Wajib Tahu! Inilah Aturan Rumah Subsidi 2020 (Terbaru dan Lengkap)

rumah subsidi


Per 1 April 2020 pemerintah telah mengubah aturan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) termasuk regulasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan atau FLPP.


Hal tersebut dilakukan dalam rangka melaksanakan program sejuta rumah
(PSR) yang diusung pemerintah sebelumnya sekaligus mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.


Perubahan ini merupakan harga baru untuk subsidi rumah tahun 2020 yang diresmikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).


PUPR telah menetapkan dana stimulus untuk bidang perumahan hingga Rp1,5 triliun. 


Peraturan perumahan subsidi pun turut tertuang dalam Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 242/KPTS/M/2020.


Setelah mendapat berbagai rancangan dan aturan baru, inilah 3 hal wajib yang perlu diketahui soal aturan rumah subsidi 2020.


Per 1 April 2020 Harga Rumah Subsidi Berubah


rumah subsidi 2020


Perubahan aturan rumah subsidi merupakan sebuah stimulus yang disalurkan melalui skema Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) untuk 175.000 unit hunian masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).


Stimulus tersebut merupakan salah satu usaha pemerintah bagi pembiayaan MBR guna mengurangi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.


Pemerintah pun memberikan keringanan pembayaran SSB sebesar 5 persen per tahun selama masa subsidi 10 tahun di seluruh kawasan Indonesia, kecuali provinsi Papua dan Papua Barat.


Untuk kedua provinsi tersebut telah mendapatkan SSB sebesar 4 persen per tahun selama 10 tahun.


Tak hanya SSB, Kementerian PUPR pun memberikan keringanan SBUM atau uang muka pada rumah tapak sebesar 1 persen.


Adapun persyaratan yang diberikan Kementerian PUPR untuk penerima rumah subsidi yaitu, Warga Negara Indonesia (WNI), Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang tidak memiliki rumah.


Baca juga: 
Seluk Beluk KPR Subsidi dan Tips agar Permohonan Kredit Disetujui


Untuk SSB dan SBUM diperuntukkan bagi rumah tangga dengan penghasilan maksimal Rp 8 juta per bulan.


Hingga saat ini, terdapat tiga bank yang akan menyalurkan insentif meliputi BTN, BNI dan BRI.


Gaji 8 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi


beli rumah rumah subsidi


Seperti yang telah disebutkan, bahwa aturan FLPP memberikan bantuan perolehan rumah telah menjangkau aturan subsidi terbaru.


Perluasan tersebut menjangkau penerima FLPP menjadi masyarakat berpenghasilan maksimal Rp 8 juta. Hal tersebut dimantapkan untuk kelonggaran FLPP masyarakat kelas menengah agar tetap berjalan.


Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pun telah melakukan revisi aturan mengenai FLPP agar pegawai negeri sipil (PNS) atau aparatur sipil negara (ASN) dan TNI-Polri yang berpenghasilan di atas Rp4 juta dapat mengakses fasilitas rumah subsidi.


Harga Terbaru Rumah Subsidi di Berbagai Kawasan Indonesia


rumah subsidi baru


Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian (PUPR), Eko Djoeli Heripoerwanto turut memberikan harga terbaru rumah subsidi di berbagai kawasan Indonesia.


Untuk kategori Rumah Umum Tapak, berikut ini adalah harga terbaru rumah subsidi untuk 5 kawasan di Indonesia:

1. Pulau Jawa (kecuali Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) memiliki harga rumah subsidi dengan nilai jual maksimal Rp150,5 juta.

2. Pulau Kalimantan (kecuali Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu) memiliki harga baru rumah subsidi dengan nilai jual Rp164,5 juta.

3. Pulau Sulawesi, Bangka Belitung, Kepulauan Mentawai dan Kepulauan Riau (keculai Kepulauan Anambas) dengan nilai jual maksimal Rp 156,5 juta.

4. Maluku Utara, Bali, Nusa Tenggara dan Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi), Kepulauan Anambas, Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Mahakam Ulu memiliki harga rumah subsidi dengan harga jual Rp168 juta.


5. Papua dan Papua Barat menawarkan nilai jual hingga Rp219 juta.


Adapun peraturan terkait Rumah Umum Tapak, untuk ukuran terkecil yaitu 60 meter persegi dengan tinggi 200 meter persegi.


Sedangkan untuk luas lantai rumah diatur paling rendah 21 meter persegi dengan tinggi 36 meter persegi yang disamakan untuk Batasan luas Satuan Rumah Susun.


Nah
, menarik bukan? Itulah 3 informasi terbaru terkait aturan rumah subsidi 2020 yang dapat menjadi referensi berguna untukmu.


Semoga keinginan memiliki rumah semakin mudah tercapai dan satu langkah lebih mudah, ya!


Untuk memberikan informasi rumah dijual lainnya, kunjungi situs properti Rumah 123 untuk penawaran terbaik.


Author:
Rachmi Arin Timomor

Tambahkan Komentar