Kunjungi Ibu Kota Baru, Pemilik Burj Khalifa Tertarik Investasi di IKN Nusantara

Pemilik Burj Khalifa sekaligus konglomerat properti multinasional, Mohamed Ali Rashed Alabbar, disebut-sebut tertarik investasi di IKN Nusantara.

 

Ketertarikan tersebut menyusul kunjungan pendiri Emaar Properties itu ke IKN Nusantara pada Minggu (26/5/2024) yang didampingi Menteri BUMN Erick Thohir dan Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bambang Soesantono.

 

Emaar Properties merupakan salah satu pengembang real estat terbesar di dunia asal Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) yang mengembangkan gedung tertinggi di dunia, Burj Khalifa.

 

Kepala OIKN Bambang Soesantono mengatakan bahwa Mohamed Alabbar tertarik investasi di IKN Nusantara untuk tiga sektor.

 

Simak selengkapnya di bawah ini!

 

Pemilik Burj Khalifa Tertarik Investasi di IKN Nusantara

investasi di ikn nusantara

Sumber: radartarakan.jawapos.com

 

Melansir kompas.com, Bambang Soesantono mengatakan bahwa tiga sektor investasi yang diminati Mohamed Alabbar adalah sektor properti, energi, dan transportasi.

 

“Tertarik untuk beberapa jenis (investasi), nanti dia hitung-hitung lagi apa [investasi] di [sektor] energi, di transportasi, atau properti,” kata Bambang usai menghadiri acara The 19th ITS Asia Pacific Forum 2024, Jakarta Convention Center (JCC).

 

Meskipun demikian, kata Bambang, dalam pertemuan tersebut, pihaknya dan Mohamed Alabbar masih dalam tahap pembahasan awal investasi.

 

Raksasa properti itu disebut masih melakukan hitung-hitungan untuk mengambil keputusan berinvestasi di Nusantara.

 

“Itu tiga [sektor] yang kemarin kita bicarakan, belum mengkristal, ya, masih berproses,” tuturnya.

 

Mohamed Alabbar Terkesan dengan Proyek IKN Nusantara

investasi di ikn nusantara

Sumber: www.niaga.asia

 

Menurut Bambang, saat melakukan kunjungan ke ibu kota baru, Mohamed Alabbar terkesan dengan pembangunan IKN Nusantara.

 

Soal investasi di IKN, Bambang mengaku masih dalam tahap negosiasi. Proses negosiasi dilakukan untuk menentukan berapa besaran imbal hasil dari proyek yang akan dijalankan di IKN.

 

“Dia juga impressed. Tetapi, kita lagi nego, nego itu gini, dia mau return berapa, kita mau return berapa,” ujar Bambang.

 

Sementara itu, Mohamed Alabbar berterima kasih karena mendapat kesempatan untuk berkunjung ke Indonesia.

 

Dia juga mengapresiasi proyek pembangunan IKN Nusantara yang dinilai menakjubkan.

 

“Sangat luar biasa, saya tidak pernah membayangkan betapa indahnya tanah ini, sangat mewah, desainnya sangat berkualitas, konstruksinya sangat berkualitas. Saya harap semua proses ini berjalan sukses dan suatu hari nanti saya dapat berkontribusi dalam pembangunan yang mengagumkan ini,” kata Alabbar dikutip jawapos.com.

 

Selain menyatakan minat investasi, mereka juga melihat progres pembangunan IKN. Dalam kunjungannya tersebut, rombongan Mohamed Alabbar berkeliling ke lokasi pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), seperti Istana Presiden dan Plaza Seremoni.

 

“Saya bersama Mohamed Alabbar dan Ketua Otorita IKN, Bambang Susantono melihat progres pembangunan IKN. Selain sebagai pusat pemerintahan, akan dibangun juga kawasan finansial, bisnis district, dan kawasan pariwisata sebagai pendukung. Senang bisa memperlihatkan progres pembangunan IKN yang akan menjadi ibu kota Indonesia di masa depan.” tulis Menteri BUMN Erick Thohir pada akun Instagramnya @erickthohir.

 

***

Itulah informasi mengenai ketertarikan pemilik Burj Khalifa investasi di IKN Nusantara.

 

Semoga informasi di atas bermanfaat, Property People.

 

Simak informasi lainnya dan kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian.

 

Cek sekarang juga karena yang kamu cari #SemuaAdaDisini.

 

***foto cover: shutterstock.com

3 Langkah Pemerintah Mencegah Kerusakan Lingkungan IKN

Seiring pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), pemerintah sejatinya sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah dampak kerusakan lingkungan IKN.

 

Hal ini sebagai tindak lanjut dari banyaknya masyarakat yang mengkhawatirkan kerusakan hutan Kalimantan sebagai salah satu paru-paru dunia.

 

Seperti kita ketahui, IKN dibangun di Provinsi Kalimantan Timur yang mencakup sebagian wilayah Kabupaten Penajam paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

 

Lanskap IKN memang dibangun di kawasan hutan, tetapi areanya bukanlah hutan lindung melainkan hutan produksi.

 

Mengacu konsep Bappenas, pembangunan dan pengembangan IKN hanya menggunakan 20% kawasan lahan yang sudah ada.

 

Sementara, sisanya akan dipertahankan sebagai kawasan hijau berupa hutan.

