangan. Hal ini bisa dilakukan dengan penerapan ventilasi dan jendela berukuran besar.
- Penggunaan material alami seperti kayu, batu, dan bambu pada area lantai, dinding, furniture dan elemen dekorasi di dalam rumah.
- Mengintegrasikan elemen air dengan membuat kolam dan air terjun mini untuk menciptakan suasana yang menenangkan.
Selain IZZI, desain biophilic juga akan pas diterapkan di Tanakayu.
Tanakayu adalah cluster hunian modern garapan BSD City (Sinar Mas Land) yang mengusung konsep “Tropical Modern Resort”.
Perumahan ini dirancang khusus untuk memenuhi gaya hidup generasi muda dan milenial dengan memadukan nuansa liburan yang asri, teknologi rumah pintar (smart home system), serta lingkungan yang menyatu erat dengan alam.
Karena sejak awal konsepnya sudah sangat kental dengan elemen lanskap hijau, area terbuka, dan pencahayaan alami, penerapan biophilic design di Tanakayu akan terasa sangat organik dan menyatu sempurna dengan arsitektur aslinya.
Sebagai inspirasi untuk kamu yang ingin menerapkan konsep, berikut contoh arsitektur biofilik di rumah yang bisa ditiru.
Contoh Arsitektur Biofilik di Rumah
1. Biophilic Design dengan Inner Courtyard

Desain biofilik cocok diterapkan pada area interior rumah.
Jika kamu memiliki hunian berukuran besar, desain biophilic bisa diterapkan dengan membuat inner courtyard atau teras di tengah rumah.
Pada bagian teras, kamu bisa menempatkan sebuah pohon, tanaman hias, atau tanaman merambat seperti contoh di atas.
Selain itu, pasang juga jendela berukuran besar agar rumah memiliki sistem pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.
2. Biophilic Design di Ruang Tamu

Lihatlah gambar di atas, konsep biophilic ditunjukkan lewat penerapan elemen kayu dan sejumlah tanaman hias yang dipasang pada area dinding.
Di beberapa sudut ruangan juga terdapat sejumlah tanaman hias yang mampu membuat ruangan memiliki kesan asri.
Walau tidak tampak secara langsung, ruang tamu tersebut terlihat disinari oleh cahaya matahari yang masuk dari bagian atap.
Ini menimbulkan asumsi bahwa atap rumah memakai fitur skylight yang merupakan salah satu perwujudan konsep biofilik.
3. Biophilic Design di Dapur

Dapur juga menjadi area interior yang cocok untuk menerapkan konsep biofilik.
Penerapannya konsep biophilic pada dapur bisa dilakukan dengan menaruh sejumlah tanaman hias di sejumlah sudutnya.
Pada gambar di atas, kita juga bisa melihat lantai dan rak dinding dapur yang dilapisi oleh material kayu berwarna alami.
Dapur tersebut juga dibangun dengan jendela berukuran besar, agar memiliki sistem pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik.
Sirkulasi udara yang baik pada area dapur bermanfaat untuk mengurangi bau dan asap dari aktivitas memasak.
4. Biophilic Design di Kamar Tidur

Dari contoh di atas, sekilas tampak tidak ada prinsip desain biofilik yang diterapkan.
Namun, prinsip desain biofilik sesungguhnya diwujudkan lewat material alami seperti kayu pada furnitur dan lantai kamar tidur.
Selain itu, dinding kamar juga dihias dengan wallpaper bunga yang terlihat alam.
Kamar tidur tersebut juga memiliki jendela berukuran besar untuk memperlancar sirkulasi udara dan cahaya alami di dalamnya.
5. Biophilic Design di Ruang Tengah

