Proses dan Berkas yang Diterima Setelah Akad Kredit Rumah 

perhitungan simulasi kpr

 

Semua orang tentu ingin punya rumah sebagai salah satu kebutuhan primer.

 

Masalahnya, membeli rumah tak semudah membalikkan telapak tangan, apalagi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

 

Tapi sebenarnya tidak saja bagi MBR, kadang bagi masyarakat berpenghasilan menengah pun rumah jadi kebutuhan primer yang sulit dipenuhi.

 

Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan primer yang satu ini diperlukan kemampuan finansial yang mumpuni.

 

Untungnya, ada solusi yang ditawarkan oleh lembaga perbankan untuk mengatasi persoalan di atas.

 

Solusi tersebut tak lain dan tak bukan adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang membuat proses pembiayaan rumah jadi lebih ringan.

Sekilas tentang Kredit Pemilikan Rumah

apa itu kpr

 

Kredit Pemilikan Rumah atau KPR merupakan fasilitas pinjaman yang diberikan oleh lembaga perbankan dan non-bank untuk membeli properti.

 

Jenis properti yang bisa dibeli melalui KPR bermacam-macam, mulai dari rumah tapak hingga properti komersial.

 

Saat ini banyak bank yang menyediakan KPR seperti Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Mandiri, CIMB dan sebagainya.

 

Sementara itu, lembaga non bank penyedia KPR biasanya adalah perusahaan pembiayaan.

 

Dengan prinsip KPR, properti yang ingin dibeli dibiayai terlebih dahulu, lalu peserta KPR membayar pembiayaan dengan cara dicicil.

 

Nah, agar pembiayaan tidak memberatkan Anda di masa depan, perlu perhitungan matang sebelum mengajukan KPR.

 

Anda disarankan untuk mengecek gambaran pembiayaannya terlebih dahulu dengan menggunakan kalkulator simulasi KPR.

 

Kalkulator KPR sendiri banyak disediakan oleh lembaga perbankan dan non bank penyedia KPR di situs resminya. Termasuk fitur kalkulator simulasi KPR Rumah123.

 

Setelah mengajukan KPR ke bank, saat sudah disetujui maka Anda pun akan melaksanakan proses akad kredit rumah.

 

Nah, berikut ini adalah proses hingga informasi berkas yang diterima setelah akad kredit.

Akad Kredit Rumah dan Prosesnya

 

Akad kredit rumah adalah suatu bagian dari rangkaian proses kredit rumah secara keseluruhan.

 

Saat melakukan akad kredit rumah, pihak bank akan menjelaskan kepada pembeli rumah (debitur) agar dokumen perjanjian disepakati kedua belah pihak.

 

Proses akad kredit sendiri harus ditandatangani oleh pembeli, pengembang dan pihak bank atas segala kesepakatan tanpa diwakilkan.

 

Saat proses akad kredit, masing-masing pihak perlu menyerahkan dokumen terkait yang asli.

 

Lalu, dokumen pun akan diperiksa oleh notaris untuk keabsahan dokumen.

 

Adapun pihak-pihak yang wajib hadir saat proses akad kredit, diantaranya pihak pembeli (suami dan istri), wakil dari bank, pihak pengembang dan notaris.

Berkas yang Diterima Setelah Akad Kredit Rumah

 

Setelah mengetahui proses akad kredit, berikutnya adalah beberapa berkas yang diterima setelah akad kredit rumah.

 

Secara total, berkas yang diterima setelah akad kredit rumah terdapat 7 dokumen yang diberikan kepada pembeli.

 

Dokumen tersebut diantaranya:

 

Surat PPJB (Perjanjian Pengikatan Jual Beli) yang asli;

Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K) asli;

Surat Izin Mendirikan Bangunan (copy);

Kuitansi dari notaris.

 

Selain itu, ada pula berkas yang diterima setelah akad kredit rumah di 6 bulan berikutnya, berupa:

 

-. Akta Jual Beli (AJB)

-. Fotokopi SHGB (Sertifikat Hak Guna Bangunan) dari notaris

Kalkulator Simulasi KPR Rumah123

kalkulator kpr rumah123

 

Jika sudah memahami KPR, proses akad hingga berkas yang diterima setelah akad kredit rumah, berikut ini Panduan Rumah123.com akan merangkum simulasi KPR menggunakan kalkulator KPR. 

 

Menghitung simulasi pembiayaan KPR memang bukan hal yang sulit, apalagi bisa dibantu oleh kalkulator KPR.

 

Namun, tetap harus dilakukan dengan benar sehingga bisa memudahkan Anda dalam mengatur rencana finansial.

 

Nah, dengan kalkulator simulasi KPR Rumah123, Anda bisa mengetahui jumlah pinjaman, estimasi suku bunga dan besar angsuran.

 

Cara menggunakannya pun mudah, karena Anda hanya perlu mengisi beberapa kolom yang sudah disediakan.

 

Adapun kolom yang harus diisi saat menggunakan  kalkulator simulasi KPR di Rumah123, yaitu sebagai berikut: 

 

- Harga properti

- Besar down payment atau uang muka

- Tenor atau  jangka waktu pelunasan cicilan

- Estimasi suku bunga fixed rate

 

Setelah mengisi empat kolom di atas, secara otomatis estimasi angsuran per bulan akan muncul.

 

Bagaimana, menghitung simulasi pembiayaan dengan kalkulator KPR Rumah123 mudah, bukan?

 

Jika Anda sudah mengerti cara perhitungannya dan ingin segera mencari hunian yang sesuai dengan anggaran, berikut ini beberapa rekomendasi yang bisa Anda lirik seperti: 

 

Buana Kotabaru Raya

Summarecon Mutiara Makassar

Grand Riscon Rancaekek

 

Tentu masih banyak pilihan perumahan baru lainnya dengan beragam keunggulan mulai dari harga, tipe rumah dan lokasi. Selamat mencari!

 

 

Author:

Miyanti Rahman