 

Lantas, seperti apa langkah pemerintah untuk menjaga lingkungan IKN agar tetap lestari? Berikut ulasan lengkapnya.

 

Begini Langkah Pemerintah Mencegah Kerusakan Lingkungan IKN

 

1. Membangun Kota Pintar Berorientasi Hutan

 

Salah satu upaya pemerintah untuk menjaga kelestarian lingkungan IKN adalah dengan menerapkan konsep kota hutan.

 

Seperti diketahui, IKN dibangun sebagai smart forest city atau kota pintar berorientasi hutan.

 

Konsep utama dalam smart forest city adalah menjadikan habitat manusia dan infrastruktur kota sebagai bagian dari ekosistem hutan.

 

Karena itu, footprints dan karbon akibat pembangunan atau aktivitas kota tidak boleh mengganggu kelestarian hutan, bahkan harus bisa memperbaikinya.

 

Lewat konsep tersebut, nantinya 70% lingkungan IKN akan diisi oleh area hijau dan 30% sisanya merupakan kawasan kota.

 

Pemerintah juga berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan hutan Kalimantan Timur lewat penghijauan yang masif, terutama di kawasan IKN.

 

Komitmen tersebut akan diwujudkan dengan Persemaian Mentawir, yang berisi berbagai tanaman dari seluruh Indonesia dengan produksi 15 juta bibit pohon per tahun.

 

2. Menyusun Rencana Induk Pengelolaan Kehati

 

rencana induk pengelolaan kehati

 

Di samping itu, untuk menjaga lingkungan IKN, pemerintah juga sudah menyusun Rencana Induk Pengelolaan Kehati IKN.

 

Rencana induk yang disusun selama setahun itu, dibuat untuk mengembalikan kejayaan hutan Kalimantan akibat konversi besar-besaran selama puluhan tahun.

 

Konversi ini disebabkan oleh kepentingan Hutan Tanaman industri (HTI) monokultur, kegiatan perkebunan kelapa sawit, penambangan, dan lain-lain.

 

Dengan kata lain, Rencana Induk Pengelolaan Kehati juga menjadi komitmen pemerintah menjaga kelestarian lingkungan hutan Kalimantan di tengah pembangunan IKN.

 

Rencana induk ini dibuat sejalan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).

 

Seluruh pembangunan fisik di lingkungan IKN harus mengacu pada Rencana Induk Pengelolaan Kehati.

 

Pembangunan fisik yang dimaksud antara lain pembangunan infrastruktur, hunian vertikal dan horizontal, area komersial, hotel, perkantoran, rumah sakit, serta fasilitas penunjang lainnya.

 

3. Komitmen untuk Menjaga Kelestarian Hayati

 

Terdapat sejumlah poin penting yang tercantum dalam Rencana Induk Pengelolaan Kehati IKN, di antaranya mencegah kepunahan spesies dan melestarikan kekayaan alam di Nusantara.

 

Selain itu, pemerintah juga berkomitmen melestarikan pohon-pohon, menandai lokasi jalur satwa liar dan memastikan kelancaran pergerakannya, serta melakukan reboisasi dan restorasi ekosistem.

 

Adanya rencana induk tersebut diharapkan bisa menjadi langkah mitigasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati yang dapat mendukung pembangunan IKN sebagai kota hutan berkelanjutan.

 

Itulah ulasan mengenai upaya pemerintah dalam mencegah dampak pembangunan di lingkungan IKN.

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Mayapada Hospital IKN Siap Beri Pelayanan Saat HUT RI ke-78

Mayapada Hospital IKN Nusantara (MHNS) siap mendukung perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Kemerdekaan Indonesia di Ibukota Nusantara (IKN) dengan menyediakan layanan kesehatan. Hal ini disampaikan oleh Direktur Mayapada Hospital Nusantara, dr. Farah Alkatiri, MM, MPH, FISQua.

 

Topping off-nya paling lama pertengahan Juni. Secara struktur, kalau pertengahan Juni sudah topping off, berarti progres pembangunannya lebih dari 50 persen. Ini baru struktur, belum ke arah landscape hingga desain interior. Ini masih bertahap,” ungkapnya seperti yang dilansir Kaltim Tribunnews, Minggu (26/5/2024).

 

Pembangunan rumah sakit tipe B tahap 1 itu pun diperkirakan rampung dan dapat beroperasi pada Agustus 2024 mendatang sehingga siap memberikan pelayanan kesehatan saat perayaan HUT ke-78 RI.

 

“Pelaksanaan upacaranya kan di IKN. Pasti akan ada tim medis baik milik pemerintah dan swasta, salah satunya kami juga ditugaskan berada di Ring 1 acara. Untuk pejabat-pejabat Ring 1,” jelasnya.

 

Mengenal Mayapada Hospital IKN

 

Perlu dipahami, Mayapada Hospital IKN merupakan rumah sakit ke-7 di bawah Mayapada Healthcare Group.

 

Selain di IKN, Mayapada juga membangun sejumlah rumah sakit di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Mayapada Hospital Tangerang (MHTG), Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS), Mayapada Hospital Bogor (MHBG), Mayapada Hospital Kuningan (MHKN), Mayapada Hospital Surabaya (MHSB), hingga Mayapada Hospital Bandung (MHBD).

