Penyebab Rumah Susah Dijual dan Cara Mengatasinya agar Cepat Laku
Dipublikasikan 26 Agustus 2026 · 5 min read · by Ilham Budhiman

Ringkasan Artikel:
- Penyebab rumah susah dijual antara lain harga terlalu tinggi, lokasi kurang diminati, kondisi rumah kurang terawat, legalitas bermasalah, hingga desain yang terlalu spesifik.
- Iklan yang kurang menarik dan target pembeli yang tidak tepat juga dapat membuat rumah sulit mendapatkan pembeli.
- Cara mengatasi rumah yang tidak laku adalah menyesuaikan harga, memperbaiki kondisi rumah, melengkapi legalitas, membuat iklan menarik, dan memasarkannya melalui berbagai platform.
Ada beberapa alasan penyebab rumah susah dijual, salah satunya adalah harga yang terlalu tinggi.
Jika rumah sudah lama dipasarkan tetapi belum juga mendapatkan pembeli, penting untuk mencari tahu penyebabnya.
Dengan mengetahui masalahnya, kamu bisa menerapkan strategi yang tepat agar peluang rumah terjual semakin besar.
Daftar Isi:
- Apa Penyebab Rumah Susah Dijual?
- 1. Harga Rumah Terlalu Tinggi
- 2. Lokasi Kurang Diminati
- 3. Kondisi Rumah Kurang Terawat
- 4. Legalitas Rumah Bermasalah
- 5. Desain Rumah Terlalu Spesifik
- 6. Iklan Rumah Kurang Menarik
- 7. Target Pembeli Tidak Tepat
- Bagaimana Cara Mengatasi Rumah yang Tidak Laku?
- Tabel Ringkasan Penyebab Rumah Susah Dijual
Apa Penyebab Rumah Susah Dijual?

1. Harga Rumah Terlalu Tinggi
Mengapa rumah susah dijual bisa karena harga yang terlalu tinggi.
Pasalnya, harga jual rumah menjadi salah satu faktor yang dipertimbangkan para calon pembeli rumah.
Kebanyakan pemilik rumah sering menentukan harga berdasarkan biaya pembelian, renovasi, atau keuntungan yang diharapkan.
Padahal, Menurut buku Property Top Secret Buku Pintar Bisnis & Investasi Properti oleh Iswi Hariyani dkk., calon pembeli akan membandingkan harga dengan rumah lain di lokasi dan spesifikasi yang serupa.
Nah, harga yang terlalu tinggi membuat rumah kurang menarik untuk dipertimbangkan.
Baca juga:
4 Cara Menentukan Harga Pasaran Rumah Secara Akurat agar Cepat Laku
2. Lokasi Kurang Diminati
Lokasi merupakan faktor penting dalam keputusan membeli rumah.
Jika akses jalan sulit, kawasan rawan banjir, terlalu dekat dengan sumber kebisingan, atau lingkungan yang kurang nyaman, hal tersebut dapat membuat rumah tidak laku.
Kekurangan lokasi sulit diperbaiki.
Karena itu, harga jual rumah dan keunggulan lain dari rumah perlu dibuat lebih menarik untuk mengimbangi kekurangan tersebut.
3. Kondisi Rumah Kurang Terawat
Kenapa rumah susah dijual dapat disebabkan karena kondisi rumah yang kurang terawat, seperti atap bocor, dinding lembap, cat mengelupas, kamar mandi kotor, atau halaman tidak terawat.
Pembeli juga akan memperhitungkan biaya renovasi setelah transaksi.
Jadi, lakukan renovasi rumah kecil-kecilan sebelum memasang iklan, terutama pada bagian rumah yang paling terlihat.
4. Legalitas Rumah Bermasalah
Jual rumah tidak laku-laku? Jangan-jangan karena legalitas rumah bermasalah.
Pasalnya, legalitas yang tidak jelas dapat menjadi alasan kenapa rumah susah dijual.
Contohnya sertifikat belum lengkap, sertifikat belum balik nama, terdapat sengketa, atau dokumen penting tidak ada.
Karena itu, pastikan sertifikat dan dokumen pendukung sudah siap sebelum rumah dipasarkan.
5. Desain Rumah Terlalu Spesifik
Desain rumah juga dapat berpengaruh terhadap penyebab rumah susah dijual.
Pasalnya, rumah dengan desain jadul dan tata ruang yang sangat spesifik dapat membatasi jumlah calon pembeli yang merasa cocok.
Saat ini, rumah dengan tata ruang yang lebih fleksibel cenderung lebih mudah disesuaikan dengan kebutuhan keluarga.
6. Iklan Rumah Kurang Menarik
Rumah memiliki harga dan lokasi yang bagus, tetapi rumah tidak laku-laku?
Nah, bisa jadi karena iklan yang kamu pasang kurang menarik.
Saat pasang iklan jual rumah, pastikan pasarkan rumah melalui dengan foto yang jelas dan deskripsi lengkap.
Selain itu, cantumkan informasi luas tanah, luas bangunan, jumlah kamar, legalitas, akses, fasilitas, dan harga.
7. Target Pembeli Tidak Tepat
Kenapa rumah tidak laku dijual bisa karena salah menyasar target pembeli.
Pasalnya, setiap rumah memiliki calon pembeli yang berbeda.
Rumah dekat kawasan perkantoran, misalnya, memiliki karakteristik pasar yang berbeda dengan rumah di kawasan keluarga.
Jika pemasaran tidak diarahkan kepada calon pembeli yang sesuai, rumah bisa mendapatkan banyak penayangan tetapi sedikit pertanyaan serius.
Baca juga:
5 Cara Jual Rumah Cepat Butuh Uang, Laku Hitungan Hari!
Bagaimana Cara Mengatasi Rumah yang Tidak Laku?

