OK
logo rumah123
logo rumah123
Pasang Iklan
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Begini Cara Hitung Biaya Penalti KPR, Lebih Untung atau Rugi?

Terakhir diperbarui 30 Januari 2024 · 4 min read · by Septian Nugraha

berapa pinalti kpr

Melunasi cicilan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) lebih cepat bisa saja dilakukan, tetapi Anda perlu memperhitungkan risiko terkena denda penalti. 

Tidak dimungkiri bahwa penalti KPR kerap menjadi momok bagi para debitur yang ingin melunasi cicilan kredit rumahnya lebih cepat. 

Pasalnya, penalti yang dikenakan bisa saja jumlahnya jadi sangat besar, sehingga banyak debitur memilih untuk tidak mengambil risiko tersebut. 

Melunasi cicilan KPR sebelum berakhirnya tenor memang harus dipikirkan matang-matang.

Namun, bila ingin melakukan hal itu, Anda perlu mengetahui tata cara hitung biaya penalti KPR. 

Tujuannya agar Anda mengetahui kisaran denda yang harus dibayarkan.

Biar lebih jelas, simak ulasan mengenai cara hitung biaya KPR di bawah ini.

Berapa Kisaran Biaya Penalti KPR?

Berapa Kisaran Biaya Penalti KPR

Kisaran denda penalti KPR OCBC NISP, Mandiri dan BCA bisa berbeda-beda, tergantung aturan masing-masing bank.

Namun, umumnya denda penalti KPR berkisar antara 1–5% dari besaran pinjaman yang akan dilunasi.

Agar tidak bingung, berikut simulasi dan cara hitung biaya penalti KPR: 

Seorang karyawan bernama Rusdi mengajukan KPR untuk pembelian rumah seharga Rp677 juta di Golden Gemilang Bekasi, dengan tenor 10 tahun.

Memasuki tahun ke-8 atau 2 tahun sebelum tenor kredit berakhir, Rusdi berencana melunasi cicilan KPR tersebut karena baru mendapat bonus besar dari kantornya. 

Anggaplah pada tahun ke-8 cicilan KPR Rusdi tersisa Rp100 juta. 

Kemudian, bank selaku kreditur KPR menetapkan biaya penalti pelunasan KPR sebelum jatuh tempo sebesar 1%. 

Mengacu pada keterangan di atas, maka denda penalti yang dikenakan kepada Rusdi adalah Rp1 juta, yang merupakan 1% dari dari Rp100 juta. 

Baca juga:

Cara Menghitung dan Simulasi Pelunasan KPR Dipercepat

Begini Cara Melunasi KPR Sebelum Waktunya

Cara Melunasi KPR Sebelum Waktunya

Patut diketahui, jika memang berniat untuk melunasi cicilan KPR lebih cepat, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghindari penalti, seperti:

1. Tidak Melunasi secara Sekaligus

Cara yang pertama, tentu tidak melunasinya secara sekaligus pada awal periode kredit. 

Artinya, jika ingin melunasi cicilan KPR lebih cepat, Anda bisa melakukannya pada periode tengah atau akhir masa kredit berjalan. 

Biasanya, bank akan mengenakan penalti KPR pada tahun pertama sampai ke-5, sedangkan pada tahun ke-6 dan seterusnya tidak akan dikenakan penalti.

Jadi, ketika memasuki tahun ke-6, Anda bisa secara bertahap mencicil sampai KPR dilunasi sebelum jatuh tempo. 

Namun, kembali lagi, setiap bank memiliki aturan penalti yang berbeda-beda.

Ada baiknya tanyakan terlebih dulu hal tersebut kepada bank sebelum memutuskan untuk mengajukan KPR.

2. Cicil secara Bertahap dalam Jumlah Besar

Cara ini bisa dilakukan bila ingin melunasi cicilan KPR lebih cepat.

Praktiknya bisa dengan membayar dua atau tiga cicilan sekaligus setiap bulannya.

Bunga KPR Terbaru

Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123
Bank Mandiri
Bunga mulai
2.65%
Tenor maks.
30 tahun
Angsuran mulai dari
Rp. 967.113
Bank BRI
Bunga mulai
3.25%
Tenor maks.
25 tahun
Angsuran mulai dari
Rp. 1.169.559
Bank OCBC
Bunga mulai
4.75%
Tenor maks.
25 tahun
Angsuran mulai dari
Rp. 1.368.282
*Perhitungan angsuran berdasarkan tenor maksimal, harga rumah Rp 300 juta, dan uang muka 20%. Lihat Semua Bank

Namun, Anda tetap harus memastikan besaran nilai cicilan yang disetorkan masih dalam batas wajar. 

Pasalnya, bila terlalu besar, tidak menutup kemungkinan memicu terjadinya penalti.

Maka itu, konsultasikan kepada pihak bank terkait segala kemungkinan munculnya risiko penalti.

3. Pilih Bank yang Menerapkan Suku Bunga KPR Rendah

Selain penalti, perhatikan juga bunga yang ditetapkan bank sebelum mengambil kredit.

Pilih bank dengan bunga KPR paling rendah, agar tidak menjadi beban di masa depan.

Layaknya denda pelunasan KPR BTN dan bank lainnya, besaran bunga dari tiap bank penyedia KPR juga berbeda-beda.

Untung Rugi Melunasi KPR Sebelum Jatuh Tempo

Beban Utang

Keuntungan dari membayar cicilan KPR lebih cepat adalah mengurangi beban finansial, sehingga Anda bisa lebih tenang dan leluasa dalam mengalokasikan bujet bulanan.

Jika sebelumnya hanya mampu menyisihkan 5% dari gaji untuk hal-hal lainnya, kini Anda bisa menaikkan porsinya menjadi 10% atau 15%.

Beban utang yang berkurang juga dapat memperbesar porsi tabungan dan investasi.

Jadi, Anda bisa mendapatkan waktu lebih lama untuk membangun portofolio investasi, serta membekali diri untuk masa pensiun.

Untuk kerugiannya sendiri, yang pertama tentu saja adalah penalti KPR yang dipengaruhi oleh berapa lama periode pinjaman yang sudah berjalan.

Semakin cepat KPR dilunasi, maka besaran penalti akan semakin besar.

{"attributes":{"type":"banner","custom_title":"Pindah KPR","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/refinancing\/pindah-kpr\/?utm_source=panduan123&utm_medium=artikel&utm_campaign=pindahkpr&utm_term=kpr","custom_desc":"Alihkan pinjaman KPR berjalan ke bank baru melalui Rumah123!","custom_cta":"Pelajari Selengkapnya","custom_background":"https:\/\/storage.googleapis.com\/seo-cms\/assets\/Card_Pindah_KPR_Desktop_10386878e7\/Card_Pindah_KPR_Desktop_10386878e7.jpg","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}

Hal tersebut karena pokok utang KPR nilainya masih tinggi, sehingga berpotensi akan menguras penghasilan dan tabungan Anda.

Jadi, kembali lagi, melunasi KPR lebih cepat memiliki risiko yang perlu dipikirkan matang-matang. 

Pada akhirnya, semua tergantung pada kecermatan dan ketelitian kita dalam memahami kondisi finansial masing-masing.

Itulah ulasan mengenai cara hitung biaya penalti KPR yang penting untuk diketahui.

Punya pertanyaan seputar properti? Yuk, ngobrol di Teras123!

Semoga informasi ini bermanfaat, ya.