 

dr. Farah Alkatiri juga mengatakan bahwa dalam proses pembangunan tahap 1 ini, MHNS akan menyiapkan lebih dari 20 dokter spesialis lengkap dengan 100 tempat tidur dan 2 pelayanan unggulan di bidang nefrologi dan metabolik endokrin.

 

Menurutnya, MHNS berada dekat dengan area kementerian dan Istana Presiden.

 

Ke depannya, rumah sakit tersebut direncakan akan dibangun enam lantai dengan jumlah tempat tidur 200—225 unit.

 

“Namun saat ini empat lantai dan 100 tempat tidur dulu di tahap 1. Mudah-mudahan di tahun 2025, kami bisa melakukan pengembangan. Kita juga ketahui di IKN populasinya masih terbatas, jadi ini masih bertahap dan menyesuaikan keadaan,” ucap dia.

 

Groundbreaking Pertama MHNS Dipimpin Presiden Jokowi

mayapada hospital ikn

sumber: setkab.go.id

 

Saat groundbreaking gedung di awal, Mayapada Hospital IKN dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri BUMN dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Ad interim Erick Thohir, beserta jajaran menteri lainnya.

 

Dalam kesempatan itu, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa dengan dilaksanakannya groundbreaking tersebut turut mendukung percepatan pembangunan IKN yang mengusung konsep kota hijau.

 

“Mayapada Hospital ini juga akan mengusung konsep efisiensi dan konservasi energi. Urusan yang berkaitan dengan hijau hijau hijau itu selalu kita dengungkan untuk ibu kota kita Nusantara dan nantinya di tempat ini beroperasi rumah sakit yang ramah lingkungan,” ungkap Presiden.

 

Lebih lanjut, Presiden memberi arahan agar pembangunan segera dilaksanakan dan diharapkan Rumah Sakit Mayapada akan siap beroperasi pada semester kedua tahun 2023.

 

Presiden juga berpesan untuk Rumah Sakit Mayapada di Nusantara dapat melakukan efisiensi energi serta mengoptimalkan keberadaan ruang terbuka hijau untuk memberikan suasana yang nyaman bagi pasien.

 

“Saya minta agar nantinya Rumah Sakit Mayapada ini memberikan contoh rumah sakit yang ramah lingkungan dengan mengoptimalkan pemanfaatan teknologi, mengefisienkan pemakaian energi dan air, memaksimalkan cahaya matahari, dan membangun sistem daur ulang air limbah yang baik serta menyediakan kolam resapan untuk penyerapan air hujan agar bisa dimanfaatkan kembali,” terang Presiden.

 

***

 

Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk Anda, ya.

 

Yuk, jangan lupa kunjungi Rumah123 untuk menemukan hunian impian Anda karena #SemuaAdaDisini.

Nusantara Warehouse Park Dibangun di IKN, Luasnya 3,3 Hektare!

Pemerintah membangun sebuah pergudangan modern di IKN Nusantara bernama Nusantara Warehouse Park. Rencananya, pergudangan tersebut akan dilengkapi teknologi digital yang canggih.

 

Melansir situs ikn.go.id, pergudangan berteknologi smart, sustainable, dan green ini dirancang oleh PT Wulandari Bangun Laksana Tbk.

 

Proses peletakkan batu pertama (groundbreaking) Nusantara Warehouse Park pun telah dilakukan di Nusantara pada Rabu (17/01/2024) yang dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo.

 

Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa kawasan pergudangan ini dibangun dengan memperhatikan aspek lingkungan dan lebih efisien dalam hal pelayanan.

 

“Pergudangan yang akan dibangun oleh PT Wulandari Bangun Laksana akan memanfaatkan teknologi pintar sehingga mempermudah pelayanan, efisiensi, serta lebih ramah lingkungan,” katanya dikutip laman ikn.go.id.

 

Area Pergudangan Seluas 3,3 Hektare

nusantara warehouse park

Sumber: ikn.go.id

 

Jokowi menuturkan bahwa rencana pembangunan area pergudangan modern di IKN tersebut mencapai 3,3 hektare.

 

Pembangunan yang dilakukan investor lokal dari Kalimantan Timur ini menelan investasi senilai Rp100 miliar.

 

Menurutnya, industri pergudangan Nusantara Warehouse Park akan melengkapi aktivitas pembangunan di Nusantara.

 

Hal ini paralel dengan pembukaan lapangan pekerjaan baru serta pertumbuhan ekonomi di wilayah Nusantara.

 

“Saya senang sudah banyak investasi di IKN yang saling melengkapi, sekolah, pergudangan, mal, hotel, superblok, yang akan semakin meramaikan investasi di Ibu Kota Nusantara kita,” katanya.

 

Nusantara Warehouse Park Terletak di KIPP

nusantara warehouse park

Sumber: unescap.org

 

Masih melansir situs ikn.go.id, Nusantara Warehouse Park terletak di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1C.

 

Lokasinya strategis dekat dengan pintu gerbang tol IKN-Balikpapan sehingga akan memudahkan distribusi barang ke berbagai area di Nusantara dan mempercepat rantai pasok.

 

Selain itu, proyek tersebut diharapkan bisa mengurangi biaya logistik.

 

Direktur Utama PT Wulandari Bangun Laksana Tbk, Christopher Sumasto, mengatakan bahwa proyek gudang di IKN Nusantara ini akan meningkatkan nilai investasi di Nusantara.