Terakhir, nuansa alami begitu kental terasa pada area ruang tengah di atas.
Ada banyak tanaman hias yang diterapkan pada ruangan tersebut, terutama pada area dinding dan beberapa sudutnya.
Penggunaan material kayu pada kaki-kaki meja dan lantai rumah juga menambah kesan alami pada ruang tengah ini.
Namun, jika ingin menghemat bujet, cukup terapkan tanamanan hias dan ornamen kayu pada beberapa bagiannya saja.
Itulah pengertian, ciri-ciri, dan contoh arsitektur biofilik di rumah yang menarik diketahui.
Punya pertanyaan lain seputar properti? Yuk, diskusikan di Teras123!
Semoga bermanfaat.
FAQ
Pertanyaan Umum
Apa yang dimaksud dengan biophilic design dalam arsitektur?
Ada berapa prinsip arsitektur biofilik menurut buku 14 Patterns of Biophilic Design?
Apa saja ciri-ciri penerapan desain biophilic pada bangunan rumah?
Bagaimana contoh penerapan konsep biofilik pada area ruang tamu?
Mengapa sirkulasi udara hasil desain biofilik sangat penting untuk area dapur?
Tahapan Selanjutnya
7 Karakteristik Rumah Gen Z, Dari Sudut Healing Hingga Studio Konten Pribadi
11 Inspirasi Desain Rumah Minimalis Modern 2026, Simpel dan Elegan!
7 Ide Dekorasi Rumah Kecil tapi Mewah yang Modern dan Estetik
15 Inspirasi Desain Rumah Kecil Sederhana tapi Bagus dan Indah
6 Cara Menabung untuk Beli Rumah Buat Gen Z, Realistis dan Terencana!
9 Persiapan Pindah Rumah Biar Aman & Nggak Bikin Pusing!
4 Tips Membeli Rumah Pertama bagi Milenial dan Gen Z
14 Tips Beli Rumah Pertama dengan Proses KPR, Gampang!
10 Cara Memilih Perumahan yang Bagus agar Tidak Menyesal
Cara Beli Rumah KPR Disertai Syarat dan Tips yang Wajib Diketahui Pembeli Rumah Pertama
Panduan Cara Menghitung Cicilan KPR per Bulan dengan Mudah, Gen Z Wajib Tahu!
5 Ide Ruang Kerja WFH Estetik di Rumah Pertama yang Pinterest-Approved
Desain Rumah Green Living, Ciri-Ciri, dan Contoh Huniannya
7 Kriteria Rumah Sehat yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli Hunian
Mengenal Konsep Efisiensi: Desain Compact adalah Masa Depan Hunian
Ruang Hobi di Rumah: Investasi Terbaik buat Mental Health Anti-Burnout
Contoh Smart Home yang Bikin Hidup Lebih Mudah dan Efisien
Daftar Fasilitas Club House di Perumahan untuk Generasi Muda yang Bikin Hidup Lebih Praktis
8 Rekomendasi Perumahan Dekat AEON Mall BSD yang Strategis dan Eksklusif
10 Rekomendasi Cluster BSD City Terbaik dengan Fasilitas Eksklusif dan Strategis
Home Office adalah Kunci Work-Life Balance: Tips Bikin Ruang Kerja yang Anti-Stress!
5 Ide Dekorasi Rumah Estetik untuk Hunian Pertama, Auto Instagrammable!
Apa itu Rumah Open Space? Definisi, Konsep, & Inspirasi biar Hunian Makin Aesthetic
6 Desain Rumah dengan Pencahayaan Alami, Tiap Sudut Bisa Jadi Spot Foto
8 Desain Rumah dengan Sirkulasi Udara yang Baik, Bikin Betah Rebahan Seharian
Konsep Rumah Slow Living, Hunian Modern yang Cocok untuk Generasi Muda
Kelebihan Rumah Bernuansa Kayu, Cocok untuk Anak Muda yang Ingin Hunian Aesthetic dan Hangat
8 Inspirasi Desain Rumah untuk Keluarga Besar yang Nyaman dan Fungsional
5 Rekomendasi Hunian Strategis di BSD City yang Mudah Dijangkau dan Dekat Fasilitas Publik
Apa Itu IPL Rumah Cluster, Biaya, dan Peruntukannya
5 Contoh Penerapan Work-Life Balance di Rumah dengan Pendekatan Desain
5 Tips dan Inspirasi Desain Rumah Compact, Solusi Lahan Secuil Tetap Nyaman
Biophilic Design Adalah: Pengertian, Prinsip, Ciri-ciri dan Contoh Desainnya
5 Tips Menata Taman Depan Rumah Sederhana & Contoh Desainnya
Mengenal Desain Japandi, Estetika Sederhana yang Elegan
5 Inspirasi Desain Rumah Instagramable yang Cantik dan Aesthetic
Contoh Konsep Rumah Mezzanine, Kelebihan, dan Tips Merancangnya
Syarat Rumah Hijau yang Ramah Lingkungan agar Hunian Lebih Sehat dan Nyaman
9 Cara Menata Rumah Ramah Anak yang Aman dan Nyaman buat Si Kecil
5 Tips Membeli Rumah Cluster untuk First Home Buyer agar Tidak Rugi


