OK

Pedoman Pembuatan Rumah Tahan Gempa Beserta Contoh Desainnya

28 Nopember 2022 · 5 min read · by Septian Nugraha

rumah tahan gempa

Rumah tahan gempa menjadi salah satu langkah mitigasi akibat bencana gempa bumi.

Konsep rumah tersebut sudah seharusnya gencar diterapkan di Indonesia.

Mengingat negara kepulauan ini berada di zona tektonik aktif, sebagian wilayahnya rentan terkena gempa bumi.

Pada dasarnya, gempa tidak secara langsung mengakibatkan nyawa manusia melayang.

Jatuhnya korban kebanyakan disebabkan karena tertimpa reruntuhan bangunan rumah atau bangunan.

Hal yang jelas disebabkan oleh kelalaian manusia itu sendiri.

Kelalaian yang dimaksud adalah tidak mengindahkan standar lokasi, desain, dan pembangunan rumah yang ideal.

Contohnya, memaksakan membangun rumah di lokasi rawan longsor seperti lereng atau patahan.

Kemudian membangun atau mendesain rumah tanpa perencanaan dan tidak sesuai standar, baik dalam hal pemilihan material maupun pembuatan konstruksi.

Prinsip Rumah Tahan Gempa

Perihal seluk-beluk rumah tahan gempa, Departemen Pekerjaan Umum sejatinya sudah membuat pedomannya.

Dalam pedoman tersebut, tercantum sejumlah prinsip dasar bangunan tahan gempa yang terdiri dari:

  • Rumah tahan gempa adalah hunian yang bila terkena gempa bumi lemah, bangunannya tidak mengalami kerusakan sama sekali.
  • Adapun bila terkena gempa bumi dengan kekuatan sedang, bangunan hanya mengalami kerusakan pada elemen non-struktural.
  • Sementara bila terkena gempa dengan kekuatan besar, bangungan mengalami kerusakan, tetapi tidak boleh runtuh.

Komponen Pembuatan Rumah Tahan Gempa

komponen pembuatan rumah tahan gempa

Konsep rumah tahan gempa sejatinya bisa diaplikasikan pada semua jenis hunian, tidak terkecuali rumah sederhana.

Dilansir dari laman inarisk.bnpb.go.id, persyaratan rumah tahan gempa harus memperhatikan sejumlah aspek yang terdiri dari:

  • Bahan bangunan
  • Struktur utama
  • Pengecoran beton.

Bahan Bangunan

bahan bangunan

Penggunaan bahan bangunan berkualitas, tentu menjadi syarat dalam membangun rumah tahan gempa.

Berikut adalah jenis-jenis bahan bangunan yang menjadi komponen pembangunan rumah tahan gempa:

Beton

Hal yang harus diperhatikan dalam membuat campuran beton adalah, memperhatikan perbandingan campuran semen, pasir, kerikil, dan air.

Perbandingannya adalah; 1 ember semen, 2 ember pasir, 3 ember kerikil, dan 0,5 liter air.

Penambahan air pada adukan beton hendaknya dilakukan sedikit demi sedikit, agar adonan tidak terlalu encer atau kental.

Adapun untuk ukuran kerikil yang ideal adalah 20 mm, dengan gradasi yang baik.

Sementara, semen yang digunakan hendaknya menggunakan semen tipe 1 yang sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Mortar

Pembuatan mortar atau bahan pengikat juga tidak bisa dilakukan sembarangan.

Idealnya mortar dibuat dengan campuran semen, pasir, dan air.

Volume mortar memiliki perbandingan 1 ember semen, 4 ember pasir bersih, dan air secukupnya.

Batu pondasi

Material selanjutnya berkaitan dengan pondasi. Lazimnya, pondasi bangunan rumah terbuat dari batu kali atau batu gunung.

Kedua jenis batu tersebut memiliki bentuk yang solid dan keras. Selain itu batu kali dan gunung pun memiliki banyak sudut untuk memperkuat ikatan mortar.