 

“Selanjutnya apabila pemerintah memberi tanah lebih, kami akan menambah investasi serta mengajak mitra-mitra swasta untuk bergabung,” katanya dikutip ikn.go.id.

 

Dengan penerapan teknologi hijau dan praktik ramah lingkungan, Nusantara Warehouse Park diharapkan dapat menjadi contoh bagi industri pergudangan di seluruh Nusantara.

 

Meningkatkan Peluang Investasi di IKN Nusantara

 

Adanya Nusantara Warehouse Park di IKN diharapkan mendorong minat investasi lain di IKN.

 

Apalagi, peluang investasi di IKN dinilai menarik untuk berbagai sektor.

 

“Dalam groundbreaking keempat ini, saya dan Bapak Presiden [Joko Widodo] senang bahwa dalam groundbreaking ini ada keberagaman investasi. Tidak hanya bersifat investasi publik, tetapi berbagai jenis, salah satunya adalah industri pergudangan,” kata dia melansir ikn.go.id.

 

Menurut Bambang, hadirnya investasi yang beragam tersebut dinilai mampu menumbuhkan minat investor untuk investasi di IKN.

 

Minat investasi tersebut tidak hanya dari dalam negeri, tapi juga datang dari investor luar negeri.

 

***

 

Semoga informasi mengenai proyek pembangunan pergudangan di IKN Nusantara tersebut bermanfaat.

 

Kunjungi Rumah123 dan temukan hunian yang kamu cari karena #SemuaAdaDisini.

 

sumber foto cover: gerbangkaltim.com

Desa Digital IKN Nusantara Jadi Pusat Percontohan dan Studi

Foto: Balikpapan Pos

Seperti diketahui, pemerintah sedang membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Dalam pembangunan IKN itu, pemerintah membuat beragam proyek. Sebagian daftarnya dapat dilihat dalam artikel investor IKN nusantara, di samping itu ada proyek desa digital.

Apa yang Dimaksud dengan Desa Digital?

Pengertian desa digital adalah desa yang bukan hanya mempunyai akses internet, tetapi juga desa yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup penduduknya.

Jadi, desa digital mengintegrasikan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, menciptakan ekosistem yang inovatif dan inklusif.

Pembangunan desa digital IKN diperlukan, karena sekarang transformasi teknologi sudah melanda berbagau aspek kehidupan. Maka dari itu, perlu inovasi agar tak tertinggal.

Ada pun keuntungan adanya desa digital, yaitu sebagai berikut.

  • Dapat mempermudah akses informasi dan meningkatkan wawasan masyarakat.
  • Mampu mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
  • Meningkatkan kualitas dan mempercepat pelayanan publik.
  • Meningkatkan efisiensi di berbagai sektor.
  • Dapat memperluas akses partisipasi masyarakat desa.

Desa Digital IKN Nusantara

Foto: Niaga Asia

IKN mempunyai Desa Bukit Raya yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Inilah desa digital pertama IKN yang diresmikan Agustus 2022.

Desa Bukit Raya menjadi pusat percontohan sekaligus pusat studi bagi desa lain. Berdasarkan informasi dari laman resmi IKN, sejauh ini sudah ada empat desa yang datang untuk studi.

Tiga desa dari Kalimantan Timur, sedangkan satu lainnya dari Kalimantan Tengah. Nah, berikut rincian desanya.

  • Desa Sidorejo
  • Desa Gunung Indan
  • Desa Sesulu
  • Desa Muara Plantau (Kalimantan Tengah).

Desa Pusat Studi Digital Mendapatkan Dukungan BUMN

Desa Pusat Studi Digital Mendapatkan Dukungan BUMN

Foto: Portal IKN

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendukung pembangunan smart village di Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara adalah PT Telkom Indonesia.

Telkom bekerja sama dengan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melalui Program Desa Digital Nusantara (Smart Village Nusantara) dengan tujuan sebagai berikut.

  • Supaya desa mengadopsi teknologi digital sejak dini.
  • Mendorong percepatan pengembangan kawasan Nusantara, khususnya dalam aspek teknologi dan informasi.
  • Mendukung ekosistem kota pintar (smart city) yang diterapkan di IKN.

PT Telkom Indonesia sendiri membangun Pusat Komunikasi Digital Sepaku.

Pemilihan Desa Bukit Raya untuk menjadi smart village pertama bukan tanpa alasan. Hal ini sebab hasil survei menunjukkan bahwa desa inilah yang siap sebagai contoh.

Indikator kesiapannya adalah kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) mengadopsi digitalisasi, di mana sudah banyak warna menggunakan media sosial sebagai saluran komunikasi.

Namun penggunaan media sosial tersebut belum terarah, sehingga proyek desa digital diharapkan dapat meningkatkan literasi digital penduduk Desa Bukit Raya.

Contoh Desa Smart Village yang Aktif Gunakan Teknologi Sejak Lama

Contoh Desa Smart Village yang Aktif Gunakan Teknologi Sejak Lama

Foto: Official site IKN

Sebenarnya, penduduk Desa Bukit Raya sudah aktif menggunakan teknologi, bahkan sebelum dinobatkan sebagai smart village Nusantara. Berikut contoh penerapan yang telah dilakukan.

