OK

Mengenal SPPT PBB Beserta Cara Mengurusnya

10 Nopember 2022 · 3 min read · by Citra Purnama Sari

SPPT PBB

Foto: bisnis.com

Bagi Anda yang memiliki properti pribadi, tentu membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan sebuah kewajiban.

Namun, komponen dalam PBB pun bisa dibilang beragam, salah satunya adalah SPPT.

Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) adalah dokumen yang diperlukan saat Anda hendak membayar PBB.

Merupakan dokumen yang penting, berikut tata cara mengurus SPPT PBB terbaru beserta syaratnya yang perlu kalian ketahui.

Fungsi SPPT PBB

Fungsi SPPT PBB

Foto: magicbricks.com

Sebelum membahas soal persyaratan dan tata cara mengurus SPPT PBB, Anda perlu mengetahui fungsi dari dokumen tersebut.

Ini berguna untuk menunjukkan besaran utang atas Pajak Bumi dan Bangunan yang harus dilunasi.

Meskipun bukan dokumen yang menunjukkan kepemilikan atas lahan, tetapi SPPT PBB sangat penting ketika Anda mengumpulkan dokumen untuk keperluan legalitas.

Cara Mendapatkan SPPT PBB

Cara Mendapatkan SPPT PBB

Foto: vdrsetup.com

Bagi Anda yang belum tahu, SPPT PBB biasanya diantarkan melalui kantor pos dan giro, atau petugas Kelurahan/Desa.

Selain itu, Anda dapat mengambilnya sendiri di kantor kelurahan atau KPP Pratama/KPPBB tempat objek pajak terdaftar.

Selama properti sudah terdaftar sebagai objek pajak, maka SPPT PBB sudah pasti akan dikirimkan ke kantor yang menjadi perwakilan di daerah Anda.

Baca Juga:

Mengenal Pajak Rumah sebelum Beli Hunian Idaman

Cara Mengurus SPPT PBB Objek Pajak yang Belum Terdaftar

Cara Mengurus SPPT PBB untuk Objek Pajak yang Belum Terdaftar

Foto: raas.pk

Tidak perlu khawatir jika properti Anda belum terdaftar sebagai objek pajak, Anda hanya perlu mengunjungi Kantor Pelayanan Pajak (KPP).

Di Kantor Pelayanan Pajak terdekat inilah Anda mendaftarkan properti untuk mendapatkan SPPT PBB.

Sebelum mengunjungi KPP, sebaiknya Anda mengecek kantor pajak mana yang sesuai dengan lokasi properti tersebut.

Di sana, Anda akan diminta untuk mengisi formulir Surat Pemberitahuan Objek Pajak (SPOP).

Setelah mengikuti prosedur yang ada, selanjutnya Anda tinggal menunggu SPPT PBB dikirimkan ke pihak yang menjadi perwakilan, seperti kelurahan atau RT.

Mengurus SPPT PBB secara Online

Mengurus SPPT PBB Secara Online

Foto: pewresearch.org

Digitalisasi rupanya turut memengaruhi proses pengurusan dokumen legal, termasuk SPPT PBB.

Terbaru, Anda bisa mengunjungi website Bapenda khusus Jakarta untuk mengajukan surat tersebut.

Di laman itu Anda akan diminta untuk mengisi berbagai, kemudian sistem akan melakukan pengecekan secara otomatis.

Jika verifikasi selesai, Anda akan dikirimkan SPPT PBB dalam bentuk elektronik ke alamat e-mail yang terdaftar sebelumnya.

Adanya sistem digital dalam pengurusan SPPT PBB jelas memberi kemudahan, terutama bagi Anda yang punya aktivitas padat.

Pencarian SPPT PBB secara Online

Pencarian SPPT PBB Secara Online

Foto: sciencetimes.com

Tidak cuma mengurus secara online, sistem yang sama juga bisa digunakan untuk mencari SPPT PBB.

Khusus untuk Anda yang belum menerima SPPT PBB dalam beberapa tahun terakhir, maka cara satu ini bisa dicoba.

Ingat, SPPT PBB adalah dokumen yang menunjukkan jumlah PBB yang harus dibayarkan. Jika Anda tidak memegang SPPT, tentu akan kesulitan dalam membayar pajak.

Bagi Anda yang menetap di Kota Jakarta, maka bisa mengakses link satu ini.

Anda dapat memasukan nomor PBB dari SPPT tahun sebelumnya. Jika nomor yang dimasukkan benar, maka dokumen SPPT PBB akan muncul.

Statusnya pun bisa diketahui dengan jelas, apakah sudah lunas atau belum.

Namun, jika SPPT PBB Anda hilang dan tidak bisa dicek secara online, maka siapkan surat keterangan dari kelurahan, fotokopi kartu keluarga, dan fotokopi KTP.

Selanjutnya Anda bisa mengurusnya ke kantor Dinas Pendapatan Daerah setempat.

Itulah hal-hal yang perlu diketahui tentang SPPT PBB dan cara mengurusnya.

Supaya bisa membayar PBB dan mendapatkan SPPT, Anda tentu harus memiliki properti sendiri.

Rumah123 memiliki banyak rekomendasi hunian berkualitas khusus untuk Anda, antara lain Istana Regency Jatinangor, Mustika Village Karawang, dan masih banyak lagi.

Semoga bermanfaat!