Baca juga:

Syarat Rumah Hijau untuk Hidup Lebih Sehat

Batu bata

Selanjutnya adalah batu bata, yang menjadi bahan pembuatan dinding. Berikut adalah spesifikasi ideal batu bata yang memenuhi syarat:

  • Bagian tepi lurus dan tajam
  • Tidak banyak retakan
  • Tidak mudah patah
  • Dimensi tidak terlalu kecil dan seragam.

Kayu

Kayu juga merupakan salah satu material penting pada bangunan. Kayu berkualitas yang tahan gempa harus berkualitas baik dengan ciri-ciri:

  • Keras
  • Kering
  • Berwarna gelap
  • Tidak ada retakan
  • Lurus

Struktur dan Pengecoran Beton

struktur dan pengecoran beton

Struktur utama bangunan rumah terdiri dari; pondasi, balok pengikat atau sloof, kolom, balok keliling atau ring, struktur atap, dan dinding.

Proses pembuatan konstruksi rumah tahan gempa harus memperhatikan ketepatan dimensi dan melalui metode yang benar.

Selain itu, seluruh elemen struktur bangunan harus menjadi satu kesatuan, sehingga beban dapat ditanggung secara proporsional.

Struktur bangunan juga harus bersifat daktail, sehingga dapat bertahan apabila mengalami perubahan bentuk ketika terjadi gempa.

Selanjutnya adalah tahapan pengecoran beton. Tahapan ini harus memperhatikan hal-hal berikut:

  • Pastikan cetakan/bekisting benar-benar rapat, kuat, dan kukuh.
  • Pengecoran kolom dilakukan secara bertahap setiap 1 meter.
  • Pastikan adukan di dalam cetakan padat dan tidak berongga. Agar tidak ada bagian yang keropos.
  • Pelepasan bekisting paling sedikit 3 hari setelah pengecoran.

Desain Rumah Tahan Gempa di Indonesia

Rumah Dome

rumah domeFoto: outingjogja

Memiliki bentuk bangunan unik dan kerap disebut rumah Teletubbies. Model rumah tahan gempa ini terdapat di Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Residensial ini dibangun sebagai pemukiman bagi warga yang terdampak gempa Yogyakarta pada tahun 2006 silam.

Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA)

rumah instan sederhana sehat

Gambar: DPU-Kulon Progo

Ini adalah model rumah tahan gempa yang diinisiasi oleh Kementerian PUPR.

Sejak 2004 silam, model rumah tahan gempa ini sudah banyak dibangun di Aceh.

RISHA pun sudah diuji dan tahan dengan guncangan gempa berkekuatan 8 skala richter.

Rumah Instan Konvensional (RIKO)

rumah instan konvensionalGambar: Kementerian PUPR

Ini adalah rumah tahan gempa yang dibuat bagi warga yang terdampak gempa Lombok pada 2018 lalu.

Rumah ini pun sudah teruji tahan terhadap guncangan gempa besar.

Rumah Tanpa Kayu

rumah tanpa kayu

Gambar: beritasatu.com

Sesuai namanya, model rumah ini dibuat tanpa material kayu pada pembuatan struktur bangunannya.

Hunian ini kabarnya tahan dengan guncangan gempa hingga 6.4 skala richter.

Baca juga:

Ciri-ciri Rumah Sehat dan Rekomendasinya

Bangunan Rumah Rakyat Tahan Gempa

bangunan rumah rakyat tahan gempaGambar: barrataga.com

Merupakan rumah tembokan dengan harga ekonomis, hunian ini memiliki desain fleksibel dan membuatnya lebih nyaman dihuni.

Itulah pembahasan mengenai rumah tahan gempa yang penting kalian ketahui.

Temukan berbagai rekomendasi hunian berkualitas dengan harga terjangkau di laman Rumah123.

Ada banyak pilihannya, mulai dari Mustika Park Place, Adhi City Sentul, hingga D’hills Residence.

Semoga informasi ini bermanfaat.