  • Menggunakan akun YouTube untuk menyiarkan debat calon kepala desa. Bahkan, berhasil menarik sejumlah advertiser.
  • Akun YouTube milik Desa Bukit Raya aktif memberikan informasi berbagai kegiatan desa, mulai dari penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), kunjungan desa lain, seminar Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa, realisasi anggaran desa dan masih banyak lagi.
  • Melakukan integrasi informasi dari akun YouTube ke media sosial lainnya seperti Instagram dan Facebook.
  • Mempunyai aplikasi SimpelDesa untuk memudahkan pelayanan masyarakat. Dalam aplikasi ini ada fitur:
    • Lapor Pemdes dan Japri BPD sebagai sarana komunikasi masyarakat dengan pemerintah desa.
    • Pasar Desa dan Grosir Desa untuk belanja.
    • SimpelDonor
    • SimpelDonasi
    • Panic Button
  • Mempunyai aplikasi untuk mengurus berbagai surat dan dokumen dengan mudah.

Sekarang, Desa Bukit Raya mempunyai fasilitas untuk membuat podcast di Pusat Komunitas Digital Sepaku. Jadi semakin lengkap lah infrastruktur digital yang dimiliki oleh desa ini.

Perumahan Grand City Balikpapan Bebas Macet, Ulasan Lengkap

Foto Grand City Balikpapan: Rumah123

Sedang mencari perumahan yang terhubung langsung ke Ibu Kota Nusantara (IKN)? Anda dapat mempertimbangkan Grand City Balikpapan dari Sinar Mas Land.

Perumahan tersebut menyuguhkan tempat tinggal sekaligus aset investasi di sebuah kota yang nyaman, Balikpapan. Di samping itu, Grand City pun unggul dari segi fasilitas dan lokasi.Mari kita simak ulasan selengkapnya!

Grand City Balikpapan Dibangun Sebagai Kota Mandiri Terbesar di Kalimantan Timur

Sinar Mas Land mengembangkan Grand City Balikpapan sebagai hub township. Proyek itu menghubungkan IKN dengan kota penyangga ibu kota Kalimantan Timur, Samarinda.

Luas area pengembangan Grand City Balikpapan, yaitu 254 hektare. Kota mandiri ini menjadi township development pertama sekaligus terbesar di Kalimantan Timur.

Grand City Balikpapan mempunyai fasilitas berskala kota lengkap. Dalam kota mandiri ini ada kawasan residensial, kuliner, komersial, serta infrastruktur lengkap.

Penghuni Grand City Balikpapan juga mempunyai privilese berupa akses mudah ke segala penjuru Kalimantan Timur, serta kawasan ibu kota negara Indonesia yang baru.

Berikut uraian detail tentang keunggulan-keunggulan Grand City Balikpapan, mulai dari lokasi sekitarnya, fasilitas internal perumahan, serta konsep pengembangan rumah.

Keunggulan Perumahan Grand City Balikpapan

Keunggulan Perumahan Grand City Balikpapan

Lokasi Strategis

Alamat Grand City Balikpapan di Grand City Forestville Cluster Ruko Palladium Blok J Nomor 16, Jalan MT Haryono Nomor  20, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Balikpapan Utara.

Lokasi township berada dalam radius tujuh kilometer dari Tol Kariangau yang terhubung ke IKN. Dekat pula ke Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan.

Di luar kota mandiri perumahan Grand City Balikpapan banyak pilihan sekolah untuk anak-anak. Misalnya, SD Negeri 015 Balikpapan dan SMP Negeri 11 Balikpapan.

Selain itu, terdapat beberapa pilihan perguruan tinggi, misalnya Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE), Universitas Balikpapan, dan Akademi Kebidanan Borneo Medistra.

Layanan kesehatan dapat diakses di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo yang berada dalam radius 1 kilometer, kemudian dekat rumah ada Rumah Sakit Siloam (11 menit).

Tempat lain yang mudah dijangkau dari sini ialah Balikpapan Superblok, Mal Balikpapan Baru, Danau Cermin Lamaru, Pantai Lamaru, serta SPBU MT Haryono.

Baca juga: Keuntungan Punya Properti di Balikpapan, Kota Penyangga IKN

Fasilitas Lengkap

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Grand City Balikpapan mempunyai fasilitas serta infrastruktur berskala kota bagi penghuninya, contohnya pusat pendidikan.

Township ini menghadirkan Sekolah Iman, Pengharapan dan Kasih (IPEKA). Pusat pendidikan formal ini mempersiapkan generasi muda melalui pendidikan Kristen terbaik.

Sedangkan fasilitas yang diberikan untuk setiap unit rumah, yakni wastafel di teras depan. Developer melengkapi hunian dengan ini untuk pendukung kehidupan pascapandemi.

Keberadaan wastafel tersebut akan membuat para penghuni rumah lebih mudah menjaga kebersihan. Dengan begitu keluarga pun terlindungi kesehatannya.

Jika ingin menikmati kuliner lezat, maka dapat menikmati makanan dan minuman di food court Grand City Balikpapan. Lalu di area komersialnya, terdapat sejumlah pilihan kafe.

Beberapa cafe di Grand City Balikpapan di antaranya Moager Coffee, Hitam Manis, Potokoffie, Tentang Kopi, Lumina Coffee & Eatery dan masih banyak lagi.

