OK

Wajib Tahu, Ini 3 Cara Mengecek Tanah Bermasalah atau Tidak

cara-mengecek-tanah-bermasalah-atau-tidak

Foto: Futurity

Memiliki tanah menawarkan banyak keunggulan, salah satunya adalah mampu memberikan passive income yang terbilang tinggi.

Melihat hasilnya yang menjanjikan, banyak orang yang memilih untuk membeli tanah

Sayangnya, banyak pula di antara pembeli yang terlalu terburu-buru dan tidak dibekali informasi cukup, misalnya tentang cara mengecek tanah bermasalah atau tidak.

Jadi, jangan langsung tergiur dengan tanah yang dijual dengan harga murah, ya.

Di satu sisi, tentu ini akan mendatangkan keuntungan besar, tapi ini juga jadi tanda bahwa bisa saja tanah tersebut bermasalah alias dalam sengketa.

Lantas, bagaimana cara mengecek tanah bermasalah atau tidak? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

Ciri-Ciri Tanah Bermasalah

ciri-ciri-tanah-bermasalah

Foto: Idea.Grid

Dalam membeli suatu properti kita dituntut harus selalu teliti dan hati-hati, mengingat biaya yang dikeluarkan tidak sedikit.

Bagi kamu yang baru pertama kali berurusan dengan perjanjian jual beli tanah, ada baiknya untuk melibatkan seseorang yang telah berpengalaman.

Selain memberikan rasa aman dalam pencarian tanah hingga proses transaksi, kamu juga dapat membedakan tiap-tiap tipe tanah kavling yang bermasalah.

Dalam praktiknya tanah yang bermasalah terbagi atas dua faktor, yakni tanah bermasalah akibat perizinan dan kepemilikan.

Untuk masalah perizinan atau peruntukan, kita harus mengetahui dulu fungsi tanah tersebut.

Jika kamu membeli tanah diperuntukan bagi perencanaan kota, maka tanah yang dibeli sudah termasuk tanah yang bermasalah. 

Adapun cakupan tanah untuk perencanaan kota adalah Ruang Terbuka Hijau (RTH), pelebaran jalan, pelebaran sungai, dan lainnya.

Sedangkan tanah terkait kepemilikan, yakni tanah sengketa antara ahli waris dan tanah milik pemerintah.

Selain itu, curigai penjual yang mengaku memiliki sertifikat tanah tapi enggan untuk memeriksakan dokumennya ke kantor pertanahan.

Baca juga:

Cara Membuat Sertifikat Tanah yang Mudah dan Cepat

Cara Mengecek Tanah yang Benar

Agar tidak dihantui rasa penyesalan akibat salah beli atau bahkan tertipu, berikut cara mengecek tanah bermasalah atau tidak yang perlu diketahui.

Cek Dokumen Legalitas Tanah

Cek Dokumen Legalitas Tanah

Foto: Indonesia.go.id

Dalam transaksi jual beli hingga akhirnya memiliki sebidang tanah, jangan lupakan bahwa ada hal lain yang perlu kamu lakukan setelahnya, yakni melakukan proses balik nama.

Saat proses balik nama, ada dokumen yang harus dilengkapi sebelum pengajuan ke kantor pertanahan, yakni sertifikat tanah resmi pemilik sebelumnya, KPT, dan NPWP.

Apabila tanah yang akan dibeli belum bersertifikat dan hanya memiliki surat tanah seperti Letter C, girik, petok D, atau SPPT PBB, maka kamu bisa mengeceknya ke kelurahan.

Ini tentu akan memakan waktu yang lebih panjang, karena pihak pemerintah desa atau BPN akan melakukan pengukuran terlebih dahulu sebelum mengeluarkan sertifikat resmi.

Jika ada, minta izin pemilik untuk melakukan pengecekan keaslian sertifikat untuk menghindari masalah di masa depan.

Nah, ada beberapa prosedur juga yang harus kamu ikuti saat melakukan cara mengecek tanah bermasalah atau tidak, berikut di antaranya:

Datang ke kantor BPN setempat dengan membawa sertifikat pemilik

Membawa surat kuasa pengecekan dari PPAT

Mengisi form permohonan pengecekan sertifikat

Fotokopi KTP pemilik dan bukti PBB tahun terakhir

Menyiapkan biaya pengecekan sebesar Rp50 ribu

Selain mendatangi langsung kantor BPN, kamu jika bisa mengecek sertifikat tanah secara online melalui laman atrbpn.go.id.

Atau, bisa juga melalui aplikasi “Sentuh Tanahku” di appstore dan playstore.

Cek Detail Status Tanah dan Pemiliknya

Cek Detail Status Tanah

Foto: Unsplash

Langkah selanjutnya sebagai cara mengecek tanah bermasalah atau tidak, ialah mengecek status kepemilikan tanah tersebut.

Status atau hak tanah sendiri dibagi dalam tiga jenis menurut UU, yani Hak Guna Banguna dan Hak Pakai, Hak Milik dan Hak Guna Usaha.

Lalu pastikan juga bahwa tanah tersebut bebas sengketa dan bukan berada di dalam area tanah milik pemerintah. Setelahnya, perhatikan status pemiliknya. 

Apabila pemilik asli telah meninggal dunia, pihak wali wajib menyertakan akta kematian. Hal ini juga berlaku jika statusnya sudah menikah dan bercerai.

Periksa Izin Peruntukan Tanah

periksa-izin-peruntukan-tanah

Foto: Pinterest

Seperti yang sempat disinggung sebelumnya, cara mengecek tanah bermasalah atau tidak adalah, dengan mengetahui status peruntukan tanah.

Apabila tanah masuk dalam rencana tata ruang kota, ada baiknya untuk datang ke kantor dinas tata kota setempat.

Kamu bisa meminta ke pejabat setempat untuk menerbitkan advice planning di lokasi tanah yang akan dibeli.

Advice Planning adalah surat rekomendasi yang dikeluarkan oleh dinas tata kota, dinas cipta karya, atau dinas tata ruang (sesuai dengan badan-badan pemerintahan tiap daerah). 

Di dalam dokumen ini tertera keterangan zonasi dan batasan intensitas bangunan, yang sesuai dengan arahan tata ruang daerah.

Itulah informasi mengenai cara mengecek tanah bermasalah atau tidak. 

Agar transaksi berjalan aman, kamu bisa membeli tanah dijual melalui situs properti terpercaya seperti Rumah123. 

Di sini kamu bisa membeli tanah dan berbagai properti lainnya dari berbagai daerah di Indonesia, misalnya tanah dijual di Bandung atau hunian modern seperti Lynn Parc

Selain Lynn Parc, ada pula Podomoro Park Bandung yang menawarkan varian rumah tapak dengan beragam fasilitas mumpuni di dalamnya.

Selamat mencoba!

Baca juga:

Cara Menghitung Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah di Tahun 2021

 

Author: 

Dyah Siwi Tridya

Rekomendasi Properti