OK
logo rumah123
logo rumah123
Pasang Iklan
Dijual
Disewa
Properti Baru
Panduan

Cara Mengajukan Kredit Pemilikan Tanah ke Bank, Begini Langkah dan Syaratnya!

Terakhir diperbarui 20 Februari 2024 · 5 min read · by Septian Nugraha

Kredit Pemilikan Tanah (Cover)

Kredit Pemilikan Tanah (KPT) bisa menjadi solusi bagi kamu yang ingin membeli tanah kavling, tetapi belum memiliki dana yang cukup. 

Seperti diketahui, tanah merupakan salah satu jenis aset yang cukup banyak diincar, terutama oleh para pemburu properti. 

Selayaknya sebuah aset, tanah kavling bisa dijadikan sebagai instrumen investasi yang menjanjikan.

Pasalnya, harga tanah sendiri terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. 

Bahkan, kepemilikan tanah juga memberi banyak manfaat, mulai dari dijadikan lahan untuk membangun rumah maupun tempat usaha. 

Namun, sama halnya dengan rumah, harga tanah pun cukup tinggi sehingga membuat banyak orang kesulitan untuk memilikinya.

Karena itu, fasilitas KPT hadir sebagai solusi untuk mempermudah proses pembelian tanah dengan skema kredit.

Perbedaan KPR, KPT dan KPA

Apa Perbedaan Kredit Pemilikan Tanah dan KPR

KPT adalah fasilitas kredit yang diberikan oleh lembaga perbankan kepada nasabah, yang ingin mengajukan pinjaman untuk pembelian tanah. 

Secara umum, layanan ini mirip dengan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) maupun Kredit Pemilikan Apartemen (KPA).

Karena itu, banyak juga masyarakat yang menyebut KPT dengan istilah KPR tanah.

Wajar karena prosedur pengajuan hingga dokumen persyaratannya pun tidak berbeda. 

Perbedaan hanya terletak pada objek kreditnya.

Objek pengajuan KPR adalah rumah, objek pengajuan KPA adalah apartemen, sementara KPT objeknya adalah tanah kavling. 

Bagaimana Cara Mengajukan Kredit Pemilikan Tanah?

Seperti telah disinggung di atas, prosedur dan syarat administrasi yang harus disiapkan ketika hendak mengajukan KPT tidak berbeda dengan KPR atau KPA. 

Jadi, kamu harus menyiapkan sejumlah dana untuk membayar uang muka dan biaya lainnya. 

Selain itu, ada pula beberapa dokumen yang harus disiapkan sebagai syarat, berikut ulasannya.

1. Syarat Pengajuan KPT

Persyaratan Pengajuan

Hal pertama yang harus dilakukan untuk mengajukan KPR tanah adalah menyiapkan uang muka untuk pembelian tanah.

Kisaran uang mukanya adalah 30 persen dari total harga tanah.

Namun, bisa pula lebih besar atau kecil, tergantung masing-masing bank.

Artinya, jika tanah yang akan dibeli dibanderol dengan harga Rp100 juta, maka uang muka yang harus disiapkan adalah Rp30 juta. 

Besar kemungkinan, kamu harus menyiapkan dana lebih untuk membayar sejumlah biaya lain seperti biaya provisi, asuransi, administrasi, PBB, PPh, BBN, dan notaris. 

Selain itu, kamu juga harus memenuhi sejumlah persyaratan untuk bisa mengajukan KPT. 

Umumnya, syarat KPT wajib dipenuhi untuk adalah sebagai berikut:  

  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Usia maksimal 55 tahun (karyawan atau pegawai) dan 65 tahun (wiraswasta atau profesional)
  • Karyawan atau pegawai tetap minimal dua tahun bekerja.
{"attributes":{"type":"banner","custom_title":"KPR dari Rumah123","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/kpr\/?utm_source=panduan123&utm_medium=artikel&utm_campaign=kpr&utm_term=kpr","custom_desc":"Solusi Punya Rumah Jadi Lebih Mudah","custom_cta":"Bantu Saya Dapatkan KPR","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2021\/06\/13152029\/srp.jpg, https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2021\/06\/13152029\/srp.jpg","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}

2. Dokumen yang Harus Disiapkan

Bila merasa sudah memenuhi syarat yang diajukan, langkah selanjutnya adalah mengumpulkan sejumlah dokumen sebagai persyaratan administrasi, seperti:

  • Fotokopi KTP 
  • Fotokopi NPWP
  • Fotokopi Surat Nikah (bagi yang sudah menikah)
  • Fotokopi Kartu keluarga
  • Fotokopi buku rekening tabungan yang menampilkan kondisi keuangan dalam 3 bulan terakhir bagi pegawai tetap
  • Surat Keterangan (SK) kerja asli & slip gaji
  • Pas foto
  • Fotokopi rekening koran yang menampilkan kondisi keuangan dalam 6 bulan terakhir bagi wiraswasta atau profesional
  • Bukti transaksi keuangan usaha, SIUP, dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) bagi wiraswasta atau profesional
  • Surat Ijin Profesi atau Praktik bagi professional 
  • Dokumen kepemilikan agunan (SHM, PBB, dan IMB).

3. Proses Pengajuan

Langkah pertama dalam proses pengajuan kredit pemilikan tanah adalah mendatangi bank yang memiliki fasilitas kredit tersebut. 

Dalam hal ini, kamu mungkin perlu mendatangi sejumlah bank untuk mendapatkan penawaran kredit yang sesuai dengan kemampuanmu. 

