OK

Cara Kredit Rumah Tanpa BI Checking

28 September 2022 · 4 min read · by Septian Nugraha

Kredit Rumah Tanpa BI Checking (Cover)

Bank Indonesia (BI) checking atau Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) merupakan tahapan yang pasti ada dalam pengajuan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) via lembaga perbankan.

Sederhananya, BI checking dapat diartikan sebagai catatan yang mengejawantahkan riwayat kredit seseorang. Apakah pembayaran kreditnya lancar atau macet.

Menelusuri rekam jejak kredit calon debitur adalah hal penting bagi lembaga perbankan.

Tujuannya, untuk mengetahui kemampuan nasabah yang hendak mengajukan kredit dalam membayar pinjaman tersebut.

Oleh karena itu, SLIK pun menjadi salah satu parameter bank untuk menyetujui atau menolak pengajuan kredit calon debitur.

Pengajuan kredit akan disetujui apabila skor BI checking calon debitur berada di skala 1 (aman) hingga 2 (dalam pengawasan).

Namun, bila skornya berada di skala 3 hingga 5, maka hampir bisa dipastikan proses pengajuan kredit akan ditolak oleh bank.

Cara Kredit Rumah Tanpa BI Checking

Cara Kredit Rumah Tanpa BI Checking

BI checking sejatinya dapat dilakukan secara mandiri lewat laman OJK. Jadi, ada baiknya untuk terlebih dahulu mengecek sendiri skor kredit sebelum mengajukan KPR ke bank.

Bila hasil skor kredit berada di skala yang aman, kamu bisa melanjutkan proses pengajuan KPR ke bank.

Namun, bila skor kredit berada dalam daftar hitam, maka ada dua solusi yang bisa diambil.

Pertama, memperbaiki skor kredit. Cara kedua, dengan mengajukan kredit rumah tanpa BI checking.

Artinya, mengajukan kredit pembelian rumah tanpa melibatkan bank. Mengajukan KPR tanpa bank, memangnya bisa?

Tentu saja bisa! Agar lebih jelas, berikut kami hadirkan ulasannya.

Mengajukan Kredit In-House

Cara pertama adalah, mengajukan kredit pembelian rumah langsung kepada pengembang. Cara ini lazim dikenal dengan istilah kredit in house.

Jadi, urusan perjanjian jual-beli rumah hanya melibatkan dua pihak; pengembang sebagai penjual dan debitur sebagai pembeli.

Karena tidak melibatkan pihak bank, maka proses pengajuan kreditnya tidak melalui tahapan BI checking.

Menggunakan KPR Syariah Non-Bank

Cara selanjutnya adalah, memanfaatkan fasilitas KPR syariah non-bank. Prosesnya tidak berbeda dengan kredit in house.

Sebab, fasilitas ini diberikan oleh pengembang atau developer syariah. Sehingga, prosesnya pun hanya melibatkan developer sebagai penjual, dan debitur sebagai pembeli.

Pembedanya, bila mengajukan KPR syariah non-bank, maka seluruh prosesnya menerapkan sistem sesuai syariat Islam.

Hanya saja, pengajuan KPR syariah non-bank ini memiliki sejumlah kekurangan. Salah satunya, uang muka yang dipatok relatif tinggi.

Bisa mencapai 50 persen dari harga rumah. Selain itu, tenor yang diberikan pun relatif pendek.

Pinjam Uang dari Kolega atau Keluarga

Cara lainnya, kamu bisa meminjam uang kepada kerabat atau keluarga untuk membeli rumah. Pada prosesnya, kamu memang akan membeli rumah secara tunai.

Akan tetapi, karena uang untuk membeli rumah didapat melalui pinjaman dari kerabat atau keluarga, sifat pembelian rumah tetap dilakukan secara kredit.

Teknisnya, sama seperti mengajukan KPR ke bank. Hanya saja, karena kreditur adalah kerabat atau keluarga, prosedur pengajuan kredit pun kemungkinan tidak terlalu rumit.

Cara ini memungkinkan kamu mendapatkan kredit tanpa bunga. Tenornya pun bisa disesuaikan dengan kemampuan.

Meski begitu, ada baiknya kamu bersikap profesional dengan melunasi pinjaman secepat mungkin.

Lebih baik lagi jika membuat surat perjanjian atau keterangan resmi mengenai hutang atau pinjaman tersebut, agar terkesan formal.

Kelebihan dan Kekurangan Kredit Rumah Tanpa BI Checking

Kelebihan dan Kekurangan Kredit Rumah Tanpa BI Checking

Kelebihan Kredit Rumah Tanpa BI Checking

Praktik kredit rumah tanpa BI checking memungkinkan kamu menempuh prosedur pengajuan kredit tanpa ribet.

Seperti pengajuan kredit in house atau KPR syariah non bank. Prosesnya hanya melibatkan kamu dengan pengembang.

Artinya, prosedur yang mesti dilewati lebih ringkas. Beda halnya bila mengajukan KPR via bank, yang prosedurnya panjang.

Selain itu, kamu juga tidak perlu mempersiapkan biaya lain dalam pengajuan KPR seperti biaya provisi, appraisal, asuransi dan lain sebagainya.

Kekurangan Kredit Rumah Tanpa BI Checking

Namun, kredit rumah tanpa BI checking pun bukannya tanpa kekurangan. Salah satunya berkenaan dengan aspek keamanan dan legalitas.

Bila mengajukan KPR lewat bank, maka pihak bank akan memastikan legalitas rumah tersebut apakah sudah aman atau belum.

Oleh karena itu, ada baiknya kamu turut menggandeng notaris untuk memastikan legalitas dari rumah yang hendak dibeli.

Kemungkinan lainnya, kamu juga tidak akan mendapat jaminan asuransi.

Berbeda dengan mengajukan KPR di bank, maka kamu diharuskan menjadi peserta asuransi jiwa atau asuransi rumah.

Kedua asuransi tersebut amat berguna untuk mengantisipasi bila nantinya terjadi hal-hal tak terduga.

Jadi ketika kamu melakukan kredit rumah tanpa bank, dan tak ada asuransi yang memayungi, maka risiko tanggung sendiri.

 

Itulah pembahasan mengenai kredit rumah tanpa BI checking. Semoga informasi ini bermanfaat.

Bagi kamu yang ingin mencari tahu berbagai informasi berkenaan dengan KPR, kamu bisa mengunjungi laman KPR Rumah 123.

Selain itu, kami juga memiliki berbagai rekomendasi perumahan berkualitas dengan harga kompetitif seperti The Jasmine Boulevard, De Shilaa Permana Ciuyah (DSP), hingga Mustika Park Place.

 

Author:

 

Septian Nugraha

Simulasi KPR

Kredit rumah dengan pilihan plafon dan tenor pinjaman sesuai kebutuhan

Simulasi KPR Syariah

Sistem pembiayaan rumah tanpa bunga, sesuai syariat Islam

Bunga KPR Terbaru

Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123

Bank BTN
Bank BTN
Suku bunga mulai dari3.72
Tenor Max.20 Tahun
Bank BNI
Bank BNI
Suku bunga mulai dari2,76
Tenor Max.30 Tahun
Bank Mandiri
Bank Mandiri
Suku bunga mulai dari3,88
Tenor Max.12 Tahun