5 Tips agar Permohonan KPR Subsidi Cepat Disetujui

KPR Subsidi

 

Bicara soal rumah memang tidak ada habisnya.

 

Selain menjadi kebutuhan primer, rumah juga menjadi tempat berkumpul keluarga dan perkembangan buah hati tercinta.  

 

Karena itu, setiap orang berhak untuk tinggal di dalam rumah yang aman dan nyaman, misalnya seperti yang ada di Mustika Village Sukamulya

 

Namun saat ini yang menjadi persoalan ialah harga rumah layak huni yang semakin tinggi, serta tidak terjangkau oleh semua golongan.  

 

Tak ayal hanya segelintir orang saja yang bisa membelinya, di mana sebagian besar masyarakat menengah ke bawah terpaksa mengubur keinginannya memiliki hunian idaman.  

 

Persoalan ini pun mendorong pemerintah Indonesia untuk mengeluarkan program Kredit Pemilikan Rumah atau KPR subsidi.  

 

Jika Anda tertarik mengajukannya, artikel ini akan membahas beberapa tips agar permohonan disetujui dengan cepat.  

 

Namun sebelum itu, alangkah baiknya untuk mengetahui penjelasan mengenai program pemerintah satu ini.

Apa Itu KPR Subsidi?

Pengertian KPR Subsidi 

KPR satu ini bukanlah hal asing dalam bisnis jual beli properti, siapa pun pasti pernah mendengarnya walau hanya sekilas.  

 

Program dari pemerintah Indonesia ini cukup membawa angin segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang ingin memiliki rumah minimalis sederhana.  

 

Pengertian dan seluk-beluknya sendiri bisa kita lihat dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 21/PRT/M/2016.  

 

Jika dilihat dari definisinya, ini adalah kredit pemilikan rumah yang mendapat keringanan biaya untuk uang muka atau suku bunga kredit dari pemerintah Indonesia.  

 

Bentuk bantuannya sendiri dapat berupa dana murah jangka panjang dan subsidi perolehan rumah yang diterbitkan oleh bank pelaksana, misalnya Bank BTN atau Bank BRI.

 

Bantuan dalam KPR ini bisa diberikan secara konvensional maupun dengan prinsip-prinsip syariah layaknya KPR syariah.  

 

KPR ini memang tidak membantu pembiayaan sepenuhnya, tetapi patut dipertimbangkan bagi Anda yang sedang kesulitan mencari hunian idaman.  

 

Lalu, di mana kita dapat mencari rumah subsidi?  

 

Bila berminat, Anda bisa mendapatkan informasi seputar rumah bersubsidi dengan mengakses laman resmi milik Kementerian PUPR.  

 

Bisa juga dengan mencarinya di situs properti terpercaya seperti Rumah123, seperti De Keraton Kosambi Karawang, Griya Bukit Intan, dan masih banyak lagi.  

 

Poin selanjutnya yang akan dibahas adalah proses pengajuan. Apakah benar kalau prosesnya rumit seperti yang kita pikirkan?  

 

Tanpa harus menunggu lebih lama lagi, mari simak jawabannya di bawah ini.

Benarkah Permohonan Lama dan Berbelit?

Permohonan KPR SubsidiFoto: Pexels  

 

Tidak bisa dipungkiri kalau sebagian besar orang menganggap proses permohonan KPR lama dan cukup berbelit-belit.  

 

Hal tersebut mungkin terjadi bagi sebagian pemohon, walau anggapan di atas tidak bisa dipukul rata begitu saja.  

 

Dalam beberapa kasus, permohonan KPR memang sering ditolak oleh bank. Namun, penolakan itu tidak akan terjadi tanpa alasan yang jelas, bukan?  

 

Sebagai bocoran, sebagian besar pengajuan terkendala saat proses Bank Indonesia (BI) checking.  

 

Sistem yang bekerja saat proses tersebut menunjukkan kalau semua rekaman aktivitas pemohon yang pernah mengambil dan sedang mengambil kredit.  

 

BI checking sendiri bertujuan untuk menilai kelayakan penerimaan kredit dari seorang nasabah.  

 

Apabila tidak lolos BI checking, proses selanjutnya otomatis dihentikan. Lalu, permohonan pun ditolak.  

 

Jadi, hal itulah yang mungkin melahirkan anggapan kalau proses permohonan KPR lama dan berbelit.  

 

Lalu, ada pula beberapa pemohon yang belum menyerah dan mengajukan permohonan ke bank lainnya.  

 

Dengan demikian, pemohon pun harus menyiapkan lagi berkas-berkas yang menjadi persyaratan KPR. Sayang, hasilnya tetap sama, yaitu ditolak.  

 

Lantas, adakah rahasia atau tips tertentu agar permohonan disetujui?  

 

Mari kita simak daftarnya di bawah ini.

5 Tips agar Permohonan KPR Disetujui

Tips KPR Subsidi

Foto: Freepik   

 

Sebenarnya, mengajukan permohonan KPR tidak serumit yang dibayangkan lho! Tentu saja, asalkan semua syarat dan ketentuan dipenuhi oleh pemohon.  

 

Sebelumnya, Anda harus tahu kalau KPR untuk rumah subsidi masuk ke dalam anggaran bantuan pembiayaan perumahan tahun 2022. 

 

Dalam hal ini, subsidi KPR dari pemerintah masuk dalam program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) atau dikenal sebagai KPR FLPP.