Simulasi Kemampuan KPR

Cari tahu kemampuan cicilan KPR berdasarkan penghasilan.

Rp /bulan
Tahun
Hasil Simulasi
Harga Properti Maksimal Rp. 3.673.377.053
Angsuran maksimal yang disarankan Rp. 30.000.000
Uang muka yang harus disiapkan Rp. 734.675.411
*Hasil berdasarkan suku bunga terendah di Rumah123, dan asumsi kamu tidak memiliki cicilan bulanan lain yang berjalan saat ini.

Bawa juga dokumen yang telah disebutkan di atas ketika mendatangi bank. Selanjutnya, kamu bisa mengisi formulir permohonan kredit pemilikan tanah. 

Proses pengajuan umumnya berlangsung dua pekan hingga satu bulan. 

Sama halnya dengan pembelian rumah maupun apartemen, bank akan melakukan verifikasi dan penilaian terhadap pengajuan tersebut. 

Hal penting dalam proses pengajuan kredit pemilikan tanah adalah, pastikan tanah yang hendak dibeli telah mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM). 

Pasalnya, bila kamu membeli tanah girik, proses pengajuan KPR tanah kemungkinan bakal sulit disetujui oleh bank. 

Daftar Bank Penyedia Kredit Pemilikan Tanah

Tidak semua bank menyediakan layanan KPT, hanya segelintir yang memberi fasilitas tersebut. 

Namun, kamu tidak perlu khawatir karena kami sudah merangkum dua bank penyedia kredit pemilikan tanah, di antaranya:

1. Bank Negara Indonesia (BNI)

Kredit Pemilikan Tanah BNI

Bank Negara Indonesia (BNI) juga memberikan fasilitas kredit properti untuk objek tanah kavling.

Layanan kredit pemilikan tanah BNI terangkum dalam program BNI Griya, yaitu KPT BNI yang memiliki keunggulan berupa: 

  • Jangka waktu hingga 25 tahun
  • Maksimal kredit Rp 20 Miliar
  • Bebas memilih lokasi properti idaman.

Adapun syarat dan ketentuan kredit pemilikan tanah BNI adalah sebagai berikut:

  • Warga Negara Indonesia.
  • Usia Minimum 21 tahun saat pengajuan, dan.
  • Usia maksimal saat kredit lunas (karyawan 55 tahun atau usia pensiun, dan profesional serta wiraswasta 65 tahun).

Baca juga:

7 Tips Membeli Tanah Kavling yang Aman dan Menguntungkan

2. Bank Tabungan Negara (BTN)

Kredit Pemilikan Tanah BTN

Foto: Kompas.com

Bank Tabungan Negara (BTN) punya layanan khusus untuk pengajuan KPT. 

Hanya saja, layanan ini ditujukkan bagi badan usaha berbadan hukum, untuk membeli lahan perumahan bersubsidi yang pembangunannya menggunakan fasilitas KMK Konstruksi BTN. 

Mengenai syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut:

  • Maksimal kredit 
  • Maksimal 50% dari total biaya pembelian lahan dengan peruntukkan subsidi 
  • Maksimal kredit Rp7,5 miliar 
  • Badan usaha berbadan hukum atau badan usaha non-badan hukum
  • Berpengalaman minimal 1 tahun di bidangnya
  • Memiliki performa kredit baik.

Bagi pengguna BCA, Mandiri, BSI dan BRI, hingga saat ini bank-bank tersebut belum menyediakan fasilitas pembiayaan berupa kredit pemilikan tanah.

Namun, jika tertarik, kalian bisa mengajukan KPR pada bank-bank tersebut untuk memenuhi kebutuhan dalam proses pembelian rumah.

Bunga KPR Terbaru

Beli properti impian dengan memilih produk KPR terbaik di Rumah123
Bank Mandiri
Bunga mulai
2.65%
Tenor maks.
30 tahun
Angsuran mulai dari
Rp. 967.113
Bank BCA
Bunga mulai
2.67%
Tenor maks.
25 tahun
Angsuran mulai dari
Rp. 1.097.343
Bank BRI
Bunga mulai
3.25%
Tenor maks.
25 tahun
Angsuran mulai dari
Rp. 1.169.559
Bank Syariah Indonesia
Margin mulai
1.11%
Tenor maks.
20 tahun
Angsuran mulai dari
Rp. 1.115.564
*Perhitungan angsuran berdasarkan tenor maksimal, harga rumah Rp 300 juta, dan uang muka 20%. Lihat Semua Bank

Itulah sejumlah informasi mengenai KPT atau KPR tanah yang penting diketahui.

Punya pertanyaan seputar properti? Yuk, Tanya Rumah123 di sini!

Bagi para agen yang ingin memasarkan listing propertinya di Rumah123, kalian dapat melakukan registrasi pada laman berikut ini, ya.

Semoga bermanfaat.

{"attributes":{"type":"floatingbanner","widget_type":"overlay","custom_background":"https:\/\/events.rumah123.com\/wp-content\/uploads\/sites\/38\/2023\/11\/19132620\/HOMEOWNER-FLOATING-ICON-PANDUAN-PAGE-MOBILE-80x80px.gif","custom_link":"https:\/\/www.rumah123.com\/pemilik-properti\/?utm_source=panduan123&utm_medium=floatingbanner&utm_campaign=homeowner&utm_term=owner","position":"floating","pdp_id":[""]},"pdp":{"data":{"GetPropertiesByOriginID":{"properties":[]}}},"strapi":null,"baseUrl":"https:\/\/www.rumah123.com"}