Sebelum Pindahan Rumah, Ini Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan

 Pindahan Rumah

 

Pernah merasa kerepotan saat pindah rumah? Tenang, bukan hanya Anda saja, karena setiap orang yang pindahan ke rumah baru pasti mengalaminya. 

 

Salah satu hal yang paling merepotkan ketika pindahan adalah mengurus barang-barang, baik saat pindahan maupun setelah tiba di rumah baru. 

 

Sementara itu, kesalahan yang sering dilakukan saat proses pindahan adalah mengerjakan segala sesuatunya di hari-hari terakhir sebelum pindahan.

 

Padahal akan jauh lebih baik jika persiapan pindah rumah tidak dilakukan terburu-buru dan dalam waktu singkat.

 

Nah, guna membantu persiapan pindahan Anda dari rumah lama ke rumah baru, berikut beberapa tips dari Rumah123 yang bisa Anda terapkan. 

Hal yang Harus Dipersiapkan sebelum Pindahan Rumah

Buat Rencana di Hari Libur

Hal yang Harus Dipersiapkan sebelum Pindahan Rumah

 

Untuk pindah rumah, menentukan hari yang tepat merupakan hal yang sangat penting.

 

Selalu rencanakan waktu pindahan di hari ketika Anda tidak sibuk dengan urusan kantor atau urusan lainnya. Anda bisa memilih hari libur atau akhir pekan sebagai hari pindahan. 

 

Jangan lupa juga untuk menyesuaikan waktu pindahan dengan kenaikan sekolah anak-anak.

 

Dengan begitu, mengurus kepindahan akan lebih mudah lantaran tidak bentrok dengan urusan kantor dan urusan sekolah anak.

Tentukan Sistem untuk Memindahkan Barang

 

Sebelum Anda memindahkan semua barang ke rumah baru, sebaiknya tentukan terlebih dahulu proses pemindahan barang-barangnya.

 

Entah dengan menyewa jasa pindahan rumah, menyewa mobil pick up, atau meminta bantuan saudara, teman bahkan tetangga terdekat.

 

Jangan menentukan sistem atau proses memindahkan barang secara mendadak ya, karena bisa membuat Anda repot saat hari pindahan.

 

Buat Daftar Barang yang Harus Dibawa

 

Buat daftar barang yang harus dibawa saat pindahan, mana yang akan ditinggal dan mana yang akan diberikan ke tetangga.

 

Kelompokkan juga barang-barang yang akan segera diperlukan di rumah baru dan mana yang tidak.

 

Ingat, jangan pernah memasukkan barang berharga atau surat penting di sembarang tempat. Selalu simpan barang berharga secara terpisah.

 

Daftar prioritas barang juga akan memudahkan Anda untuk pindah dan mendata barang apa saja yang bisa jadi tertinggal dirumah lama.

Siapkan Kotak Pribadi

 

Sebelum pindah rumah, setiap anggota keluarga diwajibkan memiliki kotak sendiri untuk menyimpan barang-barang pribadinya.

 

Misalnya alat tulis, gadget, pajangan di kamar pakaian dan sebagainya.

 

Setelah itu, minta setiap anggota keluarga Anda untuk memberikan tanda pada kotaknya masing-masing. 

Lapisi Barang Mudah Pecah dengan Kertas dan Pisahkan Makanan

 

Sebelum dikemas, lapisi dulu piring dan gelas kaca dengan kertas koran. Atau, jika masih ada, masukkan kembali ke dalam dusnya.

 

Tujuannya agar benda-benda itu tidak pecah. Tempat penyimpanannya juga harus diberi tanda kalau isinya merupakan barang pecah.

 

Lalu untuk keamanan tambahan, jangan gabungkan makanan, deterjen dan obat-obatan dalam satu kotak.

Pastikan Tidak Ada Barang yang Tercecer

 

Pastikan saat pindah, tidak ada lagi barang yang tercecer. Segera kunci pintu dan jendela apabila tidak ada yang menjaga.

 

Jangan lupa juga untuk memutus saluran telepon, aliran listrik dan air sebelum Anda meninggalkan rumah lama.

 

Periksa lagi semua rekening listrik, telepon dan air sebelum berangkat ke rumah baru, apakah sudah dilunasi atau belum.

Jangan Meninggalkan Utang

 

Ingat, jangan pernah meninggalkan utang saat pindahan rumah karena akan memperburuk nama Anda sekeluarga. 

 

Periksa lagi, apakah Anda pernah memiliki utang pada pedagang setempat. Pasalnya, utang sekecil apapun harus dibayar, lho!

 

Jangan lupa juga untuk pamit pada tetangga dan kepala Rukun Tetangga (RT) agar tidak meninggalkan kesan buruk.

Hal yang Harus Dilakukan setelah Tiba di Rumah Baru

 Hal-yang-Harus-Dilakukan-setelah-Tiba-di-Rumah-Baru

Tentukan Letak Perabotan yang Besar

 

Setelah tiba di rumah baru, tentukan di mana Anda akan meletakkan barang-barang besar.