Selain itu, Grand City Balikpapan juga menyediakan tempat ibadah. Dengan adanya fasilitas super lengkap, penghuni pun mudah memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Desain Rumah Modern

Perumahan Grand City Balikpapan dibangun di atas lahan 200 hektare lebih. Setiap unit mempunyai desain urban modern minimalis yang compact dan elegan.

Rancangan hunian mengoptimalkan fungsi setiap ruangan. Setiap elemen dibangun dengan tujuan, dan tidak ada elemen dekorasi yang berlebihan.

Kemudian, terdapat kamar mandi privat dalam kamar tidur di setiap rumah. Selain itu, ada ruang fungsional yang dapat digunakan untuk working from home atau belajar.

Lantas, berapa harga rumah di Grand City Balikpapan? Anda dapat membelinya dengan kisaran harga Rp989.000.000 sampai Rp4.720.000.000 (dapat berubah sewaktu-waktu).

Kelebihan Tinggal di Balikpapan

Kelebihan Tinggal di Balikpapan

Sumber: Investasi Properti

Membeli properti di Balikpapan seperti Grand City dapat memberikan keuntungan. Beberapa di antaranya sebagai berikut.

  • Mudah menjangkau IKN.
  • Kota yang tak begitu padat penduduk.
  • Masyarakatnya ramah pendatang.
  • Upah minimum kota/kabupaten cukup tinggi.
  • Produk Domestik Bruto (PDB) tergolong tinggi, hal ini mempengaruhi harga properti.
  • Potensi bisnis dan industri besar.
  • Sangat layak huni.

Sistem Pengelolaan Air IKN, Cerdas dan Ramah Lingkungan!

Ibu Kota Nusantara (IKN) dibangun dengan konsep smart forest city.

 

Artinya, ibu kota baru Indonesia ini dirancang sebagai kota yang cerdas, hijau dan asri.

 

Tentunya, keberhasilan pengaplikasian konsep smart forest city perlu ditunjang oleh berbagai fasilitas dan infrastruktur mumpuni, termasuk pengelolaan airnya.

 

Mengingat air merupakan kebutuhan mendasar manusia, pengelolaan air di IKN harus disesuaikan dengan konsep pembangunan sebagai smart forest city.

 

Lantas, bagaimana pengelolaan air di IKN? Yuk, simak ulasan lengkapnya di bawah ini.

 

Serba-serbi Sistem Pengelolaan Air IKN

 

serba-serbi pengelolaan air ikn

 

Rancangan sistem pengelolaan air IKN sejatinya telah diejawantahkan Pemerintah RI melalui Undang-undang Nomor 3 Tahun 2022 tentang Ibu Kota Negara (UU IKN).

 

Disebutkan dalam poin F4 tentang Infrastruktur Air, Lampiran II Rencana Induk IKN:

 

“Pengelolaan sumber daya air perkotaan bertujuan memberikan keamanan akses air minum yang andal, sistem sanitasi yang layak, perlindungan sumber air dari polusi, dan pengurangan risiko banjir dalam satu sistem pengelolaan terpadu.”

 

Dengan kata lain, sistem pengelolaan air IKN terintegrasi dengan skema mitigasi bencana banjir di kawasan tersebut.

 

Nah, untuk dapat melakukan pengelolaan air dan mitigasi bencana banjir yang andal, pemerintah berencana menjadikan Nusantara sebagai kota spons atau sponge city.

 

Penerapan skema kota spons merupakan solusi berbasis alam dalam pengadaan air yang layak di IKN.

 

Lewat konsep tersebut, pemerintah berupaya meningkatkan efisiensi dan memperkuat ketahanan sistem air di IKN.

 

Solusi berbasis alam seperti reforestasi dan sistem drainase berkelanjutan, menawarkan peluang untuk menciptakan kehidupan yang berkelanjutan.

 

Sebagai contoh, di ibu kota baru Indonesia, Nusantara, terdapat pondok pesantren Hidayatullah di Kecamatan Sepaku.

 

Di dalam sekolah seluas 10 hektare tersebut, terdapat basin retensi alami yang merupakan sumber air bersih vital.

 

Basin ini mendukung kebutuhan sekolah dan masyarakat sekitar dengan sistem pengelolaan air yang berkelanjutan.

 

Memanfaatkan Limpasan Hujan dan Pengolahan Air Limbah

 

pemanfaatan air limbag dan limpasan hujan

 

Pada prosesnya, pengelolaan air IKN akan mengintegrasikan jaringan biru dan hijau, sehingga dapat memberi manfaat bagi kenyamanan dan kesehatan penduduk Nusantara.

 

Nantinya, pengelolaan air IKN akan menggabungkan penggunaan air dari limpasan hujan dan pengolahan air limbah.

 

Karena itu, penggunaan air di IKN tidak serta-merta merusak sistem ekologi sekitar.

 

Sejak 2023, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di IKN pun sudah mulai dibangun.

 

Pemanfaatan sistem teknologi Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR) juga diterapkan.

 

Tujuannya untuk mengolah limbah domestik agar menghasilkan standar influen (baku mutu) sebelum dilakukan daur ulang maupun bercampur dengan badan air.

 

Dilansir dari Bisnis.com, secara umum proses pengelolaan air di IKN perlu memerhatikan tiga elemen ketahanan.