- Bandingkan harga dengan rumah sejenis di sekitar lokasi.
- Lakukan penyesuaian harga rumah yang akan dijual.
- Terbuka untuk negosiasi harag jual rumah.
- Perbaiki kerusakan kecil dan bersihkan rumah.
- Pastikan dokumen dan legalitas lengkap.
- Gunakan foto rumah yang terang dan menarik.
- Buat deskripsi iklan yang lengkap.
- Tampilkan keunggulan lokasi dan fasilitas di sekitar rumah.
- Pasarkan diberbagai platform jual beli, seperti marketplace properti Rumah123, Facebook, Instagram, dan lainnya.
- Minta bantuan agen properti yang memiliki jangkauan lebih luas.
Baca juga:
Daftar Biaya Jual Beli Rumah yang Ditanggung Pembeli dan Penjual
Tabel Ringkasan Penyebab Rumah Susah Dijual
| No | Penyebab Rumah Susah Dijual | Cara Mengatasinya |
|---|---|---|
| 1 | Harga rumah terlalu tinggi | Sesuaikan harga dengan harga pasar dan rumah sejenis |
| 2 | Lokasi kurang diminati | Tonjolkan keunggulan akses dan fasilitas sekitar |
| 3 | Kondisi rumah kurang terawat | Lakukan perbaikan atau renovasi ringan |
| 4 | Legalitas rumah bermasalah | Lengkapi sertifikat dan dokumen pendukung |
| 5 | Desain rumah terlalu spesifik | Tawarkan fleksibilitas tata ruang |
| 6 | Iklan rumah kurang menarik | Gunakan foto berkualitas dan deskripsi lengkap |
| 7 | Target pembeli tidak tepat | Sesuaikan pemasaran dengan calon pembeli |
***
Demikian penjelasan mengenai penyebab rumah susah laku dijual.
Semoga ulasannya bermanfaat.
Kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian keluarga, #RumahUntukSemua.