 

Misalnya lemari, tempat tidur, bufet, lemari pajangan, meja belajar dan sebagainya.

 

Sebaiknya, barang-barang besar itu tidak digeser saat dipindahkan, melainkan diangkat, untuk menghindari risiko menggores lantai rumah yang baru.

 

Baca juga:

Ide Menata Rumah Type 36 | Nyaman di Ruang Terbatas

Jangan Buru-Buru Membongkar Semua Kotak Barang

 

Ingat, jangan pernah terburu-buru untuk membongkar semua kotak barang yang sudah dipindahkan.

 

Utamakan untuk membongkar kotak barang yang penting saja. Tunggu hingga semua barang sudah pada tempatnya.

 

Jika sudah, baru Anda dapat membongkar kotak barang satu per satu. Misalnya kardus berisi pakaian, yang bisa langsung dimasukkan ke dalam lemari.

Set Semua Ruangan

 

Jika semua barang dari kotak sudah dikeluarkan dan ditempatkan dengan baik, selanjutnya Anda bisa mulai mengatur desain tata ruang.

 

Atur tata ruang kamar hingga taman (jika ada). Atur kamar Anda dan anak-anak sedemikian rupa agar nyaman ditempati.

 

Jika ada, atur juga tanaman hias yang dibawa dari rumah lama agar halaman rumah baru terlihat lebih asri dan menyegarkan. 

Luangkan Waktu untuk Berinteraksi dengan Sekitar

 

Setelah selesai mengurus proses pindahan, perkenalkan diri Anda kepada kepala RT dan luangkan waktu untuk melakukan interaksi dengan para tetangga di sekitar rumah baru.

 

Jika urusan di rumah baru sudah selesai, Anda juga bisa langsung melapor ke kelurahan setempat untuk membuat surat-surat penting.

 

Setelahnya, beritahukan alamat rumah baru kepada kerabat, relasi, bank, atau pihak asuransi yang berkaitan dengan pekerjaan atau bisnis Anda.

 

Selain tips di atas, berikut beberapa informasi jasa untuk pindah yang bisa dijadikan rekomendasi untuk Anda.

Jasa Pindahan Rumah

Jasa Pindahan Rumah

 

Proses pindahan bisa sangat merepotkan dan melelahkan. Dengan jasa pindahan rumah kita tidak perlu repot melakukan pengemasan dan mudah dalam mengangkut barang.

 

Karena itu, berikut ini terdapat beberapa pilihan layanan jasa pindahan untuk Anda:

Deliveree

 Jasa Pindahan Rumah Deliveree

 

Deliveree merupakan layanan jasa pindahan rumah yang sudah tidak asing di telinga masyarakat.

 

Layanan ini memiliki lima jenis ukuran truk yang disediakan untuk mempermudah proses pindahan, mulai dari pickup, tronton box, fuso berat, fuso ringan, engkel box, atau engkel bak.

 

Tentunya masing-masing kendaraan untuk pindahan memiliki estimasi biaya dan kapasitas yang berbeda-beda.

GoBox

 Jasa Pindahan Rumah Go-Box

 

Go-Box adalah jasa layanan pindah rumah profesional yang telah hadir di 16 wilayah Indonesia.

 

Hingga saat ini, GoBox hadir di Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Bali, Medan, Surabaya, dan sebagainya.

 

Jenis kendaraan yang bisa dipilih untuk pengiriman, yakni pick up bak, pick up box, engkel bak, dan engkel box.

 

Layanan Go-Box tidak memiliki jarak maksimal yang ditentukan, Anda bisa mengirim barang lebih dari 100 km selama kawasan yang dituju masih merupakan area layanan.

 

Harga jasa pindahan menggunakan mobil Go-Box adalah Rp9 ribu per kilometer, dengan minimal pemesanan Rp210 ribu. 

 

Sementara untuk truk engkel sebesar Rp10 ribu per kilometer dengan minimal pemesanan Rp300 ribu.

Raja Pindah

Raja Pindah

 

Jasa layanan pindah rumah terakhir yang bisa menjadi rekomendasi Anda adalah Raja Pindah.

 

Perlu diketahui, Raja Pindah mematok harga berdasarkan ukuran meter kubik atau volume jumlah barang secara keseluruhan. 

 

Harga jasa pindahan untuk pengiriman di kawasan Jabodetabek berkisar Rp250.000/CBM, dengan minimum charges sebesar 10 CBM.

 

Namun, harga yang dipatok di layanan ini belum termasuk biaya asuransi, bad accessweekend charges, hingga special handling.

 

 

Nah, menarik bukan? Itulah beberapa tips pindah rumah hingga tiga rekomendasi jasa yang melayani proses pindahan.

 

Jika Anda sedang mencari rumah baru yang akan ditempati, ada banyak pilihan tersedia di rumah123, misalnya saja Greenland ResidenceKota Baru Parahyangan, dan The Patio Residence.

 

Semoga informasi di atas dapat bermanfaat, ya!

 

Baca juga:

Sebelum Pindah, Hitung Dulu Biaya Bulanan Apartemen agar Tak ‘Buntung’