Sebelum Pindah, Hitung Dulu Biaya Bulanan Apartemen agar Tak ‘Buntung’

biaya bulanan apartemen

 

Daya tarik apartemen memang tidak bisa dibantah, tak heran bila hunian vertikal ini jadi pilihan terbaik kaum urban di kota-kota besar.

 

Ada banyak cara buat tinggal di apartemen mulai dari sewa ataupun beli dengan cara cicilan dan cash keras.

 

Namun, banyak orang tidak menyadari bahwa biaya hidup apartemen nyatanya lebih tinggi dibandingkan dengan rumah tapak.

 

Tapi, hal itu bisa disiasati jika kamu sudah tahu rincian biaya tinggal di apartemen. Setelah itu, kamu bisa dengan mudah menghitung biaya bulanan apartemen.

 

Bagaimana? Penasaran berapa biaya yang dikeluarkan per bulan untuk apartemen yang akan kamu tempati? Simak penjelasan dibawah ini!

 

Ketahui Jenis Biaya Tinggal di Apartemen

biaya tinggal di apartemen

 

Sebelum membahas lebih jauh mengenai besaran biaya bulanan apartemen yang harus kamu bayarkan, kenali dulu ragam jenis biaya maintenance apartemen.

 

Jika perumahan pada umumnya diurus oleh RT/RW, maka apartemen ada namanya P3SRS, yang tugasnya adalah menentukan besaran biaya perawatan bulanan apartemen yang dihuni.

 

Berikut ini beberapa iuran wajib yang harus dibayar, seperti:

 

Biaya Iuran Pengelolaan Apartemen

IPL apartemen atau bisa disebut juga biaya pemeliharaan biasanya dipatok mulai dari Rp10.000,00 sampai Rp50.000,00 per penghuni dan ditagih setiap bulannya.

 

Kamu juga bisa menghitung besaran biaya IPL, yakni:

 

Tarif dasar IPL X ukuran unit per m2

Rp10.000,00 x 20,3 m2 = Rp203.000,00

 

Biaya pemeliharaan tersebut meliputi perawatan gedung, lift, area komunal, kebersihan, serta keamanan.

 

Sinking Fund

sinking fund

 

Jika biaya IPL digunakan untuk merawat fasilitas bersama, beda halnya dengan sinking fund yang fokus pemeliharaan fasilitas yang rusak dengan skala kerusakan ringan, termasuk perpanjangan izin gedung.

 

Untuk besaran tarifnya tentu saja berbeda di setiap apartemen, namun biaya umum yang perlu dibayar adalah Rp100.000,00 - Rp200.000,00.

 

Biaya Tagihan Listrik, Air dan Internet

biaya tagihan listrik, air, dan internet

 

Kedua biaya di atas bisa dibilang sangat penting kamu tanyakan saat survei apartemen.

 

Sementara untuk biaya tagihan listrik per bulan apartemen menengah biasanya mencapai Rp500.000,00 sampai Rp1.000.000,00. Sedangkan untuk air, tarifnya sekitar Rp100.000,00 - Rp350.000,00, tentunya tergantung penggunaan.

 

Jika kamu menggunakan layanan telepon dari provider tertentu, maka ada beban tagihan yang harus dibayarkan, yakni sekitar Rp250.000,00.

 

Rata-rata apartemen di kota-kota besar menyediakan akses wifi, namun jangan harap fasilitas tersebut bisa kamu gunakan secara gratis.

 

Beberapa apartemen memasang tarif tertentu dengan pilihan besar kuota yang penghuni butuhkan, terlebih lagi saat ini orang-orang lebih banyak bekerja dan sekolah daring dari rumah.

 

Kisaran biaya internet dasar paling murah yakni Rp290.000,00 dan belum termasuk biaya pemasangan. Biasanya tarif pemasangan antara Rp75.000,00 - Rp100.000,00 ditambah PPn sebesar 10%.

 

Biaya Parkir

JIka kamu bertanya, apakah biaya parkir apartemen gratis?

 

Jawabannya bisa iya atau tidak, karena ada apartemen membebaskan biaya parkir untuk satu kendaraan. Tapi kebanyakan apartemen sudah menentukan tarif per bulannya.

 

Kisaran biaya yang perlu kamu keluarkan untuk parkir di apartemen adalah Rp100.000,00 - Rp200.000,00 untuk motor dan Rp250.000,00 - Rp300.000,00 untuk mobil.

 

Rincian Biaya Bulanan Apartemen

rincian biaya bulanan

 

Selain biaya-biaya yang sudah disebutkan di atas, sebenarnya ada biaya lainnya, apalagi jika kamu menggunakan proteksi lebih untuk apartemen.

 

Hal yang paling utama yang perlu kamu lakukan ketika sudah memutuskan untuk membeli apartemen adalah harga unitnya dan cicilannya.

 

Untuk lebih jelasnya, kami berikan contoh studi kasusnya seperti ini:

 

Pasangan muda bekerja di kantoran mendapatkan gaji masing-masing sebesar Rp8.000.000,00 dan Rp11.000.000,00, sehingga totalnya Rp19.000.000,00.

 

Setelah menabung selama 4 tahun dengan menyisihkan tabungan 30%, mereka sepakat membeli apartemen tipe studio di Urban Town Karawang dengan harga Rp230.000.000,00.

 

Lalu, mereka mengajukan KPA dan membayar DP 50%, untuk cicilan perbulannya sekitar Rp2.900.000,00 selama 10 tahun.

 

Karena pihak P3SRS tidak menanggung semua kerusakan termasuk perabotan, maka mereka mengasuransikan apartemen dan perabotannya.

 

Biaya premi asuransi apartemen memiliki perhitungan sendiri, yakni:

 

Nilai Apartemen : RP250.000.000,00 (bangunan & isi)

Rate : 0.2486%%

Premi : Rp250.000.000,00 x 0.2486%% = Rp621.500,00

 

Setelah mengetahui biaya wajib yang ditetapkan pihak apartemen dan ditambah dengan biaya lainya, maka rincian biaya apartemen bulanan yang harus mereka bayarkan, yaitu:

 

Jenis Biaya

 

Nilai Pembiayaan

 

Cicilan Apartemen

 

Rp2.900.000,00

 

Biaya Premi

 

Rp621.500,00

 

IPL

 

Rp230.000,00

 

Sinking Fund 

 

Rp150.000,00

 

Tagihan Listrik

 

Rp500.000,00

 

Iuran Air

 

Rp175.000,00

 

Internet 

 

Rp350.000,00

 

Parkir 

 

Rp175.000,00

 

Total

Rp5.101.000,00*

 

* total biaya tersebut merupakan ilustrasi semata, besaran pengeluaran dapat berbeda-beda

 

Sebenarnya masih ada biaya lain yang perlu dihitung, namun kami memberikan gambaran besar saja karena setiap penghuni mempunyai kebutuhan yang berbeda.

 

Nah, itu dia informasi mengenai biaya bulanan apartemen yang bisa kamu jadikan referensi untuk pindah ke apartemen.

 

Untuk menemukan berbagai pilihan apartemen menarik dengan harga terjangkau bisa cek di Rumah123. Contohnya ada Mega City Bekasi dan Emerald Bintaro.

 

 

 

Author:

Dyah Siwi Tridya

Tambahkan Komentar