 

Mungkin akan muncul pertanyaan, seperti apakah seseorang berumur 20 tahun bisa mengajukan KPR?

 

Jawabannya adalah iya, di mana syarat usia minimal adalah berusia 21 tahun atau telah menikah dengan batas umur maksimal 65 tahun.

 

Namun, tak semua orang yang mendaftar bisa langsung mendapatkan penyaluran KPR dalam jangka waktu singkat.

 

Nah agar pengajuan KPR bersubsidi disetujui dengan cepat, Rumah123 akan berbagi beberapa tipsnya di bawah ini.

 

Baca juga:

Sebelum Beli, Ketahui Keuntungan Rumah Subsidi dan Kekurangannya Ini

Penghasilan Pokok Tidak Lebih dari Ketentuan

Ilustrasi Penghasilan Pokok ?

Foto: Unsplash  

 

Tips pertama agar permohonan KPR disetujui dengan cepat adalah penghasilan pokok yang tidak lebih dari ketentuan.  

 

Seperti yang diketahui, salah satu syarat untuk mengajukan KPR Bersubsidi 2021 adalah bahwa pemohon harus masuk dalam kategori MBR.  

 

Ini terdapat dalam keputusan Menteri PUPR Nomor 552/KPTS/M/2016 tentang Batasan Penghasilan Kelompok yang juga mengatur batasan harga jual Rumah Sejahtera Tapak.

 

Dalam hal ini, pemohon harus memiliki gaji pokok atau penghasilan maksimal Rp8 juta rupiah per bulan untuk dapat menebus rumah subsidi minimalis atau rumah susun subsidi.  

 

Karena itu, penting untuk memperhatikan hal ini sebelum mengajukan permohonan.

Belum Pernah Menerima Subsidi Pemerintah

Ilustrasi Subsidi ?

Foto: Unsplash  

 

Jika sudah pernah menerima subsidi kepemilikan rumah dari pemerintah, maka bank penyalur tidak akan menyetujui permohonan KPR untuk rumah subsidi.

 

Jadi, jangan kaget kalau permohonan KPR ditolak meskipun dari segi penghasilan telah memenuhi ketentuan yang berlaku.

Hitungan Angsuran Tidak Lebih dari Sepertiga Gaji

Mesin ATM ?

?Foto: Unsplash  

 

Sama seperti KPR nonsubsidi, salah satu ketentuan KPR yang disubsidi pemerintah adalah bahwa pemohon harus memiliki penghasilan tetap.  

 

Namun perlu digarisbawahi bahwa penghasilan total per bulannya harus mencukupi pembiayaan angsuran KPR.  

 

Hitungan angsuran pun tidak boleh melebihi sepertiga dari penghasilan utama.  

 

Nah, untuk mengetahui estimasi atau perkiraan KPR yang akan diambil, Anda dapat menggunakan kalkulator KPR yang telah disediakan oleh Rumah123.

Tidak Memiliki Kredit Macet

Kredit Macet ?

Foto: Unsplash  

 

Sudah dipaparkan sebelumnya bahwa ada proses BI checking yang harus dilewati saat akan mengajukan permohonan KPR.  

 

Karena itu, para pemohon tidak boleh memiliki catatan kredit macet di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) milik Otoritas Jasa Keuangan (OJK).  

 

Jika syarat dan ketentuan ini berhasil terpenuhi, besar kemungkinan kalau permohonan akan disetujui dengan cepat.

Siapkan Dokumen yang Menjadi Persyaratan

Dokumen KPR Subsidi

Foto: Unsplash   

 

Terakhir namun tak kalah penting, pemohon harus menyiapkan seluruh dokumen yang dipersyaratkan oleh pihak penyedia KPR.  

 

Siapkan juga dokumen yang dipersyaratkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).  

 

Jika belum tahu soal dokumen apa saja yang menjadi syarat, berikut daftar lengkapnya:  

- Fotokopi KTP

- Fotokopi Kartu Keluarga

- Fotokopi NPWP

- Fotokopi akta nikah bila sudah menikah

- Pas foto 3 x 4

- Slip gaji asli sebulan terakhir

- Surat keterangan aktif bekerja (ditandatangani dan mendapat stempel dari HRD perusahaan)

- Fotokopi surat pengangkatan karyawan tetap

- Surat keterangan belum memiliki rumah dari lurah

- Buku tabungan rekening bank yang bersangkutan

- SPT tahunan

- Mengisi form dana FLPP dan aplikasi KPR

- Membawa materai 15 lembar  

 

Tentunya, kelengkapan dokumen akan memperbesar peluang permohonan disetujui dengan cepat.  

 

Itu dia penjelasan dan beberapa tips agar permohonan KPR subsidi disetujui dengan cepat. Setelahnya, Anda juga bisa mempelajari beberapa aturan rumah subsidi.  

 

Jangan lupa juga untuk mencari hunian idaman hanya di situs jual beli properti Rumah123, di mana banyak sekali pilihan di dalamnya.  

 

Mulai dari rumah subsidi Bogor sampai rumah dijual di Bandung, Jawa Barat hingga hunian di kawasan lainnya seperti Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan fasilitas menarik dan harga terjangkau.

 

Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!  

 

Baca juga:

 

Ingin Renovasi Rumah Subsidi? Bisa, Begini 7 Aturannya

 

Author:

Miyanti Rahman