 

Pertama, sistem air bisa beradaptasi dengan iklim dan pertumbuhan pada masa depan, serta mengurangi risiko dan kerentanan.

 

Kedua, efisiensi tingkat layanan secara memadai.

 

Caranya dengan menyeimbangkan permintaan dan kapasitas secara tepat.

 

Sementara, elemen ketiga, kualitas yang menjamin kesehatan masyarakat dan lingkungan terlindungi.

 

Sistem pengelolaan air IKN mencakup penggunaan sistem alami seperti hutan, dataran banjir, penghijauan dan tanah,  atau biasa dikenal sebagai infrastruktur hijau.

 

Hal ini dilakukan untuk berkontribusi dalam menyediakan pasokan air minum yang mumpuni, serta memberikan perlindungan terhadap banjir dan kekeringan.

 

Itulah ulasan mengenai sistem pengelolaan air di IKN yang menarik diketahui

 

Baca informasi selengkapnya terkait IKN melalui Rumah123 karena #SemuaAdaDisini.

Progres Kesiapan Infrastruktur Dasar IKN Terbaru

Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara adalah salah satu proyek strategis nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Indonesia. Lantas, bagaimana kesiapan infrastruktur dasar IKN?

Sebelum membahasnya, mari kita simak terlebih dahulu apa tujuan dari pembangunan IKN? Berdasarkan informasi dari berbagai sumber terpercaya, ada tiga tujuannya.

  • Simbol identitas nasional.
  • Kota berkelanjutan di dunia.
  • Penggerak ekonomi Indonesia di masa depan.

Pembangunan IKN akan dilakukan secara bertahap, yaitu lima tahap sesuai dengan undang-undang IKN. Prosesnya sudah dimulai sejak 2022, dan akan selesai 2045 mendatang.

Saat ini pemerintah sedang mempersiapkan infrastruktur dasar melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Berikut penjelasan selengkapnya.

Infrastruktur Dasar IKN

infrastruktur dasar ikn

Infrastruktur Air

Ketersediaan air adalah faktor paling penting dalam membangun suatu daerah. Oleh sebab itulah, infrastruktur ini harus dibangun paling awal dalam pembangunan IKN.

Kementerian PUPR membangun bendungan Sepaku Semoi yang dapat memberikan suplai kebutuhan air baku sebesar 2.500 liter per detik. Rinciannya sebagai berikut;

  • 2.000 liter per detik untuk IKN Nusantara; dan
  • 500 liter per detik untuk Kota Balikpapan.

Selain itu, Kementerian PUPR juga menyelesaikan intake Sungai Sepaku yang berkapasitas 3.000 liter per detik. Jadi, total suplai air mencapai 5.000 liter per detik.

Suplai tersebut diproyeksikan untuk sekitar dua juta penduduk hingga 2035 mendatang. Setelah mencapai tahun tersebut, pemerintah bakal membangun Bendungan Batu Lepek.

Lokasinya di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan kapasitas 4.300 liter/detik untuk menambah pasokan air baku hingga tahun 2045.

Konektivitas

Selain infrastruktur air, sarana dan prasarana jalan sebagai infrastruktur dasar konektivitas juga penting dalam mewujudkan IKN Nusantara.

Pemerintah membangun Jalan Lingkar Sepaku untuk mendukung konektivitas menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Selain itu, dibangun pula Jalan Sumbu Kebangsaan sisi Barat sepanjang 2,99 kilometer dan Jalan Sumbu Kebangsaan sisi timur sepanjang 2,96 kilometer.

Tak hanya sampai di situ, pemerintah melakukan pembangunan Jalan Tol Akses IKN yang tersambung dengan Jalan Tol Balikpapan━Samarinda, tepatnya di KM 11.

Semuanya merupakan bagian dari jaringan jalan menuju IKN yang ditargetkan selesai pada 2024. Infrastruktur lain untuk mendukung konektivitas adalah bandara.

Hunian ASN

Infrastruktur dasar berikutnya yang penting untuk disiapkan Kementerian PUPR adalah hunian ASN serta gedung-gedung pemerintahan di KIPP IKN Nusantara.

Gedung-gedung pemerintahan di antaranya istana negara, kantor presiden, gedung sekretariat presiden, serta bangunan-bangunan lain pendukung konstruksinya.

Sedangkan untuk hunian ASN, pemerintah akan membangun apartemen melalui dua skema pembiayaan, yaitu melalui

  • Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN); dan
  • Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Rencanaya apartemen untuk rumah dinas ASN akan mempunyai berbagai tipe sesuai dengan tingkat kepangkatan. Adapun rincian tipe minimal apartemen, yakni sebagai berikut.

  • 98 meter persegi untuk jabatan fungsional.
  • 190 meter persegi untuk eselon III.
  • 290 meter persegi untuk eselon II.

Berapa Persen Progres IKN?

infrastruktur dasar ikn

Berikut rincian progres pembangunan infrastruktur dasar tahap I yang digarap oleh Kementerian PUPR per April 2024.

  • Progres pembangunan konstruksi Bendungan Sepaku Semoi hampir rampung.
  • Progres pembangunan jalan tol > 70%.
  • Rumah tapak jabatan menteri di IKN 88%.
  • Hunian ASN rata-rata mencapai 40% dengan detail rumah susun (rusun) POLRI 42%, rusun ASN 2 30% dan rusun ASN 3 32%.

