Hati-Hati! Modus Penipuan Properti Makin Marak, dari Penjual hingga Pembeli

penipuan properti foto: bannerjones


Investasi di bidang properti memang terbilang populer, dengan ragam pilihan investasi yakni mulai dari tanah, rumah hingga apartemen.


Karena memiliki nilai keuntungan yang tinggi dalam jangka panjang, membuat orang berbondong-bondong untuk memilikinya.


Seiring dengan tingginya minat investasi di bidang properti, makin tinggi pula tingkat kejahatan di bisnis properti.


Sudah banyak korban yang menjadi sasaran modus penipuan properti. Tentu saja kerugian finansial akan menjadi momok paling menakutkan ketika Anda jadi korban.


Untuk mengantisipasi hal tersebut, Rumah123 telah merangkum beberapa modus penipuan properti saat ini, agar kita semua lebih waspada.


Modus Penipuan Properti 


modus penipuan properti foto: gulfnews


Di tahun 2020 saja sudah banyak kasus kejahatan yang memiliki berbagai macam latar kepentingan.


Berusaha meraup untung sebanyaknya, para pelaku tidak mempedulikan nasib korbannya.


Agar bisa belajar dan lebih hati-hati, berikut beberapa daftar penipuan properti:


Mafia Tanah


Mafia tanah terbentuk dari beberapa jaringan yang melibatkan oknum pegawai pemerintah dan sipil untuk melancarkan aksinya.


Adapun modus yang mereka gunakan menyasar pada tanah-tanah yang belum dikonversi, tanah kosong dan tanah sengketa.


Pada kasus tanah yang belum dikonversi ke UUPA, mereka menggunakan surat girik palsu dan membuat sertifikat asli ke BPN.


Sertifikat tanah asli inilah yang dipakai mafia untuk mengusir warga yang sudah bertahun-tahun tinggal


Lalu untuk tanah yang memiliki sertifikat asli tapi dibiarkan kosong, Anda wajib waspada jika tiba-tiba ada yang menggugat kepemilikan tanah.


Mafia tanah menggugat pemilik asli ke pengadilan Tata Usaha Negara dengan menggunakan dokumen dan sertifikat palsu.


Untuk pelaku yang tertangkap akan dikenai pasal 378 KUHP dan 372 KUHP mengenai penipuan dan penggelapan.


Baca juga: 
Mau Investasi Tanah? Simak Dulu Hal-Hal Penting Berikut Ini!


Penipuan Terhadap Agen Properti


penipuan agen properti foto: scamdetector


Pekerjaan agen properti adalah membantu para konsumen mencari properti yang tepat.


Tapi agen properti juga tak luput dari sasaran penipuan baik dengan cara terang-terangan maupun terselubung.


Adapun modus yang sering digunakan penipu, yakni:

- Penipu menghubungi agen properti dengan berpura-pura membeli rumah, apartemen, atau properti lainnya


- Setelah itu deal harga dan ketentuan lainnya


- Pelaku pergi ke notaris abal-abal dan meminta agen menunjukkan sertifikat rumah dengan maksud dicek ke BPN


- Sertifikat rumah asli dibawa pelaku ke perusahaan pembiayaan dan mencairkan dana dari sertifikat


- Pelaku membuat sertifikat rumah palsu dan dikembalikan kepada agen properti


Dalam pembuatan sertifikat palsu biasanya pelaku mengulur waktu hingga 2 bulan ketika agen meminta sertifikat dikembalikan.


Pada durasi yang lama, harusnya Anda sadar bahwa sudah menjadi korban penipuan.


Jika ingin terhindar dari masalah di atas ada baiknya agen properti memerhatikan beberapa hal berikut ini:

- Jika didatangi orang yang mengaku sebagai calon pembeli, tanyakan maksud kedatangan calon pembeli. Jika perlu sampaikan pertanyaan tertentu termasuk menanyakan kartu identitas/kartu nama, apabila Anda memiliki sedikit keraguan


- Kunci ruangan khusus Anda, simpanlah barang berharga di tempat aman


- Ingatlah bahwa papan “DIJUAL” di depan properti Anda berarti mengundang orang-orang untuk datang jadi janganlah membuka pintu sembarangan


- Jangan menemui calon pembeli sendirian, apalagi bagi Anda kaum perempuan


- Jika sudah mencapai kesepakatan, selidiki latar belakang notaris


- Ingat, senantiasa waspada terhadap hal-hal yang mencurigakan

 

Penipuan Properti Berkedok Syariah


Investasi di bidang properti syariah memang menggiurkan, memiliki konsep 100% tanpa riba banyak orang ingin membeli.


Tapi tahukah Anda properti syariah memiliki prosedur yang lebih ketat dibandingkan KPR bank syariah?


Jika Anda menemukan ada properti syariah yang menawarkan tanah kavling atau perumahan murah, Anda wajib waspada.


Para oknum mengiming-imingkan DP kecil, cicilan ringan, rumah ready stock dan menghindar ketika menunjukkan legalitas.


Pada umumnya properti syariah itu memiliki DP yang besar, rumah inden, cicilan maksimal 10 tahun dan punya legalitas lengkap.


Scam Listing


scam listing foto: propertyreporter


Penipuan yang terakhir adalah scam listing atau penipuan melalui iklan di situs jual beli online.


Salah satu contoh penipuan ini adalah transaksi sewa apartemen.

- Pertama pelaku menyewa apartemen sekitar 1 bulan, lalu menyewakannya kembali ke penyewa lain


- Untuk menjerat korban, pelaku mempromosikan iklan sewa apartemen di situs jual beli dengan harga murah


- Setelah mendapatkan penyewa baru, korban harus membayar sewa 1 tahun bayar dimuka


- Setelah lewat 1 bulan pihak manajemen menemui korban bahwa masa sewa telah berakhir


Bercermin kejadian di atas, penipuan via online memang paling banyak terjadi. Maka dari itu Anda perlu berhati-hati dan cermat dengan cara:


- Curigai jika apartemen disewa lebih murah dibandingkan harga pasaran

- Pastikan kredibilitas website dan iklan

- Hati-hati jika Anda dipaksa membayar DP yang tinggi

- Cek unit sebelum bayar DP


Biar makin aman cari sewa apartemen impian gunakan Golden Badge Verified Listing di rumah123.com


Selain terpercaya, dokumen properti dijamin asli dan harga sesuai.


Tips Hindari Penipuan Properti


tips hindari penipuan properti foto: stockspace


Bagaimana?


Sudah tahu kan jenis penipuan apa saja yang digunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab?


Berikut ini tips agar terhindar dari penipuan properti, seperti:

- Tentukan jenis properti yang ingin dibeli atau sewa

- Bandingkan harga dengan pilihan sejenis

- Cek lokasi dan fisik properti

- Cek kredibilitas dan track record developer

- Cek alamat perusahaan/developer 

- Cek legalitas properti (SHM, IMB, PPJB, AJB, dan lainnya)

- Cek izin pembangunan


Itu dia beberapa tips yang harus kamu ingat dan dipraktekkan ketika sudah siap untuk membeli atau investasi properti.


Semoga artikel ini dapat membantu Anda terhindar dari kejahatan dan penipuan properti.

Tambahkan Komentar