Itulah informasi singkat mengenai kesiapan infrastruktur dasar IKN. Nantikan selalu update terbaru mengenai ibu kota baru Indonesia di Rumah123.

Otorita IKN Bangun Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi

Sumber: Official site IKN

Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi dalam dan luar negeri untuk mengembangkan ibu kota baru. Simak informasi selengkapnya!

Dalam pengembangan ibu kota baru, bukan hanya pembangunan infrastruktur saja yang masif. Selain itu, OIKN juga bangun kerja sama dengan perguruan tinggi di bidang riset.

Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Dalam Negeri

Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Dalam Negeri

Foto Universitas Indonesia: UI

OIKN lakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk kegiatan pendidikan, penelitian, dan pemberdayaan masyarakat serta diskusi dengan lima perguruan tinggi Indonesia pada 2023.

Perguruan tinggi Indonesia yang dimaksud, yaitu sebagai berikut.

  • Universitas Indonesia (UI); 
  • Universitas Gadjah Mada (UGM);
  • Universitas Brawijaya;
  • Institut Pertanian Bogor (IPB); dan
  • Institut Teknologi Bandung (ITB).

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Agustus 2023. Sebelumnya, OIKN juga menyelenggarakan agenda serupa dengan Universitas Mulawarman, tepatnya pada Maret 2023.

Ketika kegiatan itu, OIKN dan kelima perguruan tinggi dalam negeri tersebut membahas langkah aksi IKN dan pusat pendidikan tinggi dalam mewujudkan kota hutan berkelanjutan.

Lalu untuk mendukung riset di IKN, sudah dibentuk research area berupa ‘Program Riset Nusantara’ yang meliputi empat klaster, yaitu;

  • Bidang energi, pangan dan transportasi.
  • Bidang sosial humaniora,
  • Bidang well-being dan konservasi lingkungan, dan
  • Bidang teknologi dan informatika.

Kesimpulan diskusi, yaitu pembangunan IKN diperlukan pendekatan yang komprehensif dan science-based. Namun tetap mempertahankan local knowledge dan local wisdom yang ada.

Dengan begitu, aspek sains dan sosial dapat berjalan secara beriringan. Nantinya diharapkan masyarakat yang bakal tinggal di IKN dan sekitarnya dapat hidup berdampingan dengan alam.

Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri

Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi Luar Negeri

Foto: Info Publik

Kerja Sama dengan Stanford University

Selanjutnya pada November 2023, OIKN juga menandatangani nota kesepahaman dengan Stanford Doerr School of Sustainability, Standford University, California, Amerika Serikat.

Kerja sama ini berangkat dari pemikiran bahwa IKN ialah showcase transformasi Indonesia dalam hal energi hijau, energi sinar matahari dan pembibitan tanaman.

Oleh karena itu, akan sangat baik apabila mahasiswa Stanford Doerr School of Sustainability, Standford University melakukan study tour sekaligus riset di kawasan IKN.

Dengan begitu, mereka dapat melihat proses dan belajar mengenai keberlanjutan di kota hijau nan cerdas ini dari dekat. Tentu saja, kolaborasi begini penting di tengah isu perubahan iklim.

Lalu, melalui nota kesepahaman tersebut, Standford University dan para alumninya di Indonesia berkomitmen membangun pusat riset dengan kualitas dunia di IKN.

Adapun riset yang bakal dilakukan ke depannya, antara lain terkait pengelolaan air, sustainable urban development dan robotic serta berbagai hal relevan lainnya.

Hasilnya diharapkan dapat menjadi bekal IKN dalam pengembangan kota Nusantara sebagai kota cerdas yang hijau dan berkelanjutan.

OIKN sudah menyediakan lahan seluas tiga hektare di kawasan inti IKN untuk pembangunan gedung pusat riset itu. Nantinya, peneliti Standford dan Indonesia dapat berkolaborasi.

Kerja Sama dengan Sederet Universitas Belanda

OIKN bukan hanya kerja sama dengan Stanford Doerr School of Sustainability, Standford University. Selain itu, OIKN menggandeng sederet kampus dari Belanda, yaitu;

  • Leiden University;
  • Delft University of Technology;
  • Universitas Delf; dan
  • Erasmus University Rotterdam (LDE Universities).

Kedua pihak menandatangani nota kesepahaman kerja sama di kantor OIKN pada Senin, 18 Maret 2024. Kerja samanya akan berjalan di bidang penelitian dan akademis.

Peran kampus dari Belanda tersebut sangat penting bagi pertukaran ilmu pengetahuan. Adapun isu yang bakal menjadi fokus bahasan dalam partnership ini, yaitu sebagai berikut.

  • Perencanaan perkotaan.
  • Pengembangan kota cerdas.
  • Pengelolaan air dan limbah berkelanjutan.
  • Sistem transportasi pintar.
  • Komunitas tangguh dan inklusif.
  • Mitigasi iklim.
  • Keanekaragaman hayati perkotaan dan kebun botani.

Ke depannya, aliansi kampus dari Belanda ini bakal mendirikan laboratorium tesis di wilayah IKN. Tempat tersebut dapat menjadi wadah pemikiran dari peneliti Belanda dan Indonesia.

Sekian informasi tentang kerja sama OIKN dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.